Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Reuni part...5


__ADS_3

Hisam tampak mondar mandir di kamar pribadinya,pikirannya nggak tenang memikirkan Keadaan Binar yang memilih sekamar dengan Leo.


"Biadab itu orang,bisa-bisanya manfaatin kesempatan dalam kesempitan.


Bukannya menolak untuk bermain dengan drama palsu itu eh,malah ikut-ikutan ngedukung ide konyol nya itu.


Padahal niat aku membawa dia ke sini bukan seperti itu...???


"Kenapa sih dia nggak bisa peka-peka juga dengan sikapku selama ini...???


Hisam mengusap kasar wajahnya,kesal,kecewa dan marah semua bercampur jadi satu.


"Setelah berpikir beberapa saat terlihat dia meraih hapenya dan menelpon seseorang,Namun sial nya nomor hape yang coba dia hubungi malah berada di luar jangkauan.


"Sial,dia sengaja nggak mengaktifkan hapenya"semakin kesal saja di buatnya lalu tanpa sadar membanting hape tak berdosa itu tepat di atas sopa.


"Awas kamu...Leo,


kalau sampai kamu berbuat yang macam-macam,atau sampai menyentuh dirinya sedikit pun,kau akan tau apa akibatnya? sekali pun kamu orang yang sangat aku percayai selama ini tapi Ntah kenapa soal yang satu ini,rasanya aku tidak bisa mempercayainya 100 persen, tidak akan aku beri toleransi jika sampai kamu menyalah gunakan kepercayaan ku"Ujarnya dalam hati.


Lalu kemudian menghempaskan tubuhnya ke atas tempat tidur.


Dia larut ke dalam lamunannya sendiri,


"Tidak lama kemudian senja berganti malam,


selesai melaksanakan sholat Magrib,Binar melangkah membuka koper yang di bawanya dan berniat berganti pakaian kemudian segera menyusul Leo turun ke bawah serta mencari keberadaan suaminya.


"Dia sendiri tak percaya dengan ide nya sendiri,tak pernah terbayangkan Bakal seperti ini keadaannya,Padahal itu semua di luar nalar pikirannya tapi nggak mungkin juga dia harus se kamar dengan suaminya jadi dia lebih memilih bersama Leo ketimbang memikirkan bagaimana caranya bersikap di hadapan suaminya sendiri,karena dia percaya dan yakin Leo bisa menjaganya dengan baik dan tak mungkin akan berbuat yang macem-macem padanya meski sebenarnya di lubuk hatinya yang paling dalam tak rela jauh-jauh dari suaminya.


"Maafkan aku mas,Aku nggak bermaksud apa-apa dengan memilih mengikuti Leo ketimbang aku harus mendapati kenyataan yang akan membuat hatiku kecewa,karena aku yakin kamu nggak mungkin bisa mengakui aku di hadapan teman-teman kamu terlebih Di sini ada mbak Anin,


Orang yang mungkin sampai detik ini masih sangat kamu cintai dan jaga perasaannya..???


"Bagaimana kamu akan menjelaskan ke mereka siapa diriku yang sebenarnya...???


"Apakah kamu akan bilang jika aku adalah istri kamu,wanita yang sebentar lagi akan menjadi ibu dari darah daging kamu sendiri...!!!


"Ahh...Rasanya itu sangat mustahil terjadi,aku tidak mungkin bisa mempercayai hal itu...!!!Tanpa sadar Binar refleks mengelus-elus perutnya,merasa tenang setiap kali bisa merasakan kehidupan baru yang mulai berkembang dengan begitu baik di dalam perutnya.


"Maafkan ibu yah Nak..."


"Ibu sangat menyayangi kamu,semoga ayah kamu juga bisa menyayangi dan mencintai kamu suatu hari kelak"Binar jadi membatin sendiri.


******


"Selamat malam Tuan,Sapa Leo menyapa Hisam yang sedang duduk sangat gelisah sekali meski saat itu tengah berkumpul bersama teman-temannya yang lain tapi Ntah kenapa semua topik pembicaraan tidak ada yang menarik perhatian nya.


"Hisam menatapnya jengah sambil mencari keberadaan seseorang di balik punggungnya itu.


Leo mendekat dan setengah berbisik,


"Nona masih sementara sholat magrib dulu Tuan"Bisik Leo lirih di dekat telinga nya karena langsung bisa paham arti dari tatapan Tuan muda nya itu.


"Hisam hanya menanggapinya dengan anggukan di kepala.


"Selamat jatuh Cinta lagi Tuan muda,Semoga secepatnya anda bisa menyadari perasaan anda sendiri terhadap Istri anda,Ternyata ide Nona Binar mantap juga...dengan begitu anda bisa merasakan bagaimana rasanya jauh dari Nona apalagi harus merelakan nya sekamar dengan laki-laki lain walaupun itu saya sih,tapi saya sangat yakin Anda pasti tidak suka bahkan mungkin anda terus mengumpat saya dari tadi"Ujar Leo dalam hatinya sambil tersenyum licik.

__ADS_1


"Leo..Mana Binar ??kok nggak turun dan gabung sama kita,bentar lagi lho kita mau makan malam"Tanya Anin yang tiba-tiba muncul dari dalam sembari mencuri perhatian Hisam yang acuh tak acuh padanya.


"Oh..mungkin sebentar lagi,tadi sih katanya mau sholat dulu baru turun"Jawaban Leo begitu singkat.


"Oh,Ya..udah,kita tunggu di meja makan yah??sahut Anin lagi sambil matanya kembali menatap laki-laki yang begitu tidak peduli sama sekali dengan kehadirannya saat itu malah asik mengutak-atik hapenya.


"Sip Kalian duluan yah,sebentar lagi kita pasti nyusul kok...!!!Sahut Leo saat melihat teman-teman nya sudah beranjak mengikuti Anin masuk ke dalam.


Tidak lama kemudian Binar muncul dengan wajah yang begitu segar dan fresh setelah mandi dan berganti baju,


Hisam yang sedang duduk menunggunya bersama Leo sedikit tertegun melihat penampilannya malam itu,sangat sederhana dengan dress motif bunga dengan riasan yang simpel tapi cukup membuat jantungnya tiba-tiba memberikan reaksi yang tak lazim.


(Apa itu gerangan...?)


"Ngapain aja sih??Kok lama banget?Tanya nya sengaja melampiaskan kekesalan nya dan berusaha menyembunyikan perasaannya sendiri.


"Oh..maaf mas Habis sholat tadi, mama nelpon aku,masak iya nggak aku angkat.."ucapnya memberi penjelasan.


"Apa...???


"Mama nelpon???


Hisam cukup kaget mendengarnya.


"Tenang aja,mama dan papa setuju-setuju aja kok aku ikut reunian sama mas Hisam,Asal di jagain kata nya"Ucapnya sambil cengengesan.


"Terus...???


"Mereka nitip salam sama mas Hisam dan kata mereka,mungkin minggu depan baru bisa balik ke indonesia,karena jadwal kepulangannya harus di tunda lagi soalnya papa masih ada sedikit urusan"Binar berusaha ngomong panjang lebar agar Suaminya tidak bertanya lebih lanjut lagi,karena takutnya ada yang nguping pembicaraan mereka selain Leo.


"Itu saja...???


"yah,nggak usah ngomong aku juga percaya itu kok..!!!Sekarang mereka lebih peduli sama menantu nya di banding putra nya sendiri"ucap Hisam dalam hati,meski ada perasaan sedih tapi


dia cukup bernapas lega mendengarnya,khawatir kedua orang tua nya akan protes atau marah karena membawa serta menantu kesayangan mereka ke tempat yang lumayan jauh dari rumah,padahal mereka sudah sering mewanti-wanti sebelum nya.


"Ya..udah Tuan..Nona,mari kita masuk bergabung dengan yang lain nya untuk makan malam"Ajak Leo.


"oke..Yukk....!!!


*********


Drama makan malam pun kembali tercipta,Hisam seakan bak pangeran yang lagi-lagi di sambut kedatangannya,


Di siapkan kursi kebesaran layaknya seorang Raja.


"Mas Hisam duduk di sini saja...!!!Tania langsung menggeser tempat duduk nya ke dekat kursi Hisam membuat yang lainnya hanya bisa gigit jari karena tak mendapat tempat yang begitu dekat dengan yang mulia raja.


"Binar tertegun melihat sikap Tania yang di nilai nya cukup agresif,Meski mereka tak saling sapa tapi Binar cukup mengenalinya,sebagai Salah satu klien Direkturnya pak Jatmiko.


"Enak banget yah jadi kamu Sam..,Di sambut dan di ladeni sedemikian rupa sedangkan Aku...???Di Lirik aja ogah...!!!


Ujar Dion tiba-tiba,


"Siapa suruh punya muka pas-pasan gitu??


Kucing aja mau ngelirik,ogah...!!!apalagi cewek cantik"Celetuk Ayu sontak membuat teman-teman nya yang lain jadi tertawa riuh.

__ADS_1


"Nasib-nasib jadi jomblowan...!!!


"Sabar..Bro,Makanya buruan Nikah jika kepengen ada yang ngeladenin"Ucap Niko bangga sambil memamerkan perhatian Ayu istrinya yang ngebantuin ngambilin makanan.


"Ndin,aku juga mau menu yang itu yah sayang!!!Ryan tak mau kalah memamerkan kemesraannya juga dengan istrinya.


Sengaja memanas-manasi Dion.


"Leo,kenapa nggak minta Binar aja buat ngebantuin juga milih menu???Masak mau kalah sama yang lain nya..???Celetuk Tania membuat Hisam seketika meletakkan sendok dan garfu di atas piring nya sambil melirik Binar yang bersikap santai saja.


"Apa...???


Oh,nggak perlu...!!!


Saya punya tangan,bisa ambil sendiri kok"Tolak Leo.


"Iya...Leo,nggak usah ikut nyusahin Kita-kita,Ayo Binar...Pilih menu makanannya sendiri baru duduk di dekat aku aja"Tawar Anin.


"Binar hanya mengangguk sembari menerima piring dari tangan Anin,


"Makasih mbak,


Sama-sama,


"Ntah kenapa???Aku merasa minder setiap kali Berada di sisimu mas,aku merasa seperti bongkahan kecil ketika semua orang sudah mengelu-elukan kamu seperti ini.."Batin nya sambil melirik Suami nya lalu melangkah duduk di dekat kursi Anin.


"Terima kasih atas kebaikan nya mbak, meski mbak Anin tetap bersikap begitu baik padaku tapi aku tau di lubuk hati mbak Anin yang paling dalam pasti ada rasa tidak suka terhadapku,aku bisa merasakan itu kok dari tatapan mbak Anin yang begitu menusuk"Kembali membatin menatap Anin yang berusaha bersikap tenang seolah-olah semuanya baik-baik saja,Namun Binar berusaha tersenyum dan menanggapi baik semua lelucon teman-teman suaminya.


Selesai makan malam bersama di lanjutkan dengan acara kebersamaan di luar Villa ,ngobrol,ngalur,ngidul alias membicarakan apapun untuk menambah wawasan dan pengetahuan serta semakin akrab satu sama lain plus melepas rindu setelah sekian lama tidak bertemu,Dan lagi-lagi yang menjadi topik utama pembahasan tetap lah yang mulia Raja Tuan Mohammad Hisam Salim ,Binar hanya terdiam dan memilih menjadi pengamat saja.


Acara pun berlangsung dari Nostalgia masa-masa bangku kuliah,


Hisam sendiri cukup mengapresiasi ke kompakan teman-teman seangkatannya dalam menyukseskan kegiatan Reuni ini.


"Terima kasih kepada teman-teman panitia,Banyak yang ingin menggelar kegiatan seperti yang kita buat ini tapi mungkin sulit mengumpulkan alumni sebaik ini,saya salut dan bangga dengan kekompakan teman-teman angkatan X1 Ips"Tuturnya sambil sesekali mencuri-curi pandang ke arah Binar yang sengaja duduk begitu jauh dari tempat duduk nya.


Di tengah berlangsung nya acara karokean bersama,Mereka di kejutkan dengan kedatangan seseorang terlebih Anin,mukanya langsung pucat seketika melihat sosok itu tepat berdiri di hadapannya.


"Riko...ucapnya setengah berbisik,


Surprise....!!!


Ucap nya begitu santai,Dion dan Ryan lansung berhambur memeluknya.


"Ini benaran kamu Rik...???


Dion hampir tak percaya,


"Dari mana aja kamu..Rik,kok baru muncul sekarang???Tanya Ryan.


"Kalian tuh yah,Bikin acara begini nggak ngajak-ngajak..???Kayak aku sudah terlupakan saja"protes Riko dengan santai nya,sambil melirik ke arah Anin dan Hisam secara bergantian.


"Author lupa bagaimana reaksi Hisam saat melihat kemunculan Laki-laki itu lagi di depan mata nya?Tapi saat itu Binar yang di buat kebingungan dan penuh keheranan saat melihat suami nya tiba-tiba pergi begitu saja dari tempat itu tanpa sempat berucap sepatah kata atau pun sekedar pamit padanya saat itu,dia telah menghilang di tengah hiruk pikuk teman-teman nya,Leo pun ikut menghilang Ntah kemana...???


"Jahat kalian....!!!


Tega banget ninggalin aku di tengah orang-orang yang baru saja aku kenal,uda tau begini Aku nggak bakalan ikut sama kalian???Batinnya berusaha tenang dan melihat situasi,Namun semakin bertambah pula keheranannya saat melihat kedatangan seorang laki-laki yang begitu asing bagi nya dan Anin pun tiba-tiba pergi meninggalkan tempat itu sementara yang lain nya malah asik-asik aja bahkan menyambutnya dengan riang gembiria.

__ADS_1


"Ada apa dengan kalian bertiga...???


****************$$$$$$$$$$**************


__ADS_2