Cinta Psychopath (S1 & S2)

Cinta Psychopath (S1 & S2)
#35 Rencana Aditia


__ADS_3

"Aku akan membalas mereka yang telah menyakitimu delia dan mereka harus membayar mahal atas semua ini." Ucap aditia dalam hatinya. "Tunggu aku tiara , kau sangat mencintaiku maka bersiaplah mati di tangan ku."


---------------------------------


Di sebuah kamar bernuansa biru muda terlihat seorang wanita tengah menelpon seseorang.


"Kurang ajar, aku sudah bayar mahal-mahal dan sekarang mereka ngilang gitu aja, di hubungin gak bisa." Ucap tiara kesal.


Tiara tengah berbaring di atas ranjang sambil menahan amarahnya karena orang bayaran nya menghilang begitu aja.


Dretttt... Dretttt... Drettt..


"Siapa nih?" Ucap tiara ketika sebuah panggilan masuk dari nomor asing.


"Hallo, siapa ini?" Ucap tiara.


"Ini aku aditia."


"eh, kak aditia tumben nelpon ada apa yah." Tanya tiara senang


"Gak, aku cuman kangen aja denger suara merdu kamu."


"Ih.. kak aditia bisa aja." ucap tiara sambil tersenyum sendiri.

__ADS_1


"Oh.. Iyah tiara, aku minta maaf atas ucapan ku pada mu waktu itu."


"Iyah gak papa kok kak aditia."


"Iyah, setelah aku pikir-pikir delia itu emang gk pantes buat jadi calon istri aku, dia itu cewe nya jelek, miskin lagi gak pantes banget sama aku." Ucap aditia sambil menyeringai.


Tiara yang mendengar ucapan aditia yang menjelek-jelekkan delia merasa senang, dia tak perlu susah-susah lagi untuk menyingkirkan delia toh aditia juga sudah mulai tak suka pada delia, pikirnya.


"Hmmm... Bagus deh kalau kak aditia udah bisa buka mata kakak kalau delia itu emang bukan cewe yang cocok buat kakak." Ucap tiara.


Sebuah seringaian terukir di wajah aditia.


"Hmm.. Iyah kau benar juga mungkin karena selama ini aku tak pernah menjalin asmara jadi saat aku menyukai delia aku berpikir bahwa dia itu wanita yang cocok tapi nyatanya tidak ada kata cocok sama sekali." Ucap aditia.


"Ya sudah kak, udah jangan di pikirin lagi soal delia kan masih ada aku." Ucap tiara.


"Kak aditia bisa aja." Ucap tiara sambil tersenyum.


"Oh.. Kyah tiara, apakah besok kamu ada waktu luang?" Tanya aditia.


"Ada kok, emang kenapa?" Tanya tiara.


"Anu aku, mau ngajak kamu jalan gitu tapi kalau kamu sibuk gak papa kok." Ucap aditia.

__ADS_1


"Gak kok aku gak sibuk." Ucap tiara.


"Ya udah besok sore jam 3 aku jemput yah." Ucap aditia.


"Iyah kak aditia." Ucap tiara.


"Ya udah, kamu cepet istirahat biar fress buat nanti besok." Ucap aditia.


"Ya udah kak aditia , kak aditia juga jangan lupa istirahat yah." Ucap tiara.


"Iyah siapp."


"Bye."


"Bye...."


Tut.. Tut.. Tut..


Setelah panggilan berakhir terlihat tiara tengah berguling-guling di atas ranjang karena rasa senangnya bisa bersama aditia.


"Mimpi apa aku semalem, kok bisa kak aditia ngajak jalan... Pake baju apa yah buat besok, pokoknya harus dangdan cantik biar kak aditia makin cinta sama aku." Ucap tiara senang.


Di tempat lain...

__ADS_1


Di sebuah kamar rumah sakit terlihat aditia tengah menatap delia yang tengah tak sadarkan diri sambil salah satu tangan nya sedang di infus sambil tangannya mengusap rambut delia dan terukir senyuman tulis di wajah aditia pada delia.


"Tenang saja bebby, aku akan membalas semua penderitaan yang telah mereka berikan pada mu." Ucap aditia sambil mencium kening delia.


__ADS_2