
Aditia hanya bisa dia membisu sambil berlutut dan mengenggap kedua tangan delia, memohon agar delia tak pergi dari kehidupannya.
----------------------------------
"Lepaskan tanganmu itu aditia." Sambil menyingkirkan tangan aditia.
"Ku mohon delia, maafkan kecerobohanku. Aku berjanji tak kan mengulanginya lagi."
"Tapi hati ku sudah hancur oleh mu aditia, kau tahu bagaimana sakitnya dan hancurnya hati ini ketika orang yang ku sayangi tega melakukan itu semua padaku."
"Aku khilaf delia, aku khilaf."
"Tapi hati ini dan raga ini sudah lelah aditia."
Terlihat aditia diam membisu sambil terus memegang kedua tangan delia.
"Ku mohon delia, aku menyesal."
"Sekarang kau baru bilang menyesal, penyesalanmu sudah terlambat aditia."
"Kita bisa mulai lagi dari awal delia."
"Sesuatu yang hancur tak akan kembali lagi ke bentuk asalnya aditia, begitu pun juga hatiku, kau harusnya mengerti itu."
"Ku mohon delia, saat itu aku terbawa emosi karena clara menghasutku delia."
"Sekarang terserah apa katamu aditia, yang jelas aku mundur."
"Tidak, tidak, tidak delia. Kau tak boleh berkata seperti itu."
"Lantas untuk apa hubungan ini di pertahankan jika kita sudah tak saling mencintai." Teriak delia sambil berderai air mata.
__ADS_1
"Apa yang harus ku lakukan delia agar kau kembali percaya bahwa aku menyesal telah melakukan hal itu padamu."
"Tak ada yang perlu kau lakukan, semuanya sudah jelas aditia kita berpisah sampai di sini." Ucap delia sambil memalingkan mukanya.
Terlihat aditia berjalan mundur, menjauhi delia.
"Aku akan membuktikan cintaku padamu delia, tunggu di sini kau jangan kemana-mana." Lantas aditia langsung berlari keluar entah kemana.
Terlihat delia sedikit khawatir aditia melakukan hal yang gila.
Skip.
Cukup lama delia menunggu kedatangan sarah, tapi sarah tak kunjung datang.
"Kemana sarah, katanya mau jemput."
Brakk...
"Delia, lihat aku membawa orang yang telah berani menghasutku sehingga aku melakukan hal keji itu kepadamu."
Terlihat clara menahan sakit akibat cengkraman aditia pada rambutnya, dan delia tak tega melihat clara di perlakukan seperti itu oleh aditia.
"Lepaskan dia aditia."
"Tidak, dia orang yang telah menghasutku delia."
Lalu aditia menarik rambut clara agar dia berdiri, kemudian langsung mendorong tubuh clara hingga tersungkur ke lantai.
"Aditia apa yang kau lakukan." Teriak delia.
Lalu clara langsung merangkak menuju delia.
__ADS_1
"Ku mohon delia, maafkan aku! aku tak bermaksud menghasut aditia." Ucap clara sambil berlinang air mata.
"Kemari kau clara." Sambil menyered tubuh clara dan mengikatnya di depan delia.
"Aditia hentikan, aditia." Teriak delia.
Dan delia pun tak bisa berbuat apa-apa, tapi sekuat tenaga delia bangkit dari tempat tidur untuk menyelamatkan clara dari amukan aditia.
Kemudian delia langsung terjatuh dari tempat tidur, dan memegangi bagian tulak rusuknya yang patah.
"Akhhh..." Terdengar jeritan delia.
"Delia." Aditia yang melihat delia terjatuh langsung buru-buru berjalan ke arahnya dan menggendong tubuh delia.
"Akhh...Sakit." Terlihat delia kesakitan.
hal itu membuat aditia semakin panik.
"Bertahanlah delia, aku akan membawa mu ke rumah sakit sekarang."
Dan aditia langsung membawa delia ke rumah sakit, meninggalkan clara yang tengah terikat.
Terlihat clara tengah meronta-ronta mencoba melepaskan ikatan yang mengikat kedua tangannya, dan tak beberapa lama ikatan itu pun lepas.
"Awas kau delia, karena mu aditia melakukan ini semua padaku." Ucap clara dan dia pun langsung berjalan pergi meninggalkan rumah aditia dengan tatapannya yang marah.
***
Jangan lupa like dan votenya yah 😊😊
Dan makasih udah luangin waktu buat baca novel author.~
__ADS_1