
Cukup lama Hisam baru keluar dari kamar mandi,Itu pun dia hanya menatap sekilas saja,Dan melihat Binar sudah memakai baju.
Tanpa mengucap sepatah kata dia pun berlalu memakai baju,hanya 5 menit setelah itu dia pun terlihat sudah rapi meski hanya memakai baju casual yang santai.
"Kamu baik-baik aja kan???tanya nya sembari mendekat ingin memastikan.
"Binar hanya mengangguk,rasa bersalah masih menyergap di hatinya saat itu.
"ya..udah,kamu istirahat saja di sini.Aku mau ngecek teman-teman aku dulu di bawah,Dan ngasi tau mereka nggak bisa ikut Hiking, sekalian aku mau pesan makanan buat sarapan"Ucap
Hisam begitu dingin.
"Kenapa mas Hisam nggak ikut Aja,aku bisa sendiri kok.."Sahut Binar sontak membuat langkah Hisam terhenti seketika.
"Nggak enak lho sama teman-teman mas Hisam,semisal mas Nggak ikut gara gara aku.."
Namun Hisam tak menanggapi ucapannya itu malah berlalu pergi tanpa mengucap sepatah kaya dan tidak lama kemudian hanya terdengar bunyi pintu kamar yang di tutup kembali,membuat Binar hanya bisa menarik napas yang panjang, semakin di hantui rasa bersalah karena terus mengingat kejadian tadi apalagi sikap Hisam juga tiba-tiba berubah sangat dingin.
******
Lho..kok mas Hisam nggak ikut Hiking sih??protes Tania terlihat sangat kecewa.
"Iya Sam..nggak seru dong tanpa kamu..??sambung Dion.
"Yah..mau gimana lagi,Aku lagi ada kerjaan mendadak,jadi tidak mungkin bisa ikut kalian"Jawabnya berusaha mencari alasan yang tepat.
"Weekend gini masih aja di sibukkan dengan pekerjaan,kapan waktunya anda untuk bersantai sih...???Celetuk Ayu ikut protes
"Harap maklum...Yu,teman kita yang satu ini seorang presdir,nggak punya banyak waktu untuk bersantai seperti kita ini,jadi kalian harap bisa mengerti"Timpal Ryan.
"Ini mendadak Bro,jadi tidak mungkin bisa di ralat,apalagi ini sangat penting menyangkut Kelangsungan Hidup Salim group"Leo akhirnya angkat bicara,Karena melihat Tuan muda nya mulai kebingungan mencari alasan yang bisa lebih meyakinkan mereka.
"Oke,kami paham kok,meski sedikit kecewa sih,tapi kamu nggak pulang hari ini kan??Ninggalin kita???Tanya Ayu lagi.
"Oh..Nggak,kebetulan kerjaannya,bisa aku handle dari sini kok"Jawab Hisam lega.
"Ya..sudah tapi Leo ikut kan??Tanya Dion.
"Ikut dong,masak nggak??Sambung Leo.
"Oh..Bagus Deh...!!!
"Kalau aku nggak ikut kalian,Mau ngapain di sini??Mau jadi obat nyamuk..???Kalian nggak tau sih alasan Tuan kita ini nggak ikut Hiking...???Alasan pekerjaan tapi sebenarnya nggak mau di ganggu berduaan dengan Nona Binar..???Leo Berujar sendiri dalam hatinya sambil tersenyum menyeringai.
"Terus...Binar mana....???
Aku belum liat lho,dia turun Ke bawah???
Memang nya Dia nggak mau ikut???
Tanya Ayu mulai curiga,
"Oh..dia nggak ikut,katanya lagi nggak enak badan"Jawab Leo sambil melirik Hisam.
"Kok bisa kebetulan gitu sih...???
Ya..uda ayo kita siap-siap...!!!
"Ayo....OTW
"Ini pasti akal-akalan kamu aja kan mas,agar bisa berduaan dengan nya??Ujar Tania dalam hati sambil menatap tidak suka,sementara Anin dari tadi hanya terdiam,tak memberi respon apa-apa,penolakan Hisam tadi malam membuatnya semakin yakin bahwa kesempatan kedua itu mungkin tidak akan pernah ada lagi untuk nya, meski di lubuk hatinya yang paling dalam masih sangat berharap sampai detik ini.
"Leo...apa kamu nggak merasa aneh begitu??Tanya Ayu sengaja menyusul nya dari belakang ,karena kebetulan dia berjalan paling depan.
"Aneh Bagaimana sih..Yu...??
Aku nggak paham??Tanya Leo tetap tak menghentikan langkahnya.
"Iya aneh aja,masak Tiba-tiba Binar merasa nggak enak badan begitu,padahal tadi pagi saya lihat dia sehat wal'afiat kok...!!!
"Apa...???
"Iya,aku sempat lho memergokinya keluar dari kamar Mas Hisam,Lalu kembali ke kamar kalian lagi"Ucap Ayu.
Sontak membuat Leo kaget tapi berusaha bersikap tenang,
"Kamu salah lihat kali,wong dari semalam dia nggak bangun-bangun dari tempat tidur karena memang sudah merasa demam"Jawab Leo santai,
"Ah..aku nggak mungkin salah Liat,mata aku ini masih sangat aktif,belum rabun.
Sebaiknya kamu hati-hati deh Leo,sepertinya wanita itu bukan wanita baik-baik,jangan-jangan dia sengaja pura-pura demam agar bisa bebas menggoda mas Hisam yang kebetulan tidak ikut hiking"Ujar Ayu begitu yakin.
"Leo hampir tergelak mendengarnya,Tapi di tahan nya agar Ayu tak merasa curiga.
"Maafin saya Nona,saat ini saya tidak bisa melakukan pembelaan terhadap Anda,karena Anda sendiri yang menyalakan api itu jadi jangan salahkan mereka jika punya pemikiran seperti itu"Batin Leo sambil terus menjadi pemandu jalan.
"Hisam baru kembali ke kamar setelah melihat kepergian teman-teman nya sambil membawa beberapa kantong makanan di tangan nya.
__ADS_1
Setelah menyerahkan nya pada Binar,Dia pun berlalu duduk di sopa dengan raut wajah dingin tanpa ekspresi.
"Kenapa mas Hisam nggak ikut Hiking aja,Aku nggak apa-apa kok..!!!sudah merasa lebih baik sekarang"Jawabnya berusaha mencairkan suasana sambil memindahkan semua makanan itu ke dalam piring.
"Hisam tak menjawab,dia terlihat serius dengan hapenya saat itu.
"Binar hanya menghela napas,
Sambil meletakkan piring makanan itu di depan suaminya,lalu mengambil posisi duduk di samping nya.
"Mari silahkan makan..mas,
"Kamu makan duluan aja.."Jawab nya singkat,Masih sibuk dengan hape di tangan nya.
"Binar kembali menghela napas,kali ini terdengar sangat berat mendapati sikap suaminya yang tiba-tiba berubah jadi dingin seperti itu.
Namun perasaan lapar sudah tak tertahankan lagi memaksanya untuk mulai mengisi perut secepatnya,apalagi dia merasa cukup kehilangan energi saat menghadapi serangan kilat Hisam tadi pagi,meski tak sampai puncak sih,karena tiba-tiba di serang sakit perut.
"Kalau nggak mau makan,ya..udah nggak apa-apa,baru tau rasa kamu mas kalau sampai aku habisin semuanya"Batin Binar sambil mulai mengeksekusi sarapannya sendiri.
"Bunyi hape suaminya,Cukup mengalihkan perhatiannya saat itu terlebih ketika Hisam langsung beranjak meninggalkan tempat duduknya sesaat setelah mendapat telpon.
Hisam berjalan keluar menuju balkon kamar,
Setelah memastikan keadaan Binar yang tak mungkin bisa menguping pembicaraan mereka,dia pun buru-buru menghandle telpon nya.
"Hallo....!!!
"Ya..Hallo...!!!
Kemana aja sih???
Dari tadi saya telpon nggak di angkat,Saya chat nggak di balas malah di hanya Read gitu"Tanya Hisam begitu kesal nya.
"Yah,sorry tuan muda,Apa anda lupa kalau sekarang saya masih di luar kota,sedang ada acara keluarga sekalian liburan,Saya kan sudah minta izin cuti kemarin"Kilah Dokter Jayadi berusaha menghindari kemarahan Hisam saat itu.
"Aku tau itu,tapi setidak nya kan kamu bisa punya waktu,untuk membaca dan membalas chat saya sebentar,cuman 5 menit saja saya minta waktu anda dokter..."Hisam tetap tak mau terima alasan apapun dari nya.
"Maaf tuan muda,hape nya habis di isi daya jadi baru sempat di aktifkan,lagian kecemasan anda sangat tidak beralasan"Dokter Jayadi berusaha meredakan emosinya.
"Jangan banyak alasan kamu...!!!
"Iya..iya,maafkan kesalahan saya tuan muda,Akhirnya meminta maaf daripada berbuntut panjang,karena Yang dia tau laki-laki ini sulit di tebak dan kadang selalu bertindak di luar nalar.
"Bagaimana ceritanya sih Nona bisa mengalami kram di perut...???
"Ah...nggak usah banyak tanya,Cepat jelaskan kenapa itu bisa terjadi dan apa itu lumrah terjadi??
"Yah,mana mungkin saya bisa kasi solusi,kalau Anda tidak menceritakan kronologisnya seperti apa..???Tantang dokter Jayadi,sengaja memancing emosinya lagi.
"Siallllll..."Umpat Hisam kesal,
"Mau nggak mau dia pun menceritakan kejadian tadi yang hanya di sambut gelak tawa Dokter Jayadi,dia begitu puas mengaduk-aduk perasaan Hisam.
"Makanya... Jangan paksakan Bertempur di pagi hari,kan kasian Nona Binar sampai mengalami kram perut seperti itu...??
Dari kemarin-kemarin kan saya sudah pesan, Sebaiknya Anda menjauhi area terlarang itu sampai usia kandungan Nona berumur 5 Bulan,itu sangat berbahaya buat kandungan nya apalagi kandungan Nona itu sangat lemah"Ucap Dokter Jayadi memberi penjelasan.
"Aku minta maaf Jay...Niatnya tadi hanya sekedar ingin menggoda dia saja, eh..malah aku yang di luar kendali..."Jawab Hisam jujur mengakui perbuatan nya di sertai rasa penyesalan yang teramat dalam.
"Maafkan Saya Tuan,jika harus ngomong seperti ini tapi ini demi kebaikan nona,Usia trimester awal ini masih sangat rentan,Jadi harus benar-benar di jaga kandungan nya dengan baik"Ucap Dokter Jayadi lagi.
"Baik,saya pastikan hal ini tidak akan terulang lagi...!!!
"Maaf sudah mengganggu waktunya sebentar,
"Why Not tuan muda...!!!
"Oke,selamat berlibur yah salam buat keluarga..!!!
Baik tuan muda,titip salam buat Nona Binar dan teman-teman yang lain,semoga lain waktu saya bisa ikut reunian bersama kalian semua".
"Oke...!!!
Assallamu alaikum...
"Waalaikum salam...!!!
Hisam menutup telpon nya dengan perasaan plong lalu segera bergegas kembali masuk menemui Binar.
"Eh..udah telponan nya mas??Ayo sarapan dulu..nanti makanan nya keburu dingin lho"Sambut Binar.
"Yah...!!!
"Hisam kembali ke tempat duduknya semula,tapi bukannya makan dia malah menarik napas yang panjang lalu menatap Binar,
"Lho...???Kok belum di makan??
__ADS_1
Jadi salah tingkah sendiri di pandangi seperti itu.
"Maafkan aku yah...???
"Maaf....???
"Maaf untuk apa mas???
"Aku nggak ngerasa mas Hisam ngelakuin kesalahan apa apa??Binar merasa kebingungan.
"Maaf atas kejadian yang tadi...???
Hisam terlihat ragu mengatakan nya.
"Seharusnya aku yang meminta maaf mas karena tak bisa...
"Tiba-tiba Hisam menutup kedua bibirnya dengan telunjuknya,
"Husss...nggak usah di lanjutkan,karena aku sungguh menyesal dan merasa bersalah sekali,gara-gara nggak bisa menahan diri aku hampir buat Baby H..celaka.."Ucapnya dengan rasa penyesalan yang begitu dalam di matanya.
"Nggak apa-apa mas,Toh sekarang aku baik-baik saja,nggak ada yang perlu di khawatirkan lagi mas..."Binar berusaha meyakinkannya agar tak merasa bersalah lagi.
"Oke...Baiklah,
"Ya..sudah,mas Hisam makan yah sekarang??Ajak nya.
"Hisam hanya mengangguk sembari menerima piring makanan itu dari tangan nya.
"Sudah selesai makan nya???Melirik piring Binar yang sudah bersih.
"Binar hanya mengangguk tersenyum,
"Aku hampir saja ngabisin semua nya lho??Siapa suruh lama baru balik???
"Terus kenapa nggak di habisin aja sekalian??
"Kasihan mas Hisam,kalau jatah sarapan nya aku embat juga..!!Sahut Binar.
"Ya..sudah,kalau begitu aku sarapan dulu baru kita keluar cari udara segar,besok kan udah OTw pulang...!!!Ucap Hisam.
"Serius....???Binar Tak percaya.
"Hisam hanya mengangguk sambil menyunggingkan senyum di bibirnya tatkala melihat Binar begitu antusias sekali.
Reuni itu, kini hanya tinggal menjadi kenangan indah,Yang terpatri di sanubari mereka.meski Reuni kali ini mempunyai banyak arti di hati mereka masing-masing namun bagi Hisam dan Binar semoga Reuni ini menjadi awal yang baik untuk hubungan mereka ke depan nya.
*****
"Nin..boleh nggak aku nebeng di mobil kamu..??pinta Riko sambil terus membuntutinya menuju garasi.
"Memang kamu bisa sampai ke sini kemarin naik apa??
"Enak saja minta nebeng???
"Aku muak tau nggak liat muka kamu,Apalagi harus bernapas udara yang sama dengan mu di dalam mobil aku"Jawab Anin begitu ketus nya tak menggubris Sikap Riko yang terlihat begitu memohon.
"Nin...masa kamu tega ninggalin aku di sini sementara teman-teman yang lain udah pada pulang,"Pinta Riko dengan tampang melas nya.
"Apa peduliku....????
"Anin memang baru sadar,jika sekarang hanya tinggal mereka berdua yang belum pergi meninggalkan tempat itu, Sengaja dia membiarkan Teman-teman nya yang lain untuk pulang lebih dulu karena nggak mau kepergok menangisi kepergian Hisam tanpa pernah mendapat maaf dari laki-laki itu apalagi berharap dapat kesempatan kedua,namun sialnya malah harus berhadapan lagi dengan laki-laki yang membuatnya membenci dirinya sendiri selama ini.
"Aku mohon Nin,biarkan aku nebeng mobil kamu,aku janji akan turun di Jalur angkutan umum,Nanti pulang nya aku bisa naik taksi online aja karena kamu tau sendiri kan di sini Sulit di jangkau grab online.."Riko berusaha memberi alasan untuk meluluhkan hati Anin saat itu.
"Dasar licik,tapi awas yah kalau sampai kamu macam-macam aku tabrakin mobilnya biar masuk jurang sekalian.."Gerutu Anin kesal.
"Yah..nggak apa-apa asal sama kamu,aku sih mau-mau aja"Jawab Riko sambil tersenyum menyeringai.
"Apa...???
"Jangan kurang ajar yah kamu,aku beri izin kamu nebeng di mobil aku bukan berarti aku bisa memaafkan kamu yah..Rik,seumur hidup.... aku akan terus membenci laki-laki pengecut seperti kamu.."Anin kembali menegaskan.
"Membuat Riko hanya bisa pasrah,
"Kamu Ngapain duduk di depan...???
Tegur Anin saat dia akan masuk duduk di Jok depan.
"Lalu aku duduk dimana???
"Terserah,di bagasi juga boleh"Jawab Anin begitu ketus membuat Riko mau nggak mau harus menelan kecewa dan pasrah duduk di jok belakang,dari pada dia di tinggalkan di tempat itu,setidaknya dia bisa ikut nebeng di mobil wanita yang begitu di cintainya dari dulu.
"Selamat berjuang..Rik,semoga dengan kehadiran kamu kembali bisa membuat Anin semakin di jauhi oleh mas Hisam bahkan sampai mati pun aku tak sudi dia mendapat maaf dari Mas Hisam..."
"Yah...hanya akan ada aku wanita satu-satu nya di hidup nya karena sebentar lagi wanita yang menjadi istri nya itu akan punya nasib yang sama."Tunggu saja tanggal main nya..."Geram Tania...Sambil melajukan mobil nya pergi.
************$$$$$$$$$$*****************
__ADS_1