Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 101 - Mempelajari Teknik Rahasia.


__ADS_3

Di Dalam Istana Bintang.


Yun Yunyue langsung menuju salah satu ruangan yang biasa ia gunakan untuk berkultivasi.


Di Aula Kultivasi.


Yun Yunyue segera mengambil sikap lotus. Lalu mulai menutup mata untuk mempelajari teknik rahasia dari Ras Binatang Suci.


Dalam ingatan Yun Yunyue, tampak terlihat beberapa tulisan rumit yang mengeluarkan aura kuno. Bahkan di beberapa tulisan, terlihat mengeluarkan energi berbeda-beda.


Setiap kali ia membaca satu persatu tulisan itu, keluar aura kuno lembut tapi sangat tajam.


Setelah mempelajari beberapa tulisan, tiba-tiba muncul beberapa gulungan bambu usang.


"Whuss..." Salah satu bambu usang itu muncul mengambang di hadapan Yun Yunyue yang sedang menutup mata.


Yun Yunyue kemudian membuka mata, dengan cepat dia melepaskan beberapa tetes darah Suci Keabadian pada bagian bambu usang tersebut.


"Whung..." Gulungan bambu mulai bergetar hebat, tidak lama kemudian muncul sajak emas yang terbentuk dari buluh Ras Binatang Suci.


Sebuah lingkaran mantra formasi lingkaran transparan muncul, di tengah-tengah formasi terdapat sebuah pilar emas yang memancarkan aura yang sangat kuat.


"Aku mengerti..." Yun Yunyue yang sudah memahami hal itu, segera mempelajari dengan serius.


Satu jam terlewati, Yun Yunyue masih terus memahami formasi transparan yang kini mulai menghilang.


"Whuss..." Yun Yunyue menggerakkan tangannya dengan kecepatan angin, hingga beberapa saat kemudian muncul formasi yang mengeluarkan inti Petir.


"Trak... Trak..." Formasi yang mirip dengan formasi transparan tercipta mengeluarkan kekuatan petir yang sangat ekstrim.


"Berhasil.." Ucap Yun Yunyue dengan senang, kemudian formasi itu menghilang.


Setelah menguasai salah satu formasi dari kelima gulungan yang ada, ia kemudian kembali mengeluarkan bambu usang lain dari dalam pikirannya.


"Whuss..." Bambu usang kini kembali muncul di hadapannya.


Yun Yunyue segera mempelajari bambu usang itu, kembali seperti sebelumnya.


Satu jam kemudian kembali berlalu, kini formasi yang dibuat oleh Yun Yunyue, mengeluarkan kekuatan inti Api. Ia terus melakukan hal yang sama secara berulang-ulang. Dimulai dari formasi dengan kekuatan inti Petir, lalu formasi kekuatan inti Api, formasi kekuatan inti Angin, formasi kekuatan inti Air, dan yang terakhir formasi kekuatan inti Es.


Setelah berhasil menguasai kelima formasi inti tersebut, Yun Yunyue kemudian segera membuat kelimanya dalam waktu bersamaan.


"Whuss..."

__ADS_1


"Whuss..."


"Whuss..."


"Whuss..."


"Whuss..."


Kelima formasi itu mengambang di udara membuat Istana Bintang mengalami getaran hebat.


Terdapat ruang kosong di dalam pilar yang berada di tengah-tengah formasi itu.


Yun Yunyue tersenyum menatap dengan pandangan tenang. "Kelima pilar ini aktif saat mendapatkan kekuatan inti sejati dari kelima Putri Ras Binatang Suci. Kini aku mengerti, dengan formasi ini maka akan tercipta formasi baru untuk bisa membuka Gerbang Sembilan Warna." Ucapnya.


Gerbang Sembilan Warna merupakan sebuah tempat sembilan warna muncul. Dikatakan bahwa sembilan Warna di cipta dari Mutiara Emas, yang kemudian mengeluarkan sembilan warna tersebut.


Saat semua formasi ini di satukan, barulah tercipta teknik tertinggi, yaitu Teknik Dewi Keabadian Ilahi yang kini telah di kuasai oleh Yun Yunyue.


Teknik Dewi Keabadian Ilahi hanya dapat di pelajari oleh pemilik atau pewaris dari Dewi Keabadian itu sendiri, karena memiliki Darah Suci Keabadian.


Hal ini yang membuat setiap Ras Binatang Suci hanya mempelajari teknik yang sudah di tentukan sesuai teknik rahasia mereka masing-masing. Siapa saja yang mempelajari teknik tidak sesuai dengan inti kekuatan mereka, maka tubuh mereka akan hancur. Sehingga mereka telah memiliki teknik-teknik masing-masing dan tidak akan mampu berbuat serakah, apalagi memikirkan untuk menguasai teknik tertinggi Dewi Keabadian Ilahi.


Setelah Yun Yunyue berhasil menguasai kelima formasi inti kekuatan dari para Ras Binatang Suci, ia kemudian menutup mata untuk berkultivasi.


Di Tempat Lain.


Mereka semua mendapatkan kebebasan untuk mempelajari teknik-teknik yang tersusun rapih di perpustakaan kalung dimensi. Untuk masalah sumber daya, mereka tidak akan pernah kekurangan.


Dalam salah satu ruangan yang ada di dalam kalung dimensi, terlihat kelima Kristal semakin mengeluarkan kekuatan yang sangat kuat. Bahkan kelima Kristal itu sudah terdapat retakan seperti sehelai rambut, hal ini menandakan tidak lama lagi proses pemurnian darah kelima Putri akan selesai.


Di Dunia Luar.


Matahari mulai menunjukkan waktu pagi hari. Sinarnya yang terang benderang menerangi langit dunia Spirit Keluarga Zhang.


Di Aula Istana Utama.


Patrick Lou Hanzi Rei, Leluhur Zhang Chie, Leluhur Mo, Leluhur Juan dan Leluhur Meng, serta semua tetua tingkat tinggi telah berkumpul.


Wajah mereka menampakkan kebahagiaan, setelah berhasil mengadakan perjamuan untuk Yun Yunyue.


Hingga beberapa saat kemudian, Yun Yunyue berjalan memasuki Aula. Dengan langkah tenang, dia berjalan tersenyum ramah menatap semua orang.


"Hormat pada Nona Muda!" Ucap Patrick Lou Hanzi Rei sambil berlutut di ikuti oleh semua orang.

__ADS_1


Yun Yunyue menganggukkan kepala, lalu meminta mereka semua untuk segera bangkit.


"Berdirilah, hormat kalian aku terima..." Ucap Yun Yunyue dengan tenang.


Semua orang segera bangkit berdiri, namun tidak ada satupun dari mereka yang berniat untuk duduk.


"Duduklah, kedatanganku ingin berpamitan untuk melanjutkan perjalanan.."


Wajah mereka semua langsung terkejut. Meski mereka mengetahui jika Yun Yunyue akan segera meninggalkan dunia Spirit, namun mereka merasa tidak rela.


Yun Yunyue menatap semua orang dengan merasa tidak enak. "Aku disini hanya singgah sebentar, meski kedatanganku telah membuat kalian semua merasa khawatir dan cemas. Bagaimana juga aku telah meninggalkan dunia luar cukup lama, jadi sudah saatnya aku kembali." Ucap Yun Yunyue dengan tenang.


Semua orang memahami hal itu, jadi mereka tidak akan menghalangi Yun Yunyue untuk pergi.


Setelah membicarakan beberapa hal, Yun Yunyue kemudian segera pergi. Dia juga tidak lupa meninggalkan sumber daya untuk perkembangan dunia Spirit. Bagaimana juga, Yun Yunyue akan membutuhkan kekuatan mereka untuk menjaga dan melindungi Alam Rendah ini.


Di Tempat Lain.


"Whuss..." Yun Yunyue muncul dari pintu teleportasi di kaki Gunung Senjie.


Beberapa penjaga segera memberikan hormat pada Yun Yunyue.


"Terima kasih..." Ucap Yun Yunyue, lalu menghilang dari pandangan semua penjaga di tempat itu.


Setelah mendengar ucapan Yun Yunyue, mereka semua terlihat seperti orang linglung.


"Apa tadi Nona Muda?" Ucap salah satu dari mereka.


Tiga orang lainnya hanya terdiam, mereka juga tidak dapat memahami situasi yang terjadi barusan.


Di Atas Langit.


Yun Yunyue terus melesat dengan kecepatan tinggi.


"Aku akan pergi ke Istana Kekaisaran Qin, lalu kembali menuju Benua Timur sebelum nantinya menuju Benua Barat. Aku sangat menantikan hal menarik apa yang aku temukan di sana." Batin Yun Yunyue dengan terus bergerak.


Yun Yunyue sendiri berniat untuk mengunjungi semua Benua yang ada di Alam Rendah ini. Apa lagi dia mendengar jika Benua Barat memiliki cuaca dingin, yang hampir setiap saat akan di selimuti es.


Untuk tiba disana, Yun Yunyue harus melewati pulau dan kabut es yang sangat ekstrim. Hal ini tentu saja membuat Yun Yunyue sangat bersemangat untuk segera pergi ke sana.


**


**

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2