Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 77 - Informasi Dari Jenderal Zhiang.


__ADS_3

Di Tempat Lain.


Beberapa sosok menggunakan penutup wajah, terlihat bergerak dengan kecepatan tinggi menuju perbatasan Benua.


"Tetua, apa kita akan beristirahat di dalam hutan!"


"Tidak perlu, kita akan terus melanjutkan perjalanan hingga tiba di perbatasan."


"Baik."


Dua puluh sosok itu terus bergerak dengan kecepatan tinggi. Mereka adalah anggota Fraksi Naga yang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan misi.


"Whuss..." Mereka bergerak dengan saling melengkapi satu sama lain, tatapan mata mereka terlihat sangat tajam.


Hingga beberapa saat kemudian, mereka melihat pasukan besar yang juga sedang menuju perbatasan.


"Berhenti, kita akan bergerak mengikuti mereka secara sembunyi. Jangan lengah!" Ucap sosok yang di panggil tetua memperingati.


"Baik!" Beberapa dari mereka melepaskan senjata rahasia ke pepohonan yang ada.


"Whuss..." Setiap senjata rahasia yang tertancap, akan menghilang seketika.


Tidak ada yang mengetahui apa yang sedang mereka lakukan. Mereka menggunakan senjata rahasia untuk membuka jalan bagi pasukan Naga yang menjalankan misi mereka. Setiap senjata rahasia sudah di aliri energi sebagai identitas, jika mereka telah melewati tempat tersebut.


Saat menjalankan misi, Pasukan Fraksi Naga di larang menggunakan batu komunikasi, hal ini membuat mereka harus mampu bergerak seperti angin.


Mereka adalah para budak yang telah di latih keras oleh semua bawahan Yun Yunyue.


Fraksi Naga Langit memiliki beberapa pasukan khusus, seperti Assassin Naga yang bertugas sebagai pembunuh dalam kegelapan.


Yun Yunyue sendiri bahkan tidak mengetahui adanya pasukan khusus tersebut, dimana Yuan Shou dan Ling Ling melakukan itu semua untuk kemajuan Fraksi, dan membantu Sang Nona, pemimpin utama mereka yaitu Yun Yunyue.


Fraksi Naga Langit dan Fraksi Bunga juga memiliki kelompok dalam bidang bisnis, seperti penginapan, restoran, rumah informasi dan rumah lelang.


Di Istana Kekaisaran.


Yun Yunyue tersenyum menatap kebahagiaan dari semua orang, di sisi lain ia juga merasa bingung ingin menjelaskan darimana.


Kedatangan Yun Yunyue ke Istana memang ingin menemui Putra Mahkota dan Putri Qin Zhui Ying, namun di balik itu semua juga ada hal yang ingin dia sampaikan.


Jenderal Tian yang menyadari ada sesuatu yang sedang Yun Yunyue pikiran, mencoba mengajaknya berbicara.


"Nona.." Ucap Jenderal Tian dengan suara pelan.


"Jenderal.." Yun Yunyue dengan tatapan serius.


Semua orang terdiam, mereka kemudian menatap mereka berdua.

__ADS_1


"Kakak Yue, ada apa?" Tanya Qin Zhui Ying, dengan mengerutkan kening.


Kaisar Qin Shan, Permaisuri Yin Yiaran, Putra Mahkota Qin Zhuyao dan Jendral Zhu ikut menatap ke arah Yun Yunyue.


Yun Yunyue menghembuskan napas, lalu menatap mereka semua. "Sebenarnya kedatanganku ke tempat ini juga memiliki maksud lain."


Qin Zhuyao dan Qin Zhui Ying saling menatap mendengar ucapan Yun Yunyue.


"Adik Yue, apa maksudmu?"


"Putra Mahkota, aku tidak bermaksud untuk merusak pertemuan kita ini, hanya saja-.."


"Nak, katakan saja." Kaisar Qin Shan menatap Yun Yunyue dengan ramah.


Yun Yunyue menganggukkan kepala. "Kaisar dan semua orang, kedatanganku ke tempat ini untuk menepati janjiku pada Putra Mahkota dan Putri Qin Zhui Ying, itu yang pertama.


"Dan yang kedua, aku ingin membicarakan mengenai situasi yang sedang terjadi di Benua Tengah, terutama pergerakan yang sedang di lakukan oleh kedua Kekaisaran." Jelas Yun Yunyue, membuat wajah semua orang terkejut.


"Nak! Apa maksudmu?"


"Kaisar, situasi di Benua Tengah sedang tidak baik-baik saja, cepat atau lambat semua orang akan mengetahui apa yang sedang terjadi di perbatasan." Ucap Yun Yunyue dengan serius, lalu menatap ke arah Jenderal Tian yang terdiam.


"Jenderal, bagaimana situasi di perbatasan saat ini?"


Jenderal Tian yang mendapat pertanyaan itu dari Yun Yunyue, menatap ke arah Kaisar Qin Shan.


"Sangat mudah. Apa yang di lakukan pihak Kekaisaran dalam menyembunyikan sesuatu yang terjadi di perbatasan akan berakibat fatal, dan menjadi sebuah bomerang untuk kalian. Aku rasa hanya tinggal menunggu waktu sampai Kekaisaran Qin ini mengalami kehancuran." Ucap Yun Yunyue tanpa takut sedikitpun.


Putra Mahkota dan Qin Zhui Ying membulatkan mata terkejut dengan ucapan Yun Yunyue. Bahkan tatapan Kaisar Qin Shan, Jenderal Tian dan Jendral Zhu berubah menjadi tajam.


Berbeda dengan Permaisuri yang masih terlihat cukup tenang, bahkan ia sangat menantikan kejutan apa yang akan di buat Yun Yunyue.


Yun Yunyue terkekeh pelan menatap ketiga orang penting Kekaisaran Qin tersebut.


"Melakukan penjagaan ketat di kawasan Istana, menyebarkan serta membentuk kelompok prajurit yang berkeliaran di Benua Tengah. Pergerakan dari orang-orang asing yang mulai memasuki Ibu Kota, sedangkan kebanyakan penduduk di Benua Tengah tidak mengetahui dan menganggap hal ini biasa terjadi.


"Namun di balik itu semua ada sesuatu yang besar akan terjadi. Aku rasa pihak Kekaisaran masih belum menemukan jawaban atas masalah yang sedang terjadi." Yun Yunyue menatap Kaisar Qin Shan dengan serius.


"Dan apakah pihak Kekaisaran mengetahui bagaimana penduduk Benua Tengah sedang mengalami kebingungan atas peraturan yang telah kalian buat, dengan melarang orang asing datang ke Istana?" Lanjut Yun Yunyue.


"Whuss..." Jenderal Zhiang muncul di dalam ruangan tersebut.


Mereka semua menatap kemunculan Jenderal Zhiang yang secara tiba-tiba dengan kemarahan. Jenderal Tian bahkan sudah bersiap untuk bergerak menyerang.


"Jenderal, tenangkan diri anda! Jenderal Zhiang kini sudah menjadi orangku!" Ucap Yun Yunyue memberikan peringatan.


"Nak.." Ucap Kaisar Qin Shan dengan suara berat.

__ADS_1


"Tenang saja, aku bukan penghianat. Dan, bukankah saat ini aku memiliki seorang adik angkat?"


Qin Zhuyao berjalan mendekati Yun Yunyue. "Adik Yue, aku minta maaf atas reaksi kami semua."


"Kakak Zhuyao, itu semua sudah wajar. Aku hanya ingin membantu kalian." Yun Yunyue kemudian menatap ke arah Jenderal Zhiang.


"Jelaskan semua tentang rencana Kekaisaran Xe! Anggap saja itu sebagai syarat jika ingin mendapatkan pengampunan dariku!"


Jenderal Zhiang memberikan hormat pada Yun Yunyue. "Baik Nona Muda." Ia kemudian menatap Kaisar Qin Shan.


"Jenderal Zhiang, dari Kekaisaran Xe memberikan hormat pada Kaisar Qin Shan."


"Aku akan menjelaskan rencana Kaisar Xe Luan. Untuk saat ini kami sedang melakukan pergerakan untuk mengumpulkan pasukan di perbatasan, hal itu di lakukan dalam rencana besar menghancurkan Kekaisaran Benua Tengah. Aku tidak mengetahui dengan pasti mengapa Kaisar Xe Luan sangat berambisi untuk menghancurkan Kekaisaran Qin.


"Kekaisaran Xe telah melakukan pergerakan dengan mengajak kerja sama Sekte aliran hitam di Benua Tengah, kami juga mencoba menarik beberapa kelompok yang sedang berselisih paham dengan pihak Kekaisaran akibat reruntuhan kuno yang tiba-tiba menewaskan jenius mereka.


"Dalam rencana besar ini, kami akan melakukan penyerangan dari dalam maupun luar, dengan bertujuan merusak konsentrasi pihak Kekaisaran menjadi dua.." Jenderal Zhiang terus menjelaskan secara detail.


Yun Yunyue bahkan menatap Jenderal Zhiang dengan tatapan tidak percaya. Dia tidak menyangka, Jenderal Zhiang akan sangat mudah menjelaskan semua rencana Kaisar Xe Luan.


Hingga beberapa saat kemudian, Yun Yunyue mulai menyadari sesuatu dari kata-kata yang keluar dari mulut Jenderal Zhiang.


Kaisar Qin Shan, Permaisuri Yin Yiaran, Jenderal Tian, Jenderal Zhu, Putra Mahkota Qin Zhuyao, dan Putri Qin Zhui Ying bahkan tidak dapat berkata-kata mendengar semua informasi yang mereka dapatkan dengan cuma-cuma.


"Kaisar Qin Shan, aku sudah menjelaskan semua yang aku ketahui. Bolehkah aku meminta satu permintaan kepada Anda?" Ucap Jenderal Zhiang dengan serius, setelah menceritakan semua rencana Kaisar Xe Luan.


"Jenderal Zhiang, aku sangat berterima kasih. Katakan saja, aku akan mencoba mengabulkan permintaanmu itu."


Jenderal Zhiang menatap Yun Yunyue meminta persetujuan, Yun Yunyue membalas dengan anggukan kepala.


"Kaisar, aku minta dalam pertempuran besar ini, pihak Kekaisaran Qin tidak merusak dan menghancurkan Benua Utara, bagaimana juga mereka tidak memiliki niat jahat serta dendam pada Kekaisaran Qin. Bahkan mereka juga tidak mengetahui rencana Kaisar Xe Luan yang telah berkerja sama dengan Sekte Iblis Tengkorak." Ucap Jenderal Zhiang dengan serius.


Kaisar Qin Shan tersenyum, dia berjalan mendekati Jenderal Zhiang lalu memeluknya.


"Aku akan menjelaskan alasan di balik penyerangan ini." Kaisar Qin Shan kemudian melepaskan pelukannya, menatap serius Jenderal Zhiang.


"Aku dan Kaisar Xe Luan memiliki masalah pribadi, dimana Kaisar Xe Luan menyukai Permaisuri Yin Yiaran, dan itu semua membuat hubungan kami menjadi buruk. Tapi aku juga tidak mengetahui apakah ini semua terjadi karena hal ini, atau ada hal lain, namun untuk saat ini aku berpikiran jika dia masih belum dapat menerima masa lalu yang terjadi di antara kami."


Yun Yunyue yang mendengar penjelasan dari Kaisar Qin Shan, menghela napas panjang.


"Wanita memang racun dunia.. Ups aku juga wanita maaf...." Batin Yun Yunyue dengan menggelengkan kepala pelan.


*


*


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2