Dewa Langit : Dari Dunia Lain

Dewa Langit : Dari Dunia Lain
Master Untuk Youn


__ADS_3

.


.


.


Selesai memakan sup buatan Ketua Shuyi, mulailah wanita yang memiliki kuasa penuh Akademi Pohon Suci berbicara kepada Youn. Mulut yang terbuka indah dengan kata yang melompat secara bergantian dari bibir Ketua Shuyi membuat Youn memandang serius pada wanita itu.


"Apakah kamu mau menjadi anak didik ku, tentu saja aku akan membantu mu berlatih teknik baru, jika kau bersedia." Ketua Shuyi mengungkapkan keinginanya agar Youn mau menjadi murid nya.


Youn berpikir sejenak, hanya ia saja saat ini yang belum memiliki Master atau Guru Pendamping diantara Hoshan, Qiena dan Renny yanh terlebih dahulu mendapat Master.


"Dengan adanya Ketua Shuyi mungkin bisa membantu ku berlatih dan membuat teknik yang bisa ku pergunakan nantinya, lagi pula kemampuan dan ranahnya sudah tak di ragukan lagi." Youn mengangguk memberi tanda persetujuan.


"Ya saya mau menjadi murid anda, dengan senang hati saya menerimanya." Balas Youn dengan nada tulus.


Ketua Shuyi dibuat senyum bahagia,mendapatkan murid yang terkesan luar biasa, Ketua Shuyi langsung memberikan Youn jadwal berlatih membuat kemampuan baru.


“Hari sabtu datanglah kembali, aku akan mengajarimu bagaimana caranya membuat teknik serta mengajarkan cara agar kau bisa mengendalikan energi panas yang kau keluarkan saat melawan Han Long tadi." Jelas Ketua Shuyi dengan menyilangkan kedua tanganya.


Youn mengangguk seraya menjawab.


"Baiklah saya akan datang pada kediaman anda di hari sabtu pagi." Balas Youn mantap.

__ADS_1


"Baiklah kau bisa kembali pulang." Ketua Shuyi memutuskan akhir kunjungan untuk Youn.


Youn bangkit dari tempat ia terduduk lalu membungkukan kepalanya menghadap Ketua Shuyi sebelum pergi melangkahkan kakinya keluar dari kediaman orang no satu di Akademi tersebut.


"Eh kemana perginya Youn ?" Tanya Peiyu yang baru saja mengenakan pakainya kembali setelah membersihkan badanya.


"la sudah pulang, selang beberapa detik yang lalu." Ketua Shuyi mengambil mangkok sup.


Peiyu menggembungkan pipinya, seolah olah ingin Youn berlama lama ada di kediamanya.


...****************...


Penginapan Pak Kong


Tentu saja pak Kong serta bibi Chan meluangkn waktu melihat pertandingan antar murid, mereka terlihat sangat semangat dari kursi penonton. Terkadang mereka sedikit marah sendiri saat musuh berhasil menghalau anak anak entah itu Hoshan, Qiena, Renny maupun Youn.


Guru Daisho pun bertanya pada Pak Kong, apa yang ia lakukan di depan pintu penginapan sekarang ini, apakah akan ada tamu penting yang akan berkunjung ke penginapan Pak Kong.


"Apakah ada tamu penting yang akan berkunjung ke penginapan sehingga anda berdiri di balik pintu seperti ini ?" Tanya Guru Daisho memastikan.


Pak Kong tertawa pelan lalu menjelaskan situasi, ia sengaja menunggu Guru Daisho dan anak anak. Saat ini Bibi Chan tengah memasak banyak makanan di dapur, berbagai hidangan yang banyak dan tidak pernah tersaji pada hari biasa, bibi Chan juga membagi tugas kepada Pak Kong agar ia menunggu kehadiran Guru Daisho dan anak anak.


Guru Daisho mengangguk paham mendengar penjelasan pak Kong.

__ADS_1


"Apakah tidak merepotkan, kami hanya menang dalam pertandingan biasa, bukan turnamen mewakili Benua." Guru Daisho merasa tak enak.


Pak Kong meletakan tangan kananya di bahu Guru Daisho.


"Itu tidak lah penting, usaha kau mengajarkan anak anak sampai mereka berhasil menang dalam pertandingan patut di rayakan, karena bagaimana pun kalian sudah kami anggap sebagai keluarga." Jelas pak Kong dengan sangat tulus dari dalam hatinya.


Perasaan hangat tiba tiba mengalir di sekujur tubuh Guru Daisho, Hoshan, Qiena dan Renny, mendengar pernyataan pak Kong.


"Dimana Youn, apakah dia di hukum lantaran hampir menghabisi anak dari bangsawan Han?" Pak Kong teralihkan pada ketidak hadiran Youn.


"Aku kembali.”


Youn memasuki penginapan, semua mata tertuju pada Youn yang saat itu baru saja melangkahkan kakinya.


"Ketua Shuyi ingin meminta Youn menemuinya karena satu hal yaitu ingin Youn menjadi muridnya." Guru Daisho dengan terang terangan mengungkapkan alasan Youn terlambat pulang dari mereka.


.


.


.


Thanks for read

__ADS_1


__ADS_2