Dewa Langit : Dari Dunia Lain

Dewa Langit : Dari Dunia Lain
Kegiatan Alam


__ADS_3

.


.


.


Hoshan dan Youn baru sadar bahwa saat ini hanya ada ketua Shuyi dan anak anak wanita saja yang ada pada area tersebut sedangkan pria dan wanita dewasa yang merupakan Petinggi akademi tidak terlihat wujudnya, Youn dan Hoshan pun mengundurkan diri dari hadapan Ketua Shuyi yang terlihat puas dengan kerja keras mereka berdua.


“Kami izin undur diri ketua Shuyi” Hoshan dan Youn membungkukan kepala mereka menghadap Ketua Shuyi.


Ketua Shuyi mengangguk, Youn dan Hoshan pun pergi menuju Renny dan Qiena yang tengah bersantai sambil mengipas tubuh mereka dengan tangan, Hoshan lansung membuka mulutnya.


“Wah wah enaknya istirahat” Hoshan duduk di ikuti Youn.


“Melelahkan sekali mendirikan tenda satu ini, berapa kali kami berdua mencoba tapi selalu rubuh” kesal Renny.

__ADS_1


Youn, Hoshan dan Qiena diam mendengarkan celotehan Renny yang tak ada hentinya, sampai area kembali ramai dengan kedatangan anak anak pembawa ranting di tambah petinggi akademi yang terlihat menggotong tubuh kerbau besar.


“Ho ini sangat cukup bahkan sampai makan malam nanti, kalian memang hebat” puji ketua Shuyi pada petinggi akademi maupun anak anak pembawa ranting.


Salah satu petinggi akademi membalas pujian Ketua Shuyi dengan senang hati.


“Terima kasih atas pujianya, jika tidak ada ranah bulan sabit, kita tidak akan bisa menangkap hewan ini mengingat umur hewan ini sudah 3000 tahun.” Jelas petinggi memberikan hewan yang ia tangkap.


Youn bersama teman temanya sedikit bingung dengan pembicaraan orang dewasa yang terjadi dekat dengan mereka, bulan sabit, 3000 tahun, otak mereka masih belum bisa mencerna dengan baik.


“Apa yang mereka lakukan ?” tanya Hoshan bingung saa Ketua Shuyi dan petinggi lainya duduk bersila.


“Mungkin semacam ritual.” Balas Youn yang tak tahu apa yang di lakukan Ketua dan petinggi.


Ketua Shuyi dan petinggi selesai menguliti dan memotong motong kecil daging agar bisa dengan mudah di konsumsi, salah satu petinggi membuat api dan membakar daging yang sudah di tusukan, menunggu beberapa menit sampai daging benar benar matang barulah dibagikan pada semua orang.

__ADS_1


“Ini untuk kalian.” petinggi yang merupakan seorang pria umur 25 tahunan membagikan 4 tusuk daging kepada Youn dan teman teman.


“Terima kasih.” Youn dan teman teman menjawab serentak sambil mengambil daging.


Mereka memakan daging dengan perasaan ria, rasa daging yang padat dan banyak cukup membuat perut orang yang memakanya bertahan sampai sore nanti, setelah acara makan berakhir ketua Shuyi mengumpulkan anak anak, mereka mulai mengelilingi hutan sambil mengajarkan sedikit hal dasar kepada anak anak.


Setelah mengikuti acara perkenalan alam, anak anak mulai mengeluh lelah karena mereka dituntut selalu jalan, ketua Shuyi meminta maaf kepada anak anak lalu menggiring mereka kembali ke area tenda, mereka sudah minum dan membersihkan badan saat mereka mendapati sumber mata air, tak lupa juga para petinggi yang sebagian ikut, membawa air sebagai persediaan.


.


.


.


Thanks for read

__ADS_1


__ADS_2