Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Surat perjanjian...(Part 1)


__ADS_3

"Keesokan hari,pagi-pagi sekali Binar sudah bangun.


Selesai melaksanakan sholat shubuh,dia bergegas keluar dari kamar utama menuju dapur,rencananya dia akan memasak sesuatu untuk suaminya pagi itu setelah baru kemarin resmi menyandang status sebagai istri seorang pengusaha muda yang kaya dan ternama itu.


"Seketika Langkahnya terhenti dan tertegun tatkala melewati ruang tengah,tampak sang suami masih tertidur dengan pulasnya disopa,terdengar dari dengkurannya yang sangat halus,ingin rasanya dia membangunkannya dan mengingatkannya untuk menunaikan sholat shubuh tapi niatnya itu di urungkannya karena takut sekaligus sungkan apalagi ketika mengingat kejadian semalam.


"Malam yang seharusnya menjadi malam pertama yang indah untuk sepasang pengantin baru tapi bagi mereka tidak ada moment sweet sebuah malam pertama, bahkan ironisnya malam pertama mereka terjadi dengan sebuah perjanjian Hitam diatas putih.


flasback....


"Binar duduk ditepi ranjang dengan perasaan tak menentu,Dia sudah berganti pakaian dengan memakai pakaian tidur yang sudah disiapkan segala sesuatunya oleh sang ibu mertuanya dari kemarin kemarin.semua keperluannya bahkan sudah tersedia semua di dalam kamar besar itu.sambil menatap seisi kamar yang menurutnya terlalu mewah sekali untuk dirinya,berbeda jauh banget dari kamarnya yang sangat sederhana.


Sesekali dia menatap kearah pintu menunggu kedatangan seseorang.


"Dan tidak lama kemudian akhirnya seseorang pun muncul dibalik pintu.


"Tampak Hisam dengan gurat wajah sendu,sambil memegang sebuah map ditangannya.


"Dengan ragu dia melangkah masuk dan mendekat ke arah Binar yang sedang menunggu-nya dari tadi.


"Binar mencoba untuk menguasai perasaannya sendiri,Dia benar benar salah tingkah berada di dalam kamar berduaan seperti itu dengan seorang laki laki yang kini sudah resmi menjadi suaminya itu.


"Tanpa mengucapkan sepatah kata Hisam melangkah duduk di dekatnya.


"Kita menikah atas dasar perjodohan orang tua kita,kamu harus tau aku menikahimu bukan berarti aku menyukaimu ucap Hisam tanpa basa basi",membuat Binar hanya bisa termangu dan terdiam mendengar semuanya.


"Kamu harus tau alasan aku menerima perjodohan ini??karena aku menyayangi dan mencintai kedua orang tuaku saja,nggak lebih dari itu...!!!jadi aku harap kamu bisa paham dan mengerti posisi kamu di hati aku.karena jujur..aku mencintai orang lain "ucap Hisam sekali lagi tanpa ada sedikit rasa ragu mengutarakan semuanya dihadapan wanita yang baru sehari dinikahinya itu.


"Lagi lagi Binar kembali terdiam terpaku mendengarnya,meski terasa kecewa dan sakit mendengar semua itu tapi dia pasrah dan mencoba melapangkan dada mendengar kejujuran suaminya.


"Tapi kamu jangan khawatir,aku tetap akan menafkahi kamu,tapi dengan syarat kamu harus menanda tangani surat perjanjian ini sahut Hisam sambil menyodorkan selembar kertas yang ada di dalam map tadi yang sedari tadi dipegangnya ke tangan Binar.


"Perlahan Binar menerima selembar kertas itu dengan tangan yang sedikit gemetar.


.......….....


"Yang bertanda tangan dibawah ini adalah pihak pertama:


"Nama:Hisam mohammad Salim


Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi,dan untuk selanjutnya


"Atas nama "Binar disebut sebagai pihak kedua.


"Kedua belah pihak sudah sepakat untuk mengikatkan diri dalam sebuah perkawinan resmi dan untuk itu bersepakat untuk tunduk pada perjanjian sebagai berikut:

__ADS_1


1.Tidak boleh mencampuri urusan pribadi


masing masing walau apapun itu,termasuk urusan pribadi pihak pertama.bunyi pasal pertama.


2.peraturan pihak pertama adalah peraturan yang harus dipatuhi pihak kedua.


3.pihak kedua tidak boleh terlalu menuntut dan harus tau batasan dan tetap melaksanakan kewajiban sebagai seorang istri kecuali dalam tanda kutip (berhak dapat nafkah lahir dari pihak pertama


tapi tidak berhak meminta yang lebih dari itu..???))


4.Bilamana hubungan ini sudah berjalan 1 tahun tapi belum menemukan kecocokan satu sama lain maka,Salah satu diantara kita berhak mengajukan Sebuah kata pisah


"Demikian surat perjanjian yang dibuat,sewaktu waktu bisa berubah suatu saat, jika dirasa memang perlu dan yang berhak mengubahnya hanya pihak pertama.


"Binar,menarik napas panjang setelah tadi hanya bisa menahan napas ketika membaca bait demi bait isi surat perjanjian itu dan melihat sudah ada satu tanda tangan yang tertera disana.


"Dengan sikapnya yang masih sangat dingin Hisam menyodorkan sebuah pulpen ke tangan Binar.


"Binar,kembali hanya bisa diam.cukup lama baru dia meraih pulpen itu tapi dengan sekali coretan dia akhirnya menanda tangani surat perjanjian itu tanpa berani untuk protes atau mempertanyakannya lebih lanjut lagi.


"Dengan puas Hisam menerima surat perjanjian itu kembali dan menyimpannya ke dalam map.


"Dan mulai malam ini,aku iZinkan kamu tidur di kamar ini,dan aku akan tidur di kamar lain kembali Hisam melancarkan peraturannya tanpa peduli lagi bagaimana perasaannya saat itu.


"Binar hanya bisa mengangguk,sambil membiarkan Hisam pergi meninggalkannya sendirian di dalam kamar itu.


...............


"Binar menghela napas tatkala mengingat kejadian semalam,kembali dia menatap kearah pemilik dengkuran yang masih dalam keadaan terlelap,Dia lalu berlalu menuju dapur.


"Langkahnya kembali terhenti ketika mendapati seseorang yang sedang sibuk memasak di dapur.


"Eh..Non..Binar sudah bangun..!!!" sapa wanita paruh baya itu ketika menyadari seseorang sedang berdiri dibelakangnya sambil memperhatikan aktivitasnya dari tadi.


"Binar tersenyum,tatkala mendengar namanya di sebut,itu artinya wanita ini tau siapa aku???pikirnya.


"Perkenalkan,saya bik Ranti..Non,


"Tuan muda yang mempekerjakan saya sejak 2 hari yang lalu di rumah ini ucap sang pembantu memperkenalkan diri.


Kembali Binar tersenyum,dan mendekat kearahnya.


"Oh namanya Bik Ranti toh..!!


"iya..Non..."

__ADS_1


"Tapi kemarin aku belum sempat liat Bibik lho,saat pertama kali aku datang???tanya Binar ingin tau.


"Oh..maaf Non,kemarin Bibik memang pulang ke rumah dulu,ambil semua baju baju bibik karena tau tUan muda dan Nona sudah akan tinggal di sini, jadi Bibik baru semalam juga menginap disini kata Bik Ranti menjelaskan.


"Oh..gitu yah Bik..sahut Binar.


"iya..Non.


"Bibik masih punya suami???kembali Binar bertanya.


"Bibik..janda Non jawabnya.


"Bibik hanya punya satu putri yang umurnya masih seumuran Non..Binar" ucap Bik Ranti memperkenalkan karena sepertinya majikan barunya itu pengen tau lebih lanjut mengenai dirinya.


"Oh..iya Bik,terus..putri bibik itu mana???tanya Binar lagi sambil membantu mengaduk aduk masakan Bik Ranti yang sudah hampir matang itu.


"Ada dirumah Non...!!!


"lho..bibik,ninggalin dia sendirian yah???


"iya..Non."


"Kenapa nggak diajak kemari aja..Bik...???


"Takut sama Tuan muda..Non,lagian Tuan muda hanya meminta bibik sendiri untuk kerja dirumah ini kata Bik Ranti.


"Kasihan..bik,kalau harus ditinggal sendirian begitu,apalagi anak gadis...!!!nanti saya akan coba bilang sama mas Hisam..bik.pasti dia mau mengerti ucap Binar sambil tersenyum.


"Iya..Non,makasih yah atas kebaikan hati non Binar kata bik Ranti dengan senangnya.


"Sama sama bik,


"Ini bibik lagi masak apa??


"Binar bantu yah??ucap Binar menawarkan diri,


"Jangan Non,nanti Tuan muda menegur bibik dan marah,ini kan memang kerjaan bibik.


"Nggak apa apa bik..!!!


Lagian aku baru pertama kali mau nyoba masakin sesuatu buat suami aku bik"ucap Binar membuat bik Ranti akhirnya mengalah dan membiarkannya.


"Non..Binar bisa masak yah ..???tanya Bik Ranti ketika melihatnya mulai mencicipi rasa masakannya tadi.


"Sedikit sih bik.."sahut Binar singkat.

__ADS_1


Membuat Bik Ranti tersenyum bahagia mendengarnya,apalagi mendapati sang majikan yang begitu baik hati seperti Binar.


************$$$$$$$$$$$$_***********


__ADS_2