
Semakin siang, situasi di sekitar Istana Kekaisaran semakin terlihat ramai. Satu persatu para petinggi serta tetua dari berbagai kekuatan yang ada di Benua Tengah, mulai berdatangan masuk ke dalam halaman Istana Kekaisaran.
Hingga beberapa saat kemudian, Leluhur Han datang bersama seorang pria dan wanita memasuki halaman Istana Kekaisaran.
Dari atas langit, Yun Yunyue dengan tenang mengawasi semua orang yang mulai memasuki Istana.
"Xiao Mei dan Lu Zhan?" Batin Yun Yunyue, memperlihatkan pergerakan Leluhur Han dan sepasang remaja belasan tahun itu.
Yun Yunyue kemudian kembali bergerak mengawasi setiap sudut Istana.
Di Depan Aula Istana.
Beberapa komandan bersama Jendral Zhu yang di tugaskan untuk menyambut kedatangan para petinggi dan tetua itu pun melihat kedatangan Leluhur Han.
"Leluhur Han, selamat datang di Istana Kekaisaran Qin. Kedatangan Leluhur Han menjadi kehormatan bagi pihak Kekaisaran." Ucap Jenderal Zhu menyambut kedatangan salah satu petinggi Penginapan Lotus.
"Jenderal, terima kasih." Leluhur Han menangkupkan kedua tangannya di ikuti oleh Xiao Mei dan Lu Zhan.
Setelah itu Leluhur Han memasuki aula Istana, tempat di adakan pertemuan.
"Jenderal, aku tidak menyangka pihak Penginapan Lotus kini mau ikut campur dalam masalah Kekaisaran." Ucap salah satu komandan, menatap kepergian Leluhur Han.
Jenderal Zhu menggelengkan kepala, ia juga tidak mengetahui pasti alasan Penginapan Lotus menerima baik undangan mereka.
Penginapan Lotus adalah Organisasi yang menolak keras ikut campur mengenai masalah Kekaisaran, terutama masalah internal Kekaisaran.
Di Dalam Ruangan.
Semua orang sudah mulai menempati tempat mereka masing-masing. Perwakilan dari Keluarga besar, Sekte, dan Organisasi lain juga telah berada di dalam ruangan pertemuan tersebut.
Mereka semakin terlihat gelisah menantikan kehadiran Kaisar Qin Shan, serta para petinggi Kekaisaran yang belum memasuki ruangan.
"Semuanya, aku harap kalian semua bersabar. Kita akan menunggu Kaisar bersama yang lain datang, setelah itu kita akan langsung memulai pertemuan ini." Ucap Jenderal Tian yang baru saja memasuki ruangan bersama Jenderal Zhu.
Setelah menunggu selama beberapa menit, Kaisar Qin Shan, Permaisuri Yin Yiaran, Putra Mahkota Qin Zhuyao, Putri Qin Zhui Ying, dan Yun Yunyue dengan tenang berjalan memasuki ruangan.
Kedatangan mereka semua di sambut dengan tatapan hormat, dari semua orang yang hadir dalam pertemuan tersebut.
"Hormat pada Kaisar Qin Shan beserta Keluarga Kekaisaran." Ucap semua orang dengan membungkukkan badan.
Xiao Mei dan Lu Zhan tersenyum melihat Nonanya datang bersama Keluarga Kekaisaran.
__ADS_1
Kaisar Qin Shan dan lainnya menganggukkan kepala dengan tersenyum, sambil terus berjalan menuju tempat duduknya.
"Kaisar, Permaisuri, silahkan." Ucap Jenderal Tian dengan hormat, mengarahkan Kaisar Qin Shan dan Permaisuri Yin Yiaran ke tempat duduk.
Mereka berdua duduk di singgasana kebesaran Kekaisaran Qin yang di selimuti emas, dengan kedua putra dan putri mereka berada di samping kiri dan kanan.
Beberapa prajurit memasuki ruangan dengan membawa tempat duduk terbuat dari giok, lalu menatanya di samping Putra Mahkota Qin Zhuyao.
"Nona Muda.." Jenderal Tian menatap Yun Yunyue, memintanya untuk menempati tempat duduk itu.
Selain Leluhur Han, Xiao Mei dan Lu Zhan, semua orang terlihat sangat penasaran dengan sosok Yun Yunyue. Beberapa dari mereka menatap ke arah Yun Yunyue dengan tajam, serta tatapan tidak suka.
"Cih, apa dia calon istri Putra Mahkota Qin Zhuyao?" Ucap salah satu gadis yang juga hadir dalam pertemuan, Berasal dari sekte Singa Putih.
Bukan hanya gadis dari sekte Singa Putih saja, bahkan beberapa gadis dari Keluarga besar maupun kecil menatap Yun Yunyue dengan marah.
Yun Yunyue sendiri terlihat cuek, meski dia mengetahui beberapa gadis di dalam ruangan itu terus menatap ke arahnya.
Setelah semua orang menempati tempat duduk mereka masing-masing, Jenderal Tian kemudian mulai membuka pertemuan.
"Baik, karena semua orang telah hadir di dalam ruang pertemuan ini, maka pembicaraan ini dapat kita mulai sekarang." Ucap Jenderal Tian membuka pertemuan.
Jenderal Tian kemudian mulai menjelaskan informasi mengenai kondisi serta situasi yang sedang terjadi di Benua Tengah, terutama permasalahan Kekaisaran.
Jenderal Tian juga menjelaskan dari sekte mana saja yang telah bergabung dengan Kekaisaran Xe untuk melakukan pemberontakan, serta Sekte Iblis Tengkorak yang berada di belakang Kekaisaran Xe.
Semua orang terlihat sangat serius mendengarkan semua ucapan Jenderal Tian. Beberapa dari mereka tidak menyangka, jika Kakaisaran Xe mendapatkan dukungan langsung dari Sekte Iblis Tengkorak, yang menjadi sekte aliran hitam terkuat di keempat Benua.
"Itu semua adalah informasi yang berhasil kami dapatkan. Alasan pihak Kekaisaran mengundang kalian semua ke Istana, karena kami sangat membutuhkan bantuan dari kalian untuk bersama-sama menjaga Benua Tengah." Ucap Jenderal Tian mengakhiri penjelasannya.
"Aku tidak menyangka situasi saat ini benar-benar sangat buruk." Ucap Patrick Keluarga Mu.
"Yang di katakan Patrick benar, mereka bahkan telah menempatkan pasukan besar di perbatasan." Jawab Jenderal Tian.
"Aku rasa kita harus segera melakukan pergerakan. Keluarga Rou siap berangkat menuju perbatasan!" Ucap Patrick Keluarga Rou dengan cepat.
Satu persatu dari mereka mulai menyampaikan pendapat. Dimana beberapa Keluarga dan Sekte bersedia mengirimkan pasukan menuju perbatasan, dan sebagian lagi memutuskan untuk menempatkan pasukan di sekitar Istana untuk menghalau serangan dari para pemberontak.
"Baik, pendapat kalian semua kita tampung. Kami juga sangat berterima kasih atas kesediaan kalian yang mau mengirimkan pasukan ke medan pertempuran ini. Kaisar?" Jenderal Tian menatap Kaisar Qin Shan dengan hormat.
Kaisar Qin Shan menganggukkan kepala. "Sebelumnya aku akan memperkenalkan seseorang pada kalian semua." Kaisar Qin Shan menatap semua orang, lalu berhenti menatap ke arah Yun Yunyue.
__ADS_1
"Dia adalah Yun Yunyue, adik dari Qin Zhuyao." Ucap Kaisar Qin Shan memperkenalkan Yun Yunyue pada mereka semua.
Yun Yunyue yang mendengar ucapan Kaisar Qin Shan hanya tertawa di dalam hati. Dia mengetahui mengapa Kaisar Qin Shan mengatakan dengan kata-kata ambigu. Itu semua karena beberapa dari gadis yang hadir terlihat sangat cemburu melulu, menatap kedekatan Yun Yunyue dan Putra Mahkota Qin Zhuyao.
Permaisuri Yin Yiaran dan Putri Qin Zhui Ying bahkan hampir saja tertawa, menatap wajah para gadis yang hadir semakin memerah.
Yun Yunyue kemudian bangkit dari.
"Senang dapat berkumpul dengan orang-orang hebat seperti kalian semua. Perkenalkan, aku Yun Yunyue." Ucap Yun Yunyue dengan menangkupkan kedua tangan memberikan hormat.
"Nak, jelaskan pendapatmu mengenai hal ini." Ucap Kaisar Qin Shan bersemangat menyalakan api cemburu dari beberapa pihak.
"Para Patrick, tetua, serta semua yang hadir di dalam ruangan ini, aku sangat setuju dengan pendapat kalian semua. Aku juga tahu kalian semua pasti tidak ingin di rugikan, apalagi mengorbankan pasukan kalian dalam kekacauan yang sedang terjadi saat ini. Kita telah mengetahui kekuatan mereka, dan siapa saja yang berada di belakang Kekaisaran Xe.
"Dalam hal ini, kita belum mengetahui secara pasti akan semua orang yang ada di dalam ruangan ini berada di pihak Kekaisaran Qin, atau sudah menjalin hubungan kerja sama dengan pihak Kekaisaran Xe, atau bisa kita sebut dengan Penghianat, dan lebih cocok dikatakan sebagai pemberontak tanah Leluhurnya sendiri." Ucap Yun Yunyue dengan tenang, namun tidak dengan mereka semua yang merasa ucapan Yun Yunyue seakan menyudutkan.
Melihat suasana di tempat itu menjadi berubah tegang, Yun Yunyue masih berdiri dengan tenang tanpa rasa takut sedikitpun.
"Jika kalian tidak merasa apa yang aku katakan, kalian tidak perlu marah atau menampilkan wajah-wajah seperti saat ini. Tujuanku melakukan ini semua, hanya ingin melihat seberapa hebat Penghianat di dalam ruangan ini terus berpura-pura seperti seekor anjing di dalam kandang singa!" Ucap Yun Yunyue terus mengatakan kata-kata tajam.
"Nak, apa maksudmu? Dan apakah kamu memiliki bukti kuat jika di dalam ruangan ini ada penghianat? Jujur saja, kata-katamu ini sedikit membuat kami tidak nyaman." Ucap salah satu Patrick Sekte Aliran Putih.
Yun Yunyue menganggukkan kepala. "Tentu saja aku memiliki bukti. Aku bukan orang yang suka bermain dengan kata-kataku sendiri, apalagi berbicara di depan orang-orang hebat seperti kalian semua."
"Katakan pada kami, tidak perlu bertele-tele.." Ucap Patrick Sekte Singa Putih dengan tidak sabar.
Yun Yunyue menatap ke arah Leluhur Han.
Leluhur Han yang di tatap Yun Yunyue, dengan cepat menganggukkan kepala.
"Whuss..." Dua kepala tanpa badan muncul di lantai, bersamaan dengan beberapa bukti seperti saku penyimpanan.
Bersamaan dengan itu, Xiao Mei dan Lu Zhan melesat ke arah tetua dari Sekte Singa Putih dan salah satu tetua Keluarga besar yang ada di Benua Tengah.
"Berikan saku penyimpanan kalian." Ucap tajam Xiao Mei dan Lu Zhan, membuat situasi di tempat itu menjadi kacau.
*
*
Hy guys! Di Alam Rendah, mereka hanya mengenal dengan saku penyimpanan. Kalau cincin penyimpanan hanya berada di Alam Dewa dan Surga, Alam Immortal juga sd ada.
__ADS_1
Hanya Yun Yunyue dan orang-orangnya yang memiliki cincin penyimpanan, karena di dalam kalung dimensi Yun Yunyue, ada sekotak kayu yang hanya berisi cincin penyimpanan.😉
~Tinggalkan jejaknya~