
Tapi apakah aditia akan mengenali sherly yang wajah nya di rubah menjadi delia. Dan apakah aditia akan menyadari kalau dirinya bukan delia melainkan sherly.
-----------------------------------
Operasi pun berjalan dengan lancar, kini wajah sherly berubah menjadi wajah delia. sedikit rasa jijik ketika wajah nya berubah menjadi wajah delia, tapi demi bisa bersama aditia dia rela melakukan apapun.
Setelah menjalankan operasi wajah, sherly langsung pergi menuju rumah aditia, dengan rasa percaya dirinya.
Skip.
tok,tok,tok,tok...
Sherly mengetuk pintu rumah aditia, tak ada jawaban sama sekali, lalu dia mencoba membuka pintu rumah aditia yang ternyata tak di kunci, sherly langsung masuk ke dalam rumah aditia dan dia mencari keberadaan aditia.
"Aditia?"
Ketika ada yang memanggil nama nya aditia langsung menoleh dan mata nya terkejut ketika yang di dapati nya adalah delia (sherly).
"Delia itu kamu sayang."
Aditia langsung berlari menuju ke arah delia dan langsung memeluk tubuh nya, dan mencium aroma tubuh delia yang sangat dia rindukan.
"Iyah ini aku aditia."
Cukup lama aditia mencium aroma delia, aroma yang sangat asing bagi nya, aroma tubuh delia yang sekarang sangat berbeda dengan delia yang dulu, dan bentuk tubuh nya pun sangat berbeda dengan yang terakhir dia ingat.
__ADS_1
"Aditia ada apa dengan mu, kenapa kau menjadi seperti ini."
"Hmm.. ini semua karena aku tak bisa menemukan mu sayang, bagaimana kau bisa lari dari para penculik delia?"
"Anu...aku.. melarikan diri, iyah melarikan diri."
"syukurlah jika kau tak kenapa-kenapa delia."
"Iyah aditia."
Lalu delia (sherly) membenamkan kepalanya pada dada bidang aditia, terlihat wajah aditia yang awal senang kini berubah seperti dengan menahan amarah.
"Berani nya kau menipuku dengan mengubah wajah mu menjadi delia, aku akan mengikuti permainanmu sampai aku bosan dan kau akan tamat." ucap aditia dalam hati nya.
"Aditia sebaiknya kau membersihkan tubuhmu."
"Hmm.. baiklah sayang."
Lalu aditia langsung pergi menuju kamar mandi nya untuk membersihkan tubuh nya.
di dalam kamar mandi...
Terlihat aditia tengah menatap cermin, dan beberapa air mata lolos dari mata nya, dia sangat merindukan delia tapi bukan berarti mereka bisa mengambil keuntungan dari hal ini sehingga mereka berani mengubah wajah wanita ini menjadi wajah kekasih nya.
Ingin rasa nya aditia langsung menghabisi wanita itu karena berani-berani nya telah meniru wajah kekasih tersayang nya, tapi aditia berpikir kembali setidak nya wajah itu bisa mengobati rasa rindu nya pada delia meski dia tahu wanita itu bukanlah delia.
__ADS_1
Tak ingin terus larut dalam masalah yang menimpa nya sekarang aditia langsung membersihkan tubuhnya yang sangat kotor itu.
Skip.
Cukup lama aditia berada di dalam kamar mandi, sherly yang menunggu sambil duduk di ranjang cukup merasa bosan.
Dan tak beberapa lama aditia keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan sehelai handuk yang hanya menutupi bagian bawah saja, sherly yang melihat aditia telanjang dada langsung menatapnya tanpa berkedip.
"Delia kau kenapa?"
"Ah, tidak aku hanya takjub ketika melihat tubuh mu aditia."
"Takjub? bukan nya kau selalu melihat tubuh ku ."
"Ah , anu iya kan karena itu dulu sekarang beda lagi."
Aditia hanya tersenyum sambil berjalan ke arah lemari dan mengambil stelan baju yang pas untuk di gunakan hari ini.
"Sekarang kita akan jalan-jalan."
"Benarkah."
"Iyah, kita akan makan malam untuk merayakan kembali nya kamu delia."
Terlihat raut wajah bahagia terukir di wajah sherly, sekarang dia bisa bersama dengan aditia untuk selama nya.
__ADS_1