Cinta Psychopath (S1 & S2)

Cinta Psychopath (S1 & S2)
#72 Kecurigaan aditia


__ADS_3

Delia merasa heran, kepada orang-orang yang sekarang ada di dalam kamarnya, mereka seperti sedang menyembunyikan sesuatu darinya, terlihat sarah dan hendra tengah menahan tawa dan aditia seperti orang yang tengah menahan marah, sebenarnya ada apa dengan mereka semua.


--------------------------------


"Khem... Lebih baik kalian bertiga segera pulang karena delia harus segera kembali istirahat."


"Tapi aku..." Perkataan delia terhenti ketika aditia menatap dirinya, dan terlihat aditia seperti memberi sebuah kode tapi delia tak mengerti kode apa itu.


"Delia juga gak keberatan kita disini, lantas kenapa kamu harus keberatan." Ucap sarah.


"Jelas aku keberatan karena delia sedang sakit, harusnya kalian sedikit mengertilah. Dan lagian sekarang juga sudah sore." Ucap aditia.


"Ya udah, kita pulang. Tapi nanti besok aku kemari lagi yah delia." Ucap sarah.


"Yah udah, hati-hati di jalannya yah." Ucap delia kepada ketiga orang temannya.


Terlihat sarah memicingkan matanya saat bertatapan dengan aditia, dan juga terlihat ridho yang memberikan senyuman kepada delia sebelum dia pergi.


"Jaga dirimu baik-baik delia." Ucap ridho sambil melenggang pergi.


Dan saat mereka bertiga sudah meninggalakan kamar rawat delia, terlihat delia masih terus tersenyum sambil manatap pintu keluar.


"Khem..."


"Kenapa sih."


"Gak."


"Oh, ya udah. kok kamu belum pergi."


"Buat apa aku pergi."


"Tadi kamu nyuruh mereka semua buat pergi karena aku harus istirahat, dan kok kamunya juga belum pergi."

__ADS_1


"Ya kan, aku mau nemenin aku di sini delia."


"Basi..."


"Dihh..."


"Oh, iyah tadi kamu ada urusan apa?"


"Bukan, apa-apa kok. Oh iyah delia."


"Apa?"


"Aku mau nanya sesuatu."


"Nanya apa aditia."


"Apa di kampus, ada cowo yang deket gitu sama kamu selain aku."


Terlihat delia tengah memikirkan pertanyaan yang di ajukan oleh aditia.


"Siapa?"


"Ridho, yang tadi nengok aku."


Terlihat muka aditia kembali malas ketika harus mendengar nama ridho, cowo yang selalu cari perhatian delia.


"Emangnya kenapa kamu tanya kaya gitu aditia."


"Enggak pengen tahu aja."


"Oh.. Aditia kapan aku bisa pulang."


"Tadi aku udah tanya sama dokter, katanya kamu bisa pulang besok."

__ADS_1


"Beneran. Hore." Terlihat delia sangat senang ketika mendengar bahwa dirinya bisa pulang besok, dan lagi pula delia sudah rindu dengan apartemennya.


Dan kini aditia tengah memikirkan ucapan orang suruhannya bahwa yang menculik delia adalah orang yang dekat dengan delia dan juga satu kampus dengan delia, dan setelah di tanyakan pada delia ternyata yang dekat dengannya di kampus hanya ridho, apa mungkin ridho adalah pelakunya. Lantas jika benar dia pelakunya, dan apa tujuan dia menculik delia, dan aditia harus segera mencari tahu.


"Aditia, kok bengong lagi mikirin apa."


"Gak lagi mikirin apa-apa kok."


"Bohong."


"Beneran delia."


Tak ada lagi obrolan antara, kini terlihat aditia berdiri dari tempat duduknya, dan menyelimuti tubuh delia.


"Kamu sekarang istirahat yah, aku mau pulang buat nyiapin keperluan kamu nanti saat dirumah."


"Tapi aku kan mau pulang ke apartemen ku aditia."


"Gak bisa, kamu pulang ke rumah ku. Dan ini perintah."


"Ya udah terserah kamu aja."


"Gitu dong,ya udah aku pulang dulu yah kamu istirahat. Oke."


"Iya aditia."


Lalu aditia langsung meninggalkan delia tak lupa sebelum meninggalkan delia, aditia mencium kening delia terlebih dahulu. Terlihat setelah kepergian aditia, delia langsung menutup matanya dan berniat untuk segera tidur.


Tapi tak lama dari kepergian aditia, terlihat seseorang masuk ke kamar rawat aditia, dan sangat terlihat mencurigakan.


***


Jangan lupa like dan votenya yah 😊😊

__ADS_1


Dan makasih udah luangin waktu buat baca novel author.~


__ADS_2