Cinta Dalam Perjanjian

Cinta Dalam Perjanjian
Hamil part....2


__ADS_3

Pagi itu Binar terbangun dengan kondisi yang masih kurang fit,tapi dipaksanya untuk bangun.karena sebenarnya dia hanya tertidur kurang lebih dari 3 jam,karena sulit memejamkan mata memikirkan apa yang terjadi padanya saat itu.


selesai menunaikan sholat shubuh,dia segera bergegas keluar kamar.


Niatnya ingin mencari sesuatu yang bisa mengganjal perutnya,karena dia mulai kelaparan.


"Di dapur dia sudah mendapatkan Bik Ranti yang tengah memasak Sesuatu.


Baunya tercium dan sangat menyengat di hidungnya membuat perutnya mulai terasa mual dan ingin muntah.


"Belum sempat dia menyapa bik Ranti,dia sudah berlari masuk ke WC dapur.


"Bik Ranti yang sempat melihat gelagatnya yang aneh,jadi menghentikan pekerjaannya sebentar dan malah mengikutinya.


"Non..Binar,kenapa??


Tegur Bik Ranti kaget saat mendapatinya sedang muntah-muntah di WC dapur.


"Bibik lagi masak apa???


"Baunya kok bikin perut aku mual dan merasa pusing begini,"Jawabnya sesaat setelah perasaan mual nya mulai agak berkurang tapi keringat dingin mulai membasahi sebagian tubuhnya.


"Bibik masak nasi goreng kesukaan Tuan muda Non,itu kan resep dari Nona Binar kemarin??


"Baunya kok jadi nggak enak yah menurut Nona,padahal bahan-bahannya sama aja kok Non...!!!seperti yang Nona ajarkan"Bik Ranti merasa bingung sendiri.


"Nggak tau bik,Kok aku kayak nggak suka banget nyium baunya...!!!


"Ya..udah,nanti bibik ganti masakannya yah Non,kali aja ada yang bermasalah dengan bumbunya??


nggak usah bik,lanjutkan aja buat tuan Hisam.aku juga kayaknya nggak punya selera makan,aku cuman pengen makan buah aja"Ujar Binar kemudian melangkah keluar meninggalkan dapur.


"Ada apa???tegur Hisam saat mereka berpapasan di luar.


"Nggak ada apa-apa kok Mas,aku hanya sedikit pusing dan mual aja.


Mas Hisam silahkan sarapan.


"kamu kenapa nggak sarapan???


kenapa malah buah yang kamu ambil pagi-pagi begini,nanti perut kami malah jadi kembung dan malah tambah bikin mual.


"Apa kamu lupa apa pesan Dokter kemarin???Hisam lansung mengambil Buah jeruk itu dari tangan Binar.


"Aku lagi nggak napsu makan mas,jawabnya lalu berlalu ke ruang utama tak memperdulikan Hisam yang memintanya untuk sarapan bersama.


"Untung hari itu akhir pekan,sehingga tidak membuatnya harus berangkat ke kantor karena sebenarnya dia memang belum ada tenaga untuk ngantor lagi,seandainya pun bukan hari libur mungkin dia akan meminta cuti demi bisa memulihkan tenaganya kembali.


"Tidak lama berselang saat dia tengah mengistirahatkan tubuhnya yang masih tersisa-sisa sedikit pusing dan mual,tiba-tiba Hisam nongol dari dalam dengan segelas Air di tangannya.


"Ayo minum ini dulu,ucapnya sambil meletakkan Segelas minuman itu di depannya.


"Apa ini mas???tanya Binar sambil mengamati Air dalam gelas itu.


"Ini air Jahe,bisa meredakan mual. bisa mencegah morning sickness"Jawab Hisam enteng.


Binar mengerutkan keningnya,


Dia terlihat kebingungan,


"Kenapa malah bengong,itu aku nemu dari browsing internet,Sahut Hisam.


"Apa...???


Ayo,cepetan di minum.di jamin bakal manjur,..!!!Rasanya enak kok...!!!Dan bagus untuk tubuh.


"Binar meraih gelas itu,lalu perlahan menempelkan ke hidungnya hanya ingin memastikan baunya.


Baunya,kok nggak enak banget...!!!protesnya sambil menjauhkan Minuman itu dari hidungnya.


"Yah,kalau nggak kuat nyium baunya jangan di kasi dekat-dekat ke hidung dong..!!!


"Ayo buruan di minum nanti keburu dingin !!!Hisam lansung meraih gelas itu dan langsung menyuruh meminumnya dengan segera.


Binar tak bisa menolak lagi,sambil menutup hidungnya dia lansung meneguk air jahe itu dengan beberapa kali tegukan tanpa bernapas.


"Bagaimana rasanya???


"rasanya pedis-pedis tapi ada juga manis-manisnya dikit,lumayan melegakan"masih tak percaya jika air jahe itu benar bisa membantu meringankan rasa mual-nya seketika.


"Browsing Nya mantul juga,Ucapnya lirih.


"Ya..iyalah,wong kamu nggak tau kalau semalaman aku nggak tidur gara-gara browsing internet mengenai merawat ibu hamil.."ujarnya dalam hati.


"Makasih yah mas air jahenya,


Tapi saya rasa mas Hisam nggak perlu susah-susah buat ngurus aku,


"Anak ini akan baik-baik aja kok,karena ibunya sangat kuat. Dan aku memilih untuk tetap mempertahankan kehamilan ini,tapi percayalah aku tidak akan pernah menuntut pertanggung jawaban apa pun mengenai anak yang aku kandung ini mas,Jadi mas Hisam nggak perlu khawatir dan merasa bersalah sama sekali"Ucap Binar dengan percaya diri tanpa sedikit pun menoleh ke arahnya.


"Hisam hanya terdiam mendengarnya,


"Apa sih yang kamu pikirkan tentang aku???


"Kamu pikir aku akan menyuruhmu menggugurkan anak itu,pendek sekali pikiran kamu..!!!


"Dasar bodoh.....!!!


"Tak akan aku biarkan terjadi sesuatu pada Anak yang masih kamu kandung itu???


"Dia adalah darah daging aku,ahli waris Salim group...!!!Hisam berujar sendiri dalam hati.


...........

__ADS_1


Keesokan paginya,saat Binar akan berangkat ke kantor seperti biasanya,Dia sibuk mencari kemana sepatu-sepatunya.


"Bik,


"Bibik....


"Bik...Ranti,panggilnya saat tak menemukan satu pun sepatunya di tempat Rak sepatu yang biasanya dia simpan.


"iya Ada apa Non...???"Tanya Bik Ranti yang berjalan tergopoh-gopoh dari dalam.


"Sepatu Binar,kok Nggak ada Di sini bik??


"Padahal kan dari kemarin,saya nyimpannya di sini..!!!


"Kok malah pada ngilang semua"Tanya Binar kebingungan.


"Masak iya Non..???


Bik Ranti akhirnya ikut mencarinya,


memang benar tak ada satu pun sepatu yang masih tertinggal di Rak sepatu padahal baru kemarin dia habis mencucinya sebagian lalu dia simpan kembali ke tempatnya.


"Perasaan kemarin ada kok Non,Dan bibik sudah rapiin di sini??Bik Ranti jadi ikutan bingung dan kaget.


"Kenapa semuanya bisa hilang Bik,nggak mungkin ada maling sepatu??Ujar Binar tak percaya.


"Bibik juga nggak ngerti Non,


Belum terjawab kebingungan Binar,


Tiba-tiba Pintu ada yang mengetuk,


"Siapa sih yang bertamu pagi-pagi begini bik??Tanya Binar dengan penuh keheranan,


"Sebentar Non,bibik liat dulu.


Tidak lama kemudian Bik Ranti kembali bersama seorang perempuan sambil menenteng banyak barang bawaan.


"Siapa Bik???Tanya Binar sambil mendekatinya,


"selamat pagi Nona,Sapanya dengan sopan sambil membungkuk memberi hormat.


"selamat pagi,maaf Anda cari siapa yah??Tanya Binar bingung.


"Mohon maaf Nona,perkenalkan nama Saya Ayu Indi Saya dari brand Ambassador Sepatu"Ucap sang Tamu memperkenalkan diri sambil memperkenalkan brand sepatu ternama dan termahal miliknya.


"Maksud kedatangan saya kemari atas permintaan tuan Hisam untuk mengantar Barang-barang ini,silahkan nona coba pakai.kalau ada yang tidak cocok nanti bisa di ganti dengan yang lain atau Nona nggak suka modelnya bisa kami datangkan model-model terbaru yang sekarang lagi trend"Ucap Ayu Indi tanpa basa basi lagi,membuat Binar semakin kebingungan apalagi ketika dia membuka semua sepatu-sepatu dengan berbagai warna dan model,dan semuanya brand-brand mewah dan mahal hanya saja tidak ada satu pun yang memiliki hak Tinggi.


"Tunggu dulu,aku nggak merasa pesan sepatu"Tolak Binar tak percaya.


"Aku yang memesannya"Teriak Hisam yang tiba-tiba nongol dari atas.


"Ayo dicoba dulu,kalau kamu nggak suka nanti bisa di tukar dengan yang lain??Ucapnya ikut mengamati sepatu-sepatu yang sudah berjejer rapi di atas meja.


"Sudah aku suruh Tukang loak sepatu tadi pagi mengambil semuanya,nah sebagai gantinya aku sudah pesankan model terbaru"sahut Hisam tanpa ekspresi sama sekali.


"Apa...???


"Tapi kenapa mas??


tanya Binar merasa kesal,


"Hisam tak menanggapi pertanyaannya,Dia malah menyuruh sang Brand Ambassador sepatu itu untuk memindahkan semua sepatu-sepatu yang di bawanya itu Ke Rak sepatu.


"Bik,tolong di bantu yah??Hisam meminta bik Ranti untuk membantunya.


"Baik Tuan,


"Kamu pilih yang mana mau kamu pakai hari ini,jangan pakai lama.Aku menunggu kamu di mobil"Ucap Hisam tak memberi dia kesempatan untuk protes apalagi menolaknya.


"Heh,Dasar Tuan bawel dia pikir aku mau menjual sepatu sebanyak ini..???


"Itu sepatu yang paling aman buat kamu untuk saat ini"ucapnya dalam hati ketika sempat melirik Binar tampak masih bengong mengamati sepatu-sepatu yang sebagian sudah di bawah Oleh bik Ranti masuk ke dalam.


"Setelah memilih salah satu sepatu yang pas dan senada dengan warna bajunya,dia segera meraih tas dan laptopnya lalu keluar.


"Tampak mobil Hisam masih terparkir tepat di pintu keluar,


"Lama banget sih,ayo cepetan buruan Naik...!!!


Hisam terdengar kesal karena terlalu lama menunggunya.


"Lho memangnya yang nyuruh mas Hisam nunggu aku siapa??


"Aku mau naik motor"Jawabnya sambil berbalik menuju Garasi tempat dimana motornya selalu terparkir selama ini tapi alangkah terkejutnya ketika tak mendapati motor kesayangannya ada di tempat itu.


"Lho motor aku di kemanain???


"Kata Tuan Leo,sudah di balikin ke rumah kenapa sekarang kok malah ikutan hilang juga???Tanyanya kaget.


"Belum sempat dia berpikir lama,Tiba-tiba dia tersentak kaget tatkala Bunyi klakson yang sengaja di bunyikan bertubi-tubi sebagai tanda isyarat.


"Apaan sih,itu si tuan Bawel...???


"Padahal sudah aku suruh pergi duluan,apa jangan-jangan ini semua akal-akalannya dia??


Dengus-nya dengan perasaan kesal sambil melangkah ke arah mobil Hisam yang masih terparkir.


"Motor aku di kemanain???


"Nggak dikasi Ke tukang loak sepatu juga kan???tanyanya penuh selidik dengan sorot mata memancarkan kekesalan.


"Sudah di asing kan ke pulau yang aman,sampai tuannya siap memakainya kembali karena mulai sekarang kamu harus naik mobil kemana pun kamu akan pergi,Tidak ada kata protes atau penolakan kecuali kalau kamu siap berhenti bekerja.

__ADS_1


"Ucap Hisam dengan ekspresi muka yang datar tak memberikan pilihan lagi kepadanya.


"Buruaaannn naik,Aku ada meeting penting pagi ini ???


Ucap Hisam lagi tatkala melihat Binar tetap tak bergeming dari tempatnya.


"Biarin,kamu sendiri yang minta direpotkan toh aku tidak pernah minta untuk semua ini"Omelnya dengan bersungut-sungut kesal sambil mau nggak mau akhirnya masuk ke dalam mobil saat sang sopir membukakan pintu jok belakang untuknya.


"Hisam tak menanggapinya lagi,dia menyuruh sopirnya untuk segera menjalankan mobilnya pergi.


"Binar memilih Diam saja rasanya perasaannya di acak-acak pagi itu,Ntah kenapa dia gampang tersulut emosi dan pengen nangis aja,mungkin itu bawaan janin yang sedang dikandungnya.


"Dia sengaja melakukan semua ini,mengganti sepatu-sepatu aku yang rata-rata berhak tinggi,mengasingkan motor aku agar bisa aman dengan naik mobil,Itu semua bukan karena dia menghawatirkan kita Nak"Tapi karena merasa bersalah aja pada dirinya sendiri.


"Maafkan ibu Nak,Rasanya ibu tidak sekuat yang ibu pernah ucapkan di hadapan laki-laki ini meski dia adalah ayahmu tapi dia tidak menginginkan kita"Binar jadi membatin sendiri dengan mata yang mulai ber kaca-kaca sambil mengalihkan pandangannya keluar jendela.


"Sampai di depan kantor dia lansung turun,tak berucap sepatah kata atau mohon pamit pada Hisam,dia bahkan tak memberi kesempatan pada sang sopir untuk turun duluan membukakan pintu untuknya,


Dia sengaja membanting pintu mobil dengan cukup keras membuat Hisam hanya bisa menatap kepergiannya dengan sorot mata tajam.


"Terdengar dia menelpon seseorang,


"Hallo pastikan,keadaannya baik-baik saja.Semenit pun jangan biarkan pengawasan kamu luput darinya..???ucapnya dengan nada memerintah lalu menutup hapenya kembali kemudian menyuruh Sopirnya untuk segera pergi meninggalkan tempat itu.


"Eiiittttt...itu kan,mobilnya Tuan Hisam Presdir Salim group...!!!


"Kenapa dia bisa berada di depan kantor kita..??


"Hari ini kan nggak ada jadwal rapat...!!!


Ucap Meri kaget saat melihat mobil Hisam melintas di depan mereka.


"Iya,Mer..!!!


"Atau jangan-jangan dia lagi nganterin seseorang tadi???


"Apa mungkin Wanitanya ada di sekitar kita sekarang??Sinta mulai celingak-celinguk ke sana kemari.


"Ahhh...nggak mungkin,Tuan Hisam orang yang sangat penting di negeri ini,mana mungkin dia akan bersusah payah datang ke kantor ini hanya karena hal sepele begitu,Wanita yang mengejar dia bukan dia yang mengejar wanita"Sahut Meri tak percaya.


"Iya juga sih...!!!


"Sungguh beruntungnya wanita yang bisa berada di sampingnya"Andai itu Aku...???


"Jangan ber hayal terlalu tinggi kamu,melihat beliau dari jauh saja sudah merupakan keberuntungan bagi kita apalagi bernapas dengan udara yang sama dengannya di dalam satu ruangan.."Meri jadi sadar diri.


"Udah ah,ayo kita masuk...!!!


Menarik sahabatnya Sinta pergi.


"Amanda datang menemuinya dengan wajah yang ngos-ngosan...!!!


"Hei,Ada apa sih???


"Kayak ngejar maling aja kamu...???tegur Binar heran.


"Apa benar tadi Idola aku ke sini??


"Dia yang nganterin kamu kan??


"Kenapa nggak nanya-nanya aku sih??Tanyanya tanpa memakai jeda atau titik koma.


"Siapa yang bilang???Binar balik nanya tanpa ekspresi sama sekali.


"Tuh anak-anak diluar pada heboh ngebahas soal itu,katanya mereka sempat ngeliat mobil Tuan Hisam melintas di depan gedung ini??Amanda begitu menggebu-gebunya menjelaskan.


"Apa benar dia yang nganterin kamu ke sini??Tanyanya semakin penasaran.


"Binar hanya mengangguk,rasanya dia nggak punya tenaga untuk meladeni sikap Sahabatnya kali ini.


"Terus kenapa nggak bilang-bilang???Aku kan bisa nungguin kamu di luar tadi,walau hanya sekedar untuk menyapa beliau saja"Ujar Amanda kecewa.


"Aku pun nggak nyangka say,bakal di antar olehnya.."Sahut Binar singkat sambil tetap fokus pada kerjaannya.


"Iya,Tumben gitu lho???


Apa kalian sudah mulai ada kecocokan???


Ayo dong cerita???


penasaran tau nggak???


Amanda semakin di buat penasaran.


"Udah ah,aku lagi banyak kerjaan nih..!!!


"kepalaku pusing dengerin celoteh kamu dari tadi,Berisik tau nggak...!!!Aku jadinya nggak fokus"Binar terlihat kesal.


"Sampai sebegitunya sama sahabat sendiri,pokoknya aku tunggu nanti di jam makan siang kamu harus bocorin semuanya mulai dari awal jangan sampai ada yang terlewatkan sedikit pun..."Ucap Amanda tak mau mengalah.


"Iya...iya,buruan keluar...!!!


"Berisik tau nggak"usir Binar


"Sampai ketemu di jam makan siang yah??Teriak Amanda sebelum menghilang dibalik pintu.


"Dasar,Tuh anak...!!!


"Binar hanya bisa geleng-geleng kepala,lalu melanjutkan pekerjaannya kembali.


"Untung nggak ada yang ngeliat aku keluar dari mobil itu????


ujarnya dalam hati.

__ADS_1


************$$$$$$$$$$$$**********


__ADS_2