Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Tamu istimewah....part 3


__ADS_3

"Tania masih terus merangkul mesra lengan Hisam.


"Kamu..Duduklah,perintah Hisam sambil melepaskan tangan Tania dari lengannya.


Bersamaan dengan itu Leo muncul di depan pintu.


"Nona Binar sudah pulang Tuan,ucapnya tanpa sungkan di depan Tania karena melihat Hisam seperti menanti sebuah informasi darinya.


"Hisam hanya mengangguk,lalu melangkah duduk ke kursi kerjanya.


"Binar...siapa...???


"Siapa wanita itu...???tanya Tania sambil menatap Hisam dan Leo bergantian,menanti jawaban.


"Apa itu adalah nama..Istri kamu mas...???tanya nya sekali lagi.


Hisam hanya mengangguk pelan...


"Oh..jadi,wanita itu ada tadi di sini yah...???duh sayang sekali aku nggak bisa bertemu dia.


"Padahal aku penasaran sekali,ingin melihat wajahnya seperti apa? yang bisa merebut kamu dari sisiku" ucap Tania tanpa basa basi.


"Kamu,ada urusan apa lagi kembali ke sini...???


"Aku..kan,sudah memenuhi semua pemintaan kamu,mobil,rumah dan semua fasilitas yang kamu minta,sudah aku berikan.Apa lagi yang kamu mau dariki..???tanya Hisam sengaja mengalihkan topik pembicaraan.


"Leo hanya berdiri di depan pintu,mendengar pembicaraan mereka,


"Aku nggak bisa jauh dari kamu..mas,karena aku masih sangat mencintai kamu jawab Tania lalu bangkit dari duduknya dan mendekatinya.


"Kembali merangkul pundak Hisam,


"Nia....jaga batasan kamu yah...????


tepis Hisam dengan risih.


"Aku nggak bisa kehilangan kamu,dan aku tidak akan biarkan wanita itu merebut kamu dari aku...mas??ucap Tania berapi-api.


"Hentikan.....!!!!


Cukup...cukup,


"Aku tidak mau dengar hal itu lagi,bukankah kita sudah sepakat untuk menyelesaikan semua ini baik baik,dan kamu menyetujui itu,apa kamu lupa...???


"Tapi kenyataannya aku tidak bisa..Mas,


"Aku sangat mencintai kamu..!!!


"Apa kamu sudah tidak mencintai aku lagi...???


"Atau kamu sudah mencintai wanita itu???


"Aku tidak pernah mencintainya...potong Hisam spontan.


"Lalu...???kenapa kamu memilih dan membiarkan aku pergi...???tanya Tania meminta penjelasan.


"Karena aku sudah menikah,kamu pantas bahagia dan mendapatkan laki laki yang lebih baik dari pada aku.."ucap Hisam memberi alasan.


"Tapi nggak ada laki laki yang lebih baik dari kamu..Mas...!!!potong Tania dengan nada memohon.


"Kamu harus bisa terima kenyataan ini..Nia,bahwasanya aku sudah menikah,walau aku masih sayang sama kamu tapi kita tidak bisa bersama lagi ucap Hisam, jujur mengakui perasaannya yang sebenarnya masih mencintai Tania tapi dia tidak mau mengecewakan wanita itu terlalu dalam.


"Kenapa tidak..mas?aku rela dan mau di madu kok..!!!ucap Tania tiba tiba, sontak membuat Hisam terkejut terlebih Leo dia lansung menatap Tania dengan tatapan yang tidak bisa di mengerti oleh orang awan.


"Mustahil...ucap Hisam lirih.


"Nggak ada yang mustahil di dunia ini mas,jika kamu punya keinginan dan kemauan untuk melakukannya kata Tania mencoba meyakinkannya.


"Tapi sayangnya,aku tidak bisa melakukan hal itu,karena itu sama saja aku akan menyakiti hati dua orang wanita dan kamu tau apa yang sudah menjadi prinsip aku selama ini...kan???kembali Hisam mengingatkan Tania dengan penuh ketegasan,

__ADS_1


"Kalau begitu ceraikan saja dia"pinta Tania lagi.


"Apa...???


Sontak Leo menyela pembicaraan mereka saking terkejutnya mendengar permintaan Tania,


"Kenapa...???


"Bukankah,mas Hisam tidak pernah mencintai wanita itu,jadi buat apa mas Hisam mempertahankan lagi pernikahan ini,sementara aku tau Pernikahan ini tidak pernah mas harapkan kan...???ujar Tania penuh tanya,


"Karena mama dan papa aku sangat mencintainya dan aku tidak bisa membuat mereka kecewa karena hal itu..."Jawab Hisam sambil menatap lurus ke depan tak berani menatap Tania yang begitu mengemis memohon padanya.


"Tapi mas,aku mohon jangan lakukan hal ini padaku,aku sangat mencintai kamu Mas..."pinta Tania dengan nada memelas.


"Leo......!!!antarkan Tania keluar,ucap Hisam memberi perintah karena sudah tidak merasa nyaman lagi dengan kelakuan Tania yang menurutnya terlalu lebay.


"Stop...!!!


"Nggak perlu,aku bisa keluar sendiri"


"Tapi sebelum aku pergi,mas Hisam harus tau bahwa aku tidak akan pernah berhenti sampai di sini saja,aku akan membuat wanita itu pergi dari kehidupan kamu..mas,aku pastikan hal itu akan terjadi,karena hanya ada aku wanita di hidup kamu....hanya ada aku "ucap Tania dengan penuh penekanan.


Lalu meraih tasnya dan segera keluar dari ruangan Hisam.


Hisam menarik napas panjang setelah kepergian Tania.


"Leo...Kamu urus dia dengan baik.."perintahnya kemudia


"Baik,Tuan..sahut Leo singkat.


"Pastikan mereka tidak akan pernah bertemu,dan jangan biarkan Tania sampai tau identitasnya.."ucap Hisam lagi.


"Saya akan melakukan apa yang semestinya akan saya lakukan tuan muda,dan saya akan berusaha tuk tidak mengecewakan anda"jawab Leo mengucapkan janji,


"Apa tadi kau sudah memastikan,Dia sudah pulang sebelum Tania sampai ke kantor ini...???tanya Hisam,


"Seperti itu tadi penjelasan dari Siska Tuan...dan saya juga sudah tidak melihat Keberadaan Nona tadi jawab Leo kembali memberi informasi yang bisa membuat Presdirnya itu merasa cukup tenang karena terlihat tadi tampak kegelisahan di wajahnya saat Tania muncul secara tiba tiba,Leo bisa mengerti akan hal itu semua. Hisam memang sangat susah di tebak tapi karakternya begitu kuat,dia penuh wibawa dan tidak suka berbasa basi apalagi kalau soal perasaan.


Binar Baru saja memarkirkan motornya di garasi kantornya,tiba tiba Meri dan Sinta muncul dan lansung mendekatinya dengan tatapan sinis,


"Sudah merasa hebat yah kamu sekarang...!!!


Kamu sudah puas kan,menggeser posisiku..??ucap Meri bertubi tubi dengan tatapan penuh kebencian.


"Binar mencoba untuk bersikap tenang,dan hanya bisa tersenyum menanggapi ucapan Meri barusan.


"Maaf yah Mer..,ini murni bukan kesalahan aku,tapi itu semua adalah hasil keputusan mufakat kita bersama dan lagian kenapa kamu nggak mengajukan surat protes aja sama Pak Jatmiko jika kamu tidak setuju dengan semua ini,aku bisa aja kok mengundurkan diri jika kamu memang tidak setuju dengan semua ini tapi dengan catatan silahkan temui pak direktur dan minta sendiri pada beliau ucap Binar ngomong apa adanya.


"Idiiih...lagaknya,mentang mentang sekarang jadi wanita spesialnya pak Direktur..sahut Sinta spontan.


"Membuat Binar jadi merah padam mukanya mendengar itu semua.


"Hati hati kalau bicara yah..Sin,karena mulutmu itu adalah Harimaumu,jangan sampai ucapan kamu itu membuat kamu kehilangan pekerjaan kamu di kantor ini "Ucap Binar lalu berlalu meninggalkan mereka yang begitu tidak senang melihatnya.


"Awas..yah,kamu...!!!


"Tunggu pembalasanku..ucap Meri dengan nada emosi.


"Sabar..Mer,kita tunggu tanggal mainnya.


"Sebaiknya sekarang,kamu mulai deh nyusun rencana untuk mengambil hati pak Jatmiko kembali, agar perlahan Binar bisa kita singkirkan dari kantor ini...ucap Sinta memberi ide.


"Oke..Sin,aku punya banyak cara untuk menjatuhkannya,liat saja nanti..ucap Meri Bangga.


"Yuukk...kita masuk.


"ayo...!!!!


Amanda yang sedari tadi tidak sabar menunggu kemunculannya,Bahkan sudah sampai beberapa kali bolak-balik ke ruangannya,tapi demi dilihatnya Sahabatnya itu sudah memasuki lobi kantor,dia lansung menyonsongnya dengan seribu rentetan pertanyaan.

__ADS_1


"Ketemu idolaku kan...???


"Bagaimana kabarnya dia hari ini,pasti semakin cool...???


"Aku jadi iri deh sama kamu sekarang,tiap saat lebih punya banyak waktu tuk bisa ketemu sang pujaan Hatiku...!!!


"Kamu nggak Salami aku yah??tanya Amanda bertubi tubi,tidak membiarkan Binar untuk menyela omongannya.


"Si tampan pakai baju apa hari ini...???


"Bocorin dikit donk...???tanya Amanda lagi sambil menggandengnya mesra dengan wajah yang sangat penasaran.


"Binar tak menanggapi,dia malah geleng geleng kepala dan tersenyum lalu melangkah masuk ke ruangannya sementara Amanda terus mengekor dari belakang,nggak puas rasanya sebelum dapat info soal idolanya itu.


"Mau tau...???


"Apa mau tau banget ini...???Binar balik nanya sambil tersenyum sengaja ingin menggoda sahabatnya itu.


"Yah,mau tau banget..Dong...???


"Ayo dong cerita,dapat pengalaman apa hari ini...???si Tampan nggak nge-godain kamu..kan???tanya Amanda dengan serius.


"Yeyiiiiiiiii...sampai segitunya,kamu ngefans sama dia...???padahal kalau ketemu dengan dia,jangan kan mau nyapa kamu,noleh aja nggak mau dianya.."sahut Binar kembali menggoda sahabatnya itu.


"Nggak apa-apa untuk sekarang ,tapi aku yakin suatu saat dia yang akan balik ngemis-ngemis cinta kepadaku ucap Amanda percaya diri,


"Sadar..wahai anak manusia,


"Jangan pernah mimpi di siang hari bolong"ucap Binar sambil tertawa kecil mendengar lelucon sahabatnya itu.


"Ayo dong Bu Bos,kapan kapan aku boleh yah minta tolong buat di fotoin dia.aku mau jadiin fotonya dia di wallpaper hp aku "ucap Amanda sekali lagi membuat Binar hanya bisa menarik napas penjang mendengar permintaan konyol sahabatnya itu.


"Bagaimana kalau istrinya marah...???


"Emang dia sudah punya istri,tanya Amanda tidak percaya.


"Yah,mana aku tau"....???


"Aku serius..say,aku nggak main main.


"Aku benar benar ngefans banget sama beliau,Amanda kembali meyakinkannya,membuat Binar jadi tertegun menatap sahabatnya itu dan memang benar tampak tidak ada kebohongan di matanya.


"Seperti inikah,orang yang begitu ngefansnya sama seseorang...???ucapnya dalam hati sambil berpikir,


"Iya deh,nanti kapan kapan,aku akan fotoin dia buat kamu,tapi nggak bisa janji juga,siapa tau orangnya nggak mau aku fotoin..."sahut Binar,sontak membuat Amanda melonjak kegirangan.


"Duh,aku jadi nggak sabar nunggu hasil jepretan tangan kamu ini.."ucap Amanda sambil memegang tangannya,


"Sudah jangan lebay begitu..Ah,sana kembali kerja,nanti kalau ketahuan pak Jatmiko kamu bisa di skorsing lho "ucap Binar berusaha menyadarkan sahabatnya itu dari hayalan tingkat tingginya.


"Oke,baik Bu Bos,


"Kamu memang sahabat terbaik aku"ucap Amanda,tapi bukannya pergi dia malah memeluknya.


"Ngomong-ngomong,pekerjaan kamu Hari ini lancar kan?tanya Amanda lagi.


"Alhmdulilah say,Kirain nggak ada hal yang lebih penting lagi buat ditanyakan selain dari sang Idola kamu itu..???tanya Binar.


"Ah nggak...juga,karena keberhasilan sahabat aku ini,lebih penting dari segalanya kok jawab Amanda lalu melepaskan pelukannya.


"Binar hanya tersenyum mendengarnya,


"Ya..sudah,ngobrolnya nanti di lanjutin yah.


"karena nggak lama lagi,aku harus menyetor berkas-berkas ini ke Pak Direktur.."kata Binar memberitahu.


"Oke,siap Bu Bos...semangat yah....!!!


nanti kita ketemu di garasi..saat pulang" ucap Amanda lalu berlalu meninggalkannya.

__ADS_1


"Binar hanya mengangguk tersenyum lalu kembali fokus ke pekerjaannya.


**************$$$$$$$$$$***************


__ADS_2