Dewa Langit : Dari Dunia Lain

Dewa Langit : Dari Dunia Lain
Membantu Nenek Tua


__ADS_3

.


.


.


Kini jam istirahat berlangsung, banyak anak anak berlarian menuju kedai makanan, mengisi perut mereka, untuk Youn dan teman temanya, mereka lebih memilih di kelas.


"Sangat menyebalkan anak anak itu, kenapa aku tidak langsung mencakar mukanya saja." Keluh Renny saat jam istirahat.


"Ya setelah itu kau diburu keluarga anak gadis itu, jalan pikiran mu terlalu pendek." Jelas Youn dengan ejekan.


Sontak Renny meraih mulut Youn lalu menariknya kuat kuat, Qiena dan Hoshan langsung menghentikan Renny yang terlihat puas.


"Eh Renny sudah sudah." bujuk Qiena pada Renny.


"Aduh Renny sudah jangan seperti itu, lihat wajah Youn." Hoshan menunjuk wajah Youn.


Renny melepas tanganya dari mulut Youn lalu membersihkan tanganya di baju Youn.


"Enak bukan, makanya jangan bicara sembarangan." Renny merasa menang.


Youn membungkam mulutnya agar tidak salah bicara, tak lama kemudian datanglah beberapa murid, segera mereka duduk di kursi masing masing, guru Daisho pun ikut datang.


Guru Daisho mulai memberikan materi dasar lainya kepada murid murid, pelajaran berlangsung tertib sampai tiba waktunya pulang, Youn, Hoshan, Renny dan Qiena membungkukan badan mereka terlebih dahulu pada guru Daisho sebelum pergi meninggalkan kelas.

__ADS_1


"Aku sangat tertarik dengan anak padi perunggu itu." gumam Guru Daisho dalam hatinya sambil menatap punggung Hoshan.


Youn dan teman temanya terus melangkahkan kali mereka keluar dari gedung akademi, sampai mereka berada di luar, Youn serta teman temanya kembali dipertemukan anak anak bangsawan yang tengah mengobrol di tengah jalan.


Youn dan teman temanya dengan santai melewati anak anak bangsawan, acuh tak acuh.


"Lihatlah anak itu, wajah nya sangat menyebalkan, aku ingin sekali memukul wajahnya itu." Ucap salah satu anak lelaki.


"Ya pasti kita bakal tahu siapa yang akan menang bukan?" Tanya anak gadis yang sebelumnya berdebat dengan Renny.


Anak anak bangsawan itu berlari mendekati Youn dan kawan kawan, anak lelaki itu langsung mendorong punggung Youn sampai tersungkur ke tanah, Youn segera bangkit dari tempat ia terjatuh dan berbalik.


"Ada apa ?" Tanya Youn sambil mengepalkan tangan kananya.


Anak laki laki membalas bahwa ia ingin sekali memukul wajah Youn.


"Begitu?" Youn menangkis tangan anak lelaki itu.


Langsung Youn meninju perut anak lelaki itu sampai ia sedikit terhuyung dan jatuh, anak laki laki itu mulai merengek, teman temanya mulai menghibur anak lelaki yang menangis keras itu, banyak anak akademi lainya melihat perkelahian Youn dengan anak bangsawan.


"Ayo pulang" Renny menarik kerah baju Youn dari belakang.


Hoshan dan Qiena mulai mengikuti Renny yang sudah berjalan lebih dulu dari mereka.


"Jalan pikiran mu pendek sekali." Renny mengulang perkataan Youn.

__ADS_1


"Aku hanya membela diri." Youn membela dirinya sendiri.


"Hmm" Renny melepas tanganya dari kerah Youn.


Saat tengah berjalan menuju penginapan pak Kong, terlihat seorang nenek tua tengah kesusahan menarik gerobak yang penuh dengan kain, mereka berempat langsung menghampiri nenek dan memberikan bantuan.


"Nek bisakah kami membantu ?" Tanya Qiena.


Nenek menengok ke belakang, mendapati 4 orang anak kecil umur 7 tahun, nenek itu mengangguk sebanyak 3 kali lalu membalas.


"Boleh cu boleh, terima kasih, jarang sekalu ada yang mau membantu nenek." Nenek berkata jujur.


Segera 4 orang anak itu mendorong bagian belakang grobak, nenek mulai bergerak dengan kehadiran Youn dan teman temanya, nenek pun mengarahkan gerobaknya menuju sebuah rumah yang terbilang kecil.


Nenek mengucapkan terima kasih kepada Youn dan teman temanya.


"Terima kasih cu telah membantu nenek, sebagai gantinya kalian datang lah besok ke sini, nenek punya sesuatu untuk kalian." Ucap nenek.


"Sama sama nek, terima kasih kembali untuk hadiahnya kalau begitu saya dan teman teman izin undur diri." Youn berkata sambil menundukan badanya di ikuti yang lain.


Mereka berempat kembali melangkahkan kakinya menuju penginapan pak Kong.


.


.

__ADS_1


.


Thanks for read


__ADS_2