
Benar saja sore itu Sepulang dari kantor Binar sudah siap-siap untuk bertemu Anin di sebuah restoran yang sudah dia Share lokasi nya setengah jam yang lalu melalui pesan WA.
Meski dia bersikeras untuk naik mobil grab online tapi sang sopir bersikeras untuk mengantar nya dengan drama akan di pecat segala.
"Kalau sore ini saya tak berhasil mengantar Nona pulang alhasil saya akan di pecat dari jabatan saya Nona"Jawab pak Abdul Sang sopir sambil menunduk sedih.
"Lho...???Kenapa bisa begitu pak...???
"Siapa yang bilang begitu???
tanya Binar merasa heran.
"Tuan Leo sudah menelpon saya barusan Nona dan dia sudah menegaskan kalau sampai saya tak berhasil membujuk Nona untuk ikut bersama saya, maka saya akan di pecat,kalau saya di pecat istri saya mau makan apa Nona..??Sang sopir berusaha akting se-dramatis mungkin.
"Apa...???
"Kenapa Tuan Leo bisa setega itu???
"Nggak mungkin deh pak tuan Leo bisa setega itu,saya percaya sama beliau,ini pasti karena perintah si Tuan Bawel itu..Dasar....!!!!
"Saya nggak berani melanggar perintah beliau Non,karena itu sama saja saya menghianati Tuan muda"Ucap Pak Abdul lagi.
"Baiklah pak,Bapak tenang yah...!!!
Jangan panik,Bapak nggak akan di pecat kok,saya janji bakal membela bapak mati-matian kalau sampai mereka mau mecat bapak,Enak saja main pecat orang segala...!!!Kesal Binar tak terima.
"Tapi ijinkan saya untuk tetap mengantar Nona pulang...???Saya mohon..Non,...???
"Tapi pak,hari ini saya sudah punya janji akan bertemu dengan seseorang di suatu tempat, jadi itu lah alasan kenapa saya menolak ikut pulang sama bapak"Binar berusaha menjelaskan nya secara pelan-pelan agar pak Abdul bisa mengerti.
"Tapi Non,saya bersedia mengantar Nona kemana saja,asalkan saya tetap bersama Nona sampai saya bisa memastikan keberadaan anda di Rumah.."Ucap Pak Abdul tetap kekeh.
"Binar terdiam sebentar dan terlihat dia sedang berpikir,
"Iya,boleh deh...!!!Tapi bapak harus janji jangan sampai Tuan Hisam tau kalau saya ketemu seseorang ini...???Kalau bapak bisa jaga rahasia,Saya mau kok di antar oleh pak Abdul"Ucap Binar memberi pilihan.
"Tapi kenapa Tuan muda nggak boleh tau Non..??Tanya pak Abdul merasa heran.
"Yah...Pokoknya nggak boleh lah...!!!
"Apa pak Abdul bisa di pegang janjinya...???
Tanya nya sekali lagi.
"Baiklah Non,asal saya bisa mengantar Nona kali ini saya pasti bisa Non...!!!
"Oke...!!!
"Ya..udah ayo kita berangkat sekarang...!!!
"Mari...Non,
"Maafkan saya Nona saya terpaksa berbohong demi Tuan muda,Kemana pun anda pergi ke ujung dunia sekali pun,Tuan muda bisa tau semua nya bahkan hanya dengan menjentikkan jari telunjuknya apa pun bisa terjadi, percuma anda merahasiakan ini toh Beliau bahkan sudah mengawasi anda dari tadi..."Ujar pak Abdul dalam hati sambil membukakan pintu mobil untuk Binar.
Sementara itu di lain tempat,Hisam tengah duduk begitu santai nya di ruangan nya bersama Leo sambil mendengarkan percakapan dua orang lewat sambungan Hapenya.
"Heh...lihat saja nanti,Hukuman apa yang akan kamu dapatkan karena sudah berani melanggar perintahku..."Batin Hisam sambil tersenyum menyeringai.
"Ada guna nya juga kamu pasang penyadap suara di hape pak Abdul..."Sahut Hisam terlihat senang.
"Apa sih yang tidak saya pikirkan demi kenyamanan Anda Tuan..."Ujarnya dalam hati.
"Pastikan Pak Abdul bisa masuk dan duduk tidak jauh dari tempat duduk mereka,.."Perintahnya lagi.
"Baik Tuan muda....!!!
"Cihhhh....Anda semakin bucin aja sekarang terhadap Nona,bahkan Anda begitu tidak sabar untuk mendengar obrolan Dua wanita, yang masing-masing punya Arti di hati Anda tapi saya berharap sekarang hanya ada Nama Nona Binar di hati anda..."Leo kembali berujar dalam hati sambil mengirimkan pesan singkat ke hape pak Abdul.
*******
"Maaf mbak saya telat nyampe nya,Uda lama menunggu yah???Tanya Binar merasa bersalah karena tidak bisa on Time.
"Anin tersenyum menanggapi nya,
__ADS_1
"Nggak Apa-apa kok,Lumayan sudah setengah Jam,Jawab Anin sambil melirik arloji di tangan nya.
"Oh..maafin saya yah mbak,maklum tadi di jalan sempat kena macet"Jawab Binar semakim merasa bersalah.
"Ah..nggak apa-apa kok,kamu santai aja...!!!
Ayo silahkan duduk,Aku bersyukur banget malah, kamu bisa ada waktu buat ketemuan hari ini"Ucap Anin.
"Iya..mbak,Memang nya Ada apa yah...???
"Kok tiba-tiba ngajakin ketemuan gitu...???
"Padahal kan baru 2 hari yang lalu kita sempat ketemu di puncak..??Tanya Binar merasa Bingung.
"Anin tersenyum,
"Tapi nyata nya kita tak sempat berbicara dari hati ke hati kan...???
"Dari hati ke hati...???Maksudnya???Aku tidak mengerti mbak...???Binar semakin di buat kebingungan.
"Sebaiknya kamu pesan minum dulu yah,biar kita bisa santai ngobrol nya.."Ajak Anin berusaha lebih tenang.
"Binar hanya mengangguk,
kamu mau pesan apa...???
"Jus Melon aja mbak,...
"Kamu nggak mau sekalian pesan makanan...???
"oh..Kebetulan aku sudah makan tadi di kantor mbak,dan sekarang masih sangat kenyang kok...!!!"Tolak Binar,
"Ya..udah....!!!
"Mas Jus Melon nya satu yah sama orengs Jus juga satu"Panggil Anin pada pelayan restoran itu.
"Mbak Anin memang mau bicara apa??Tanya Binar sudah tidak sabar.
"Anin terdengar menghela napas,
"Maafkan aku Yah..Nar,
"Lho maaf untuk apa mbak???Tanya Binar masih di landa kebingungan.
"Aku begitu egois yah,jika harus mengatakan ini di hadapan kamu,tapi jujur aku tidak bisa membohongi kata hati ku sendiri yang masih sangat mencintai mas Hisam sampai saat ini,
"Aku nggak bisa melupakan semua kenangan tentang nya bahkan aku merasa semakin tidak bisa menjalani hidup ku dengan baik tanpa mendapat pengampunan dari nya..."Ucap Anin begitu jujur,
"Aku tau kamu pasti kecewa dan sakit hati setiap kali aku membahas soal ini tapi jujur aku tidak bisa menahan gejolak perasaan aku ini terus menerus,Aku semakin tersiksa setiap kali bertemu dengan nya dan nyata nya dia malah membuang muka bahkan tidak mau menatapku lagi,Aku mohon...Nar,Tolong bantu aku untuk mendapatkan simpatik mas Hisam lagi...???
"Aku tau kalian tidak saling mencintai bahkan mungkin mas Hisam tidak bisa mencintai kamu..."Ucap Anin begitu percaya diri sekali.
"Dan Ntah kenapa itu menusuk tajam ke dalam hati Binar mendengar ucapan nya itu.
"Kamu belum mencintai mas Hisam kan...???
"Nggak mungkin secepat itu kamu bisa punya perasaan sama dia,Yang jelas-jelas tidak peduli sama kamu bahkan aku nggak tau apa alasan dia masih membiarkan kamu bekerja sebagai karyawan swasta di kantor milik orang lain padahal bisa aja kamu nggak usah bekerja dan hanya ongkang-ongkang kaki saja di istana nya,Kurang apa dia coba...???kalau dia peduli dan suka sama kamu dia tidak akan mungkin melakukan itu semua...!!!Ucap Anin semakin membuat hati Binar memanas,
"Kalau aku bilang,aku mulai mencintai dia sekarang...???Apa Mbak Anin percaya???
Tiba-tiba saja Binar melontarkan pertanyaan di luar dugaan Anin.
"Aku nggak percaya itu..Nar,wanita seperti kamu pasti hanya akan mengincar harta mas Hisam saja,siapa yang tidak menginginkan posisi itu...???"Kecam Anin,
"Tolong jaga bicara mbak Anin dengan baik yah,kalo bukan karena aku menghargai pertemanan kita sudah pasti saya akan menolak untuk ketemuan hari ini,karena saya tau mbak Anin pasti hanya akan membahas soal ini,Dan itu hanya akan membuat saya sakit hati saja tapi tidak,saya tidak pernah memikirkan hal itu karena saya percaya mbak Anin orang nya baik dan sopan tapi setelah apa yang mbak ucapkan barusan membuat keyakinan dan kepercayaan saya luntur seketika,saya kecewa mbak...!!!
"Tega yah mbak Anin menuduh saya seperti itu...???Ucap Binar dengan mata mulai berkaca-kaca menahan amarah.
"Lho...???itu kan memang fakta nya,kenapa kamu masih saja terus mempertahankan mas Hisam sementara kamu tau dia tidak pernah suka sama kamu apalagi berharap cinta dari nya,itu mustahil....!!!Anin kembali melontarkan praduga tak bersalah.
"Cukup...cukup mbak,Aku tak mau dengar lagi soal itu,tapi satu hal yang perlu mbak Anin tau,bahwa aku tak serendah itu,sekarang aku akui jika sebenarnya aku memang mulai mencintai mas Hisam dan aku tidak peduli dia mencintai aku atau tidak yang jelas nya aku tidak akan pernah pergi dari sisi nya sampai dia yang memintanya sendiri dari ku"Ucap Binar berapi-api.
"Kamu semakin tidak tau diri...!!!
__ADS_1
"Justru mbak Anin lah yang tidak tau diri,Dengar yah mbak dulu aku begitu Kerr sama mbak Anin bahkan menaruh simpatik tapi setelah tau mbak Anin adalah musang yang berbulu domba membuat saya semakin yakin untuk tidak akan pernah atau pun berniat melepas mas Hisam,Apalagi sekarang aku tengah mengandung Pewaris tunggal Salim Group"Ucap Binar begitu percaya diri bahkan sorot matanya begitu tajam menatap Anin yang kelihatan sangat shock mendengar itu semua.
"Apa....???
"Kamu hamil....????
Tanya nya tak percaya.
"Iya..aku hamil anak mas Hisam..!!!
Binar kembali menegaskan nya.
"Nggak mungkin....???
"Itu nggak mungkin,aku nggak bisa mempercayai itu anak siapa???
"Heh,terserah mbak mau percaya atau tidak...???Yang jelas nya sekarang aku hanya ingin menikmati saat-saat perhatian mas Hisam yang semakin nyata pada anak yang aku kandung ini...!!!Binar refleks mengelus perutnya di hadapan Anin.
"Itu tidak mungkin anak mas Hisam???aku tau siapa dia,dia tidak akan dengan muda menyentuh wanita yang Tidak pernah dia cintai sama sekali,Dia bahkan jijik untuk mendekati wanita itu..."Ujar Anin tak percaya.
"Ohhhhhhhhh.....itu artinya....????
"Jangan-jangan memang benar,kalau sekarang sebenarnya mas Hisam sudah mulai punya perasaan cinta padaku,soal nya hampir tiap malam lho dia meminta nya dari ku bahkan aku sampai kewalahan meladeninya"ucap Binar sambil tersenyum licik,sengaja memancing emosi Anin saat itu.
"Tidak mungkin...!!!
"Binar tergelak melihat reaksi Anin saat itu terlebih ketika melihat wajah nya mulai merah padam,dia begitu puas bisa membalas sakit hati nya pada Anin,orang yang sudah di percayai nya selama ini malah tega menuduhnya yang bukan-bukan.
"Sebelum saya pergi,saya hanya mau menekankan pada mbak Anin sekali lagi, bahwasanya,saya tidak akan pernah membiarkan siapa pun merebut mas Hisam dari sisi ku lagi,Termasuk itu mbak Anin...!!!
"Camkan itu"ucap Binar seperti mengancam seorang penjahat saja.
"Heh...Siapa takut....!!!
"Oke...kalau begitu,mari kita bersaing....!!!
"Permisi..."ucap Binar lalu berhambur pergi,dia sudah tidak tahan lagi berlama-lama berada di tempat itu,air mata nya sudah mulai tak bisa terbendung lagi,ketegarannya tadi hanya berusaha ingin menutupi kerapuhan nya saja..."
"Tega banget kamu mbak Anin,Bahkan Aku tidak pernah menyangka kamu bisa melakukan ini semua.."Batin Binar sambil buru-buru menyeka air mata nya,karena nggak mau pak Abdul sampai memergokinya menangis.
"Ayo kita pulang pak...!!!Ajak nya ketika pak Abdul sudah masuk dan duduk di kursi pengemudi.
"Baik Non...!!!
******
"Hisam hampir saja membanting hape nya kalau saja Leo tak segera mengambilnya, saat selesai mendengar pembicaraan mereka.
"Apa sih sebenarnya mau wanita itu???
"Apa dia belum cukup membuat aku menderita selama ini...!!!
"Apa maksud dia melakukan semua ini...???
"Hah.......??????????
"Hisam mulai emosi,Ucapan Anin terhadap Binar tadi membuatnya semakin tak bisa menahan kendali,
"Pokoknya aku tak mau tau,Putuskan segala kerja sama yang terjalin dengan nya dan pastikan dia tidak akan pernah muncul lagi di hadapan ku"Titah Hisam tak main-main.
"Baik tuan muda semua akan saya lakukan sesuai perintah Anda,tapi ada satu hal yang lebih penting dari itu semua sekarang...???Ucap Leo segera menyadarkan nya.
"Sepertinya Nona Butuh Kehadiran anda sekarang,saya sempat dengar tadi,suaranya terisak dan sendu.."
"Apa...???
"Sebaiknya anda pulang sekarang dan temui Nona,kasihan dia jika sampai larut dalam kesedihan,Ingat Tuan apa pesan Dokter Jay, beliau bilang Nona nggak boleh merasa stres apalagi bersedih.."Leo kembali mengingatkan nya.
"Baiklah,ayo kita pulang sekarang...!!!
"Mari silahkan...Tuan....!!!
ucap Leo memberi jalan.
__ADS_1
*****************$$$$$$$$$***************