
.
.
.
Youn memandangi binatang besar di depanya, arah jam 1 terlihatlah sebuah bison besar bewarna coklat sedang memakan rumput dengan lahap. Ketua Shuyi bersama Youn memandang bison di sebalik semak besar, mampu menutupi keberadaan mereka berdua.
"Bagus untuk mu Youn, berhati hatilah." Ketua Shuyi memberi nasihat kepada Youn agar ia tidak gegabah dengan musuh di depanya.
Youn berjalan keluar dari semak sambil berusaha tenang mendekati hewan besar bertanduk dan berotot itu, ia menyiapkan langsung belati di tangan kananya sambil terus menatap kehadiran bison.
Bison sedikit peka akan suara lantas berbalik dan bertatapan muka dengan Youn, asap keluar dari hidung bison saat menjumpai Youn, kaki ia ayunkan seperti halnya dalam acara rodeo.
Bison berlari kencang menuju Youn, segera ia menghindari bison dengan melompat ke kiri saat jarak antara ia dan bison kisaran 2 langkah besar.
BRASSS\~
Youn berhasil menghindari bison besar namun bison refleks mengubah pergerakanya kembali pada Youn, dia segera bangkit. Bison mencoba menyundul Youn untuk kedua kalinya agar anak tersebut luka.
Youn melakukan hal serupa saat bison hanya tinggal beberapa inci saja darinya, yaitu melompat ke kiri.
Bison geram karena Youn selalu menghindarinya, bison melakukan revolusi kemudian agar ia bisa lebih mudah menaklukan Youn.
__ADS_1
Bison semula berjalan dengan empat kaki kini dibuat berdiri layaknya seorang manusia, bison juga melepas satu tanduk yang ada di kepalanya. Menjadikan tanduk sebagai senjata.
Tak di sangka sangka umur bison sudah 4000 tahun, dengan warna bulan sabit bewarna merah yang barusan keluar dari tubuh bison.
Bison berlari kencang sembari menganyunkan tanduk di tangan kananya, berlari menuju Youn dengan cepat seperti angin.
Youn tak mau kalah, ia memposisikan belati sejajar di wajahnya lalu melesat menuju bison coklat itu.
TINGGGGG
Kedua benda tajam mengeluarkan bunyi keras saat bersentuhan satu sama lain, Youn mundur beberapa langkah mengambil persiapan langkah penyerangan.
Bison menyerang Youn lagi dan lagi dengan tanduk besar nan runcing, Youn terus menangkis dan membalas tusukan bison jika ada celah terbuka.
Youn berhasil di lukai tepat di bawah dada bagian kanan saat ia mencoba menghunuskan belati ke perut Bison.
Uhuk\~
Youn batuk segumpal darah, ia ludahkan ke samping sambil menatap bison dengan kesal, Youn mengeluarkan energi panas dari dalam tubuhnya kemudian.
"GELOMBANG PANAS." Pekik Youn sekuat tenaga.
Energi panas 900 derajat keluar dari tubuh Youn, membuat bulu banteng setengah bison tersebut rontok, bison meraung marah. Bulu bulunya copot layaknya daun tua berguguran.
__ADS_1
Youn mendapatkan peningkatan setelah ia tenang secara jiwa dan rohani, peningkatan pesat pada teknik bela diri miliknya.
Bison berlari melakukan serangan terarkhir, Youn kembali memposisikan belati vertikal. Youn bergerak menuju banteng.
Youn mencoba mengalirkan energi panas dari tubuhnya menuju belati, apakah usaha yang ia lakukan kali ini berhasil atau membuang waktu saja.
Usaha Youn tak sia sia, besi tersebut terpancar aura panas sepermenit kemudian, layaknya pendekar pedang handal. Youn bermodal belati kelas umum melakukan serangan akhir pada bison.
HUPPP...SLASHHHHH
Setelah melompat menghindari serangan bison, Youn segera menebas pinggul bison sampai ke dada dengan rapi, bison terpisah menjadi dua bagian disertai darah bercucuran deras.
Youn terkena cipratan darah hewan 4000 tahun tersebut, duduk dan menenangkan pikiran sambil menyerap esensi bison. Ia pun naik ke tingkat 12.
"Luar biasa." Bangga Ketua Shuyi pada Youn.
.
.
.
Thanks for read
__ADS_1