Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Ganti Motor Kamu...!!!


__ADS_3

Seperti biasa malam itu suasana di jalan kebun jeruk Raya,di padati dengan banyak kendaraan yang lalu lalang,menambah semaraknya suasana ibu kota di Awal malam itu.


lain halnya dengan seorang perempuan yang dari tadi sedang menstatar motornya tapi kunjung jua hidup mesinnya. Tampak keringat mulai bercucuran di pelipisnya karena merasa hilang akal tidak tau mau berbuat apa lagi.di samping dia juga sudah merasa sangat lelah dan capek sekali karena rutinitasnya yang begitu padat tadi dikantor.Dimana hujan mulai rintik-rintik menerpa wajahnya dan membasahi bajunya.


"Terdengar dia menghela napas yang berat sambil mengeluh,


"Belum genap setahun di cicil,tapi sudah bermasalah seperti ini...???


"Hai...sweetyku jangan siksa aku dong dengan cara seperti ini?apalagi di tengah jalan dan mulai malam begini lagi"keluhnya,merasa cemas dan was-was dapat insiden itu.


"Coba tau bakal begini,aku nebeng aja tadi sama mobil grab-nya Amanda.."celetuknya sendiri sambil kebingungan,ntah mau mencari pertolongan kemana lagi?soalnya batere hapenya juga sudah lowbat dari tadi.


"Mau mencari bengkel terdekat,masih jauh juga dari daerah itu.


"Bakal terlambat lagi nih sampai rumah kalau begini keadaannya???jerit batinnya lagi.


karena merasa kebingungan Ntah mau ngapain lagi?Dia akhirnya memutuskan melangkah duduk di pinggiran trotoar jalan sambil menunggu Dewa penolong datang.


.............


Sementara diluar terdengar hujan turun semakin derasnya,Terlihat Hisam mulai mondar mandir ke sana kemari di ruang utama,Tampak kecemasan begitu jelas tergambar di wajahnya meski dia berusaha untuk menutupinya sendiri.


Hisam sudah memerintahkan Leo beserta anak buahnya untuk segera mencari tau keberadaan Binar sekarang ada dimana..?? karena terakhir dia dapat info dari orang yang di suruh memata-matai Binar selama ini,katanya dia sudah meninggalkan kantor 2 jam yang lalu tepat dia lepas tugas seperti biasanya.


"Bik Ranti nongol dari dalam membawakan segelas kopi,


terlihat dia juga begitu cemasnya,apalagi mendengar suara gemuruh dan petir semakin hebat,hujan pun bertambah semakin deras sekali.


"Ini kopinya tuan,Silahkan diminum..."


sambil meletakkan nya diatas meja.


makasih bik",jawab Hisam singkat.


Bik Ranti segera pamit ke belakang,Dia tidak berani menanyakan keberadaan Binar kepada Tuan mudanya itu apalagi ketika melihat ekspresinya yang sepertinya sedang gundah dan terlihat sedikit kesal.


"Semoga kamu baik baik aja Non...!!!"jerit batinnya sambil menengok ke arah jendela,tampak guyuran hujan semakin menjadi-jadi.


setengah jam kemudian,Hujan tampak mulai reda.


Hisam tampak mulai bisa duduk dengan tenang sambil menghabiskan kopi yang dibuatkan tadi oleh bik Ranti meski sudah tidak sehangat tadi.


"Pesan bertubi-tubi sudah mulai masuk ke hapenya dari tadi,barusan Leo juga sudah menghubunginya mengabarkan tentang keberadaan Binar yang sudah di jemput oleh salah satu anak buahnya sendiri.


Dan benar saja,tidak lama kemudian terdengar suara berderak dari arah pintu,


Binar muncul di balik pintu dalam keadaan basah kuyup sambil gemetar kedinginan,


"Dari mana aja sih???kok baru pulang jam segini...???


"Kamu tau...???ini sudah lewat banget dari jam pulang kantor???


"Main basah-basahan kayak gini lagi???


"Hardik Hisam dengan sedikit kesal dan tanpa basa-basi lagi tapi kedengarannya seperti mengintrogasi seorang penjahat saja.


"Motorku rusak...!!!


jawabnya singkat dengan mulut gemetar menahan dingin yang mulai menusuk ke dalam tubuhnya.


"Syukurin...desisnya,


"Terus kenapa bisa basah kayak gini??tanyanya lagi dengan seenaknya.


"Memang mas nggak liat diluar sana lagi hujan??yah..kehujanan lah masak mandi di tengah jalan"Jawab Binar tak mau kalah,meski dia sudah gemetar dari tadi sambil berusaha menutupi tubuhnya dibagian dada dengan kedua tangannya sendiri.


kemeja putih yang dipakainya itu berbahan sangat tipis sehingga bagian dalam tubuhnya terekspos dan terlihat dengan begitu jelas ,BH bermotif renda itu sangat transparan di balik kemeja kantornya yang basah.


"Hisam sempat tertegun sebentar menatapnya tapi secepat kilat dia mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"Ngapain kamu masih berdiri disitu...???


"Sana ganti baju...!!!memangnya kamu kira aku bakal tertarik ngeliat kamu dalam keadaan setengah nggak pakai baju begitu?tegur Hisam.


"Membuat Binar jadi salah tingkah sendiri mendengarnya dan dengan susah payah dia kembali berusaha menutupi bagian dadanya meski semuanya tidak bisa tertutupi.


"mas,Boleh minta Tolong nggak...??Bilangin sama anak buah kamu itu yah,motor aku jangan di apa-apain...!!!pintanya dengan nada memohon tak peduli dengan perintah yang diucapkan oleh suaminya tadi.


"Apa peduliku...???celetuk Hisam sambil memasang aksi cueknya.

__ADS_1


"Kalau nggak peduli...???ngapain nyuruh orang buat jemput aku segala...!!!biarin aja aku kebawa banjir sekalian...toh mas Juga nggak bakal peduli"protes Binar dengan emosi.


"Sambil berlalu meninggalkan Hisam,


"Ganti aja motor kamu...???celetuk Hisam, seketika membuat langkahnya terhenti dan lansung berbalik menatap Hisam yang kebetulan juga sedang memandang ke arahnya,


"Enak saja,main ganti..!!!


"itu motor kesayangan aku,Asal mas Tau..Dia hidup dan mati aku tau nggak!!!


"Aku nggak mau kehilangan dia dan Nggak bakalan aku jual.."jawabnya bersemangat dan tanpa sadar melepas tangan yang tadinya menutupi sebagian dadanya.


"Hisam kembali meliriknya dengan jelas,penampakan kembali terjadi di depan matanya itu.


menyadari pandangan Hisam mulai kemana-mana?dengan secepat kilat dia lansung membelakanginya dan menutupi lagi bagian dadanya.


"Dasar laki-laki mesum,katanya nggak tertarik? kok malah dipelototi terus"ucapnya dengan lirih tapi Hisam bisa mendengarnya dengan begitu jelas,dia hanya menyunggingkan senyum di bibirnya itu tatkala Binar sudah berlalu naik ke kamarnya.


"kerja kamu sudah selesai,Dia sudah sampai rumah sekarang.


"perintahkan ke Anak buah kamu yang lain untuk segera pulang dan mengakhiri pencarian mereka"perintah Hisam sambil menutup hapenya kembali.


terdengar dia menghela napas,lalu mengusap kasar wajahnya.


setelah bertukar pakaian,Binar kembali turun ke bawah.Dari tadi dia mulai bersin-bersin,sepertinya dia mulai masuk angin.


Dia mendapati Hisam sedang duduk diruang tengah sambil Nonton TV,


"karena masih merasa kesal dengan ucapannya tadi, dia jadi enggan menegurnya. malah lansung berlalu masuk ke dalam untuk segera mengisi perutnya yang mulai keroncongan,efek kehujanan tadi.


"Eh,Alhmdulilah...Nona sudah pulang???ucap Bik Ranti lega sambil tersenyum senang melihat kedatangannya itu.


"Iya,Bik...!!!


"Motor aku mogok Bik,jadi terpaksa dibawa ke bengkel dulu"jawab Binar sambil menarik kursi.


"Kok bisa Non...???


"Ntahlah bik,sepertinya ada yang bermasalah dengan mesinnya tapi sudah diperiksa oleh pihak bengkel kok.untung tadi anak Buah mas Hisam secepatnya datang dan bantu bawain ke bengkel,klo nggak aku mungkin nggak bakal pulang bik,Nggak tega ninggalin Motor aku sendirian di jalanan"ucap Binar terlihat sangat serius.


"Sebegitu sayangnya Nona,sama motor Nona sendiri sampai-sampai nggak peduliin diri sendiri begitu?


"saking Berharganya motor aku Bik, Sahut Binar.


"Bibik Sangat panik dan cemas tadi mikirin keberadaan Nona,mana hujan diluar sudah deras sekali.Dan sepertinya Tuan muda juga aku lihat sangat cemas sekali tadi karena melihat nona belum pulang."ucap Bik Ranti memberitahu apa yang tadi sempat di lihatnya.


"Binar mengangkat alisnya,Se-cemas itukah dia sama aku bik?Tanyanya tak percaya,wong yang dia lihat tadi Suaminya itu acuh dan tak peduli sama sekali.


"Iya..Non,Bibik nggak bohong,malah Tuan muda mondar-mandir ke sana kemari dan terlihat sebentar- sebentar menelpon seseorang dengan marah-marah"kembali bik Ranti memberi penjelasan.


"Binar melebarkan senyumannya,tiba tiba terbersit rasa bahagia dalam hatinya mendengar ucapan Bik Ranti barusan,meski mungkin bik Ranti berbohong tapi dia tetap merasa begitu senang mendengarnya.


"Oh Yah bik?Tuan muda sudah makan belum?tanyanya sebelum menyendok Nasi masuk ke dalam piringnya.


"Sudah Non,dari tadi"jawab Bik Ranti sambil membantu menuangkan air ke dalam gelasnya.


"Aku sangat kelaparan bik,ucapnya sambil mulai mengeksekusi makanannya.


"Iya Non,Silahkan makan.


"Bibik sendiri sudah makan belum???tanyanya.


"Sudah Juga Non,maaf tadi nggak bisa nungguin nona pulang dulu baru bibik makan.habisnya bibik juga kelaparan banget Non,efek dingin karena hujan barangkali yah...Non"ucap Bik Ranti sambil tertawa terkekeh mendengar ucapannya sendiri.


"Ah...bibik,kenapa memang mesti nungguin aku,baru bibik mau makan...!!!yang ada aku bakal marah jika bibik sampai ngelakuin hal itu.


"sahut Binar sambil mulutnya mulai penuh makanan.


"Ya..udah,Nona makan aja dulu,nanti keselek kalau sambil makan bibik juga ajak ngomong"Tegur Bik Ranti.


Dan Binar hanya menanggapinya sambil mengangguk.


selesai makan,dia melangkah keluar.tadinya Niatnya ingin berleha-leha di ruang tengah sambil nonton Drama kesukaannya dan berharap penghuni yang sempat dia lihat tadi sudah tak berada disana tapi rupanya keinginannya itu hanya sebatas keinginan saja karena ternyata Suaminya masih Nangkring di sana dengan santainya sambil sibuk menyetel program kegemarannya bergantian dari tadi.


"Hup...


tambah kesel deh..."gerutunya dalam hati.


"Tumben aja gitu lho!!!

__ADS_1


"Dia betah duduk disana padahal biasanya,Sudah masuk kamar di jam segini.."Ucapnya lagi dalam hati sambil melirik jarum jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.


"Ngapain kamu bengong di situ??tanya Hisam tiba-tiba mengagetkannya.


"Nggak..."


"Nggak kok...!!!


jawabnya berbohong,


"Hisam kembali fokus ke layar kaca kembali tak peduli dengan Binar yang tampaknya mulai gelisah karena sebentar lagi drama kesukaannya itu bakal main.


"Dasar tuan Bawel,menyebalkan banget sih...!!!!


"Udah tau,kalau jam segini jam nonton nya aku.masih aja nggak mau pergi dari situ...!!!


"Hem...


"jangan-jangan dia sengaja ngelakuin ini agar aku nggak bisa nonton,dia kan memang kebiasaannya begitu,nggak bisa liat orang senang aja"gerutunya dalam hati sambil melirik lagi sebentar ke arah Hisam yang sepertinya tidak ada tanda-tanda bakal beranjak dari tempat itu.


"Hisam seperti biasa bersikap acuh dan tak peduli sama sekali.


Dengan mengeram kesal Binar lansung berlalu naik ke kamarnya,Tampak Hisam tersenyum begitu puasnya melihat tingkahnya barusan.


"Mending aku live streaming aja deh kalau begini,bisa-bisa aku ketinggalan 1 episode lagi nih..!!padahal tinggal dua hari menjelang episode terakhir,nanggung banget kalau sampai nggak nonton malam ini"ucapnya ke dirinya sendiri sambil meraih hapenya yang masih sementara dia cas.


"Ya...ampun,masih 10 persen lagi.


"Ahh...gagal nonton deh kalau begini.


"Kenapa sih..??Si tuan bawel itu nggak nonton aja di kamarnya..???


"Secara kan,dikamar nya dia punya TV gede yang bisa dia pake untuk nonton sepuasnya,kenapa baru malam ini dia sok-sok santai begitu nonton di bawah padahal dia kan tau itu tempat aku tiap malam"Binar kembali melampiaskan kekesalannya.


"lalu melangkah kembali keluar kamarnya,Dan perlahan mengintip ke bawah.


" Tampak Hisam masih duduk dengan santainya,sambil sesekali memainkan hapenya.


"Niatnya Memang nggak mau nonton ini orang...!!!


"Awasss....yah..!!!Binar terus saja mengomel dari tadi.


"Pelan-pelan dia memutar balik langkahnya ingin kembali ke kamarnya karena takut ketahuan mengintip oleh Hisam,tapi semuanya Gagal begitu saja saat tiba-tiba dia kembali bersin- bersin,sontak Hisam lansung mendongak ke atas dan memergokinya.


"Dia lansung salah tingkah sendiri,dan berdiri mematung saat dirinya merasa kepergok lagi.


"cukup lama dia menunggu tak ada reaksi sama sekali dari Hisam akhirnya,tanpa pikir panjang lagi,dia lansung bergegas turun ke bawah.


Dan tanpa menunggu lebih lama lagi,dia lansung mendekat ke arah Hisam. Remot yang tadinya berada di tangan Hisam sudah berpindah ke tangannya Ntah bagaimana caranya Hisam sendiri pun tak menyadarinya...!!!!


"Sekali tekan,Sudah lansung pindah channel membuat Hisam hanya bisa bengong melihatnya dan tak bisa berbuat apa-apa lagi.


"Binar tersenyum sumringah,Dan tanpa sadar dia berteriak kegirangan saat melihat drama korea kesukaannya ternyata sudah mulai,Dengan begitu santainya dia mengambil posisi duduk ternyaman tak peduli dengan sepasang mata yang tak berkedip menatapnya dengan tatapan penuh kekesalan.


"Hai,bisa nggak Volume suaranya di kecilin dikit...???


Telingaku,bisa budek mendengarnya"Tegur Nya dengan kesal.


"Kalau nggak mau dengar,ya..udah sana bobo.lagian sudah terlalu malem juga kan???waktunya Anda tidur."ucap Binar Diplomatis tanpa mengalihkan pandangannya dari Layar Televisi.


"Terdengar Hisam menggerutu kesal,tapi Binar tidak bisa mendengarnya dengan begitu jelas,karena kalah oleh suara TV yang memang diatas level normal,tapi dia juga tidak begitu peduli karena terlalu fokus menonton.


"Hisam segera beranjak dari Duduknya,


Malam itu Ntah kenapa??Dia bisa menerima dengan mudahnya kekalahan dari wanita itu hanya dengan sebuah kalimat Diplomatis Nya tadi.


"Dia benar-benar mundur secara alon-alon.


Binar lagi-lagi tersenyum penuh kemenangan melihat kepergiannya tanpa sepatah kata lagi.


"Sepeninggal suaminya,dengan cepat dia lansung menyetel suara agak kecil karena sebenarnya dia juga merasa terganggu dengan volume besar kayak tadi, tapi demi mengusir Si pembuat rusuh,dia sengaja menyetelnya keras-keras tadi.


"Maafin aku yah tuan bawel...."Ucapnya dalam hati sambil berbalik menatap sekilas orang yang masih berada di ujung tangga itu.


Lalu kembali fokus menonton dengan puasnya.


*******


Assallamu alaikum,mohon maaf yah kesayangan aku semua.3 hari ini nggak sempat update seperti biasanya.

__ADS_1


maklum, ibu negara ada tugas negara jadi wajib di selesein dulu sebelum lanjut lagi berhalusinasi🤭😂,jadi dimaafin yah🙏🙏🙏semoga kalian semua tetap semangat,jangan lupa jaga kesehatan.🙏🙏🙏


__ADS_2