Dendam Cinta Sang Kapten

Dendam Cinta Sang Kapten
Istimewa


__ADS_3

"Maafkan ibu, Cher. Ibu tidak pernah menjadi ibu yang baik untuk mu." Sesal Siska saat Chery menemuinya di ruang temu tahanan.


Tak sekali pun Siska berani mengangkat wajahnya untuk menatap sang putri yang duduk tepat di hadpannya.


"Semua sudah berakhir, mengetahui ibu menyesali semuanya saja aku sudah merasa bersyukur, pria itu bukan orang tepat untuk mu," kata Chery.


Sebelumnya Chery pikir dirinya akan benar-benar kehilangan cinta sang ibu, meski cara dia mendapatkan kembali cinta sang ibu harus se-tragis ini, tetap saja Chery mensyukurinya, seburuk apapun jalannya, ini tetap hasil manis yang patut di sebut hal membahagiakan.


"Ibu pikir, uang bisa membuat ibu bahagia, ternyata kamulah sumber kebahagiaan ibu, berlimpah materi selama ini, ibu tetap merasakan kekosongan dalam hati, ternyata kamulah jawabannya, mungkin, ibu akan lama berada di sini, namun ibu tak menyesalinya, ibu lebih menyesal karena tidak berhasil membunuhnya, maaf tidak bisa menjaga mu dan lagi-lagi memberi mu aib, sebagai anak narapidana."


"Saya akan menjaganya, perkenalkan, nama saya Arjuna. Saya ingin meminta restu untuk menjaga putri anda, dan membahagiakannya di sepanjang umurnya." Arjuna yang sejak tadi hanya memperhatikan interaksi ibu da anak itu dari kejauhan, kini mendekat dan memperkenalkan dirinya secara langsung, tak lupa di pertemuannya kali ini juga dia mengutarakan niatnya untuk mempersunting Chery.

__ADS_1


"Aku tak pernah menjaga dia, aku tak pernah ada di setiap moment berharga putri ku, restu ku akan aku berikan pada siapapun yang memang membuat putri ku bahagia dan mampu menjaga juga selalu ada di setiap sedih dan tawanya." Siska menatap Arjuna, menelisiknya dari atas sampai ke bawah.


Jika perkenalan dan permontaan restu itu terjadi sebelum terjadi tragedi ini, sudah dapat di pastikan Siska akan menolak mentah-mentah lamaran Arjuna ini, baginya Chery adalah tambang emas terbesarnya, mesin penghasil uang untuknya, dan putrinya harus mendapatkan pasangan yang paling tidak seorang pengusaha sukses, dan kalau polisi setingkat jendral besar, sehingga mampu membuatnya bermandikan uang di hari tuanya.


Namun kali ini Siska sudah tidak memikirkan hal itu, dari apa yang di alaminya sekarang ini,terbukti jika uang bukanlah segalanya, bahkan karena uang dan keserakahan dirinya kini berakhir di tempat seperti sekarang ini, namun kebahagiaan putrinya adalah yang utama.


"Kami saling mencintai bu, aku mohon ibu memberikan restu pada kami, kami juga mungkin akan segera melangsungkan pernikahan dan berhenti dari dunia hiburan, aku hanya ingin menjadi ibu rumah tangga saja, mengabdikan diri pada suami dan mengurus anak-anak kami kelak." Ujar Chery dengan mimik serius.


Akhir yang manis adalah dimana kita saling berhenti memaksakan keinginan atau kehendak kita masing-masing, saling mengerti dan memahami adalah kunci dari kerukunan dan kebahagian.


**

__ADS_1


"Cher, apa yang tadi kamu bilang pada ibu mu tentang kamu mau berhenti dari dunia hiburan itu benar?" Tanya Arjuna yang jujur saja sempat kaget dengan keputusan Chery yang dia sama sekali tidak tahu, apalagi dirinya pernah mengatakan pada Chery untuk membebaskan dan tidak akan pernah membatasi kegiatannya, baik dia mau tetap menjalani pekerjaannya atau tidak, selama itu membuat Chery nyaman dan bahagia.


"Iya, aku hanya ingin jadi istri dan ibu dari anak-anak mu saja, apa kamu keberatan mempunyai istri pengangguran yang tidak menghasilkan?" Goda Chery.


"Kamu meremehkan ku, aku jelas mampu menghidupi mu, bahkan kelak jika kita punya sepuluh anak, kita bisa makan makanan ransum perang jika kita tidak punya uang untuk membeli beras untuk makan, semua bisa di atur!" Ujar Arjuna sambil tergelak di susul oleh tawa Chery.


"Aku ingin bertemu Luna!" Kata Chery tiba-tiba, membuat air wajah Arjuna berubah seketika saat nama mantan calon istrinya itu di sebut.


"kematian adalah sesuatu yang pasti yang akan di alami oleh setiap mahluk yang bernyawa, namun dalam hal ini aku ingin meminta maaf sekaligus berterima kasih pada Luna, dia telah menjadi jalan takdir untuk ku bertemu dengan mu, jika aku tidak terlibat dalam kecelakaan itu, mungkin kita tak akan bersama seperti sekarang ini, mungkin Luna memilih ku dengan caranya untuk meminta ku menjaga mu." Lanjut Chery menyampaikan pemikirannya.


Ada rasa sesak namun juga bahagia di dada Arjuna, sepertinya memang benar jika Luna sudah memilihkan Chery untuk melanjutkan tugasnya mendampingi Arjuna, semua di kemas dengan begitu indah oleh Sang pencipta, bahagia, sedih, lantas bahagia kembali mendatanginya, semua bak rangkaian bunga sangat indah yang di susun dari berbagai bunga yang mewakili rasa sedih, sakit, bahagia, kehilangan, tangisan, dan tawa, dan menjadi sesuatu yang istimewa.

__ADS_1


__ADS_2