Dewa Langit : Dari Dunia Lain

Dewa Langit : Dari Dunia Lain
Penginapan


__ADS_3

.


.


.


“lya sayang aku membawanya dan aku juga membawa anggota baru yang bersedia tinggal di penginapan namun mereka tidak memiliki koin untuk bayar, apakah kamu tidak keberatan membiarkan mereka tinggal secara percuma”pak Kong meminta izin kepada istrinya.


Youn dan yang lainya masuk kedalam penginapan dan mendapati pak Kong tengah berbicara bersama seorang wanita yang terlihat seumuran pak Kong.


Wanita itu memandangi Youn dan teman temanya yang baru saja masuk ke penginapan, sebuah senyum terpancar dari wajah wanita tersebut.


“Aiya tentu saja boleh, mari kita pergi ke dapur untuk sarapan pagi, perkenalkan aku Ro Chan”wanita yang tak lain istrinya pak Kong memperkenalkan dirinya kepada Youn dan teman teman.


“Senang bertemu kalian paman Kong dan bibi Chan.” Hoshan mengukapkan rasa senangnya kepada dua orang yang bersedia kehadiran dirinya dan teman teman.


“Senang bertemu kalian, ayo kita ke dapur” Bibi Chan pergi ke dapur di ikuti yang lain.


Youn, Hoshan, Renny dan Qiena meletakan pakaian yang mereka bawa di meja kayu yang kosong, sesampainya di dapur masakan bibi Chan mulai tercium, bau yang hangat dan kaya akan rempah rempah seolah olah menggucang perut Youn dan teman temanya.


“Baiklah hanya menambahkan lobak ini saja dan menunggu selama beberapa menit” bibi Chan berjalan ke pencucian.

__ADS_1


Bibi Chan mencuci lobak sebanyak dua kali sebelum memotongnya, setelah mendapat irisan yang bagus bibi Chan langsung memasukan irisan lobak ke panci dimana air sudah mendidih.


Selagi menunggu, bapak Kong bertanya kepada Youn dan teman teman.


“Jadi kalian ini pendatang baru di Kota Smahua, apakah kalian berasal dari desa ?”Tanya pak Kong dengan nada penasaran.


Youn mewakili perasaan teman temanya dan menjelaskan.


“Benar pak kami berasal dari Desa Smahua, kami datang ke kota untuk menjadi murid Akademi Pohon Suci.” Youn mengakhiri penjelasanya.


“Bersama orang tua kalian?” Sebuah pertanyaan lainya keluar dari mulut pak Kong.


Uhuk\~uhuk


“Maaf sebelum nya pak namun kami semua ini tidak memiliki orang tua lagi, hubungan kami terjalin saat kami berada di panti.” Youn menjelaskan dengan nada yang sopan agar tidak membuat bapak Kong merasa bersalah.


Pak Kong tertunduk sebentar sebelum mendongakan kembali arah pandangnya ke arah Youn dan teman teman.


“Ahaha maafkan aku karena sudah memberikan pertanyaan yang sedikit sensitif kepada kalian.”


pak Kong meminta maaf.

__ADS_1


“Tidak apa pak anda tidak perlu merasa bersalah, kami tidak merasa keberatan.” Ucap Hoshan meyakinkan pak Kong.


Pak Kong lega mendengar penjelasan Youn, bibi Chan datang dengan panci dan meletakanya di meja yang sudah tersedia mangkuk dan gelas, bibi Chan mengambil sup dengan sendok supdan menuangkanya ke dalam mangkuk satu persatu. Setelah semua mangkuk sudah terisi sup barulah bibi Chan duduk.


“Baiklah mari kita sarapan pagi, apalagi hari ini hari pertama kalian masuk ke Akademi Pohon Suci bukan, sup ini akan menjadi teman yang pas di perut kalian dan tidak cepat membuat lapar.” Pak Kong menyeruput sup.


Hoshan tanpa ragu memasukan irisan lobak yang sudah ia sendok, mereka menikmati sarapan yang dibuat bibi Chan.


“Terima kasih untuk makanan enaknya bibi” Youn dan teman temanya berdiri dari kursi mereka sambil membungkukan badan mereka menuju bibi Chan.


“Aiya jangan memuji terlalu berlebihan, kalian membuatku malu haha” bibi Chan tertawa membuat orang orang yang ada di dalam ruangan ikut tertawa.


Setelah selesai tertawa bersama barulah Youn bertanya kepada bibi Chan.


“Bibi Chan bisakah kami mengetahui dimana lokasi dimana kamar mandi berada ?” Tanya Youn kepada bibi Chan.


“Tentu saja, itu ada pintu kan nah kau masuk saja, ada kolam air panas dan 3 buah kamar mandi, terserah kalian saja ingin dimana.” bibi Chan menjelaskan.


.


.

__ADS_1


.


Thanks for read


__ADS_2