
Semua berjalan menjalani takdirnya msing-masing, Chery yang kini hidup bahagia menjadi ibu rumah tangga yang yang sangat bahagia bersama Arjuna di rumah dinas sederhana, namun dari semua kesederhanaan itu Chery memndapatkan kebahagiaan yang sempurna.
Siska di jatuhi hukuman selama lima tahun penjara atas perbuatannya dalam percobaan pembinuhan yang di lakukannya pada Hasan, meskipun pelurunya meleset dan mengenai bahu Hasan sehingga mengakibatkan sebelah tangan Hasan lumpuh karena peluru mengenai saraf vitalnya.
Hasan menjalani sisa hidupnya di dalam penjara akibat berbagai kejahatan yang di lakukannya, muali dari penggelapan dana yayasan, bisnis obat terlarang, dan juga banyak lagi kejahatan lainnya, angan-angan menjadi penguasa negeri harus pupus, kini dia menjalani seumur hidupnya di tahanan dengan tubuhnya yang cacat, dan harta yang habis tak tersisa akibat di sita negara dan pengembalian uang yayasn yang di selewengkannya.
Sean di hukum di luar negeri dan sepertinya tidak ada harapan untuk bebas, dia bahkan harus menyesali nasibnya karena akibat penangkapan dirinya, Ayahnya mendapat serangan jantung dan meninggal, sementara dirinya bahkan tidak bisa menghadiri pemakaman ayahnya karena dirinya yang di tahan di luar negeri, kini dia hanya bisa hidup dalam penyesalan yang luar biasa.
Agung, dia di berhentikan secara tidak hormat dari jajaran kepolisian, karena terlibat dalam berbagai bisnis gelap, dia juga menjalani hukuman lewat pengadilan militer dan kini menjadi tahanan militer.
Ines tertangkap tangan sedang pesta nark-oba dimana dalam pesta itu melibatkan Rey dan Meta di dalamnya sehingga mereka ikut masuk ke sel tahanan, dan menjadi berita panas di media tanah air selama seminggu ini.
Semua menjalani takdirnya masing-masing, baik itu bahagia ataupun sebaliknya, karena di dunia ini kita tidak bisa berlari dari apa yang di namakan takdir, suratan yang tidak bisa di paksakan atau di tukar dengan orang lain, karena semua sudah di tentukan.
Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan hanyalah menerimanya tanpa prasangka buruk apapun pada pemberi takdir, karena ada pesan dan hikmah besar untuk kita saat berhasil melewatinya, percayalah,,, takdir akan memmbawa mu pada kebahagiaan yang baru.
"Sayang, kenapa lama sekali rasanya Tores tidak bermain ke sini?" Tanya Chery saat dirinya menyiapkan makan malam untuk dirinya dan Arjuna.
Chery kini sudah semakin pintar dalam urusan masak memasak, tidak lagi hanya bisa masak mie instan, dia sudah pandai memasak berbagai jenis masakan, dan salah satu orang yang berjasa dalam hal itu adalah Tores, dulu dia sering mengajarkan Chery memasak di sela-sela waktu luangnya.
__ADS_1
"Tores di kirim Berto untuk pendidikan selama satu tahun, dia tinggal di asrama, sia sengaja tidak berpamitan pada mu, katanya takut kamu nangis, sayang." Kata Arjuna seraya memeluk pinggang ramping istrinya yang sibuk di depan meja makan.
"Ishh,,, anak itu, pergi kok gak bilang-bilang, awas saja kalau dia pulang. Tores itu sudah seperti adik ku sendiri, aku bahkan masih mengingatnya saat pertama kali bertemu dengannya dan dia masih sangat polos." Chery menerawang mengingat saat pertemuan pertama dengan Tores di pulau terpencil.
"Lanta apa kamu juga mengingat kapan pertama kali kita bertemu?"
"Aku tidak ingin mengingat masa itu, karena saat itu kamu sangat menyebalkan dan kasar pada ku!" Cebik Chery.
Cup!
Sebuah kecupan mendarat di pipi Chery, "Maafkan aku yang dulu ya, sayang!"
"Calon ayah? Maksud mu?" Arjuna melirik ke arah perut Chery yang masih rata.
"Belum pasti sih, hanya saja aku sdah terlambat datang bulan dua minggu ini." Jawab Chery tersipu.
"Bagaimana kalau kita pastikan sekarang juga, ayo kita periksa, atau beli alat tes kehamilan!" Arjuna terlihat sangat antusias mendengar kabar baik dari Chery itu.
"Aku sudah beli alat tes-nya sayang, tapi aku sengaja menunghu mu agar bisa mengujinya secara bersama-sama."
__ADS_1
Arjuna dan Chery saling bertatapan, sejenak mereka hanya hanya saling terdiam dengan mata yang berkaca-kaca karena terharu saat melihat dua garis yang tampak di beberapa alat tes yang tadi mereka gunakan untuk menguji kehamilan.
Dua manusia saling mencintai itu kini berpelukan, menumpahkan tangis bahagianya bersama, setelah perjalanan panjang yang mereka lewati, akhirnya mereka mendapat titipan berharga dari Tuhan, satu nyawa bukti cinta mereka yang kini bersemayam di perut Chery, betapa kebahagiaan mereka terasa lebih sempurna saat ini dengan kehadiran calon buah hati mereka, yang membuat mereka tidak berhenti bersyukur atas semua limpahan bahagia dalam keluarga kecil mereka.
\=\=TAMAT\=\=
Terimakasih buat semuanya yang sudah mengikuti cerita Kapten Juna dan Chery semoga kakak semuanya di limpahi kebahagiaan seperti mereka 🙏❤️.
Mohon maaf atas segala kekurangan serta typo yang bertebaran di cerita ini.
Untuk selanjutnya, mampir ke cerita CELANA MERAH JAMBU yuk.
Bantu Alya menemukan siapa wanita pemilik celana merah jambu yang di curigai sebagai selingkuhan suaminya, yang sangat penyayang dan selalu bersikap romantis padanya itu.
Temukan ceritanya di sini 👇
CELANA MERAH JAMBU
__ADS_1