
Acara belum selesai, beberapa pengisi acara masih melakukan tugasnya, sampai tiba-tiba penonton di buat riuh dengan kehadiran Chery yang tiba-tiba saja muncul di atas panggung di temani Arjuna dan Tores yang mengapitnya tanpa di sadari oleh Hasan dan Sean.
Melihat sosok artis nomor satu yang lama tidak muncul di dunia hiburan akibat beberapa kasus yang di hadapi seperti kasus hukum nya dan terakhir kasus ibunya yang di tuduh menggelapkan dana yayasan oleh Hasan itu ternyata masih mempunyai daya magnet tersendiri bagi masyarakat, terbukti dengan antusias warga yang hadir di sana berlomba meneriakan namanya, seakan lupa kalau acara ini adalah acara yang di peruntukan bagi Hasan.
Lagi-lagi Hasan tidak dapat berbuat apapun selain sangat geram pada para penjaga dan pengawalnya bisa sampai dua kali kecolongan di terobos orang-orang yang seharusnya tak di perkenankan berada di acaranya, jika tadi dia berhasil menaklukan Sean dengan bujuk rayu dan iming imingnya, kali ini dia agak pesimis bisa menghadapi Chery, terlebih dia tidak tahu apa yang di inginkan dan di rencanakan Chery dengan mendatanginya di acara ini, meskipun tentu saja Hasan sudah bisa menebak kalau itu pasti bukan niat baik, hanya saja, dia tidak tau niat tak baik seperti apa yang ingin Chery lakukan padanya.
"Selamat siang semuanya, apa kalian semua merindukan ku? Dan apa anda juga merindukan ku--- ayah tiri ku?" Chery mrlrmparkan senyum termanisnya untuk para penonton uang hadir dan juga senyum iblisnya untuk Hasan.
Seketika masyarakat langsung riuh dengan tepuk tangan dan teriakan nama Chery.
__ADS_1
"Aku sengaja datang ke sini untuk memeriahkan acara ini, ayah tiri ku mengundang banyak rekan artis di sini, tapi beliau lupa mengundang anak tirinya yang merupakan artis ternama ini, tapi tak apa, anggap saja ini kejutan untuk beliau dan juga kalian semua, pertunjukkan akan di mulai, siapkan mata dan telinga anda semua, jangan sampai terlewatkan." Ujar Chery yang berbicara di podium di temani Tores yang siaga menjaga Chery dari serangan apapun.
Hasan terlihat beberapa kali memberi kode pada beberapa anak buahnya untuk menghentikan pidato Chery di podium, namun Tores begitu ketat menjaga Chery, sehingga tidak seorang pun di perkenankan untuk mendekat dan setiap ada anak buah Hasan yang mencoba mendekat ke arah mereka, Tores langsungv pasang badan, sementara karena itu terjadi di depan publik, maka Hasan maupun anak buahnya tidak berani mengambil resiko dengan melakukan kekerasan seperti biasanya.
"Oh iya, aku tidak datang sendirian, namun datang beserta rombongan, dan untuk tamu kejutan selanjutnya, biar aku panggil saja, seseorang yang sepertinya kehadirannya sangat di tunggu oleh banyak orang, tamu kejutan, silahkan masuk!" Teriak Chery menyambut seseorang yang memakai penutup kepala, kaca mata hitam dan juga masker, naik ke panggung di apit oleh Fajar dan salah satu anggota kepolisian,.
Keriuhan di stadion mendadak berhenti, tibatiba suasana hening sejenak saat orang yang menyembunyikan identitas dirinya dengan berbagai penutup di wajah dan kepalanya itu menunjukkan dirinya, dia ternyata Siska yang berhasil di selamatkan dan di ambil dari sekapan anak buah Agung dan Sean tadi saat kekacauan terjadi di atas panggung, kesempatan itu di peroleh di saat Agung yang bertugas menjaga Siska lengah karena dia terlalu kesal dengan pembelotan yang di lakukan menantunya, Siska yang seharusnya di jadikan senjata pamungkas bagi Agung dan Sean dalam melawan Hasan, justru tidak di gunakan sama sekali akibat Sean lebih memilih memihak dan berdiri di sisi Hasan saat itu dari pada menjalankan rencana Agung yang sudah di sepakati sebelumnya.
Hasan bahkan sampai terlonjak dari temparnya duduk di pinggir panggung saat melihat Siska ternyata ada di atas panggung, dia tidak mengira jika Chery dapat membebaskan Siska, padahal yang menculik Siska dari kediamannya adalah Sean.
__ADS_1
"Anda semua pasti menantikan kemunculan saya atas kabar miring yang beredar tentang saya yang di hembuskan oleh suami saya sendiri, saya akan jelaskan di sini, saya tidak pernah menggelapkan uang yayasan sepeserpun, karena pada dasarnya nama saya hanya di gunakan sebagai penutup kebobrokan yang terjadi di yayasan, saya hanya berstatus penanggung jawab dan pengelola di atas kertas saja, sementara yang mejalankan dan mengelola semua keuangan yayasan adalah bapak Hasan Basri sendiri di bantu oleh temannya yang juga mengetahui banyak tentang itu semua, yaitu Jendral Agung Hartono, kebetulan orangnya juga ada di sini di antara kita, dia di pojok sebelah barat sana, beliau tadi menyekap saya bersama Sean Malik untuk di jadikan alat menekan dan mengancam bapak Hasan, dan---"
"Hentikan! Jangan lagi kau fitnah aku yang sudah kau bohongi dan hianati ini, pantas saja putri mu pandai berakting, ternyata itu semua belajar dari mu!" Hasan tidak bisa membiarkan Siska terus mengoceh dan membongkar semua fakta di depan semua orang.
Namun Hasan tidak dapat berkutik saat rekaman suaranya yang mengatakan kalau dia menikahi Siska karena menginginkan tubuh Chery di putar dan di dengarkan oleh seluruh penonton yang hadir, rupanya Bi Yati merekam semua itu dan menyerahkannya pada Chery.
Tak kuasa menahan amarah, Hasan mengeluarkan senjata di dari balik bajunya dan,
Dor!
__ADS_1
Suara tembakan membuat semua penonton yang hadir kalang kabut menyelamatkan diri karena tak ingin terkena peluru nyasar.