
"Deliaa.... " Teriak aditia
"Apa yang terjadi pada mu delia." Sambil mengangkat tubuh delia dan membawanya ke rumah sakit.
------------------------------
Saat di dalam mobil aditia sangat cemas, sesekali dia melirik delia dan mengelap darah yang mengalir dari kepala delia, aditia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh layaknya seorang pembalap, dia tak peduli jika ada polisi yang menilang mobilnya karena sekarang yang terpenting adalah keselamatan delia. Aditia geram pada orang yang telah membuat delia menjadi seperti ini.
"Jika aku menemukan orang nya, akan ku balas berkali-kali lipat." Ucap aditia.
Lalu mobil aditia sampai di rumah sakit di kawasan jakarta, lalu aditia memanggil perawat. Kemudian perawat pun datang dan meletakan delia di atas ranjang dan membawanya ke UGD.
"Maaf tuan, anda tak boleh masuk Tunggulah di luar." Ucap perawat itu sambil menutup pintu.
1 jam aditia menunggu tapi belum ada tanda-tanda operasi selesai.
2 jam ....
3 jam......
Lalu seorang dokter keluar dari ruang operasi.
"Bagaimana keadaan pasien dokter." Ucap aditia cemas.
"Luka di kepalanya cukup serius dan dia kekurangan cukup banyak darah, untung nya saja anda membawanya tepat pada waktunya jika tidak mungkin nyawanya tak terselamatkan dan sekarang dia akan di pindahkan ke ruang rawat." Ucap dokter itu.
__ADS_1
"Apa kah saya bisa melihatnya." Ucap aditia .
"Silahkan, tapi nona delia masih koma."
"Hmmmm... "
Lalu aditia memasuki kamar rawat delia, di sana delia terbaring lemah dengan tanganya yang di infus dan kepalanya yang di perban, muka yang biasanya merah merona sekarang pucat.
Lalu aditia menelpon pengawas CCTV di kampus nya.
"Tolong berikan rekaman cctv di depan toilet wanita."
"....."
"Sekarang aku tak mau tahu."
"....."
"Aku tak akan membiarkan orang yang membuat mu seperti ini bisa hidup tenang." Sambil melihat delia dan tangannya mengelus rambut delia. "Mereka harus membayar mahal atas apa yang mereka perbuat." Ucapnya lagi.
Tring, tring, tring.
Nada pesan masuk ke handphone aditia, dan saat di lihatnya sebuah rekaman video yang menunjukan siapa orang-orang yang membuat delia seperti ini.
"Tak ku sangka kalian..." Ucap aditia sambil menyeringai. "Sebuah mangsa yang mudah."
__ADS_1
Di dalam lubuk hati aditia, dia tak mengira jika dia akan jatuh cinta pada wanita seperti delia yang bisa di bilang bukan tipe nya. Tapi ada sesuatu yang membuat aditia jatuh cinta padanya dan tak bisa di ungkapkan oleh kata-kata.
"Aku akan kembali bebby, tunggulah. Dan saat kau bangun kau akan mendengar berita yang menyenangkan." Ucap aditia sambil mengecup kening delia.
Lalu aditia melenggang pergi meninggalkan kamar rawat delia.
"Hallo "
"iyah hallo , siapa ?"
"Datang lah ke rumah sakit XXX delia kecelakaan ."
"hah? delia kecelakaan, bagaimana bisa?"
"Jangan banyak bicara datang saja. Dia di kamar 1471, tolong jaga dia aku ada sedikit urusan." Ucap aditia lalu menutup telpon nya.
Yah aditia menelpon sarah teman delia Untuk datang menemani delia, ketika di pergi.
Lalu Aditia pulang menuju apartemennya, dia memikirkan rencana yang menarik untuk membalas orang-orang itu.
"Tolong cari informasi tentang ketiga orang ini." Ucap aditia
"Siap tuan." Ucap seorang pria ber jas.
Lalu pria berjas itu pergi meninggalkan aditia.
__ADS_1
"Tunggulah ajal kalian, gadis-gadis manis." Ucap aditia sambil menyeringai dan mengasah pisau kecil nya.