
Hisam sampai rumah menjelang magrib,
Dia berdiam diri sebentar di dalam mobil sambil matanya memandang keluar lewat kaca mobil.
ekor matanya tertuju ke sebuah motor matic yang sudah terparkir di pojok parkiran.
"Sang sopirnya hanya ikut diam memperhatikan Tuan mudanya yang belum juga keluar dari mobil,padahal pintu mobil sudah dia buka dari tadi.Niatnya ingin bertanya Ada Apa??tapi segera di urungkannya karena takut Tuan Hisam akan tersinggung.
"5 menit kemudian,Barulah dia melangkah keluar dari mobil. Sang sopir membungkuk memberi hormat sebentar, lalu segera masuk lagi ke dalam mobil untuk memperbaiki parkiran mobilnya.
"Bik Ranti sudah datang menyambut seperti biasanya,
Selamat sore Tuan..
"Sapa Bik Ranti sopan.
"Sore Bik,sahut Hisam sambil mata nya celingak celinguk mencari keberadaan seseorang di belakang Bik Ranti.
"Nona..Sudah pulang bik...??
akhirnya pura pura nanyain juga,meski dengan suara yang cukup pelan..tapi padahal Jawabannya dia uda tau sendiri.
"Sudah Tuan,dari tadi,Nona Binar lagi di dapur sekarang,sibuk masak, makanya tadi tidak datang menyambut tuan muda jawab Bik Ranti bersemangat.
"Dia hanya memberi anggukan kepala Dan tanpa bertanya lebih lanjut lagi,Hisam sudah melangkah masuk,di ikuti Bik Ranti dari belakang.
"Dia lansung menuju ke kamarnya,
Bik Ranti kembali ke belakang menemui Binar yang sedang sibuk menyiapkan makan malam.
"Tuan Hisam sudah pulang yah Bik..?
tanya Binar sambil mengaduk-aduk sayuran yang sedang dimasaknya itu.
"Iya...Non,jawab Bik Ranti sambil tersenyum Bahagia,
"Kok bibik kelihatan bahagia sekali,
"Ada apa Sih..Bik...???tanya Binar sedikit penasaran tapi tetap tidak menghentikan aktivitasnya.
"Nggak ada apa apa..Non,bibik cuman lagi senang aja,jawab Bik Ranti,sengaja tidak memberitahu Binar apa alasan dia tersenyum begitu senangnya,
..................
"Setengah jam kemudian,Hisam nongol tanpa dipanggil, dia lansung menuju meja makan,Dan di sana sudah terhidang makan malam yang istimewah yang sengaja Binar siapkan untuknya.
"Ya.."allah,kenapa sih kau ciptakan laki-laki sesempurna ini...???
"Tanpa sadar Binar menjerit sendiri dalam hati mengagumi ketampanan suaminya malam itu,meski berpenampilan santai tapi sangat cool sekali dengan stelan celana pendek dibalut dengan baju kaos berwarna putih di sertai Rambut yang masih basah habis keramas menambah point' plus tersendiri.
"Membuat jantungnya tiba-tiba berdebar tak menentu,dia jadi salting sendiri jadinya.
Dengan cepat dia segera mengalihkan perhatian dan pikirannya ke arah masakan yang belum di angkatnya dari atas kompor,sementara Hisam sudah menarik kursi duduk untuk makan..
"Tumben,pulangnya nggak larut lagi...??
tanya Hisam tiba-tiba memecah kesunyian yang tadi sempat tercipta di antara mereka,meski suaranya agak tertahan tapi Binar bisa mendengarnya dengan jelas di saat tengah memindahkan masakannya ke dalam piring.
"Sontak dia melirik kearah suaminya sebentar, terlihat mulai menyendok Nasi sendiri ke piring nya.
"Hem.....Dasar....!!!
"Kemarin pulang nya terlambat,dapat masalah..!!!
"Sekarang pulang cepat,eh..di salahi juga.
"Maunya...gimana sih...???
__ADS_1
"Dasar Tuan bawel"ucap Binar lirih tapi bisa di dengar jelas oleh Hisam.
"Siapa yang Bawel...?Hisam balik nanya sambil berbalik menatapnya,
"Tau...deh,
"Perasaan yang lagi di sini cuman kita berdua,jadi yah...menurut Anda siapa lagi...Tuan..???ucap Binar terus terang sambil meletakkan masakan nya itu di atas meja lalu tanpa memperdulikan tatapan Hisam yang begitu kesal mendengar dirinya di cap Bawel,dia lansung menarik kursi di hadapannya kemudian duduk untuk makan malam bersama.
"Binar pura-pura bersikap santai dan tenang,meski ada sesuatu yang mulai bergejolak dihatinya malam itu tapi dia mencoba untuk menyembunyikan semuanya.
"Sementara Hisam kembalj memasang sikap Cuek nya lagi,Dia malah asik sendiri menyantap makan malamnya tanpa peduli dengan Binar yang tertegun melihat cara makan nya yang sangat lahap.
"Ada perasaan bahagia dihatinya ketika masakannya di nikmati begitu lahapnya oleh sang suami meskipun dia begitu cuek pada dirinya.
"Ngapain liat...liat...???
tegur Hisam,tiba tiba mengagetkannya
"Mata,yah mata aku..emang salah,kalau aku pakai untuk melihat..jawab Binar tak mau kalah,membuat Hisam jadi mati gaya mendengarnya.
"Gantian dirinya yang kini melirik Binar yang tengah menghabiskan makanan nya sendiri.
"Tadi mama dan papa telpon aku,Dia mau ke sini minggu depan jenguk kita.."Ucap Hisam memberitahu.
"Oh..yah,alhmdulilah..
"Aku memang sudah kangen banget sama mereka"Sahut Binar sumringah,saking senangnya.
Hisam bisa melihat gurat kebahagiaan di wajah Binar saat itu,nggak di buat-buat karena dia memang percaya dan sudah membuktikan gimana kedekatan Istrinya itu dengan kedua orang tuanya,sungguh sangat dekat bahkan bisa di bilang Binar adalah kesayangannya mereka.
"Ingat,tetap jaga sikap,kamu tau kan apa yang harus kamu lakukan.?? jangan sampai mereka curiga dengan semua ini.."Hisam kembali mengingatkan.
"Tenang saja,Tuan bawel..semuanya akan berjalan dengan baik sesuai perintah anda Tuan..ucap Binar tanpa basa basi,membuat Hisam lagi lagi tak berkutik,Dia segera mengakhiri makan malam nya lalu beranjak dari duduknya karena mulai kesal tidak bisa membalas ucapan Binar yang setiap saat selalu membuatnya mati kutu.
Binar,tersenyum penuh kemenangan menatap punggung Hisam dari jauh.
.................
"Dia terbangun sampai berkeringat dingin,
"Astagfirullah..bisa-bisanya aku mimpi di kejar-kejar Waria..ucapnya ke dirinya sendiri sambil mengusap wajah nya dengan kasar.
"iihh...amit-amit,celetuknya....
"Dia segera bergegas turun dari Ranjang,berniat ingin mengambil air putih ke bawah karena tenggorokannya terasa sangat kering gara-gara mimpi berlari ke sana kemari untuk bersembunyi dari orang yang terus mengejarnya itu.
"Dia melangkah keluar kamar, dia sempat berdiri tertegun di depan pintu ketika menatap ke arah kamar yang tak begitu jauh dari kamarnya berada,tampak lampu kamar masih menyala dengan terang benderang nya,karena itu memang kebiasaan sang penghuni kamar yang tidak bisa tidur dengan keadaan lampu yang mati atau gelap gulita.
"Hisam,menyunggingkan senyum di bibirnya, mengingat perihal itu.
Setelah mengambil air putih dari bawah,dia kembali ke kamarnya,mimpi nya tadi terasa membekas dan nyata di pikiran nya sampai dia nggak bisa memejamkan mata nya lagi padahal besok dia ada rapat penting pagi pagi.
"Baru saja dia akan memejamkan matanya,
tiba-tiba,gedoran pintu kembali mengagetkan nya.
"Siapa sih....???
"Malam-malam begini mengganggu ketenangan orang saja..gerutunya dalam hati.
"Tadinya,dia tidak begitu peduli karena mengira Itu Binar yang melakukan nya tapi semakin lama Gedoran nya semakin keras membuatnya semakin kesal saja.
"Akhirnya dia memutskan untuk bangun dan membuka pintu.
"Hei,ada apa sih..???
"Bangunin orang tengah malam begini..??
__ADS_1
ucap nya dengan nada kesal sambil membuka pintu tapi alangkah terkejutnya ketika melihat siapa yang tengah berada di balik pintu.
"Tampak Nayla berdiri dengan busana yang minim dan begitu seksi sekali...
"Belum sempat Hisam bertanya ada apa??
tiba-tiba Dia lansung menerobos masuk ke dalam kamar Hisam dengan berjalan sempoyongan.
"Hei,mau apa kamu kemari..??
"Jangan keterlaluan yah kamu..???bentak Hisam kaget melihat aksi Nayla itu.
"Nayla bukan nya gentar, malah semakin berani,dia lansung mendekat ke arah Hisam dan lansung merangkulnya.
"Tuan Hisam,ayo peluk aku...
"Aku...sangat menyukaimu...Tuan,ucapan nya mulai ngawur.
Sontak membuat Hisam kaget bukan kepalang,dia lansung menepis pelukan Nayla dari tubuhnya itu.
"Lepaskan......!!!!
"Hei,jaga Batasan kamu yah...???
teriaknya lagi dengan marah.
Tapi Nayla,tidak ciut Nyali...dia sepertinya sedang mabuk berat.
Dia melancarkan aksinya lagi ingin memeluk Hisam,tapi lagi lagi ditepis oleh Hisam, malah dengan tak segan Hisam lansung mendorongnya cukup keras hingga dia sampai terhuyung ke atas Ranjang.
"Kamu apa-apa an sih...??
perempuan tidak tau malu,Hisam mulai emosi.
"Tapi Nayla,kembali mencoba bangun...
Dan kali ini aksinya lebih gila lagi,
Dengan tidak sadar dia lansung membuka bajunya di hadapan Hisam,
"Ayo,Tuan...kemarilah...!!!
"Aku tau, Tuan Hisam sangat kesepian selama ini,
..."Aku juga sangat menginginkan ini dari Tuan...
Hisam...
"Ayo...Tuan,
"Aku sangat mencintai kamu Tuan..ucap Nayla bertubi-tubi dengan napas yang sangat memburu.
Membuat Hisam berteriak cukup keras,dan lansung berbalik memunggungi Nayla yang sudah membuka bajunya satu persatu.
"Gila......!!!
"keluar kamu dari sini,jijik aku melihat kamu..teriak Hisam lagi.
"Ayolah...Tuan,Ajaknya sekali lagi...
"Aku bilang,keluar kamu dari sini...teriak Hisam sekali lagi...
Namun Nayla sudah terlanjur dibutakan oleh napsu nya sendiri hingga dia tidak peduli sama sekali.
"Astagfirullah......hhhhh...........pekik Binar kaget dan terkejut melihat apa yang sedang terjadi di depan matanya saat itu.......
*****************,$$$$$$$$$**************
__ADS_1