
Aditia terus bertanya dalam hati, apa yang terjadi sebenar nya pada tiara, kenapa dokter itu seperti ketakutan ketika dia menyebut nama tiara.
------------------------------
Aditia terus berjalan mengikuti dokter tersebut kemudian langkah dokter itu pun berhenti di salah satu ruangan.
"Mari masuk."
Lalu aditia memasuki ruangan dokter tersebut.
"Kenapa kita harus bicara di sini." Ucap aditia sambil menduduk kan bokong nya di atas kursi.
"Begini, ini tentang pasien yang ingin kau jenguk."
"Ada apa dengannya? dan kenapa kau melarang ku untuk menjenguknya."
"Begini aku tak akan melarang mu menjenguknya jika siang hari tapi jika malam hari sebaik nya kau urung kan niatmu itu."
"Memangnya kenapa."
Terlihat raut wajah ketakutan tercetak jelas di wajah dokter tersebut.
"Begini apa kau percaya tentang orang yang melakukan perjanjian dengan iblis."
__ADS_1
"iblis? Hal gaib seperti itu hanya tahayul dokter, di zaman modern seperti ini hal seperti itu sudah tak ada."
"Aku juga berpikiran seperti itu pada awalnya tapi saat tiara datang kemari baru lah aku percaya tentang hal gaib seperti itu."
"Apa maksudmu dokter, jangan bertele-tele lagi."
"Kau orang terdekat tiara?"
"Bisa di bilang seperti itu."
"Apa kah kau pernah berpikir bagaimana dia bisa sembuh dari luka yang cukup parah dalam waktu yang singkat?"
Aditia langsung terdiam seketika, yah dia tak pernah terpikir bagaimana mungkin tiara bisa sembuh secepat itu.
"Begini saat dia datang pertama kali kesini, aku heran bagaimana wanita normal bisa di masukkan ke rumah sakit jiwa karena saat siang hari dia seperti orang normal pada umumnya dan di tambah dengan wajah nya yang cantik jelita. Tapi...."
"Tapi, apa."
"Tapi, saat malam hari aku sedang melihat pasien dan mengawasi mereka ketika itu aku teringat tentang pasien bernama tiara lalu aku pergi ke tempat di mana dia di kurung. Dan seketika mata ku terkejut dengan apa yang aku lihat."
"Apa, apa yang kau lihat?"
"Tiara berubah menjadi sangat menakutkan, dia seperti seorang iblis."
__ADS_1
"Apa maksud mu seperti iblis, jelaskan dengan lebih rinci."
"Wajahnya sangat mengerikan, mulutnya mengeluarkan darah yang berbau busuk , mata nya berwarna putih dan dia berbicara seperti bukan suara tiara."
"Lalu seperti suara siapa dan apa yang dia katakan, jelaskan !!!!"
"Dia berjalan sambil merangkak ke arah ku dan kedua tangannya memegang jeruji besi terlihat kukunya yang panjang mencengkram jeruji besi tersebut dan dia berkata Kau bukan orangnya, lalu kemudian tubuh ku terpental ke tembok dan kau tahu apa yang terjadi kemudian."
"Apa yang terjadi."
"Dia menatap ku dengan tatapan nya yang mengerikan dan tak lupa dia juga memberikan senyuman yang menakutkan yang tak akan pernah ku lupakan seumur hidup ku."
Aditia yang mendengar penjelasan dari dokter tersebut langsung terdiam kaku, siapa yang sedang di cari tiara apa mungkin dirinya, jika tiara memang sedang mencari nya untuk membalaskan dendam dia seharus nya tak menemui tiara untuk saat ini.
"Tuan kau tak apa?"
"Hah, iyah aku baik-baik saja."
"Jika kau masih tak percaya pada ucapan ku mari kita lihat CCTV yang ada di tempat tiara."
"CCTV?"
"Iyah di setiap kamar pasien pasti di pasang CCTV untuk mengawasi mereka, maklum lah mereka semua orang-orang gila jadi harus di awasi lebih ketat. "
__ADS_1
Lalu dokter itu menyalakan komputer dan memperlihatkan rekaman CCTV di ruangan tiara, aditia terus melihat nya dengan pokus terlihat tiara tengah duduk sambil membelakangi CCTV tersebut dan tak beberapa lama tiara berbalik ke arahnya, aditia langsung terdiam kaku dengan tubuh yang gemetar.