
"Ya udah ayo." Ucap aditia sambil membuka salah satu pintu kamar hotel yang terlihat sangat jelek dan kotor.
---------------------------------
Tiara sedikit kaget melihat kondisi kamar yang akan di tidurinya, kondisinya tak seindah dengan yang ada dalam pikirannya , yang dia harapkan sebuah kamar dengan taburan mawar di atas ranjangnya dan beberapa lilin yang menjadi penerang kamarnya tapi ini kebalikan dari semua itu.
"Kak aditia." Tanya tiara.
"Ada apa." Jawab aditia.
"Apa gak salah kak aditia milih tempat." Tanya tiara.
"Enggak memangnya kenapa?" Tanya aditia.
"Gimana yah, ini apa yah... Kamarnya itu lo kaya udah gak layak banget buat di pake tidur." Ucap tiara.
"Massa sih, masih layak kok. Ya udah dari pada ngemasalahin soal kamar lebih baik kita mulai sekarang aja." Ucap aditia dengan seringaiannya.
"Ih.. Kak aditia udah gak sabar yah." Ucap tiara manja.
Aditia hanya tersenyum menanggapi ucapan tiara.
"Kamu ganti baju dulu gih pake piyama ini, biar lebih menggoda." Ucap aditia.
Tiara hanya mengangguk sambil tersenyum, lantas ia langsung berjalan menuju kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.
__ADS_1
Tak beberapa lama tiara keluar dengan memakai piyama dewasa yang sangat menggoda.
"Kau sangat seksi bebby." Ucap aditia.
"Ah.. Kak aditia bisa aja." Ucap tiara.
Lalu aditia membopong tubuh tiara dan melemparkan tubuh nya ke atas ranjang lalu dia berjalan ke sudut kamar dan mengambil sebuah tali.
"Untuk apa tali itu." Ucap tiara.
"Untuk mengikat kedua tanganmu beby." Ucap aditia.
"Kenapa harus di ikat?" Tanya tiara.
"Aku tak suka jika nanti tangan mu ikut campur, jadi hari ini biar aku yang membuat mu puas dan kau hanya tinggal diam saja menikmati setiap sentuhan ku." Ucap aditia lalu mengikat kedua tangan tiara di sudut ranjang sehingga posisi tangan nya mengangkat ke atas kepala tiara (kaya orang yang angkat tangan gitu) dan tiara hanya diam saja tanpa mencurigai aditia mungkin karena dia sudah termakan ucapan manis aditia.
"Kok kak aditia belum mulai." Tanya tiara.
"Hahahaha..." Tawa aditia.
"Kok tertawa emang ada yang lucu gitu." Tanya tiara.
"Tiara, tiara. Boleh aku tanya sesuatu padamu." Ucap aditia.
"Tanya apa." Jawab tiara.
__ADS_1
"Apa kau sudah mendapat kabar dari 4 orang pria yang kau suruh untuk melecehkan delia." Tanya aditia.
Pertanyaan itu sontak membuat tiara terkejut, bagaimana aditia bisa tahu kalau dia menyuruh orang untuk melecehkan delia.
"Tak perlu kaget dan lagi kau tak akan mendapat kabar dari mereka, karena..... Mereka sudah mati, Hahahahaha." Ucap aditia sambil tertawa.
Tiara yang melihat aditia seperti itu membuat nya ketakutan dan dia berusaha melepaskan ikatan yang mengikat kedua tangannya tapi hasil nya nihil ikatan itu tak mau terlepas.
"Kau kenapa, bukan kah kau tadi sangat bersemangat tapi kenapa sekarang kau seperti tak mau." ucap aditia. "Dan lagi aku tak akan sudi menyentuh tubuh j*langmu itu." Ucap aditia pada tiara.
"Lantas untuk apa kau membawa ku kesini." Bentak tiara.
Aditia yang di bentak tiara hanya tersenyum.
"Bukan kah kau sangat mencintaiku, maka buktikanlah." Ucap aditia.
"Apa maksudmu?" Ucap tiara.
"Aku paling suka dengan wanita yang tahan lama, kau tahu maksud ku. Dan.... Sebagai uji coba kau harus melayani mereka dan kita lihat sebarapa kuat kau bisa bertahan." Ucap aditia sambil memberi isyarat.
Lalu datang empat orang pria dengan wajah yah seperti orang yang tak kuat ingin melampiaskan nafsu mereka.
"Kerjakan tugas kalian." Ucap aditia.
"Siap bos."
__ADS_1
Tiara yang melihat ke empat pria itu mulai ketakuatan.
"Nikmati dan layani mereka dengan baik beby." Ucap aditia dengan seringaian nya dan langsung melenggang pergi meninggalkan tiara yang muli menjerit.