Cinta Psychopath (S1 & S2)

Cinta Psychopath (S1 & S2)
#26 villa cirata 3


__ADS_3

Tak berselang beberapa lama pesanan mereka pun sampai lalu delia langsung menyantap sate yang di pesan aditia dan aditia hanya bisa tersenyum melihat delia.


--------------------------------


Setelah selesai, mereka pun kembali ke villa, kini delia hanya duduk diam sambil melirik handphonenya.


"Aku bosan." Ucap delia.


"Terus kau mau kemana." Tanya aditia.


"Aku mau jalan-jalan." Ucap delia.


"Tunggu sebentar." Ucap aditia, lalu melenggang pergi entah kemana.


Di saat delia tengah duduk di di atas ranjang dia melihat sekolebat bayangan yang melintas melewati kamarnya.


"Aditia." Panggil delia, tapi tak terdengar jawaban dari aditia. "Mungkin perasaan ku saja."


Tak berselang beberapa lama aditia datang.


"Bersiap-siaplah kita akan jalan-jalan." Ucap aditia.


"kemana?" Tanya delia.


"Kau ingin ke tempat yang seperti apa dulu." Tanya aditia.


"Aku ingin ke tempat yang banyak kuliner nya gituh, terus ke tempat yang banyak pakaian." Ucap delia.


"Oke, kalau begitu kita pergi ke pasar cipeundeuy." Ucap aditia.


"Tapi aku gak mau naik mobil." Ucap delia.


"Tenang aku udah beli motor kok." Ucap aditia.


Lalu delia bersiap-siap dia memakai jelana jens dan baju kaos berwarna putih , dengan rambut yang di uraikan dan aditia memakai jelana jens dan kemaja berwarna hitam.

__ADS_1


Lalu setelah selesai bersiap-siap, mereka pergi ke pasar cipeundeuy dan mereka mengambil jalan yang memutar meski jauh tapi menyenangkan di tengah perjalanan delia melihat sebuah warung yang menjual baso tulang iga.


"Stop, stop, stop aku ingin makan itu." Ucap delia.


"Siap tuan putri." Ucap aditia lalu dia memberhentikan motor nya di warung tersebut.


"Mbak beli 2 porsi yah." Ucap aditia lalu mereka menuju tempat makannya meski tak memakai kursi tapi tempat makan tersebut sangat nyaman dengan pemandangan pesawahan yang indah di tambah angin sepoi-sepoi menambah kesan nyaman bagi delia.


"Aditia lihat itu ada ikan." Ucap delia sambil menunjuk ke bawah, yah lebih tepat nya di bawah tempat warung tesebut terdapat sawah.


"Iyah." Ucap aditia.


tak berapa lama pesanan mereka pun sampai.


"Ini kang." Ucap pelayan tersebut.


"Makasih ya mbak." Ucap delia ramah.


Lalu delia menambah beberapa sendok sambel ke kuah baso miliknya.


"Jangan terlalu pedas delia nanti kau sakit perut." Ucap aditia.


Lalu delia memakan baso miliknya, aditia hanya diam sambil melihat delia.


Kring...kringg..kringg..


Suara telpon aditia berbunyi.


"hallo."


"...."


"Ada apa?"


"...."

__ADS_1


"Iyah nanti malam aku pulang ke jakarta."


"...."


"hmmmm."


"Maaf delia kita tidak bisa berlama-lama di sini, nanti malam kita akan pulang ke jakarta." Ucap aditia.


"Oh.. iyah gak papah kok, kenapa harus malam sekarang aja pulangnya." Ucap delia.


"Enggak nanti malem aja, setelah ini kita pulang ke villa untuk beres-beres barang." Ucap aditia.


"Oke." Jawab delia.


Setelah selesai memakan makanan nya, aditia langsung membayar dan mengajak delia untuk pulang ke villa tempat mereka menginap.


"Kau kenapa." Tanya aditia.


"Tak kenapa-napa kok." Jawab delia.


Setelah sampai di villa aditia menyuruh delia untuk istirahat karena ada urusan yang harus aditia urus dulu.


Hening..


Setelah kepergian aditia, delia hanya berbaring di ranjang dan tanpa di sadari dia pun terlelap dalam tidurnya.


skip.


Brukkk, brukkk, brukkk


Suara bising terdengar dari kamar mandi yang membuat delia terbangun dari tidurnya. Delia yang penasaran pun melihat ke kamar mandi dan di lihat nya kosong tak ada siapa-siapa dan saat delia ingin keluar dari kamar mandi.


"Kok pintunya gak bisa di buka sih." Ucap delia sambil berusaha membuka pintu kamar mandi tersebut.


Hiks.. Hiks... Hisk...

__ADS_1


Terdengar suara tangisan wanita dari arah belakang delia dan saat delia menengok ke belakan


"Akhhhhhhhhhhhhhhhhhh."


__ADS_2