
.
.
.
Semakin naik matahari maka semakin banyak anak akademi yang menyelesaikan pertandingan, tepat matahari di atas kepala, kini pertandingan terakhir tiba saatnya, kebetulan sekali Youn lah yang akan menjadi penutup acara kali ini.
Youn berjalan menuju lorong, nampak Guru Daisho menawar kepada Youn agar mengantarnya sampai ke lorong seperti kebanyakan anak akademi Pohon Suci sebelumnya namun Youn menolak halus tawaran Guru Daisho.
"Biarkan aku mengantar mu." Guru Daisho terlihat ingin bangkit dari kursi dimana ia terduduk.
"Tidak anda duduk saja, biarkan saya berjalan sendiri menuju lorong, terima kasih untuk kebaikan hati anda." Youn melangkahkan kakinya lebih jauh menuju lorong.
Banyaknya pasang sorot mata mengarah pada Youn, namun sebuah keuntungan tinggal di Benua Bawah karena para warganya tidak menghujat orang lain, "semua orang itu sama, baik bangsawan maupun tidak, semua layak dilakukan sebaik mungkin." Itulah panutan para penghuni Benua Bawah, tentu saja kata kata itu tak berpengaruh kepada para Bangsawan Benua Bawah.
Youn akhirnya sampai di ujung lorong, ia kembali melihat Han Long di seberangnya, dengan cengiran yang tergolong merendehkan.
__ADS_1
"Oh jadi kau Dang Youn, Aku akan membalas pukulan yang kau layangkan 3 tahun lalu, berharap lah agar tidak menghilangkan nyawa mu." Han Long melesat menuju Youn.
Han Long ingin memberi serangan fisik terlebih dahulu sebelum memberikan serangan spiritual, berlari kencang dan memberikan satu tendangan kaki kepada Youn, ia menyilangkan tanganya menangkis tendangan Han Long.
Han Long mengubah arah serang nya, ia mengepal kuat kedua tanganya lalu meninju tubuh Youn, ia mengamati sisi tubuh yang bisa ia sarangkan pukulan.
BUGHH...GEDEBUG
Han Long menendang paha Youn sebagai pengalih perhatian, saat Youn sedikit menekuk langsung menendang pinggul Youn lalu mendaratkan telapak kakinya yang terbungkus sepatu kulit di wajah Youn sampai ia tersungkur.
"Begitu saja, ayolah hibur aku lebih dari ini." Han Long menarik rambut Youn paksa yang terjatuh ke tanah.
Youn menyeringai saat rambutnya di tarik Han Long, menjentikan tanganya ke mata Han Long, disaat tangan Han Long lepas dari Youn ia pun meninju dagu Han Long kuat kuat lalu melompat dan menendang tubuh Han Long dengan posisi kaki kiri dan kanan di udara.
HUPPP... DUGGG... GEDEBUGG
Youn melakukan pergerakan Dropkick dimana pergerakan ini menuntut penggunanya melakukan tendang sepasang kaki secara bersamaan di udara tepat ke hadapan musuh, pengguna terlebih dahulu melompat sebelum melakukan pergerakan ini.
__ADS_1
"Menarik, aku belum pernah melihat pergerakan bela diri semacam itu, dimana ia belajar ?" Tanya salah satu hadirin pada orang di sebelahnya.
"Menganggumkan dan membahayakan, apalagi saat ia memutar penuh tubuhnya untuk pendaratan." Balas hadirin di sebelahnya.
Orang orang merasa kagum dengan pergerakan yang Youn lakukan, bergadang sampai dini hari pada kehidupan sebelumnya, demi menamatkan karir gulat dalam konsol gamenya, siapa sangka Youn menerapkan salah satu pergerakan yang tercantum dalam game yang ia mainkan.
"Ada gunanya aku selalu bergadang bermain gulat di konsol sampai pagi waktu kehidupan sebelumnya, jangan ditiru." Youn mendarat dengan tumpuan kedua tanganya yang sudah di tekuk.
Han Long menggerakan rahang, terasa bergeser dan sakit saat Youn melayangkan Dropkick kepadanya, membuat Han Lon semakin bertekad mengakhiri Youn.
"Menarik, mari kita lihat bagaimana kau bisa mengalahkanya." Han Long mengeluarkan gambaran Paku Hitam di telapak tanganya, paku melayang dengan bebasnya di telapak tangan Han Long.
.
.
.
__ADS_1
Thanks for read