
"Pagi harinya,ketika Binar sudah selesai menyiapkan sarapan seperti biasanya.
Dia tampak begitu sudah rapi sekali dengan stelan rok dan blazer kesukaannya, membuatnya pagi itu terlihat anggun sekali.
"Hisam bisa melihat itu semua,tapi dia seolah-olah bersikap acuh saat mereka lagi sarapan bersama,
Binar pun begitu tak peduli,dia masih kesal atas sikap kasar Hisam semalam saat menjemputnya dari rumah ibunya.
"Bik,aku berangkat yah..!!pamitnya pada Bik Ranti,dan meninggalkan Hisam yang masih belum selesai dengan sarapannya.
"Nona kelihatan Buru-buru???tanya Bik Ranti ketika Binar mencium kedua tangannya seperti biasanya sebelum berangkat.
"Meski agak kikuk mendapat perlakuan seperti itu dari Binar dihadapan Tuan Hisam tapi Bik Ranti hanya pasrah karena bukan sekali itu aja Hisam melihat pemandangan seperti itu.
"Aku ada meeting pagi-pagi Bik,ucapnya sengaja mengeraskan suaranya,agar Hisam bisa mendengarnya.
"Baik..Non,
"Hati-hati yah...!!!pesan Bik Ranti seperti melepas kepergian Putrinya tiap pagi.
"Iya..Bik,assallamu alaikum...!!!
"Waalaikum..salam...!!!
"Hisam begitu santai bahkan tidak terganggu atas semua itu,dia malah asik menghabiskan sarapannya sendiri.
...............
"Binar tersenyum bahagia,ketika melihat motor kesayangannya sudah terparkir manis di garasi.
"Itu artinya ucapan Tuan Leo tadi malam,memang terbukti dan bisa dipercaya.
"Dia bisa berangkat ke kantor seperti biasanya,dengan motor kesayangannya,tadinya dia khawatir motornya akan tertinggal dirumah ibunya,tapi dia lupa kalau suaminya orang yang sangat berpengaruh,dia bisa melakukan apa saja hanya dengan menjentikkan jari telunjuknya sekali pun.
......................
"Ruangan meeting begitu riuh ketika pak Jatmiko sang direktur,memberikan sambutannya dan yang tak kalah penting,saat dia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Binar atas pola pikirnya sehingga perusahaan mereka bisa ikut bergabung dengan perusahaan terbesar di dunia yaitu Salim group.
"Sesuai dengan janji saya,saya akan menaikkan jabatan Nona Binar atas keberhasilan-nya,sampai hari ini saya merasa sangat bangga sekali atas prestasi yang telah dicapainya,hingga impian yang aku inginkan bertahun-tahun ini, akhirnya bisa tercapai sekarang berkat dirinya...puji Pak jatmiko dengan bangga sambil tersenyum sumringah atas keberhasilannya itu,serentak semua hadirin yang hadir bertepuk tangan dan bersorak, nama Binar.
"Nona Binar,mari silahkan maju ke depan,ke dekat pak Direktur pinta Pak Adri.
"Binar hanya mengangguk,
__ADS_1
"Ayo..say,kamu patut mendapat apresiasi ini,karena ini memang buah dari kerja keras kamu ucap Amanda turut bahagia melihat pencapaian yang di dapat oleh sahabatnya itu.
"Makasih say,
Dengan ragu Binar melangkah ke depan,
pak Jatmiko menatapnya dengan tatapan lain, yang hanya dirinya sendiri yang paham maksud dari tatapannya itu. sambil tersenyum sumringah dia menyalami Binar dan memberi selamat.
"Selamat yach,aku bangga atas prestasi kamu ini,dan sesuai dengan janji saya mulai hari ini,saya akan mengangkat kamu sebagai direktur keuangan kantor ini ucap pak Jatmiko Bangga.
"Sontak,mereka semua yang hadir bertepuk tangan dengan riuhnya.
"Tapi pak,aku tidak berhak untuk semua ini..saya hanya sekedar melakukan kewajiban saya sebagai karyawan kantor ini,dan itu sudah sepantasnya saya lakukan tolak Binar dengan Halus karena merasa dirinya tidak pantas untuk menerima itu semua.
"Kamu sangat layak,untuk menerima ini semua karena otak kamu yang cerdas dan cemerlang itu,yang memberi ide brilian banget sehingga perusahaan Salim Group mau bekerja sama dengan kantor kita dan aku tidak akan pernah melanggar janji yang telah aku buat,jadi jangan tolak permintaan saya ini ucap Pak Jatmiko meyakinkannya.
"Tapi..pak,
"Nggak ada kata Tapi..yang jelas mulai hari ini kamu sudah resmi menduduki tahta yang aku janjikan itu ucap Pak Jatmiko lagi.
Membuat Binar,akhirnya pasrah dan hanya bisa mengangguk.
"Makasih pak,makasih banyak atas semua ini pak,dan buat teman-teman semua makasih atas supourt kalian selama ini ucap Binar dengan suara bergetar sambil tersenyum karena merasa tak percaya.
Terdengar mereka bertepuk tangan sekali lagi,dan memberi selamat serta turut senang mendengar Binar naik jabatan.
"Pak Jatmiko,keterlaluan banget yah..Mer..??? Lebay banget,baru segitu Si Binar kayak di elu-elukan bak bergelar RaTu saja ucap Sinta dengan sinis.
"Iya..Sin,dia sudah lupa akan semua jasa-jasa kita..ucap Meri yang dari tadi memang tidak senang dengan Binar apalagi sekarang posisinya akan digeser olehnya,dan itu semua membuat api kebencian dihatinya semakin membesar.
" Nggak heran..Mer,semua orang di kantor ini paham dan tau,kalau dia anak kesayangan pak Bos ucap Sinta semakin memprovokasi.
"Iya..Sin,dengar-dengar sih,dia memang simpanannya Si Bos. belum tau dia,siapa tunangannya pak Bos???
"Bakal dapat masalah dia,kalau sampai dia tau soal itu ucap Meri semakin memanas saja.
"Sabar..Mer,kita akan cari cara untuk menyingkirkan dia.
"Aku mah sangat yakin,pak Jatmiko punya rencana dibalik dalang semua ini.
"Dia pasti akan menjebak Binar ke dalam perangkapnya,Bos kita kan..sangat terkenal playboynya ucap Sinta.
"Iya..Sin,biarkan dia merasakan kebahagiaan yang akan membuatnya sengsara..liat saja nanti,belum tau dia belangnya pak Jatmiko Bagaimana??ucap Meri sambil tersenyum penuh kelicikan.
__ADS_1
"Dan pada akhirnya hari itu,Binar resmi menggantikan Meri sebagai Direktur keuangan Yang baru. Meski awalnya dia sempat menolak tapi karena terus diyakinkan oleh teman-temannya hingga akhirnya dia menyanggupinya.
"Amanda menggandeng mesra lengan Binar keluar dari ruang rapat.
"Hari ini kamu harus traktir aku,kemenangan ini harus kita rayakan bersama ucap Amanda dengan bahagianya.
"Boleh,kamu mau ditraktir apa memangnya..?? tanya Binar sambil menatap sahabatnya itu.
"Pokoknya,semua yang aku pengen makan hari ini,kamu semua yang tanggung dan nggak boleh menolak ucap Amanda lagi.
"Binar tertawa kecil mendengarnya.
"Oke..oke..aku janji tidak akan menolak apapun itu,hari ini kamu deh Ratunya "ucap Binar sambil bercanda.
"Nah,gitu donk..!!!
"Tapi sepertinya,kamu tidak begitu senang dengan jabatan baru kamu ini..??? tanya Amanda,dia bisa membaca mimik muka sahabatnya itu yang seperti tidak bahagia.
"Kenapa kamu bisa mikir kayak Gitu..sih say??tanya Binar balik nanya.
"Iya,soalnya aku perhatikan,kamu kayak terbebani dengan ini semua,tuh muka kamu yang nggak bisa bohong kata Amanda memberitahu.
"Binar menghela napas berat,
"Aku takut,aku nggak bisa melakukan tugas dan tanggung jawab yang menurutku sangat besar ini,andai aku bisa menolak..ujar Binar,dengan perasaan was-was.
"Aku yakin kamu pasti bisa,aku percaya Ibu Bos aku yang satu ini,seorang wanita yang sangat tangguh dan hebat,jangan pernah menyia-nyiakan jabatan ini,yang semua orang sangat menginginkannya,Andai kamu menolak dan aku yang bisa menggantikan kamu,So pasti aku mau banget,apalagi koneksi aku untuk bertemu sang pujaan hatiku akan terbuka lebar dengan menduduki jabatan ini ucap Amanda senyum-senyum membayangkan hal yang baru saja terlintas dipikirkannya itu.
"Maksud kamu...???tanya Binar tidak mengerti dengan jalan pikiran sahabatnya itu.
"Aku heran yah sama kamu,kalau soal pekerjaan, otak kamu encer banget,pas urusan yang lain,kamu pura pura bego dan tidak mengerti.
"Aku tanya deh sama kamu...???
"Apa kamu nggak mengidolakan sedikit pun Presdirnya Salim group yang aku maksud itu???tanya Amanda dengan sedikit kesal.
"Nggak tuh,sahut Binar singkat dan salah tingkah sendiri,Dia pura -pura sibuk dengan berkas ditangannya.
"Oke,aku percaya sekarang tapi suatu saat jangan pernah salahkan aku jika kamu sampai jatuh cinta dan tergila-gila juga seperti aku dan wanita-wanita yang ada didunia ini ucap Amanda sangat yakin.
"Itu kamu..bukan aku, jawab Binar dan segera berlalu meninggalkan Amanda yang bengong mendengar ucapannya barusan.
"Bu..Bos,tunggu...!!!
__ADS_1
teriaknya...sambil mengejar Binar Yang sudah meninggalkannya jauh.
**************$$$$$$$$$$$$**************