Cinta Psychopath (S1 & S2)

Cinta Psychopath (S1 & S2)
#28 Aku ingin seorang anak


__ADS_3

Lalu aditia menyalakan mobil nya dan langsung meninggalkan Cirata tempat aditia menyatakan cinta nya pada delia.


---------------------------------


MOHON KEBIJAKAN DALAM MEMBACA BAGIAN CERITA INI... !!!!! Warning khusus 18+


Perjalanan dari cirata menuju jakarta memakan waktu sekitar 5 jam dan saat sampai di jakarta sudah jam 1 dini hari dan di lihat nya delia tengah tertidur pulas. Karena tak mau membangunkan delia, aditia membopong tubuh delia menuju kamar pribadinya dan langsung membaringkan tubuh delia di atas ranjangnya.


Setelah membaringkan delia, aditia pun ikut membaringkan tubuhnya di samping delia sambil memeluk tubuhnya.


skip.


"Hmmmmm... dimana ini." Ucap delia karena tak mengenali kamar yang dia tiduri dan di samping nya terlihat aditia sedang tertidur pulas mungkin dia lelah karena harus mengemudi berjam-jam.


Lalu delia beranjak dari ranjang, sebelum beranjak tubuh nya di tarik oleh aditia sehingga membuat delia menindih aditia.


"Tak ku sangka kau adalah wanita yang agresif sayang." Bisik aditia.


"Tidak." Ucap delia sambil berusaha bangun tapi tubuh nya di tahan oleh aditia.


"Lepaskan, aditia." Ucap delia.

__ADS_1


"Tak akan." Ucap aditia lalu membalikkan tubuh delia sehingga membuat tubuh delia berada di bawah tubuh aditia.


"Aku ingin seorang bayi sayang." Ucap aditia sambil memulai aksinya.


"Ahhhh." Desah delia, saat aditia meremas salah satu bukit kembarnya


"Kau sangat sensitif sayang." Ucap aditia lalu aditia mencium bibir delia, yang awal yang sebuah ciuman menjadi sebuah lumatan.


"hmmmmm, lepaskan aditia." Ucap delia.


Tapi aditia tak mendengarkan ucapan delia kini tangan aditia tak tinggal diam, dia langsung membuka paksa baju delia dan melemparkan nya kesembarang tempat. Terlihat lah BH berwarna pink yang membungkus P*y*d*ra delia tanpa membuang-buang waktu aditia melepas kaitan BH delia dan terlihatlah dada mulus delia dengan Dua gunduk hiasan yang sangat menggoda bagi aditia lalu aditia sesekali memainkan p*tingnya yang membuat delia mendesah tak karuan. Sudah puas dengan bagian atas aditia langsung membuka celana jeans delia dan terlihat CD berwarna senada dengan BH delia.


"Kau sudah basah sayang." Ucap aditia.


Sudah puas dengan pemanasan, Aditia langsung memulai pada inti nya.


"Ahhh...." Desahan delia kembali terdengar. Aditia memulai permainan nya dengan lembut dan pelan yang membuat delia semakin bergairah dan juga sesekali aditia meninggalkan bekas c*pang pada leher dan dada delia.


"Ahh... uh..." Desah delia.


"kau sangat bersemangat sayang." Ucap aditia langsung mel*mat bibir delia dan delia mengikuti permainan aditia dengan baik.

__ADS_1


"Uhh... Ah... Terus aditia." Ucap delia.


"memohonlah sayang." Ucap aditia.


"ku mohon aditia." Ucap delia sambil ******* bibir aditia.


Lalu aditia mempercepat pergerakan pinggulnya, yang membuat mereka berdua mencapai puncak nya bersama-sama.


"ahhhh... ahhh..." Desah delia.


Setelah puas dengan permainan nya aditia membaringkan diri nya di samping delia.


"Ku titip kan benih ku pada rahim mu , jagalah baik-baik." Ucap aditia. "Dan aku akan segera menikahi mu." Ucapnya lagi.


Dan delia hanya tersenyum mendengar ucapan aditia.


"Tidurlah pasti kau lelahkan." Ucap aditia.


"Tapi aku baru bangun tidur." Jawab delia.


"Tidur lagi, ini perintah." Ucap aditia.

__ADS_1


"Dasar." Ucap delia.


Lalu aditia memeluk delia dalam pelukannya, tak lupa dia pun mengecup kening delia dan memejamkan matanya dan terlelap tidur bersama delia.


__ADS_2