Cinta Dan Luka

Cinta Dan Luka
Tutorial Sesat


__ADS_3

Area 21+ yang bocil mending skip aja karena bab ini mengandung tutorial sesat, wkwkwkw


"Bisakah aku memintanya malam ini?" bisik David tepat di telinga Keysha yang memberikan sensasi hangat dan geli.


Keysha mengangguk perlahan, David pun meraih dagu lancip milik wanita yang sudah sah menjadi istrinya. Napas pria itu seakan menggelitik wajah Keysha. David semakin mendekatkan wajahnya, mengikis jarak diantara mereka.


"Tunggu!" cegah Keysha.


David menaikkan alisnya sebelah, seketika ia pun menghentikan pergerakannya.


"Ada apa?" tanya David.


"Aku belum mandi," cicit Keysha.


David menghembuskan napasnya dengan kasar. Ia ingin marah tapi tak bisa, merasa malu sudah tentu karena baru saja ia memulai aksinya tiba-tiba Keysha menghentikan pria tersebut.


"Ah, iya sebaiknya mandi saja dulu," ujar David sedikit merasa bodoh. Pria itu sudah berusaha keras untuk mengumpulkan keberaniannya, tetapi runtuh seketika dengan satu kalimat konyol dari Keysha.


Gadis itu sedikit menunduk dan berlalu dari hadapan David. Sementara pria tersebut, ia menggigit jarinya sembari merutuki kebodohannya.


David memilih untuk mengenakan baju. Setelah melakukan hal tersebut, pria itu langsung meraih ponselnya mencoba untuk mencari trik yang jitu menggoda sang istri.


Belum selesai ia membaca situs yang memperlihatkan beberapa trik tersebut. Pintu kamar mandi pun terbuka. Keysha berbalut kain handuk sebatas dada serta rambut yang terurai basah. Kini David lah yang meneguk salivanya.


Gadis itu melangkahkan kakinya seraya mengeringkan rambutnya yang masih sedikit basah.


"Sepertinya aku tidak membutuhkan trik apapun, karena istriku sudah lebih dahulu menggodaku," batin pria tersebut.


David melemparkan ponselnya ke sembarang tempat. Ia berjalan menghampiri sang istri yang tengah membelakanginya.


Keysha sempat terkejut saat menemukan sebuah tangan kekar sudah melingkar di pinggangnya. Aroma bunga menguar dari tubuh gadis itu. David menyukai wangi shampoo yang dipakai oleh Keysha.


"Aku menyukainya," ujar David menempelkan hidungnya pada rambut Keysha.


Gadis itu meresponnya dengan sebuah senyuman. Kini pria tersebut bukan hanya mengendus rambut, suaminya sudah mulai nakal dengan menggigit daun telinga Keysha.


Keysha memejamkan matanya, rasa sakit bercampur geli serta hangatnya hembusan napas David. Tak menunggu waktu yang lama, David segera membalikkan tubuh Keysha.


Kini pria itu meraih dagu Keysha dan langsung mengecup bibir sang istri. Awalnya David memberikan sebuah ciuman yang lembut, akan tetapi lama-kelamaan ciuman tersebut seolah menuntut untuk meminta yang lebih lagi.


David semakin mendorong Keysha ke dinding dan mengunci gadis itu dengan kedua tangannya. Pria itu membingkai wajah Keysha dan kembali memagut bibir mungil sang istri dan kemudian melepaskannya saat mereka sudah kehabisan napas.

__ADS_1


Perlahan mata David melirik ke bagian bawah, di mana handuk Keysha yang masih melilit di tubuhnya. Pria itu kembali menyatukan bibirnya, tangan David menarik sedikit demi sedikit handuk sang istri. Hingga pada akhirnya, handuk tersebut pun terlepas dengan sempurna.


Kini tak ada sehelai benang pun yang melekat di tubuh sang istri. Keysha merasa malu, ia menutup sedikit bagian tubuhnya yang terekspos dengan sangat jelas.


"Bolehkah?" bisik David tepat di telinga Keysha. Suaranya tampak serak, kabut gairah pun sangat terlihat jelas di matanya.


Keysha kembali mengangguk, gadis itu pun membiarkan sang suami melihat semua miliknya dengan jelas. David yang mengerti akan rasa canggung Keysha, ia kembali menyesap bibir Keysha, menjelajahi rongga mulut gadis tersebut dengan lidahnya.


Awalnya Keysha merasa kaku. Namun, lama kelamaan gadis itu pun mulai mengikuti permainan David. Lidah mereka saling menaut dan mendorong, sementara tangan pria itu sudah mulai bergerilya menyusuri tubuh Keysha yang benar-benar polos tersebut.


David terkejut saat Keysha tiba-tiba saja melingkarkan kedua tangannya di leher David. Pria itu sedikit menyeringai karena istrinya juga sudah diselimuti oleh gairah yang sama.


David memperdalam ciumannya, mengangkat tubuh Keysha yang bak seringan kapas tersebut. Bibir mereka saling memagut dan tak melepaskan satu sama lain.


David membaringkan sang istri di kasur berukuran king size tersebut yang sebentar lagi akan menjadi arena pertempuran keduanya.


Pria itu menatap mata istrinya, mengusap surai panjang Keysha dengan penuh sayang.


"Aku mencintaimu Istriku," ucap David.


"Aku juga mencintaimu, Suamiku."


Keysha menyingkap sedikit baju sang suami, meraba otot perut yang bak roti sobek itu. David menyeringai lagi saat mendapati sang istri mulai nakal. Ia pun melepaskan kaos yang membungkus tubuhnya. Terlihat sangat jelas otot-otot perut yang tersembunyi.


Keysha menatap semua itu seolah dengan tatapan memuja serta takjub. Dan David mulai merasa menang karena awalnya ia takut, permainannya tak selihai permainan mantan suami Keysha dulu.


"Bisakah kita memulainya?" tanya David.


"Lakukan sesukamu, aku milikmu."


Seakan mendapatkan izin, David pun membuka semua yang ada di tubuhnya hingga tak menyisakan sehelai benang pun. Terlihat sangat jelas adik kecilnya itu.


Keysha sedikit memalingkan wajahnya. Mungkin karena gadis itu masih malu-malu di sela kehilangan kesadaran akan kabut gairahnya.


David dengan pelan melakukan penyatuannya dengan Keysha. Gadis itu mengernyitkan keningnya saat merasakan ada yang menerobos masuk ke dalam dirinya.


"Maaf jika menyakitimu, aku akan melakukannya dengan perlahan," ujar pria tersebut.


Awalnya memang ia bergerak dengan pelan, akan tetapi saat melihat sang istri mulai menikmati permainannya, ia pun mempercepat gerakan tersebut.


Keysha membekap mulutnya agar lenguhannya tak terdengar jelas hingga ke luar ruangan. Namun, David menyingkirkan tangan sang istri dan menggantikan tangan itu dengan bibirnya.

__ADS_1


Setelah keduanya hendak mencapai puncaknya, David kembali mempercepat permainannya. Pria itu berhasil mengeluarkan ****** *****, meletakkan benih di dalam rahim sang istri. Kedua orang tersebut pun terkulai dengan lemas.


Setelah melakukan hal tersebut, pria itu membawa tubuh sang istri. Keduanya membersihkan diri bersama di dalam kamar mandi.


Entah mengapa jiwa lelaki David seakan kembali menginginkannya. Namun, saat melihat wajah sang istri yang sudah lelah, David mengurungkan niatnya.


Setelah membantu membersihkan tubuh istrinya, David kembali menggendong Keysha ala bridal style dan membaringkan gadis itu di atas tempat tidur mereka.


David ikut merebahkan diri di samping istrinya. Ia pun memberikan kecupan pada kening Keysha dan kemudian beralih ke kedua mata sang istri yang terlihat sayu karena kelelahan.


"Tidurlah, maaf karena telah membuatmu kelelahan," ujar David.


"Ini sudah bagian dari tugasku sebagai seorang istri," timpal Keysha.


Gadis itu meraih tangan David. Ia pun memilih untuk tidur di lengan David sembari memeluk tubuh suaminya. David kembali mengecup puncak kepala Keysha.


Keduanya pun memejamkan mata dan mulai larut dalam mimpinya setelah aktivitas panas tersebut.


.


.


.


Bersambung....


Ekspresi readers saat baca



Dan ekspresi yang nulis



Satu bab penuh gaes, ini merupakan sesuatu yang langka. Gimana nggak nangis kejer coba🙄


Awas aja klo nggak di tampol sama dukungan yang banyak🤧


Jangan lupa untuk selalu memberikan dukungannya berupa like, komen, serta votenya♥️♥️♥️


Yang masih belum favorit, yuk klik favorit supaya dapat notifikasi update terbarunya~

__ADS_1


__ADS_2