Cinta Psychopath (S1 & S2)

Cinta Psychopath (S1 & S2)
#43 Ada apa dengan tiara .


__ADS_3

Aditia yang melihat anak buah nya pergi mencari keberadaan delia . Dia berjalan menuju tempat tidur nya dan membaringkan tubuh nya di atas kasur milik nya , pikiran nya terus melayang memikirkan keberadaan delia .


----------------------------------


Hari semakin larut tapi tak ada kabar dari anak buah nya tentang keberadaan delia .


"Bedebah , dasar anak buah tak berguna untuk mencari delia saja mereka tak becus ." teriak aditia sambil melempar barang-barang yang ada di kamar nya .


Lalu aditia langsung pergi meninggalkan rumah nya , dia pergi ke rumah ayah nya , karena aditia curiga jika ayah nya yang menculik delia .


Skip .


Tak beberapa lama aditia sampai di kediaman wijoyono , dengan langkah kaki yang cepat dan wajah yang geram dia langsung memasuki rumah ayah nya .


Brakkk...


Suara pintu di tendang , membuat pak wijoyono tersentak karena kaget .


"Apa yang kau lakukan aditia , tak bisa kah kau datang secara sopan ."


"Tak perlu basa-basi , ke mana kan delia ."


"Apa maksud mu ."


"jangan pura-pura bodoh wijoyono ."


"Berani nya kau memanggil ku dengan nama ku , dasar anak durhaka ."sambil tangan nya ingin menampar aditia , tapi aditia langsung menangkap tangan ayah nya .

__ADS_1


"Kau kira bisa memukul ku ." Sambil menghempaskan tangan pak wijoyono .


"Kau , datang ke sini marah-marah menanyakan wanita miskin itu pada ku , apa kau kira aku pengasuh nya ."


"Sebaik nya kau pegang ucapan mu itu , dan jika aku mengetahui bahwa kau menyembunyi kan delia maka kau akan tahu akibat nya ."


Lalu aditia langsung berbalik pergi meninggalakan rumah tersebut .


Kemudian aditia mengendarai mobil nya tanpa tujuan , hari semakin malam dan udara pun semakin dingin , tapi delia tak kunjung di temukan .


Aditia terus berpikir keras , kemana lagi dia harus mencari keberadaan delia .


Tiara


Nama itu kemudian muncul di pikiran aditia , lalu aditia langsung pergi ke rumah sakit jiwa tempat tiara di rawat .


Lalu aditia melangka memasuki kawasan rumah sakit tersebut , dia mencari dokter jaga yang biasa nya bertugas untuk menjaga pasien pada malam hari .


Di lirik nya jam sudah menunjukan pukul 23.00 WIB , aditia terus berjalan menyusuri lorong-lorong rumah sakit yang cukup mencekam .


"Di mana ruang dokter nya ."


Lalu aditia melihat handphone nya , lalu dia di kaget kan dengan seseorang yang menepuk bahu nya .


"Maaf tuan , anda sedang apa di sini ." ucap seorang pria yang ternyata seorang dokter .


"Saya ingin menjenguk seseorang ."

__ADS_1


"Menjenguk ,sekarang sudah malam anda tak bisa menjenguk pasien ."


"Tapi saya harus melihat nya sekarang , ini penting sekali ."


"Baik lah tuan , tapi kau tak bisa berlama-lama ."


"Terimakasih ."


"Siapa nama pasien nya ."


"Tiara ."


Dokter jaga yang mendengar nama tiara langsung tersentak kaget .


"Seperti nya kau tak bisa menjenguk nya ."


"kenapa ."


Raut wajah dokter itu terlihat serius dan seperti orang yang ketakutan .


"Mari kita bicara di ruangan ku ."


Aditia yang melihat wajah serius dari dokter tersebut , lalu mengiyakan ajakan dokter tersebut untuk berbicara di ruangan nya .


Aditia melewati beberapa lorong yang cukup gelap dan mencekap dan dia juga melihat beberapa pintu yang di halangi dengan jeruji besi .


Aditia terus bertanya dalam hati , apa yang terjadi sebenar nya pada tiara . kenapa dokter itu seperti ketakutan ketika dia menyebut nama tiara .

__ADS_1


__ADS_2