
Cerita kehidupan Setiap orang berbeda beda tergantung mood para pembaca jugaš¤ apaan sih Thor, serius dikit kenapa sih. hehehehe.
...----------------...
waktu terus bergulir baby Rans berumur tiga bulan, dan Jennie sudah melahirkan seorang putra untuk suaminya Hendra. Tuan Liam tidak ingin melewati moments bersama putranya, waktu kerja di kantor di atur se apik mungkin agar lebih berpeluang menemani istri mengasuh anak.
Kali ini mereka pergi berkeliling kota mengingat Nadila yang sudah lama terkurung di dalam rumah, rasa bosan pasti ada apa lagi memiliki segalanya tapi tidak menikmati. Tuan Liam menghabiskan akhir pekan mengikuti keinginan yang mulia ratu bahkan hal membosankan sekalipun di lakukan nya
"ayo menangkan bonekanya suamiku sayang"kata Nadila di barengi kecupan di pipi suami agar wajah kaku itu sedikit melunak, sungguh tidak enak di pandang di tengah keramaian.
"sangat sulit sayang, kita beli semuanya saja ya" bujuknya, akan memakan waktu berjam-jam untuk mendapati boneka sebesar kepal tangan, lebih baik membeli semuanya kalau perlu bersama mesinnya.
"kamu janji melakukan keinginan ku tapi nyatanya sudah menyerah" Nadila ngambek karena Ken sudah melakukan transaksi secara cash kepada pemilik mesin "bagaimana bisa aku memiliki suami segila ini"
Setelah melahirkan Nadila juga membudidayakan jiwa boros dan menghamburkan uang. Semua barang yg ang menarik perhatian di belinya namun tuan Liam sama sekali tidak merubah ekspresi wajah tampannya, lakukan saja uangku tidak akan habis itulah yang di katakan ya.
Menemani wanita lebih melelahkan dan menguras energi dari pada bertarung melawan raja hutan atau menandingi kekuatan Naruto. Bahkan menghadapi seribu pasukan bersenjata tidak selelah yang di rasakan hari ini. Berkeliling mall sepuluh kali, menemani ke salon Berjam jam, menonton dan mengantri cemilan pinggir jalan semuanya di lakukan demi menyenangkan sang istri.
"kamu harus memberiku hadiah sekarang" kata tuan Liam menjatuhkan tubuh di atas kasur. Tidak di sangka nadila menimpa tubuh gagah suaminya dengan tawa renyah.
"mau di pijit suamiku yang tampan" katanya
Tuan Liam bersemangat membuka pakaian dan menyisakan bokser dan bersiap di pijit. Dan terjadilah pemijatan yang berlangsung lama.
Mereka bahkan lupa baby Rans yang meminta susu, beruntung baby sitter sedikit bijak. Memberi baby Rans stok susu ASI, seharian baby Rans memang ikut tapi berjalan dengan para baby sitter dan pengawal.
__ADS_1
Hari terus berlalu, tuan Liam sudah bisa memanajemen waktu untuk bekerja dan bersama keluarga nya, sangat jarang dia mendapati informasi buruk. Sekretaris Ken selalu melakukan sendiri tempat membuat pusing tuannya.
"Ok Lusi apa yang kamu ciptakan Ken?" rasa penasaran tuan Liam.
"tidak ada ilusi tuan muda semua baik-baik saja" jawaban cuek itu harus di beri hadiah "plakkk" suara pulpen yang mendarat di kepala Ken, pulpen itu di lempar yg empat mengenai sasaran dan pelakunya sedang menatap tajam pada Ken. Ini sudah pernah terjadi sebelumnya, itulah yang di ingat sekretaris Ken.
"sebaiknya anda cuti saja besok tuan" kata Ken.
"kenapa kamu tidak memecat ku saja ken!" kesal tuan Liam.
"bagaimana memecat pemilik perusahaan ch jika ku hitung-hitung kiamat masih lama bukan" gumam sekretaris Ken.
Ken bergelut dengan dunianya sedangkan tuan Liam sibuk menelpon seseorang, rasa tidak peduli dari Ken sempat membuat darahnya mendidih karena tidak biasanya Ken seperti itu biasanya. Namun, sangat gengsi untuk bertanya seharusnya tanpa dia berkata Ken sudah mengetahui isi hatinya dan akan segera di lakukan Ken.
"apa kamu sudah bosan menyendiri Ken ? akan ku nikahkan kamu dengan salah satu putri kolega bisnis kita " Mendengar itu Ken membulatkan matanya.
Tuan Liam berdecak "Hendra dimana dia?" katanya kemudian.
"dia selamat dan ku beri cuti beberapa Minggu untuk merawat lukanya" jelas Ken yang di sambut dengan manggut-manggut.
Di belahan dunia lain Geronimo melancarkan bisnisnya, menjual para wanita kepada pria yang butuh kehangatan. Penculikan terjadi di mana-mana dan belum bisa di temukan pelakunya, setiap saat akan ada yang menghilang entah kemana.
Geronimo telah membuat sebuah club' yang di lengkapi kamar private, usahanya berkembang dengan baik secara rahasia bagi kalangan atas. " apa saya bisa mendapatkan yang segar malam ini tuan Geronimo?" kata pria dewasa dan matang itu.
"ada uang ada barang. Wanitanya ada di kamar anda bebas melakukan apa saja" Geronimo mendapat banyak uang dengan caranya.
__ADS_1
Gadis yang dia cuti akan di kunci di dalam kamar dan saat ada pelanggan yang datang bercinta selama satu malam, maka gadis gadis itu akan di beri obat terlarang. Geronimo kehilangan banyak uang untuk mengobati lukanya saat tuan Liam melakukan pembalasan dengan meledakkan rumahnya. Geronimo mulai membuat bisnis yang menghasilkan uang dengan cepat, termaksud bisnis gelap perdagangan ilegal dan hal menguntungkan lainnya.
Deorsa datang menemui tuannya "bagaimana Deorsa?" tanyanya.
"sesuai keinginan anda tuan" jawab Deorsa yang setia
"hahaha, dengar kan aku Deorsa aku ingin memiliki uang banyak. Setelah mendapatkan uang banyak di tahun ini maka belilah senjata dan kita lakukan penyerangan sesuai yang di rencanakan. Anak ingusan itu keturunan Dewantara harus mati" geramnya sambil meraba bekas luka yang di berikan tuan Liam ditubuhnya.
Deorsa membawa beberapa gadis kedalam kamar yang berbeda dan di kurung nya disana, ternyata selain menyediakan jasa layanan mereka juga membuat Vidio vul*** untuk mengancam para wanita agar bersedia bekerja dengan baik untuk melayani tamu.
"Vidio ini akan sampai kepada keluarga anda nona jika anda menolak untuk melayani tamu. Anda tahu yang terjadi selanjutnya saham perusahaan keluarga anda akan hancur. Jadi jangan sampai ada keluhan ketidak kepuasan dari pelanggan" ancam Deorsa, yang dia bawa adalah beberapa anak pengusaha yang berhasil dia jebak. Sehingga wanita cantik itu bersedia melakukan apa saja demi keluarga mereka.
"kulit anda terlalu mulus saya ingin tahu sejauh mana keahlian anda" kata Deorsa yang tidak melewatkan kesempatan, kelakuannya sama saja dengan Geronimo. Dia menggagahi gadis yang Baru saja di bawanya ketempat terlarang itu. Gadis itu hanya pasrah tanpa perlawanan.
"tuan jangan seperti ini" gadis itu merasa tidak nyaman dan juga tidak sanggup melayani kekuatan Deorsa.
"anggap ini latihan untukmu nona manis, lakukan dengan benar k*l** lah dengan benar sssttt ahh, yah seperti itu" desah Deorsa menikmati gerakan mulut gadis yang berlutut di bawahnya sambil memegang kepala gadis itu.
Untuk kesekian kali cairan kental itu tertumpah di dalam mulut gadis itu, namun Deorsa belum berhenti. Sekali lagi dia memasuki inti gadisnya dan mengatur irama yang membuat gadis itu menjerit sakit, tidak hanya itu dia juga meremas pay*d*** gadisnya dan sesekali mengisapnya. Dia sangat buas dalam bercinta, untuk kesekian kali gadis itu mencapai ******* namun tidak di Jedah oleh Deorsa.
"tidak, akh akhhh sssttt ahhh, tuan aku tidak kuat lagi sakit" keluh gadis itu.
"sudah ku bilang ini latihan dan peringatan untukmu, kedepannya kamu harus lihai bekerjasama akhhh" Deorsa semakin menghentakkan tubuhnya, tidak ingin mendengar keluhan gadisnya hanya Des*h** yang membuatnya Ter*ngs***g saja yang ingin di dengarnya.
"akh sssttt hmm" gadis itu terus di paksa.
__ADS_1
"akhhh hah! kamu memang luar biasa nona manis, selain pijitan v*g*** mu yang sempit suaramu juga sangat merdu" kata Deorsa mengakhiri setelah menyadari lawannya lemas berbalut cairan nya. Sangat tidak berada dia meninggalkan wanita itu dalam keadaan tanpa benang.
Setiap hari akan ada wanita yang di jual oleh Geronimo demi kesenangan dan mendapat uang yang banyak.