Cinta Presdirku

Cinta Presdirku
eps 46 pemimpin pengganti


__ADS_3

Keributan di luar membangunkan sang raja yang tertidur pulas.


"panggil suamimu nak" perintah sang ayah.


"aku tidak yakin, kamu menikah dengan pemalas kak Nadila. Dia sangat menyombongkan kekayaannya" kangsan terus saja tidak mau berdamai.


Nadila menemui suaminya didalam kamar, mencoba membangunkan dengan menggoyangkan sedikit lengan suaminya. Namun Pria itu sangat setia dalam mimpinya tidak merasa terusik, Nadila jengkel dan hendak pergi. Tubuhnya malah ambruk diatas suaminya, tuan Liam bersorak kemenangan.


"posisi yang sangat nyaman sayang" tuan Liam memeluk istrinya senang mengerjai istri pagi-pagi dirumah mertua. Nadila takut suara mereka terdengar diluar akan sangat memalukan nantinya jika kangsan berlari masuk. Nadila mengikuti kemauan suaminya yang tidak wajar itu, ciuman selamat pagi tertuntaskan dengan baju dan rambut yang berantakan. Tuan Liam sangat puas dengan yang dia dapatkan.


sepasang kekasih belum memunculkan batang hidungnya, Nadila tenggelam didalam kamar. Sekretaris Ken muncul entah dari mana dan mengucapkan salam selamat pagi untuk keluarga nona mudanya. sekretaris Ken merasa sudah saatnya tuan mudanya sarapan, kali ini sekretaris Ken tidak membawa menu sarapan, tuan mudanya harus bisa menghargai keluarga sederhana itu.


"saya permisi sebentar tuan" sekretaris Ken izin lalu pergi menuju pintu kamar tuan mudanya, sayup sayup mendengar suara didalam kamar hatinya tergerak mengetuk pintu seperti biasa yang dilakukan dirumah utama, sebagai alarm peringatan. Setelah mengetuk dia berdiam berjaga di depan pintu. kangsan merasa geli melihat sekretaris Ken.


"apa yang dilakukan pria kaku itu, mereka sangat menyebalkan" gerutu kangsan yang merasa kehidupannya terasa aneh karena kedatangan pria asing dirumahnya. mulutnya terus membaca mantra, bahkan sampai tuan Liam dan Nadila kakaknya bergabung sarapan mantra itu tidak berhenti di mulutnya. sekretaris Ken merasa gemes pada kangsan.


selesai sarapan kangsan pergi bekerja paruh waktu, itulah kegiatannya setiap liburan kampus. kangsan berpamitan pada ayah, ibu dan kakaknya tapi tidak pada tuan Liam kakak iparnya dia masih belum akrab. Nadila memegang tangan suaminya meminta untuk memaklumi adiknya, tuan Liam tersenyum mengatakan dia tidak mempermasalahkannya. Sarapan bersama membuat tuan Liam seakan mendapat keluarga yang lengkap, canda tawa yang tidak dibuat buat dan menu sederhana yang tidak terlalu buruk dia hadapannya, tertutupi cintanya yang terlalu besar tidak bisa diukur dengan parameter apapun.


Sedangkan diperusahaan Dewantara group terjadi kiamat besar, kedatangan tuan besar umbara membuat semua orang hampir kehilangan jiwanya. Pengawasan kerja yang ketat selalu terjadi dengan bodyguard di setiap sudut perusahaan. Bukan hanya sebagai keamanan semata, mereka berpendidikan tinggi bahkan kekuasaan bodyguard itu diatas manajer perusahaan. Mereka sangat terlatih di bidangnya, semua karyawan merasa sedang berada dalam ruang ujian nasional.


Tuan Umbara merindukan kursi yang didudukinya, sudah lama tidak melakukan misi seperti itu.


"Apa kamu tidak berniat memberitahuku tentang cucu ku Giorgi?" tuan Umbara sudah menunggu satu makanan tapi Giorgi tidak memberinya informasi apapun.

__ADS_1


"cucu anda sedang menjalankan misi yang sangat berat" Giorgi bahkan tidak percaya dengan perubahan tuan Liam yang berkembang cepat. video kegiatan tuan Liam tidak dilewatkan barang sedetik.


"Pekerjaan itu cocok untuknya Giorgi, haha berikan dia hadiah sebuah lahan mungkin cucuku akan kegirangan" kakek tua itu menertawakan cucunya yang sedang berusaha akrab dengan mertuanya.


Giorgi tidak mengkhawatirkan tuan Liam tetapi hal lain yang akan terjadi dimasa depan. Sebuah map coklat berisi beberapa foto dari wanita yang mereka kenal.


"wanita itu lagi, hmm biarkan saja dia berhubungan dengan tua Bangka itu" kakek merasa jijik melihat foto vulgar di hadapannya.


"sepertinya mantan kekasih tuan muda akan muncul di kantor ini dalam waktu dekat tuan" Giorgi sudah memperhitungkannya.


kakek tidak memperdulikan hal itu, dia percaya Giorgi dapat menyelesaikan segalanya. kakek memberi perintah untuk mengikuti alur terlebih dulu.


Sang kakek memeriksa keadaan kantor cucunya, matanya menangkap surat yang tidak berkaitan dengan program perusahaan.


Giorgi memeriksa surat itu dengan teliti serta menguji keasliannya.


kakek bangga dengan cucunya yang selalu bisa menaklukan lawannya, mungkin dengan ancaman nyawa.


"apa perlu saya menyelidiki perusahaan LG yang bangkrut dan hilang ini tuan?" Giorgi


"biarkan itu menjadi urusan cucuku Giorgi, aku yakin mahres masih bisa hidup diluar sana, kita datang kesini untuk mengisi kursi selagi cucuku membuatkan cicit untukku" kakek benar-benar tidak bisa ditebak.


Seperti yang dilaporkan Giorgi tuan Liam sedang berada ditengah tengah pasukan merah yang memanaskan mata, perkebunan cabe milik keluarga istrinya.

__ADS_1


"mengapa banyak sekali!" menggerutu sedari tadi. Mertua yang sedang panen cabe, untuk dijual itulah usaha kecil untuk menghasilkan uang di perkampungan. Pak Hasim hanya bisa berkebun cabe mulai dari pertama datang ke kampung dan hasil perkebunan itu tidak mengecewakan.


Tuan Liam melihat istrinya yang sangat bersemangat memetik cabe, keringat mengalir membasahi wajah istrinya. Dimata tuan Liam istrinya semakin seksi dengan keringat itu, mendekati dan memeluknya dari belakan sungguh tuan muda yang tidak tahu tempat.


"tuan muda hargailah saya yang jomblo ini" Ken.


"apa kamu tidak kelelahan sayang?" Nadila sangat malu dengan perlakuan suaminya, dia menggeleng cepat walau sebenarnya kakinya sudah pegal berjalan sedari tadi memetik cabe.


"tidak suamiku, kalau kamu lelah istirahatlah suamiku" Nadila merasa malu dengan suaminya sendiri.


Tuan Liam memandang luas kebun cabe itu, kemudian mengatakan sesuatu pada Ken. Akankah dia membeli kebun itu agar istrinya tidak perlu berkerja seperti itu? ternyata tidak. Sepuluh orang pria berbadan kekar datang dengan keranjang dan mulai memetik cabe. Ayah dan ibu Nadila ketakutan dengan kedatangan pria berotot dengan jumlah banyak itu.


"jangan khawatir tuan, mereka akan bekerja dengan baik tanpa melakukan kesalahan. Sekarang kalian bisa beristirahat" sekretaris Ken menjelaskan tentang pria yang datang memetik cabe mereka. Dengan bingung mereka pergi beristirahat.


"terimakasih tuan, ini sangatlah berlebihan" pak Hasim tidak enak hari.


Sekretaris Ken mengintruksikan pekerjaan baru untuk para bodyguard itu, yang seharusnya bekerja untuk baku hantam berubah menjadi pemetik cabe. Mereka melakukan dengan baik, segala sesuatu tentang tuan Liam adalah pekerjaan mulia termasuk memetik cabe di kebun. Para pria bertubuh besar itu merasa senang memiliki kesempatan memetik cabe, di hati mereka ada kebanggaan.


"aku merasa sedang berlibur sekarang, di dunia cabe sekarang" bodyguard 1


"ini adalah hal bersejarah di hidupku, seumur hidup aku sangat ingin melakukan hal ekstrim ini memetik cabe di pohonnya" bodyguard 2


"aku akan berhati hati, menurut buku yang ku baca cabe juga makhluk hidup mungkin dia akan kesakitan jika kuambil buahnya" bodyguard 3.

__ADS_1


Sangat banyak perbincangan yang terjadi, ini kali pertama sekretaris Ken membebaskan mereka dalam melakukan pekerjaan, kali ini diizinkan berbicara sambil bekerja agar tidak terlihat kaku didepan keluarga nona mudanya.


Kegiatan panen sangat cepat selesai, tuan Liam bisa melakukan segalanya bahkan terjual dengan harga yang sangat mahal.


__ADS_2