Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Perhatian part...1


__ADS_3

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat,Hubungan Binar dan Hisam bisa di bilang perlahan mulai mencair dan semakin membaik,


Hisam begitu protektifnya sementara Binar ngidamnya semakin yang aneh-aneh saja.


Ada-ada aja ngidamnya,setelah tempo hari ngidam ikan pepes bakar pas udah delivery malah tiba-tiba menolak dan bilang nggak doyan,seperti Kemarin ngiller lagi makan bakso urat yang ada di depan sekolahnya dulu waktu jaman Smp,eh udah jauh-jauh di datengin ke rumah malah nggak mencicipinya sama sekali,Nah sekarang apalagi yah ngidamnya???


pokoeeeee....Selamat berjuang Tuan Hisam...!!!


Hisam tampak sedang sibuk memeriksa beberapa laporan keuangan dari sekertarisnya siang itu di ruangannya.


tiba-tiba saja pintu Di buka paksa oleh seseorang di sertai ribut-ribut dari luar.


"Maaf Tuan,Nona Tania memaksa untuk menerobos masuk...!!!sudah saya cegah,dan mengatakan Tuan Hisam sedang sibuk dan tidak mau menerima tamu tapi dia terus memaksa bahkan mengancam saya Tuan" Siska mengadu.


"Dia berbohong mas,Aku sudah minta baik-baik kok tapi malah di usir mentah-mentah.Apa haknya dia mengusir aku dari kantor ini"jawab Tania membela diri sambil berjalan mendekat ke arahnya.


"Stop,


Hentikan,


Siska benar saya lagi sibuk dan tidak mau di ganggu oleh siapa pun hari ini"Hisam kembali mempertegas ucapan Sekertarisnya tadi membuat Tania sontak berhenti mematung seketika sebelum sempat mendekat ke arahnya.


"Tapi mas,saya hanya ingin......


"Siska antar Dia,Atau panggil satpam saja karena sepertinya dia lupa arah pintu keluar ada dimana???


Hisam langsung memotong ucapannya,Tak peduli dia mau ngomong apa?


"Baik Tuan,


Lain kali saya tidak mau kejadian ini terulang lagi,Hari ini saya lagi banyak pekerjaan tidak mau bertemu dengan siapa pun juga,


paham kamu...???ujar Hisam dengan tatapan kesal.


"Baik Tuan,Maafkan atas ketidak nyamanan ini saya pastikan hal ini tidak akan pernah terulang lagi"jawab Siska sambil mempersilahkan Tania untuk ikut bersamanya kembali.


"Kita perlu bicara mas,


Aku mau kita bertemu,jangan buat aku seperti ini terus,karena kalau tidak, akan ada hal yang lebih gila lagi yang bisa saya lakukan dan itu di luar jangkauan mas Hisam,ingat itu"Ancam Tania sambil menepis Tangan Siska yang sudah ingin menariknya pergi.


"Lepaskan,


Saya jijik di pegang oleh tangan kasar seperti ini,saya bisa keluar sendiri..awas yah kamu...!!!kembali mengancam Siska yang hanya bisa tersenyum sinis melihatnya,Dia merasa senang sekali melihat wanita songong ini di permalukan di depan mata kepalanya sendiri.


Dengan menggebrak pintu Tania melangkah pergi dengan perasaan kecewa karena tak berhasil membujuk Hisam lagi.


"Sialan....!!!


Tunggu pembalasan saya,kamu akan menyesal mas atas apa yang aku dapatkan hari ini"geramnya penuh emosi.


Hisam tidak terpengaruh sama sekali dengan adanya kejadian tadi,dia kembali di sibukkan dengan pekerjaannya setelah menyuruh Siska untuk menghandle semua tamu yang ingin bertemu dengannya siang itu tanpa terkecuali.


Kurang lebih Satu Jam setelah kepergian Tania dari kantor itu,


Binar muncul di Lobi kantor,Ntah bagaimana caranya dia bisa sampai ke tempat itu yang jelasnya hari itu yang ada di otaknya hanya pengen banget ketemu suaminya.


"Apa itu karena bawaan Ngidam juga???


Ntahlah...????


Memang ada yah orang ngidam seperti itu...???


(Kalau author ditanya,Yah ada.itu faktor Hormon,bahkan ada sebagian orang yang ngidamnya nggak suka nyium bau suaminya sendiri ,bahkan nggak suka melihatnya sama sekali.Nah Versi ngidam Binar ini berbeda dengan yang lainnya,Dia itu lebih senang berada di sisi Tuan Hisam,paling suka ngeliat wajah suaminya,nuntut perhatian lebih bahkan dia paling suka ngeliat suaminya kalau lagi kesal atau marah-marah.


Pak Satpam cukup bisa mengenali dirinya,karena sudah beberapa kali keluar masuk dari kantor itu,Dia di kenal hanya sebagai salah satu dari klien Salim group bukan istri sang presdir tapi itu tidak membuatnya ciut nyali.


Dengan langkah gontai,Dia melangkah masuk keinginannya cuman satu melihat wajah Suaminya secepat mungkin.


"Assallamu alaikum Permisi mbak"


sapanya saat sudah berada di depan meja resepsionis tempat dimana Siska tengah berada.


"Siska hanya menatapnya sebentar,Tanpa menjawab Salamnya sama sekali.


lalu dengan acuh tak acuh kembali melanjutkan pekerjaannya lagi.


"Maaf,saya mau ketemu Tuan Hisam.


beliau ada kan di atas??Tanya nya cukup sopan dan pelan.


"Siska kembali meliriknya,tanpa menghentikan pekerjaannya saat itu.


"Tuan Presdir sedang tidak ada di tempat,Dan lagian hari ini dia nggak ada jadwal menerima tamu"Jawab Siska dengan angkuhnya,padahal dia cukup mengenali siapa wanita yang ada di hadapannya itu? malah lebih mengenal di banding pak Satpam yang hanya mengenal dirinya sebagai klien biasa.


"Anda jangan berbohong,saya tau kok dia ada di ruangannya.."Binar tak mau kalah.Dia tetap bersikukuh untuk ketemu Suaminya saat itu juga.

__ADS_1


"Siska malah tak menanggapinya,


"Hei,Anda tidak mengenali saya...???


saya sudah buat janji dengan beliau jadi izinkan saya masuk sekarang"Ucap Binar tidak sabar.


"Mohon maaf Nona siapa yah??? pura-pura tidak mengenal,


" Saya ini sekertaris pribadinya saya tau semua jadwal beliau dan memang hari ini dia nggak ada jadwal dengan siapa pun bahkan beliau sendiri yang meminta kepada saya untuk menghandle semua tamu yang ingin bertemu dengannya hari ini,karena beliau tidak mau di ganggu oleh siapa pun juga.."Siska kembali menegaskan membuat Binar tak gentar sedikit pun.


"Heh,jadi Anda mau mempersulit saya yah ??ucapnya penuh tanya masih tidak putus asa.


"Kalau iya kenapa???Siska mulai meninggikan suaranya,Dia memang sudah tidak senang dengan keberadaan Binar dari kemarin-kemarin,kedekatannya dengan Leo yang terlalu di prioritaskan adalah hal yang tidak di suka nya sehingga dia sudah tidak punya itikad baik lagi pada Binar di tambah dengan adanya insiden kemarin saat Binar tiba-tiba pingsan dan yang datang menolongnya malah Tuan Hisam bahkan menggendong dan membawanya pergi.Dia mengira Tuan presdirnya melakukan itu demi Leo asisten pribadinya yang punya kedekatan khusus dengan nya,pikirannya masih sampai sebatas itu saja,padahal belum tau dia...???


"Binar mulai kesal di buatnya,Apalagi keinginannya itu semakin sulit di bendung lagi.


"Maafin ibu Nak,Sepertinya hari ini kita gagal ketemu ayahmu,Ibu sepertinya capek sekali ibu duduk dulu yah ???ucapnya membatin sendiri sambil mengelus-elus perutnya sebentar,


Dia sepertinya sudah kehabisan energi kalah debat terus dengan Siska,


Tanpa banyak bicara lagi dia langsung melangkah duduk di ruang tunggu menjauh dari Meja Resepsionis berusaha mencari ide yang cemerlang supaya bisa menyusup masuk ke dalam.


"Kenapa sih Tuan Bawel??Hapenya pakai di matiin segala,kan nggak bisa di mintai tolong.


Dasar pembohong,janjinya nggak bisa ditepati"Katanya akan selalu ada di saat aku butuh dirinya,Ini malah susah sekali di temui"Rutuknya dalam hati sambil menarik napas yang panjang berusaha mengumpulkan sisa-sisa energi yang masih tersisa demi bisa melewati Singa betina yang ada di hadapannya sekarang.


"Jangan harap Kamu bisa masuk dan menemui Tuan Hisam.


Tidak akan aku biarkan kamu menemuinya"Ujar Siska dalam hati sambil terus mengamatinya.


"Kalau aku tidak bisa menemui Tuan Hisam,bisa nggak saya ketemu Tuan Leo"Pinta Binar menemukan ide dan kembali menemui Siska di depan meja Resepsionis.


"Ah...alasan,Tuan Leo juga hari ini skejulnya padat banget nggak bisa di temui tolak Siska lagi dengan santainya.


"kalau begitu,saya langsung masuk saja yah sekarang..!!!Putusnya kemudian tanpa menunggu persetujuan dari Siska lagi.


"Eitttt,tunggu...Anda jangan melewati batas yah...!!!


Sudah saya bilang Tuan Hisam tidak bisa di temui hari ini kenapa sih anda tidak mau mengerti juga...???Siska kembali menghalangi jalannya.


"Aku tidak peduli,aku harus bertemu beliau saat ini juga,kalau kamu tidak membiarkan saya masuk dengan baik-baik terpaksa saya akan menerobos masuk..."Binar tetap kekeh pada pendiriannya.


"Dasar wanita penggoda,sudah menjebak Tuan Leo, sekarang malah ingin menggoda Tuan Hisam juga"Ujar Siska terus terang.


"Apa...???


wajah Binar mulai merah padam mendengarnya.


"Yah,Anda memang wanita penggoda yang tidak tau diri"Siska kembali mempertegas ucapannya.


"Jaga ucapan kamu yah...!!!


Yah...memang benar aku datang ke sini untuk menggoda Tuan Presdir kamu itu,"Ucapnya ketus sambil melirik kiri kanan lalu mendekat pelan ke arah Siska dan berbisik


"Asal kamu tau yah Sekarang aku lagi mengandung benihnya"Bisiknya pelan di telinga Siska sambil tersenyum puas tatkala melihat perubahan mimik di wajah Siska yang langsung berubah saat mendengar hal itu.


"Nggak mungkin...!!!


"Tuan Hisam nggak mungkin serendah itu...???Siska mulai panas mendengar penuturan Binar soal presdirnya itu.


"Apanya yang nggak mungkin,lihat perut aku mulai membuncit kan??makanya aku datang ke sini mau minta pertanggung jawaban beliau "Ucap Binar dengan nada yang sangat meyakinkan,Dan tanpa sengaja membuncit kan perutnya di balik baju kemejanya yang memang baru dia sadari saat itu jika ternyata perutnya memang mulai sedikit ada perubahan.


"Dasar Tukang ngibul,


Siska tetap tak percaya,dia pikir itu hanya akal-akalan Binar agar dirinya bisa masuk ke dalam menemui Tuan Hisam.


Sementara itu Hisam baru saja selesai dengan pekerjaannya dan baru sempat mengaktifkan hapenya yang tadi memang sengaja di off kan agar tak mendapat gangguan sama sekali,sambil iseng dia kemudian mengecek google maps miliknya,hanya ingin memastikan keberadaan Binar sekarang ada dimana masih ada dikantor atau lagi dimana??Sepertinya akhir-akhir ini dia terlalu over protektif.


Alangkah terkejutnya tatkala google maps itu sudah menunjukkan di mana lokasi keberadaan Binar sekarang..??


"Kenapa malah menunjuk lokasi Kantor ini?


Tanyanya penuh keheranan,


"Ah..sepertinya jaringan yang lagi bermasalah Nih..!!!"pikirnya, tapi demi memastikan kebenarannya dia mencoba mengecek semua CCTV yang ada di semua sudut ruangan kantor ini,alangkah terkejutnya tatkala melihat sosok wanita yang begitu tak asing baginya sedang adu mulut dengan Siska di meja resepsionis.


"Dia beneran ada di sini???


ucapnya" lalu tanpa pikir panjang lagi dia langsung mengambil langkah seribu demi di lihatnya Satpam mulai berdatangan untuk melihat kekacauan yang sedang terjadi diantara mereka, kebetulan hari itu Leo nggak ada di tempat,ada urusan mendadak yang harus dia selesaikan di luar.


"Kalau Nona masih bersikeras untuk masuk saya akan menyuruh satpam untuk menarik paksa anda keluar dari tempat ini"Ucap Siska mulai tersulut emosi.


"Saya tidak peduli saya tidak akan pulang sebelum bertemu dengan Tuan Hisam"Binar tetap bersikeras sambil mendorong tubuh Siska agar tidak menghalangi jalannya.


"Pak Satpam usir wanita ini keluar dari kantor ini sekarang juga"Siska langsung memberi perintah karena sudah kewalahan mencegah Binar untuk tidak masuk.

__ADS_1


"Baik Nona...!!!


"Baru saja pak Satpam akan menarik Binar keluar,


Tiba-tiba sebuah suara mengagetkan mereka,


"Pak Satpam,jangan coba-coba sentuh dia..."Teriak seseorang yang baru saja keluar dari pintu lift.Suara yang tak begitu asing di telinga Binar,Apalagi ketika sosoknya semakin mendekat.


"Tuan Hisam,


Pak Satpam tadi menunduk dan langsung memberi hormat,Siska pun jadi gelagapan melihat kedatangan presdirnya yang tiba-tiba itu.


"Mas Hisam"gumamnya lirih sambil tersenyum simpul.


"Ada apa ini???Tanyanya sambil menatap tajam,


"Maaf Tuan,Nona ini memaksa untuk masuk tapi Nona Siska sudah berusaha mencegahnya dan mengatakan jika Anda sedang sibuk dan tidak mau di temui oleh siapa pun hari ini tapi Nona ini bersikeras memaksa untuk bertemu Anda,maafkan atas ketidak nyamanan ini Tuan"Pak Satpam tadi mencoba memberi penjelasan dan menunduk kembali dengan hati deg-degan.


"Saya memang ada janji dengannya jadi izinkan dia masuk"Ucapnya,


Binar jadi melongo,tak percaya dengan ucapan Hisam barusan.


"Sejak kapan Janjiannya..???Pekiknya senang dalam hati.


"Siska,lain kali kalau ada kejadian yang seperti ini,kamu seharusnya menelpon ke ruangan aku.."Ucapnya dengan tatapan marah karena sempat melihat tadi perlakuan mereka.


"Iya Tuan,maafkan atas sikap saya tuan saya hanya ingin melakukan yang terbaik demi kenyamanan Anda"Jawab Siska berusaha memberi alasan.


"Ah,sudahlah mas..aku kayaknya mulai mual nih mendengar ucapannya yang tak jelas begini,aku mau masuk yah...!!!


permisi....ucap Binar tersenyum puas sambil melambaikan tangan ke arah Siska yang menatapnya jengah.


Hisam pun mengikutinya dari belakang membuat Siska dan Pak Satpam tadi saling pandang.


"Dasar wanita penggoda"gumam Siska lirih.


"Apa...???


Ah,bapak nggak usah ikut campur lagi,sana kembali bekerja"Ucapnya dengan nada ketus.


Baik Non...!!!


"Jangan-jangan benar mereka memang ada hubungan???


"Apa benar yang dia ucapkan tadi???


"Asal kamu tau yah?sekarang aku lagi mengandung benihnya???


"Ntah kenapa ucapan Binar tadi terekam jelas di ingatannya,membuatnya tiba-tiba bergidik dan gemetar sendiri.


"Sekertaris kamu keterlaluan banget,songong banget dia jadi orang, tadi aku ucap salam dia malah nggak jawab sama sekali..!!!


"Jadi kesel banget aku liat tampangnya dia"ujar Binar kesal saat tengah berada di ruang privat Hisam.


"Jadi kamu mau aku menghukum dia??tanya Hisam terlihat serius,


"Tau..ah,


"Dia itu tidak profesional kerja,Seharusnya dia tidak memperlakukan orang seperti itu?Bagaimana semisal yang datang tadi bukan aku tapi calon klien mas Hisam..???


"Dia tidak mungkin berbuat seperti itu pada semua orang kecuali pada seorang perempuan yang lebih cantik darinya"Jawab Hisam memberi alasan.


"Apa...???


Kenapa begitu??Padahal tadi aku nggak ngerasa sok cantik kok,malah aku di bilang perempuan penggoda,ih amit-amit"Jawab Binar seadanya.


"Hisam terlihat menyunggingkan senyum di bibirnya,


"Dia takut kamu kesaingi sama dia...!!!


"Apa...???


Bersaing untuk apa???Binar bingung dan tak mengerti.


"Jadi kamu mau minta aku untuk mecat dia sekarang???tanya Hisam mengalihkan topik sambil menatap menunggu persetujuan darinya.


"Ah,nggak kok...!!!


Jangan pecat dia mas,nggak adil rasanya jika hanya gara-gara dia nggak sopan sama aku malah dia jadi dipecat,kan kasihan..!!!


"Ya..sudah kalau memang itu maunya,


"Kenapa kamu nggak bilang mau kesini??Hisam malah menanyainya.


"Aku juga nggak tau tadi kalau mau ke sini.."Jawaban yang membuat Hisam kebingungan sendiri.

__ADS_1


padahal Niat awalnya memang mau ke sini sebenarnya!!!Batinnya sambil tersenyum malu memikirkan ke konyolnya yang hampir menerobos masuk demi bisa bertemu dengannya.


******************$$$$$$$***************


__ADS_2