Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Bumper gede


__ADS_3

Sudah 1 bulan berlalu,kondisi Binar pun mulai berangsur membaik.Bahkan kali ini napsu makannya naik dua kali lipat,sehingga berat badannya pun bertambah, terlebih *********** yang dirasa mulai membengkak bahkan ukuran Bra standar yang biasanya dia pakai kali ini mulai terlihat ketat dan susah untuk di kaitkan satu sama lain dan menjadi sangat sensitif saat di sentuh.


"Dia sudah janjian dengan Amanda saat pulang kantor nanti akan ke Mall untuk berbelanja.


Sementara itu,Dia sedang sibuk merekap laporan keuangan bulanan di ruangannya.


"Tiba-tiba seorang OB datang mengetuk pintu.


"Ada apa pak...???tanyanya sambil menghentikan pekerjaannya sebentar,


"Maaf Nona"Diluar ada yang nyariin dan dia menyuruh Nona untuk keluar sebentar menemuinya"Ucap Sang OB menyampaikan pesan yang dibawanya.


"Siapa pak???tanyanya sekali lagi ingin memastikan.


"Bapak nggak kenal Non,soalnya yang keluar tadi cuman sopirnya saja tapi bapak sempat liat kalau ada seseorang yang sedang menunggu di dalam mobil"


"Binar mengerutkan keningnya,


"Baiklah pak,makasih yah...!!!


"Bilangin pak,suruh menunggu sebentar,saya selesein ini dulu baru akan menemuinya"Jawab Binar lalu membereskan berkas-berkas yang ada dihadapannya saat itu sementara sang OB tadi sudah pamit pergi dan kembali menemui orang yang menitip pesan tadi untuk menyampaikan pesan Binar.


"Kurang lebih 15 menit Binar baru keluar ke area parkiran,Dia celingak celinguk mencari keberadaan seseorang yang dimaksud tadi oleh sang OB.


"Namun tidak tampak siapa-siapa di situ yang ada hanya sebuah mobil Ferrari Hitam yang tampak terparkir di sudut garasi kantor,namun dia sama sekali tidak mengenal siapa pemilik mobil itu..??


"Perlahan kaca mobil terbuka setengah,Dan seseorang yang sedang berada di dalam mobil itu tampak memandang ke arahnya.


"Binar berdiri termangu sebentar sambil mencoba mengamati sosok di balik kaca mobil itu samar-samar dia bisa mengenali sosok itu tapi demi memastikan kebenarannya dia segera mendekat.


"Dan Benar saja,sosok itu begitu tak asing lagi baginya.


"Mas Hisam"gumamnya lirih,


"Jok Mobil belakang tiba-tiba terbuka sendiri,


Binar mengira dia akan keluar,namun cukup lama menunggu nggak ada pergerakan sama sekali. Dan itu artinya dia yang harus masuk ke dalam mobil"Pikirnya, tapi sebelum dia masuk ke dalam mobil itu


Dia masih sempat celingak-celinguk ke sana kemari memastikan lebih dulu bahwasanya tidak ada seorang pun yang sedang memergokinya.


"Mas Hisam...???


"Ada apa...???


"Kok ada di sini???


tanya Binar saat sudah duduk di sampingnya di Jok Belakang,dia merasa heran melihat kedatangannya saat itu.


"Yang ditanya malah diam tanpa ekspresi sama sekali,Tapi tangannya terulur ke depan mengambil sesuatu yang di simpannya di Jok Depan.


"Aku bawa ini"Meski awalnya Hisam ragu,namun dia langsung menyodorkan itu ke tangan Binar.


"Apa ini mas???tanya Binar saat Dia menerima sebuah kotak yang dibawanya saat itu.


"Di Buka aja"Sahutnya pelan,


"Kamu tak ada rasa mau makan yang segar-segar Gitu??Tanya Hisam,


Diluar dugaan Hisam,ternyata Binar menggelengkan kepalanya.


"Oh,aku kira kamu ingin makan buah,jadi aku bawakan rujak buah ini.kalau tidak,ya sudah aku bawa pulang lagi,"Hisam terlihat kecewa sambil meraih kotak itu kembali ke tangannya.


"Binar jadi iba dengan usaha Hisam yang berusaha memperhatikan kehamilannya.yang memang sudah sebulan ini sudah melakukan berbagai cara demi memposisikan dirinya sebagai seorang suami yang perhatian,suami yang siaga dan selalu menjaganya dengan baik.


"Eh,mas tunggu dulu,rujak buahnya ngapain dibawa pulang lagi???sini,kasih ke Aku aja,nanti aku makan kok..!!!"Ucap Binar sambil tersenyum untuk melegakan hati Hisam.Hisam dalam hati sangat merasa senang sekali karena Binar mau menerima bentuk perhatiannya.


"Binar membuka kotak itu,berbagai macam buah yang sudah di campur jadi satu sehingga terciptalah rujak yang terlihat sangat menyegarkan dan menggugah selera,tanpa sadar dia menelan air liurnya sendiri.


"Aku makan yah mas,


"Hisam hanya mengangguk.


"Hem,rupanya ucapan kamu tak sejalan dengan otak kamu sendiri,buktinya dia begitu lahap menikmati rujak itu.Hampir nyesel aku bawa pulang lagi...!!!"ujar Hisam dalam hati ketika melihat Binar sudah mulai mengeksekusi sebagian rujak itu.


"Makasih yah mas,sudah bela-belain anterin aku rujak ini.Rasanya enak banget dan menyegarkan tenggorokan"gumam-gumam kecilnya disela-sela dia menikmati rujaknya.


"Hisam menyunggingkan senyum di bibirnya,sambil meliriknya.


"5 menit rujak itu,hampir tak bersisa..


"Hisam meraih tisue yang ada di dekatnya,lalu refleks melap Bibir Binar yang agak belepotan dengan sisa-sisa rujak,


"Binar spontan memegang tangannya karena kaget.


Dan mereka saling beradu pandang,


"Dengan malu Binar melepas genggaman tangannya dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"Aduh...kenapa lagi dengan jantung aku ini,selalu berdetak tak menentu di saat-saat begini...???


"Aku tau Nak,kamu sangat senang jika Ayah kamu berada di dekatmu seperti ini tapi jangan buat ibu malu begini dong...???Batin Binar.


"Aku masuk sekarang yah mas,"Ucapnya segera bisa membaca situasi sambil menutup Kotak rujaknya.


"Oke,


"Oh iya mas Hisam nggak usah jemput aku nanti yah...!!!

__ADS_1


"Kenapa...???


"Bukankah sesuai permintaan kamu kemarin-kemarin, agar tak cukup di kenali kamu memintaku memakai mobil yang tak di kenali orang biar bisa masuk dengan leluasa ke kantor ini"Tanya Hisam sambil menatapnya.


"iya,tapi maksud aku bukan begitu mas,


kebetulan hari ini aku ada janjian dengan Amanda mau belanja ke Mall..."Ujar Binar memberitahu alasannya.


"Kenapa harus Jauh-jauh belanjanya,kan bisa pesan online,Nanti aku kirim Brand-brand Ambassador kayak kemarin ke rumah jadi kamu tidak perlu capek-capek lagi keluar"Ujar Hisam memberi ide.


"Apa...???


"Jangan mas,lagian aku cuman ingin beli keperluan yang sangat pribadi aja,Nggak banyak kok dan paling cuman sebentar aja"Binar menolaknya.


"Keperluan apa...???


Nanti aku suruh Leo untuk mengatur semuanya"Hisam masih nggak mau menerima alasannya.


"oh,jangan mas....!!!


"Nanti yang ada,malah malu-maluin..!!!


Amanda aja suka ngeledekin orang yang punya Bumper gede,Kalau sampai tuan Leo tau hal itu,aku juga yang lebih malu nantinya!!!


"Bumper gede...???


"Apa itu???tanya Hisam tidak mengerti.


sontak membuat Binar kaget dan tertawa tertahan mendengarnya.


"Itu urusan perempuan mas,Laki-laki nggak boleh tau"Jawab Binar tersipu malu lalu membuka pintu mobil dan segera melangkah keluar.


"Hisam tidak bisa menahannya untuk tinggal lebih lama lagi,dia hanya tersenyum menatap langkahnya yang sudah menjauh dari mobil lalu menghilang masuk ke dalam kantornya lagi.


Bersamaan dengan itu Leo membuka pintu mobil pengemudi dan masuk.


Dia memang sengaja keluar meninggalkan mereka dan memberi kesempatan untuk keduanya berduaan di dalam mobil,dan saat melihat Binar sudah kembali ke dalam kantornya dia pun bergegas keluar dari tempat persembunyiannya.


"Kita kembali ke kantor sekarang tuan??Tanyanya,ketika melihat Hisam terus menatap ke arah pintu dimana Binar tadi masuk..!!


"Yah,Tunggu apa lagi"Jawabnya singkat.


"Cihhhh...Sebegitu senangnya habis bertemu Nona"Ujar Leo dalam hati lalu melajukan mobilnya pergi.


"Leo...Bumper itu kan sejenis batang besi yang melintang pada bagian muka mobil untuk menahan sebuah benturan,kenapa tadi yang dia Bahas soal Bumper Gede..??Apa Bumper mobil ini kegedean yang dia lihat,dasar yah orang kalau lagi hamil,ada ada aja ngidamnya??tanya Hisam masih penasaran dengan pembahasannya tadi saat bersama Binar.


"Apa...???


Bumper...???


mungkin maksud nona ini Bumper lain tuan,Jawab Leo sambil tersenyum licik.


"Dasar,


"makanya sekali-kali browsing Dan baca novel Tuan biar kamu ngerti apa itu Bumper dalam istilah kerennya...???


"Leo ingin sekali menertawai kebodohan tuan mudanya itu tapi di tahannya demi menjaga wibawanya agar tidak membuatnya malu pada dirinya sendiri.


.............


"Aku perhatikan akhir-akhir ini penampilan kamu agak lain dari biasanya,tubuh kamu semakin berisi dan terlihat semakin menawan puji"pak Jatmiko saat dia mengantarkan berkas-berkas laporan yang harus di tanda tangani oleh Bos nya hari itu.


"Binar jadi risih mendengarnya,


Dia memperbaiki Blazer Nya saat melihat mata bosnya itu mulai jelalatan kemana-mana dan terus menatap *****Dadanya yang terlihat sangat menonjol,Binar memang sudah merasakan hal itu beberapa waktu terakhir ini.


"Apa bisa di tanda tangani sekarang pak,soalnya saya ada keperluan diluar selepas ini dan rencananya saya mau izin pulang lebih awal"Tanya Binar mencoba mengalihkan perhatian pak Jatmiko padanya.


"Oh,tentu saja..!!apa sih yang nggak buat kamu"ucapnya sekali lagi menatapnya dengan tatapan penuh napsu sambil tersenyum penuh arti.


"Binar dengan cepat meraih berkas-berkas yang sudah di tanda tangani oleh Bosnya itu lalu segera mohon pamit,meninggalkan Ruangan itu secepat mungkin.


"Pak Jatmiko menatap kepergiannya dengan tak berkedip,


"Kenapa sih,susah sekali mendapatkan wanita yang satu ini???


"Penampilannya semakin membuatku tak berdaya saja "ucapnya sambil menelan Saliva nya beberapa kali memikirkan Binar.


"Bumpernya semakin menggoda saja"Ucapnya lirih sambil memikirkannya sekali lagi.


Kemudian menghayalkan sesuatu,


(Dasar otak mesum lu pak Bos🀭😑😠)


(Tuan Hisam kalah yah sama pak Jatmiko,yang kayaknya sudah paham betul apa itu Bumper..???)))πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ™πŸ™πŸ™


"Dan benar saja,tidak lama berselang setelah itu Tampak Binar dan Amanda melangkah gontai keluar beriringan dari lobi kantor.


setelah memesan grab mobil online, mereka lansung menuju ke sebuah pusat perbelanjaan di sebuah Mall yang berada di Jantung kota.


"Kamu,kok lama amat sih milihnya??tegur Amanda saat mereka tengah memilih dan memilah beberapa model dan ukuran Bra terbaru di sebuah stand pakaian dalam.


"Kayaknya ini cocok dek buat kamu,kan ukuran kamu 34"Tunjuk Amanda ke sebuah Bra yang bermotif renda.


"Nggak cocok lagi dengan ukuran yang itu,sekarang aku carinya yang ukuran 38 atau di atasnya"Ujar Binar pelan.


"Hah....???

__ADS_1


"Gede amat...???


"Husss...,bisa nggak sih suaranya di pelankan dikit...!!!Malu tau nggak,kedengaran orang"


"Yah,habisnya kemarin aku sudah ngeledekin salah satu karyawan bagian pemasaran yang punya bumper gede,eh..kok malah sekarang kamu yang ikut-ikutan punya bumper gede gitu.."Protes Amanda sambil memperhatikan bagian tubuh Binar yang di maksud,hanya ingin memastikannya sendiri.


"Kenapa lagi di liat-liat begitu??punya Bumper gede itu karunia dari allah,patut di syukuri"


"Iya sih,tapi percuma juga kalau nggak bisa bikin Tuan Hisam tertarik sama sekali"Potong Amanda.


"Membuat muka Binar tiba-tiba manyun mendengarnya,


"Yah,mungkin saja sekarang belum tapi suatu saat dia pasti akan tergila-gila"Ucap Binar percaya diri,lalu dia tertawa kecil menertawai ucapannya sendiri.


"Aamiin......Aamiin...


Biar aku Aminin Doanya,karena kata ibu ustazah setiap ucapan yang baik itu adalah doa jadi berdoalah yang baik-baik biar aku yang Aminin.."Ujar Amanda terlihat serius.


"Binar hanya menanggapinya dengan sebuah senyuman.


.........


"Hisam yang tengah mengerjakan beberapa file perusahaan,tiba-tiba konsentrasinya buyar saat beberapa Notifikasi pesan masuk ke Hapenya,


"Tampak beberapa DM masuk di instagram pribadinya.


"Yang menjadi pusat perhatiannya,adalah DM dari Andi Bodyguard yang selama ini selalu bertugas untuk memata-matai Binar kemana pun dia akan pergi.


"Dengan tidak sabar Hisam segera membuka DM nya.


"Beberapa foto Binar dengan berbagai pose di kirimkan Andi untuknya.


"Foto Binar yang tengah berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan.


Satu yang mengalihkan perhatiannya,yaitu foto Binar yang tengah memegang beberapa Model Bra.


"Hisam tampak menyunggingkan senyum di bibirnya.


"Oh..jadi ini yang kamu maksud...???


"Jadi Bumper gede itu,maksudnya yang ini???


tanyanya dalam hati sambil senyum-senyum sendiri memperhatikannya.


"Keterlaluan si Leo,dia pasti paham soal ini.


kurang ajar, dia pasti sedang menertawakan aku di belakang gara-gara sempat aku tanyakan soal ini..." Hisam begitu kesal memikirkannya.


sekali lagi dia menatap foto itu kembali.


lalu memencet beberapa Nomor kemudian melakukan panggilan,


"Hallo...!!!


"Yah,Tuan..!!!


terdengar sahutan di seberang telpon.


"Awasi Dia terus,jangan sampai terjadi apa-apa padanya,pastikan dia pulang dengan keadaan selamat"perintahnya dengan nada penuh penegasan.


"Baik Tuan..!!


semuanya akan berjalan seperti Yang Tuan muda perintahkan"jawab Suara di seberang telpon.


"Hisam lansung mematikan Hapenya,


kemudian memeriksa GPS Hapenya dan memastikan keberadaan Binar sekarang tepat berada di mana??


"Sesuai dengan lokasi yang di kirimkan oleh Andi,saat GPS itu menentukan arah keberadaan Binar,karena Hape nya itu sudah dari jauh-jauh hari terhubung satu sama lain dengan hape Binar.


Binar bahkan tidak menyadari hal itu sama sekali,karena Hisam melakukannya diam-diam tanpa sepengetahuannya ketika dia pingsan waktu itu di kantor ini.


"Kembali dia tersenyum sendiri sambil menatap foto Wallpaper Hape miliknya.


..............


"Setelah puas berbelanja,Mereka menyempatkan diri untuk mengisi perut dulu sebelum pulang ke rumah.


"Akhir-akhir ini aku perhatikan,kamu mulai banyak makan deh...!!!


Hati-hati lho,jangan sampai kamu gagal diet,Tuan Hisam bakal semakin menjauh dan tidak suka dengan body yang melebar ke samping.."Tegur Amanda tanpa basa-basi lagi sengaja menggoda sahabatnya itu.


"Biarin aja,yang penting bisa puas makannya.mau ideal atau gendut,sama saja Dia nggak bakalan tertarik padaku"Binar jadi sadar diri.


"Jangan gitu donk,itu sama saja kamu menyerah sama keadaan"Ucap Amanda mencoba menyemangatinya.


"Sudahlah say,kita nggak usah bahas soal itu lagi,mending kita makan sekarang.soalnya aku sudah lapar banget ini"


Binar mencoba mengalihkan topik pembicaraan, saat melihat pesanan makanan mereka sudah datang,dia nggak mungkin jujur pada Amanda soal kehamilannya.


"Belum saatnya kamu tau soal ini say..!!!Batinnya.


*************$$$$$$$$$*************


Assallamu alaikum kesayanganku semua,mohon maaf yah jika kemarin-kemarin kadang lelet updatenya maklum pekerjaan di dunia nyata menuntut banyak hal jadi kadang buat menulis tidak ada kesempatan sama sekali,maklum ibu-ibu selebgram🀭🀭eits ibu Rumah tangga yang super sibuk maksudnya.


kita Nikmati proses Tuan Hisam bucin yah sama istrinya yang lagi hamil,semoga secepatnya deh dia ungkapin perasaannya ke Nona Binar.Doain yah!!!πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


salam sayang selalu dari author,semoga kalian semua sehat dan selalu dalam lindungan allah swt..aamiin...aamiin...πŸ™πŸ™


__ADS_2