Dewa Langit : Dari Dunia Lain

Dewa Langit : Dari Dunia Lain
Musim Dingin + Profil 1


__ADS_3

.


.


.


Musim dingin telah tiba, itu arti-nya sudah hampir pergantian tahun.


Youn dan Hoshan tengah berlari mengitari kota hanya mengenakan kaos dalam, sengaja mereka lakukan pelatihan yang terbilang sedikit ekstrem tersebut tak lain agar menambah ranah seperti biasa.


''W-wush d-dingin s-sekali.'' Tutur Hoshan terbata.


''Ah jangan lemah Hoshan, jika kau lemah seperti itu Qiena akan di ambil orang nanti.'' Ledek Youn kepada Hoshan.


Mereka menginjak umur 17 tahun saat ini, dua tahun mereka berkembang dan mencari ilmu tanpa di bimbing mendiang Guru Daisho.


''Ah tidak ku biarkan kekasih ku di rebut orang lain, baiklah kali ini aku akan berusaha menjadi lebih kuat.'' Gigih Hoshan membuat ia teringat suatu hal yang ingin di sampaikan kepada Youn.


''Ey Youn mengapa kau tidak menjadikan Renny kekasih saja, ku lihat lihat ia amat menyukai dirimu seperti-nya.'' Hoshan memberi saran yang membuat Youn tersedak.


Uhuk\~


''Ahaha aku tidak mau terlalu percaya diri, lagi pula anak gadis secantik dia mana mungkin menyukai pemuda aneh seperti ku ini.'' Sahut Youn kepada Hoshan.


Kisaran 30 menit mereka mengitari Kota Smahua hingga Youn dan Hoshan putuskan kembali ke rumah masing masing.


Karena penginapan Pak Kong sekarang mulai di penuhi orang orang yang rutinitas mereka sebagai saudagar maupun pedagang kecil atau pelancong dari Benua Tengah.


Tentu saja reputasi Benua Bawah membaik bahkan Raja Yunyue merekomendasikan jika ingin berlibur ke Benua Tengah. Ya siapa tahu bosan.


''Dua pekan lagi kita bakal berangkat jauh menuju Benua Atas untuk turnamen terakhir, untung bagi kita mengikuti pertandingan.'' Hoshan bangga akan ke-ikut sertaan diri-nya dalam turnamen.


''Tentu saja, murid akademi berusaha lulus dengan ujian terakhir sedangkan kita di jamin akan kelulusan karena mengikuti pertandingan, tentu hal tersebut sangat menguntungkan.'' Youn mendukung pernyataan teman-nya tersebut.

__ADS_1


Rumah Hoshan dan Youn hanya bersebelahan, tak besar rumah mereka, masih berada satu wilayah dengan kediaman Ketua Shuyi.


Sedangkan Qiena dan Renny berseberangan kediaman mereka dengan Youn dan Hoshan.


Hoshan dan Youn sampai pada kediaman masing masing, mereka pun melambaikan tangan lalu masuk ke dalam rumah.


Kehadiran Youn di kejutkan dengan seorang wanita mengenakan hanfu bewarna ungu. Terlihat memegang sesuatu tangan wanita tersebut.


''Ehm ada apa ? '' Tanya Youn kepada wanita yang tak lain Renny.


Renny menyerahkan benda di tangan kanan seraya berkata.


''Aku buat-kan pil penambah ranah untuk mu juga ada sup di belakang untuk menghangat-kan badan.'' Tutur Renny pelan.


Youn ambil bungkusan dari Renny, ia ungkap rasa terima kasih kepada Renny kemudian.


''Terima kasih Renny, kau sendiri sudah-kah meminum pil ini ? '' Tanya Youn memastikan.


Youn yang tak pernah berpacaran sewaktu kehidupan dulu hanya mengira Renny perhatian kepada-nya sebagai teman.


Namun bertolak belakang dengan perasaan Renny yang mulai menumbuhkan benih benih suka kepada Youn, teman pria yang akrab dengan diri-nya selama ini.


Youn meminum pil sambil merasakan khasiat pil dalam tubuh-nya, Youn bawa tubuh kepunyaan-nya menuju area belakang rumah.


Sesampai di area belakang Youn duduki tumpukan salju yang menjulang-nya hampir separuh tinggi pintu rumah Youn.


Dengan pikiran ringan Youn melakukan meditasi, hal ini rutin Youn lakukan agar ranah lebih cepat di raih.


Sekarang Youn berada pada tahap bulan paruh awal, banyak Kultivator yang hadir dalam dunia ini membuat Youn mesti berjuang keras jikalau salah satu dari mereka memiliki niat jahat yang bisa mengancam.


Youn merasa ringan setelah ia lakukan meditasi, ia pun naik dengan tingkatan 55.


Youn sudahi meditasi, ia masuk kedalam rumah lalu mengambil buku dan memakan sup buatan Renny.

__ADS_1


Sup Renny buat sangat panas karena tahu bahwa Youn tidak akan memakan sup itu terlebih dahulu kecuali sesudah ia menyelesaikan pelatihan-nya.


Alhasil sup yang di buat Renny menghangat, tidak panas dan dingin.


Setelah memakan sup Youn baca buku yang ia ambil.


...****************...


Fondasi Dunia :


Dang Youn.



Du Renny.



Pao Hoshan.



Ling Qiena.



.


.


.


Thanks for read

__ADS_1


__ADS_2