
"Hari senin pagi,Binar datang agak terlambat.
Meri menyambut kedatangannya dengan memberitahukan kalau Pak Jatmiko meminta waktu untuk menemuinya.
"Katanya beliau mau menyampaikan sesuatu yang penting"Kata Meri menjelaskan.
"Baik,saya akan menemuinya nanti.
"terimah kasih..yah"ucap Binar sambil tersenyum pada Meri yang hanya membalasnya dengan senyum sinis nya lalu segera berlalu dari tempat itu.
"Binar,dengan buru-buru menyimpan tasnya lalu segera menemui Direkturnya itu.
"Selamat pagi, pak.. sapa Binar dengan sopan.
"Pagi...silahkan duduk,"jawab Pak Jatmiko.
"Bapak,memanggil saya"tanyanya tanpa basa basi lagi.
"Yah,saya ingin memberitahukan soal ini..ucap Pak Jatmiko sambil menyodorkan selembar kertas itu ke tangan Binar.
"Binar pun lansung menerimanya,dan segera membuka dan membacanya.
"Itu Dari lembaga-lembaga kemanusiaan, Ketua yayasannya adalah teman baik aku,dan dia akan datang menemui kita di kantor ini untuk memperkenalkan yayasannya itu"Ucap pak Jatmiko menjelaskan sambil terus menatap Binar dan tersenyum penuh arti.
"Binar sendiri merasa sangat risih melihat sikap atasannya itu,dan tanpa menunggu waktu lebih lama lagi,dia segera mohon pamit.
"Nanti akan saya pelajari seluk beluk lembaganya pak,dan memeriksa latar belakang pembentukannya"kata Binar lalu segera berdiri dari kursinya.
"Permisi pak,ucapnya lalu tanpa menunggu reaksi bosnya itu lagi,dia segera berlalu dari ruangannya itu.
"Hari ini skejulnya benar-benar padat apalagi menjelang tutup buku perusahaan.
"Kepalanya mulai pening,pikirannya benar-benar terbagi.
"Dia tidak bisa konsen dengan pekerjaannya hari itu,karena terus memikirkan keadaan Suaminya dirumah.
"Ah..sebaiknya aku telpon mama Widya dulu deh,memberitahukan keadaan mas Hisam"ujarnya dalam hati.
"Lalu segera meraih hapenya,dan menelpon mertuanya Bu Widya.
"Assallamu alaikum...ma,
"Waalaikum salam sayang"jawab Bu Widya diseberang telpon.
"Ada apa sayang??
"kok tumben nelpon mama di jam kantor gini???
"Memangnya kamu lagi nggak kerja?
"tanya Bu Widya merasa heran.
"Aku,kebetulan lagi di kantor ini ma,Dan ini juga masih di jam kerja aku sebenarnya,tapi aku sengaja nelpon mama karena dari tadi aku kepikiran dengan mas Sam terus soalnya,
"Lho,ada apa memangnya dengan Mas Kamu???
"Dia kenapa??potong Bu Widya yang sepertinya mulai cemas mendengarnya.
"Mas Sam,baik-baik aja kok ma.
"Tapi hari ini,kayaknya dia nggak ngantor deh ma.
"Aku tinggal dia tadi, masih dirumah.
"Sepertinya dia lagi dalam masalah besar ma,Tapi Binar nggak tau itu apa??
"Karena asistennya juga nggak cerita,Aku hanya khawatir ma,karena kelihatannya pikirannya lagi kalut banget"ucap Binar menjelaskannya secara detail ke mertuanya itu.
"Apa...???
"Ada masalah apa sayang...???tanya Bu Widya khawatir mendengar keadaan putranya saat itu.
"Ntahlah,ma..aku juga bingung banget ngehadepin Sikap Mas Sam yang seperti itu,
"Makanya,aku nelpon mama untuk meminta mama buat nemenin mas Sam dulu,kali aja sama Mama,Dia mau cerita apa masalahnya,karena sepertinya mas Hisam nggak percaya sama aku ma"ucap Binar sejujurnya.
"Baiklah sayang,mama akan datang menemui suami kamu nanti.
"Ya..udah,Kamu jaga diri juga yah sayang,jangan sampai lupa makan yah??pesan Bu Widya padanya.
Lalu menutup pembicaraan mereka.
"Akhirnya dia bisa bernapas lega,
.............................
"Jam 5 sore,Binar baru Tiba di rumah. seperti Biasa Bik Ranti selalu datang menyambutnya tiap pulang kerja.
"Baru pulang..Non?tanyanya
"Iya nih,bik...!!!
"Oh yah Non,Nyonya besar ada di dalam,sejak siang tadi dia sudah datang kesini"ucap Bik Ranti memberitahu.
"Oh..iya Bik,mama Widya sendirian aja bik??Binar pura-pura bertanya,padahal dia sudah tau Mertuanya bakal datang atas permintaannya tadi.
"Iya Non,dia hanya di antar oleh sopir tadi"jawab bik Ranti.
"Oh,kalau begitu..ayo kita masuk dan menemui beliau bik"Ajak Binar sambil menggandeng lengan Bik Ranti masuk.
"Di Ruang utama tampak Hisam tengah duduk bersantai,sendirian sambil Nonton TV.
"Melihat kedatangannya,dia lansung menengok sekilas lalu kembali fokus ke layar Televisi.
"Dasar anak manja,Baru aja mamanya datang sudah lansung baikan begitu.."ucapnya lirih, "
"Bik Ranti hanya tersenyum mendengarnya,sementara Hisam nggak sempat dengar sama sekali.
"Aku nyesel banget,sudah se-khawatir itu tadi,taunya dia baik-baik aja??"Sesalnya dalam hati.
"Nyonya mana bik??tanya Binar pada bik Ranti mencari keberadaan mertuanya.
"Ada di dapur tadi,saya tinggal Non.
"Saya permisi,mau liat nyonya besar dulu..Non"Bik Ranti pamit ke belakang.
"Binar memutuskan mengganti baju dulu baru menemui Mertuanya.
__ADS_1
"Tiba-tiba....
"Yang nyuruh manggil mama ke sini...???
"Siapa???teriak Hisam,seketika membuat langkahnya terhenti.
"Memangnya,kamu sudah tidak sanggup melayani kebutuhan dan keperluan aku lagi???"cetus Hisam mengagetkannya.
"Dia segera memutar badan,menatap ke arah suaminya yang sedang asik menonton.
"Kenapa diam saja,Aku baik-baik saja kok...!!!
"Kenapa harus membuat mama sampai se-khawatir itu??"Tanya nya lagi dengan sedikit kesal dan tetap tidak menengok ke arahnya.
"Hai,Tuan bawel kamu ngomongnya sama aku atau sama TV itu??
"Kok nadanya nyindir aku,tapi yang kamu tatap dan ajak ngomong kok malah Tv itu sih...!!
"Kenapa sih,nggak berani menatap aku??
pancing Binar.
"Sontak Hisam terdiam seketika,
"Karena tak mendapat respon lagi,Binar pun,lansung memutar badan nya kembali dan melangkah naik ke kamarnya.
"Hisam,baru menoleh setelah dia pergi,meski tanpa ekspresi sama sekali.
"Binar lansung menghempaskan tubuhnya diatas pembaringan.
"Kok,dada aku tiba-tiba jadi berdebar-debar tak menentu begini yah???
"Padahal tadi hanya mendengar mas Hisam ngomong begitu,terdengar manis sekali"ujarnya membatin.
"Ah,apa sih yang aku pikirkan itu..??ucapnya lansung sadar,lalu terdengar dia menghela napas.
Tak mau terlalu larut dengan perasaannya yang tak pasti,dia lansung bergegas bangun mengganti bajunya dan ingin menemui mama mertuanya kembali ke bawah.
...........................
"Terlihat Amanda,yang baru saja turun dari sebuah taksi online yang sengaja memang di pesannya tadi,malam itu dia datang memenuhi undangan sahabatnya Binar yang ngajakin Dinner bareng ke rumahnya.
"Setelah membayar ongkos mobilnya dia lansung keluar dengan ponsel masih di tangannya.
"Ini nggak mungkin salah lagi...!!!
"Wong,Binar ngasi alamat aku ini,tidak mungkin om google maps sampai menipu aku juga"ucap Amanda setengah tak percaya karena melihat Rumah yang dia tuju saat itu sebuah rumah yang besar dan mewah sekali.
"Dia beberapa kali memeriksa serlok (share location) yang dikirim oleh Binar tadi melalui Via chat.
"Nah,ini uda benar kok alamatnya.
"Masak iya,Binar ngasi aku alamat palsu sih..!!!
"Nggak mungkin"ucapnya ke dirinya sendiri.
"Tapi ini rumah orang Elit nih,Masak iya Binar tinggal di dalam???Amanda masih tidak percaya karena selama dia kenal dan bersahabat dengannya,dia memang belum pernah sekalipun di ajak oleh Binar ke rumahnya. Hanya pernah sekali berkunjung ke butik ibunya.
"Rasa-rasanya,Binar tidak mungkin membohongi aku.Tapi nggak mungkin juga dia bisa tinggal di rumah yang bak istana ini"Ucap Amanda lagi.
"Buat buktiin semuanya,dari pada berdiri terus di sini yang ada malah digigit nyamuk.
"Kalau pun,Binar tak ada di dalam..kan nggak apa-apa,sekalian aja aku bisa liat dalemnya ini rumah"Ucap Amanda penasaran.
"Dia lansung mendekat ke depan pintu gerbang dan kebetulan malam itu satpam yang biasanya menjaga keamanan dan membuka pintu gerbang sedang iZin kerumah sakit karena istrinya mau lahiran jadi nggak ada orang yang bisa di tanyai soal kebenaran alamat itu.
"Karena Amanda,tidak melihat siapa-siapa disitu,dia lansung mendorong pintu gerbang sendiri.
"Rumah segede gini?kok nggak ada satpamnya sih??ucapnya mengomel karena kesal setengah mati mendorong pintu gerbang.
"Lalu tak butuh waktu lama,Akhirnya dia berhasil juga mendorong pintu gerbang yang lumayan berat itu tapi dia cukup senang setelah menginjakkan kakinya ke area halaman yang sangat luas, apalagi dengan kerlap-kerlip lampu yang sengaja di pasang untuk menghiasi taman.
"Dengan sedikit ragu,Dia melangkah mengetuk pintu dan memencet bel beberapa kali.
"Dan tidak lama kemudian terdengar derap langkah kaki dari dalam menuju arah pintu.
"Amanda ngerasa deg-degaan dan was-was juga,saat pintu dibuka oleh seseorang...
"Assallamu alaikum...selamat malam Bik..!!!
"Sapa Amanda sopan tatkala seorang wanita paruh baya muncul di balik pintu.
"Waalaikum salam...!!!
"Maaf Nona cari siapa yah???
tanya Bik Ranti.
"Oh...maaf Bik, Apa benar ini rumahnya Binar?tanya Amanda agak ragu untuk menanyakan keberadaan sahabatnya itu.
"Iya..benar Non,
"Oh..alhmdulilah..."Ucap Amanda kegirangan.
"Bibik pembantunya yah?tanya Amanda bisa menebak sendiri,melihat dari penampilannya yang sangat sederhana sekali.
"Yah,betul Non...saya bik Ranti,pembantu rumah ini...!!!
"Nona siapa yah???tanya Bik Ranti ramah.
"Kenalkan nama saya Amanda bik,teman sekantor Binar sekaligus sahabat sejatinya"ucap Amanda memperkenalkan diri.
"Oh..iya,mari silahkan masuk Non,
"Binarnya ada Bik...??
"iya Non,Non..Binarnya ada kok...!!!
"Mari silahkan masuk,sebentar saya panggil Nona dulu yah?ucap Bik Ranti mempersilahkan Amanda masuk lalu segera masuk ke dalam untuk memberitahu Binar soal kedatangannya.
"Amanda menyapu pandangannya ke segala arah,
"Subhanallah....!!!"
"Ini rumah atau istana yah??megah dan mewah sekali bak negeri dongeng..???
"Binar kok nggak pernah cerita kalau dia punya rumah semewah ini...sih...???
__ADS_1
"Celetuk Amanda tanpa sadar.
"Kalau aku jadi dia sekarang,buat apa lagi capek-capek kerja kalau rumah sudah semewah ini.
"Ternyata dia bisa juga yah... ngebohongin aku selama ini,yang bilangnya anak yatim...!!!"ibu hanya punya butik sederhana, tapi kenyataannya dia orang kaya"ucap Amanda berbicara kepada dirinya sendiri,dan kekagumannya tidak berhenti di situ saja,saat dia melangkah masuk ke rumah utama,
"Semakin bertambah saja kekagumannya apalagi saat melihat Dinding dan pilar-pilar dilapisi emas mentereng,dan terlihat ornament dan perabotan rumah juga di dominasi warna emas dan seluruh lantai dan tembok rumah menggunakan marmer,Setiap ruangan bahkan dihiasi dengan lampu-lampu besar bak bola kristal,sehingga kesan mewah semakin terpancar di setiap sudut rumah itu.
"Hai Man,sudah lama yah??sambut Binar sumringah saat muncul dari dalam.
"Dia lansung memeluk sahabatnya itu,Di balas juga dengan pelukan oleh Amanda dengan senang.
"Wow....Hebat kamu say,sandiwara kamu benar-benar sukses membuat aku pangling"seru Amanda.
"Maksudnya...???tanya Binar tak mengerti,
"Rumah ini,beserta isinya..."Aku bahkan sempat minder lho say saat pertama masuk tadi ke rumah ini dan tau ini rumah kamu"cetus Amanda terus memperhatikan seisi rumah itu.
"Binar hanya tersenyum menanggapinya,
"Ayo,duduklah dulu...nggak capek dari tadi ngomongnya tak pakai koma dan tiitik"tegur Binar sambil melebarkan senyumannya.
"Selama ini,kamu tega yah ngebohongin aku soal identitas kamu yang sebenarnya..!!!"Amanda kembali mengungkapkan kekesalannya sambil duduk, dan kali ini kembali merasakan betapa empuknya kursi yang sedang dia duduki sekarang...jauh banget,dibanding kursi yang ada dirumahnya.
"Lho,siapa memangnya yang bohongin kamu say??aku nggak pernah ngerasa kok ngebohongin kamu...!!!sahut Binar dengan tenang.
"Ini buktinya...???
"Rumah kamu yang mewah ini"ucap Amanda.
"Ini bukan rumah aku lho say,sahut Binar pelan.
"Lantas rumah siapa..???
"Kenapa kamu bisa berada di sini,kalau ini bukan rumah kamu..??tanya Amanda mengintrogasi tidak percaya.
"Mau tau siapa pemilik rumah ini??Tanya Binar,sengaja ingin membuat penasaran sahabatnya itu.
"Kamu jangan bercanda yah say...???
"Apalagi nyoba mau menipu sahabat kamu sendiri"Celoteh Amanda masih tidak percaya juga.
"Binar menarik tangannya,mengajaknya berdiri dan mengikutinya masuk ke ruang tengah untuk memperlihatkan sesuatu kepada Sahabatnya itu.
"Apa sih,
"kita mau kemana??tanya Amanda merasa tidak sabaran.
"Kamu penasaran kan,ini rumah siapa...???
"Nih,inilah pemilik rumah ini yang sebenarnya"tunjuk Binar ke sebuah foto yang terpampang di dinding tembok.
"Alangkah terkejutnya Amanda,saat melihat foto siapa yang ditunjuk oleh Binar saat itu.
"Amanda bahkan sampai ternganga saking terkejutnya.
"Jangan ngaco kamu..Say,
"Itu bukannya foto Tuan Hisam...???
"Kenapa bisa ada dirumah kamu sih??tanya Amanda tak percaya.
"Binar tertawa kecil mendengarnya,
"Itu memang benar foto idola kamu..!!!
"Kok sepertinya nggak percaya begitu,kata Binar mencoba meyakinkannya.
"Iya,tapi kenapa foto itu bisa ada sama kamu..sih..??tanya Amanda semakin penasaran saja.
"Yah,karena ini memang benar adalah rumahnya beliau..."jawab Binar mencoba meyakinkannya kembali.
"Nggak mungkin..???
"Lho,kenapa nggak mungkin...!!!
"Ini beneran lho rumahnya tuan Hisam, sahut Binar sambil tersenyum.
"Amanda terdiam sebentar,dan berpikir...
"Masuk akal juga sih,kalau ini rumahnya Tuan Hisam,secara kan dia memang seorang sultan...tapi yang jadi tanda tanya di hati saya...???
"Kalau rumah ini rumahnya tuan Hisam,lantas kamu ngapain berada dirumah ini??
"Tanya Amanda masih tetap tidak percaya juga dan mencoba untuk menyimpulkan sendiri kebenarannya seperti apa?
"Aku....
"Jangan bilang,kamu jadi pembantu di rumah ini yah???sela Amanda,
Binar jadi tertawa kecil mendengarnya,
"Kamu jangan main-main yah say,aku serius nih...!!!ucap Amanda merasa dipermainkan oleh sahabatnya itu.
"Aku serius say,ini surprise yang aku janjikan itu...!!!kamu kepengen sekali kan,bertemu Dengan idola kamu itu,dan memang benar kamu tengah berada dirumahnya sekarang"Kata Binar meyakinkannya sekali lagi.
"Aku masih nggak percaya,kalau memang benar ini rumah Tuan Hisam...???
"Mana dia...???
"Mana...???
"Aku perlu bukti untuk membuktikan kebenarannya"Tanya Amanda setengah percaya.
"Oke,silahkan tunggu sebentar...kebetulan Dia lagi mandi tuh,sebentar lagi dia juga pasti bakal turun kok,ayo duduk...sambil minum dulu nungguin dia"Ajak Binar ketika melihat Bik Ranti nongol membawa baki berisi minuman.
"Mari silahkan diminum Non..ucap Bik Ranti mempersilahkan.
"Iya,makasih Bik...sahut Amanda.
"Bik,tolong bantuin mama Widya yah..nyiapin buat makan malam nanti"ucap Binar.
"Baik,Non..kalau begitu bibik permisi kebelakang dulu,"ucap Bik Ranti lalu berlalu masuk ke dalam.
Membuat Amanda bengong menatapnya dengan seribu tanda tanya dihatinya.
*******************$$$$$$$$$*************
__ADS_1