
Hatinya lansung deg-degan ketika sore itu 1 jam sebelum bubaran kantor,diterimanya perintah Dari Amanda untuk segera menghadap Direkturnya.
"Sekarang nih saya menghadap pak Jatmiko,say???"Tanya Binar agak ragu.
"ya,sekarang.kalau bukan sekarang masak lusa,lusa kan hari sabtu,kantor libur,"Jawab Amanda agak bercanda.
"Oke,say,saya akan segera menghadap beliau,"Jawab Binar memastikan.
"Tapi,hati-hati aja jangan sampai mau di gombalin sama lelaki buaya darat itu"ketus Amanda lansung punya panggilan spesial buat Bos nya saat itu.
"Huss,pelan-pelan aja ngomongnya.Tembok punya kuping lho!!!jgn sampai jadi fitnah,"tegur Binar.
"Biarin,wong aku mulai kesel deh sama si bos,kok sekarang suka banget sih manggil kamu ke ruangannya?nggak jelas banget..!!!sewot Amanda sedikit kesal.
"Jadi cemburu nih???goda Binar sambil menahan tawanya melihat mimik muka Amanda yang terlihat kesal.
"Cihhhh...Cemburu??Unfaedah banget..!!!
"Mending Jadi perawan tua Aja sekalian dari pada harus punya laki kayak dia..??
gerutu Amanda mulai memanas.
"Astagfirullah...!!!
Bisa nggak sih,kalau ngomong pelan-pelan gitu.
"Jangan asal ngomong deh,gimana tadi seandainya ada malaikat yang lewat terus lansung Aminin gitu omongan kamu,bakal jadi Perawan Tua beneran kamu,setiap ucapan adalah Doa lho say...???jadi Doanya yang baik-baik aja dong"Tegur Nya.
"Habisnya,kamu sih suka mancing-mancing, padahal kan,aku memang ilfil banget sama tingkah Aneh si bOs,apalagi dia mulai kegenitan gitu sama istri idola aku"Amanda masih bisa berkelit dengan seribu alasan.
"Iya...iya,Aku ngaku salah deh...!!!
Kalau begitu,aku menghadap si bos dulu yah..!!!ujarnya.
"oke,sana cepetan..!!!
jangan pake lama,setengah jam kamu belum kembali...???Aku dobrak yah pintu ruangan pak Bos.."Ucap Amanda serius dan hanya dibalas gelak tawa oleh Binar yang sudah berlalu meninggalkannya.
"Ada apa yah pak...???Bapak memanggil saya?tanya Binar ketika sudah menghadap atasannya.
tanpa basa basi lagi pak Jatmiko lansung menyodorkan beberapa berkas ke tangannya.
"Apa ini pak???tanyanya sedikit heran.
"Itu dokumen yang harus Di tanda tangani oleh Presdir Salim group,Barusan pihak Dari pusat mengirim itu semua dan Kita tidak punya banyak waktu lagi,kamu harus menguber tanda tangan itu secepatnya"Pak Jatmiko terlihat begitu serius sekali,apa yang tadinya dia takutkan bakal di goda lagi oleh sang Bos nya itu lansung terpatahkan begitu saja.
"Binar menerima beberapa lembar dokumen itu ke tangannya.
"pokoknya aku nggak mau tau,bagaimana cara kamu mendapatkan tanda tangan itu dalam 2 hari ini...!!!"Aku nggak mau ambil pusing lagi,semua nya harus selesai tepat waktu,pelaksanaan bazar tinggal 3 hari lagi,kapan perusahaan tidak mendapat persetujuan lansung dari pihak Salim group,maka acara itu akan gagal total...kamu mengerti kan apa maksud aku???tegas pak Jatmiko.
"Baik pak,saya akan usahakan secepatnya.."Ucap Binar sedikit ragu.
"jangan mengecewakan aku...!!!
"aku percaya dan aku yakin kamu bisa..."Pak Jatmiko kembali memberinya semangat.
membuat Binar hanya mengangguk pelan,
Baiklah,silahkan kamu bawa pulang dokumen itu,kamu bisa berangkat besok pagi pagi sekali ke kantor Salim group,semoga beliau mau bertemu dan berkenan menyetujui semua ini sesegera mungkin"pak Jatmiko penuh harap.
"Ngapain capek-capek kesana pak,Nanti setelah pulang aku juga sudah bisa minta lansung tanda tangan dari Si Tuan Bawel itu,secara kebetulan aku serumah dengan Beliau.
"Tapi masalahnya,Si Tuan punya badan mau nggak yah begitu saja menanda tangani dokumen ini,secara dia begitu angkuh dan sombong sekali setiap berhadapan dengan aku"ucapnya membatin sendiri.
"Apa yang kamu pikirkan?
"Apa kamu nggak yakin bisa mendapatkannya?Pak Jatmiko kembali menanyainya ketika melihat ada gurat keraguan di wajahnya.
karena sebenarnya,dia sendiri meragukan hal itu,Berhubung waktu uda mepet banget dan dia sangat paham, kalau ingin bertemu dengan sang presdir Salim group harus membuat jadwal terlebih dahulu, tapi Ntah kenapa dia yakin kalau Binar bisa mendapatkannya.
("Atas Dasar apa kamu yakin pak...???Author.)
"Kamu ragu...???pak Jatmiko kembali menanyainya.
"oh...Nggak pak...!!!
"Saya pasti akan mengusahakannya...
"Insya allah...
"Binar berusaha meyakinkannya.
"Oke,saya tunggu realisasinya,
kamu bisa pulang sekarang..."ucap pak Jatmiko sambil tersenyum Sumringah,
"kenapa si Bos tiba-tiba bertingkah Aneh begitu?tatapannya juga tampak biasa saja,apa mungkin dia sudah menyadari kekeliruannya selama ini??syukur deh kalau demikian adanya,Karena jujur aku tidak suka dengan tatapan genitnya itu.
jeritnya dalam hati.
lalu mohon pamit,
"Sepeninggal Binar,tampak pak Jatmiko tersenyum penuh arti sambil menatap kepergiannya itu,sepertinya topengnya kembali dia buka.
"Aku tau menghadapi wanita seperti ini,Harus pakai taktik,meski tadi aku sudah berusaha bersikap profesional tapi sejujur nya aku semakin tidak sabar untuk merengkuhnya..."Dan itu tidak akan lama lagi,tapi sebentar lagi,Kita lihat saja nanti???ucapnya lirih sambil tersenyum licik dan terdengar dia menelpon seseorang.
"Ntah Siapa???dan apa yang sudah dia rencanakan???"Hanya dia dan hatinya yang tau??
......................
"Apa lagi alasan si Bos memanggil kamu sore ini???
"Dia nggak berbuat macem-macem kan??
bertubi-tubi pertanyaan yang di lontarkan Amanda demi di lihatnya keluar dari ruangan Pak Jatmiko.Dan Binar hanya menanggapinya sambil menggeleng.
"Tumben dia nggak menggoda kamu lagi?tanyanya tak percaya.
__ADS_1
"Yah,Alhamdulilah dong,itu artinya dia sudah menyadari kesalahannya itu"Jawab Binar sambil terus berjalan menuju ke ruangannya.
"Nggak percaya,tipe pak Jatmiko nggak gampang nyerah begitu saja.pasti dia lagi mikirin cara buat naklukin hati kamu itu.
"belum tau dia...???Siapa sebenarnya wanita yang selalu dia goda itu...???"Amanda terdengar begitu kesal sekali.
"Binar hanya tersenyum mendengarnya,
"Nggak boleh suudzon gitu say,yah mungkin Si Bos sudah capek dan lelah tak pernah mendapat respon makanya dia milih move on Aja"Binar mulai seyakin-yakinnya.
"Ah...terserah kamu deh,aku hanya ingin peringatkan kamu untuk selalu mewaspadai pergerakannya.
"Begini-begini,aku adalah mata-mata idola aku Dan nggak akan aku biarkan seseorang mengganggu Wanitanya ini...!!!
"Sejak kapan kamu jadi mata-mata???
"Di bayar berapa kamu???Binar tergelak sendiri mendengar candaan Sahabatnya itu.
"Nggak di bayar,sukarela...sahut Amanda bangga.
Sontak Binar tertawa mendengarnya,
"Udah ah,ayo kita pulang sekarang.aku lagi ada tugas penting nih dari Si Bos..!!!
"Tugas Apaan...???Amanda sedikit penasaran.
"Ini...!!!Dokumen ini harus di tanda tangani oleh Mas Hisam,jadi harus buru-buru pulang.jangan sampai telat nyampe rumah, bakal belibet nanti urusan tanda tangan itu"Binar memperlihatkan dokumen yang ada di tangannya.
"Bentar,Aku mau DM idola aku dulu deh,
ucapnya serius.
"DM Apaan...???
"Yah cuman mau bilangin,kalau Satu kali tanda tangan itu seharga 1 ciuman"Goda Amanda.
"Apa......???????
"Ciuman apaan??masak cuman minta tanda tangan aja harus pake ciuman segala,ini kan memang sudah tanggung jawabnya dia selaku Penanggung jawab Utama"protes Binar menolak.
"Amanda tertawa begitu puasnya.
apalagi ketika melihat wajah sahabatnya itu bersemu memerah.
"Enak aja,itu memang persyaratan utamanya.
"nggak Ah,Siapa juga yang mau nyium dan di cium.Ogah..banget"Tolaknya terang-terangan.
"cieee....terus kenapa muka jadi memerah begitu,Malu yah???goda Amanda lagi sambil tertawa kecil melihat sikap Binar jadi salah tingkah sendiri.
"Udah...Ah,pulang yuukkkk....!!!
secepatnya mengalihkan topik pembicaraan.
sambil mencoba menyembunyikan wajahnya yang merah merona.
"Kalau mau nebeng,ayo Buruaaannn....lelet amat sih,jalan nya kayak nenek-nenek"celetuk Binar sengaja membalas umpatan tempo hari itu Di Restoran.Dan tanpa menunggu waktu lebih lama lagi Amanda lansung mengekor dari belakang dengan muka cemberut karena di Katai Nenek-nenek.
"Binar tersenyum sumringah,puas melihat wajah semrawut sahabatnya itu.
................
sudah 2 jam Binar menunggu di Ruang utama,berharap Suaminya akan segera muncul dari atas tapi yang ditunggu tak jua turun dari kamarnya. karena selepas makan malam tadi Hisam sudah lansung masuk ke kamarnya dan tidak pernah keluar-keluar lagi.
"Nasib orang yang lagi butuh,ucap Binar sedih.
"Dia kenapa sih,???nggak keluar-keluar kamar lagi .Iya mendesah kesal.
Tanpa pikir panjang lagi,Dia berencana ingin menemui Hisam di kamarnya.
"Awalnya sedikit ragu tapi demi mendapatkan tanda tangan itu secepatnya,dia lansung menerobos masuk tatkala sudah menggedor-gedor pintu begitu lama tapi nggak ada sahutan sama sekali.
"Mas...apa kamu di dalem...???teriaknya ketika tidak mendapati siapa-siapa di dalam kamar itu.
"Kembali hening,nggak ada jawaban.
"Tapi tiba-tiba telinganya menangkap suara gemercik Air di dalam kamar mandi.
"Hup....
"Rupanya Si Tuan bawel itu lagi ada di kamar mandi.
akhirnya dia memutuskan untuk menunggu di dalam kamar itu saja,sambil mulai mengedarkan pandangannya ke segala penjuru.
"Mengamati setiap sudut kamar yang bisa di hitung jari,hampir setahun menikah ini baru
ke 3 kalinya dia memasuki kamar itu.
itu pun karena terpaksa.
"Pandangannya berhenti di sebuah Televisi samsung Wall yang berukuran 1000 inci.
"Cihhhh...punya TV segede gini tapi masih juga mau nebeng di TV orang.."batinnya kembali meradang,karena sudah beberapa kali harus melewatkan Drama korea kesukaannya gara-gara Hisam tak mau mengalah.
"Ekor matanya kembali berkeliling,Memperhatikan seluruh isi dalamnya kamar mewah itu.
"Dalam hati dia kembali berdecak kagum,mengagumi keindahan interiornya yang begitu mewah sekali.
Hingga dia tidak menyadari kehadiran Hisam yang sudah keluar dari kamar mandi,
Hisam terperanjat kaget,mendapati Sosoknya yang tiba-tiba berada di dalam kamarnya itu,Padahal keadaannya hanya memakai handuk mandi saat itu,habis BAB.
"Binar masih tidak menyadarinya,dia sedang asik membuka buku-buku Hisam yang tergeletak diatas meja, Hisam sendiri hanya berdiri tertegun memperhatikannya,dia ingin melihat sampai dimana keberanian Binar.
"Dia lansung berdehem kecil,ketika sadar Orang yang tengah berada di depan nya itu tak mungkin menyadari kehadirannya secepat itu.
"Sontak Binar terlonjak kaget,dan berbalik menatap kearah suara itu,
__ADS_1
seketika dia berteriak histeris sekali,
Hei....ngapain kamu teriak-teriak kayak orang kesurupan begitu..."Tegur Hisam kesal.
"Binar lansung menutup mata membelakanginya,
"Mas Hisam kenapa nggak pakai baju...???
kenapa telanjang begitu...???
Ujarnya mulai panas dingin,
"Mata kamu buta yah...???
Siapa yang telanjang,wong aku lagi pakai Handuk begini.."protesnya sambil mendekat ke arahnya.
"Eh...stop,mas Jangan dekat-dekat gitu.aku nggak mau lihat...!!tegur nya lagi dengan hati mulai deg-deg serrr.
"Jangan GeeR kamu,Siapa juga yang mau mendekat,wong aku mau ke kamar ganti,pakai baju...!!!
"Takutnya ada yang bakal terpesona ngeliat tubuh kekar aku ini"goda Hisam sambil tersenyum licik.
"ihhhhh...Amit-amit"celetuk Binar sambil tetap menutup matanya.
"Cihhhh...jangan boongin kata hati"timpal Hisam begitu percaya diri sekali.
"Lagian,salah sendiri...!!!
"Ngapain masuk ke kamar orang malam-malam begini???
tanpa permisi lagi"Teriak Hisam dari dalam kamar ganti.
Binar lansung membuka matanya,sambil bernapas lega.Meski wajahnya sempat pucat pasi tadi.
Kalau aku nggak ada perlu,nggak bakalan aku masuk ke kamar sumpek ini"dumelnya cukup keras agar Hisam bisa mendengarnya dengan begitu jelas.
"Bilang aja,kamu mau ngintip aku kan...???Hisam kembali menggodanya.
"Rupanya,ini sifat asli kamu yah Tuan bawel..??suka sekali ngegoda orang",gerutunya dalam hati disertai kekesalan.
"Yang sumpek itu kamar kamu...???sahut Hisam yang baru keluar habis memakai baju.
"Binar cukup terperangah,ketika pandangannya menatap sang Suami yang begitu tampan dan mempesona sekali.
"Kamarnya memang nggak sumpek,tapi penghuninya yang sumpek"ucapnya berusaha menenangkan hatinya yang kembali berdebar tak menentu.
"Alasan aja,
"Ngapain kamu mencariku sampai ke sini???Katanya tadi kamu ada perlu...???tanya Hisam tampak begitu senang sekali sambil melangkah duduk ke sopa.
"Binar menghela napas,mencoba bersikap santai dan tenang.
"Bagaimana sih bisa bersikap lebih tenang,jika perasaan lagi berdebar-debar begini...???
"Ayo dong,Binar...tenang....!!!kenapa sih jadi Salting begini???Binar mengutuk dirinya sendiri.
Dan tanpa di suruh dia lansung ikut duduk agak jauh dari tempat duduk Hisam berada.
"Ada apa sih...???Hisam kembali bertanya dengan heran sambil menatapnya dengan seksama.
"Dasar,Apa sebegitu takutnya sama aku sampai berkeringat dingin begitu...??? ujar Hisam.
Binar lansung,menyapu pelipisnya dengan tangannya sendiri.
"Gimana nggak berkeringat...???Kamar ini,uda sumpek kepanasan lagi...protesnya padahal sudah full AC dari tadi.
"Hisam tergelak mendengarnya,
"Alasan yang nggak masuk akal,Buruan...Bilang, apa mau kamu???jangan sampai kamu bakal pingsan di dalam kamar ini gara-gara kepanasan begitu...!!!goda Hisam lagi.
"Binar lansung menyodorkan dokumen yang di bawanya tadi,
"Apa ini...???tanya Hisam pura-pura tidak mengerti padahal dia sudah tau semua itu.
"Bisa di baca dulu kali..mas,"Gerutu Binar kesal.
"Bisa nggak sih,ngomongnya baik-baik,jangan ngedumel begitu...!!!
"Aku nggak bakal sentuh dokumen ini,kalau kamu nggak punya itikad baik begitu.."Hisam seperti memberi ultimatum.
"Iya,maaf mas...Aku minta maaf.
"Aku nggak bermaksud begitu tadi"Binar berusaha minta maaf karena sepertinya dia akan kehilangan kesempatan emas itu karna ulahnya sendiri.
Tiba-tiba Hisam lansung berdiri dan terlihat meringis sambil memegangi perutnya.
"Kamu mending keluar sekarang deh,aku mau istirahat...!!!Ucapnya datar tanpa ekspresi.
"Tapi mas,Belum tanda tangani dokumen ini???
"Nanti saja,Atau besok aja kamu temui aku ke kantor"Hisam tidak memberikan pilihan.
"Tapi mas...???Terlihat gurat Kekecewaan di mata Binar,Hisam bisa melihat itu dengan jelas.
"Kembali dia meringis,
sudah,cepetan keluar sekarang...!!!
kita selesaikan itu besok di kantor,
kembali mengusir,
"apa nggak ada pilihan lain???
"Nggak ada"jawabnya ketus karena sudah tidak tahan dengan yang mau keluar tapi masih tertahan karena keberadaan Binar di situ.
Dengan perasaan jengkel Binar pun mengalah,dan memilih keluar.Hisam lansung berlari masuk ke dalam kamar mandi karena dari tadi sudah tidak tahan dengan perutnya yang sakit.
__ADS_1
Sepertinya Tuan Hisam lagi kena Diare nih...!!!kasihan Binar yang tak berhasil mendapatkan tanda tangan yah????
************$$$$$$$$$*************