Dewa Langit : Dari Dunia Lain

Dewa Langit : Dari Dunia Lain
Fondasi Dunia Vs Sayap Bulan I


__ADS_3

.


.


.


Ke-esokan hari-nya di stadiun telah berkumpul ribuan penghuni Benua Tengah, hari ini tepat hari Jumat, pertandingan terakhir akan dilaksanakan.


Menentukan tim mana yang akan di kirimkan menuju Benua Atas, sorak sorai tercipta saat pembawa acara memasuki area tengah stadiun, berbeda dari sebelum-nya, pembawa acara hari ini lebih ramah dari pada pembawa acara kemaren.


Berbagai sapaan dan guyonan di pagi hari dilemparkan pembawa acara demi menghibur suasana hati penonton, basa basi dulu yekan.


''Hadirin yang terhormat anak laki laki dan perempuan selamat datang dalam acara final, kali ini pertandingan epik akan di selenggarakan, mari berikan sambutan untuk tim Sayap Bulannnn !!” Pembawa acara mempersilahkan Sayap Bulan memasuki arena tengah.


''HOREEEEE.'' Suara hadirin membuat gendang telinga berdenyut.


Masuk-lah Sayap Bulan ke arena tengah, pembawa acara menarik nafas lalu melanjutkan sambutan kedua untuk Fondasi Dunia.


''Tim dari Benua Bawah satu ini mulai menarik rasa dukungan sebagian penghuni Benua Tengah, tanpa menunggu lebih lama lagi mari kita sambut Fondasi Dunia !!''


Fondasi Dunia memasuki area tengah, Hore bercampur Boo membuat Youn dan kawan kawan menyipitkan mata mereka.


“HOREEEEE !!” Teriak separuh hadirin


“BOOOOOOO” Teriak sebagian hadirin.


''Bisa gitu ya.'' Ujar Hoshan sambil menggosok bahu-nya yang gatal.


''Biasa lah.'' Ucap Youn balik.


Sampai pada waktunya Fondasi Dunia bertemu Sayap Bulan, mereka bertatap tatapan terlebih dahulu, mencari target masing masing.

__ADS_1


Benar benar menghayati. Pandangan gadis batu sepertinya tak ter-alihkan kemana mana lagi, hanya terfokus kepada Youn seorang.


''Ah anak api ini lebih meyakinkan ketimbang teman teman nya, aku menargetkan dia saja.” Gadis batu membungkuk seraya menangkup kedua tanganya mengarah Youn.


Begitupun sebaliknya.


Pembawa acara membuka jalan pertandingan se-sudah para tim masing masing memberikan penghormatan.


TUNGGGGGGG\~


...****************...


Hoshan


Saat ini remaja tersebut tengah menggaruk tengkuk kepala belakang, dengan mulut terbuka ia memandang lawan di hadapanya.


''Ey tutup lah mulut mu itu agar tak dimasuki lalat.'' Lawan mencoba akrab.


''Tak masalah, aku belum makan pencuci mulut pagi tadi, sah saja jika lalat bersedia jadi pencuci mulut ku hari ini'' balas Hoshan ramah.


BUMMMM


''Waw mengesankan'' puji musuh pada Hoshan.


“Aiya terima kasih, kau membuat kerah bajuku semakin lebar.” Hoshan malu di puji.


Kali ini tak ada lagi guyonan antar kedua-nya, hanya menyisakan tatapan tajam dari kedua-nya, Hoshan berlari sambil memposisikan tangan dari menyilang sebelum membentangkan-nya dan berakhir mengubah bentuk telapak menjadi pukulan mentah.


BUGHHHHH


Asap tercipta saat Hoshan serta lawan beradu tinju.

__ADS_1


''Teratai : Seni 7 Turunan'' aura hijau keluar dari tubuh lawan.


Aura hijau berubah menjadi daun teratai hijau lalu membungkus tangan lawan sampai pergelangan sepenuhnya menutup.


''Teratai : Tinju Monyet Agung'' spontan lawan meninju Hoshan.


Hoshan memanggil dinding jerami sebagai pelindung, jika lewat sedikit saja badan Hoshan bisa remuk seperti hal-nya saat ini. Dimana pelindung Hoshan hancur berkeping keping.


''Serpihan Padi.” Hoshan mengarahkan tangan kananya tepat di hadapan lawan.


SWUSHHHHH


Dengan cekatan lawan meninju serpihan besar seukuran pergelangan anak anak, pengalihan kembali terjadi.


''Boneka Jerami'' Hoshan berkata demikian.


Tanah antara ia dan lawan bergetar hebat sebelum mahluk jerami bewarna coklat kekuningan keluar dari dalam tanah.


UWAAAAAAAA


Teriakan boneka jerami benar benar bising, segera boneka dengan tangan kanan menapak kuat lawan, berhasil menghancurkan tangan kanan boneka jerami dan bahagia terlalu cepat hingga tak sadar lagi jika tangan kiri boneka sudah mendekatinya.


BUMMMMMMMM


Lawan pun tabah menerima serangan tak terduga itu.


''Kau memiliki pose bagus'' Hoshan memuji pose lawan, dimana ia tak sadarkan diri dengan mulut terbuka lebar.


.


.

__ADS_1


.


Thanks for read


__ADS_2