Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 56 - Terbunuhnya Leluhur kota Bulan.


__ADS_3

Naga Emas itu menatap Yun Yunyue dengan hormat, hingga perlahan menghilang kembali setelah keadaan di tempat itu sudah kembali stabil seperti sedia kala.


"Tuan." Ucap Long Zhou Yang, saat merasakan gerakan tangan Yun Yunyue.


Yun Yunyue perlahan membuka kedua matanya, " Terima kasih." Ucap Yun Yunyue dengan tersenyum menatap Long Zhou Yang.


Meski Yun Yunyue sempat tidak sadarkan diri, tapi ia masih dapat merasakan dan mengetahui apa saja yang telah terjadi di tempat tersebut.


"Tuan, ini semua sudah menjadi tugas serta kewajibanku. Tuan tidak perlu mengucapkan terima kasih." Ucap Long Zhou Yang dengan penuh hormat.


Yun Yunyue menganggukkan kepala, lalu bangkit berdiri menatap Leluhur kota Bulan dengan tajam.


"Aku akan membunuh penghianat ini! Aku tidak akan membiarkan orang seperti dia tetap hidup untuk membuat kekacauan dan bencana besar di Alam Rendah!" Ucap Yun Yunyue dengan wajah serius.


Yun Yunyue berdiri dengan perubahan rambut berwarna emas, mata biru bercorak emas serta sebuah mahkota indah terdapat di atas kepalanya.


Aura Dewi Keabadian menyebar, dengan armor keemasan yang di kombinasikan dengan tubuh Dewi Keabadian.


"Hahaha.... Nak! Aku semakin menginginkan dirimu untuk menjadi bawahanku. Bagaimana, apa kau tertarik bergabung denganku?" Ucap Leluhur kota Bulan dengan penuh percaya diri.


"Bagaimana bisa aku bergabung dan menjadi bawahan orang yang akan mati di tangan kecilku ini?" Ucap Yun Yunyue dengan tersenyum tipis di balik topengnya, sambil mengeluarkan pedang usang lalu menghilang dari tempatnya.


"Whuss...." Angin di sekitarnya berhembus kencang.


"Booms..." Pedang Yun Yunyue di tahan menggunakan tangan kosong.


Terlihat tangan Leluhur kota Bulan telah berubah menjadi tangan iblis hitam.


"Apa hanya ini saja kemampuanmu?"


"Mari kita lihat, berapa lama kamu mampu menahan seranganku?" Ucap Yun Yunyue, kemudian kembali melepaskan serangan secara bertubi-tubi.


"Booms....!


"Booms....!


Mereka berdua terus beradu serangan, membuat tempat di sekitarnya mulai hancur.


"Dhuarr....! Yun Yunyue terpukul mundur beberapa langkah, terkena serangan tapak Iblis hitam.


"Hahaha...." Leluhur kota Bulan semakin bersemangat.


Meski Leluhur kota Bulan terlihat baik-baik saja, tapi terlihat pakaian yang di gunakan saat ini mulai hancur terkena serangan pedang Yun Yunyue.


"Whuss...." Mereka berdua kembali bergerak melepaskan serangan Pedang usang dan tapak Iblis hitam.


Long Zhou Yang dengan tenang mengawasi pertarungan tersebut.

__ADS_1


"Dhuarr...." Kali ini mereka berdua sama-sama terpukul mundur, tapi Yun Yunyue bergerak lebih cepat dengan kembali mengayunkan Pedang usang di bagian leher.


"Crash....." Pedang usang berhasil menggores leher Leluhur kota Bulan.


"Cih, hanya pedang sampah!" Dengus Leluhur kota Bulan dengan kesal.


Yun Yunyue hanya tersenyum, lalu membuat segel tangan.


"Whuss..." Formasi berwarna transparan muncul mengurung mereka berdua.


Long Zhou Yang yang sejak tadi hanya diam saja, mulai bergerak terbang ke atas langit.


Yun Yunyue sekali lagi bergerak menyerang dengan terus melepaskan teknik terkuatnya.


Meski beberapa kali mendapatkan serangan, tapi itu semua tidak berarti untuk Yun Yunyue yang kini telah menggunakan armor emas serta tubu Dewi Keabadian.


"Trik sampah! Apa memang hanya ini saja kemampuan yang kau miliki gadis kecil!" Leluhur kota Bulan mulai marah, karena sejak tadi Yun Yunyue hanya melepaskan serangan pedang Kesunyian dan menggoreskan pedang pada beberapa bagian tubuhnya.


"Datanglah!" Ucap Yun Yunyue dengan tenang, saat Leluhur kota Bulan mulai terprovokasi dan menyerang dengan brutal melepaskan serangan tapak Iblis hitam.


"Dhuarr...." Yun Yunyue terlempar beberapa meter hingga menembus formasi transparan.


"Sekarang!" Teriak Yun Yunyue memberi perintah kepada Long Zhou Yang.


Long Zhou Yang segera berubah menjadi Naga dengan ukuran besar, lalu melepaskan serangan api ke dalam formasi.


"Whuss..."


"Whuss..."


Kobaran api mulai masuk memenuhi formasi, membuat Leluhur kota Bulan hanya tertawa melihat trik yang di gunakkan Yun Yunyue dan Long Zhou Yang.


Namun beberapa saat kemudian, tiba-tiba tubuhnya terasa sangat menyakitkan dengan kemunculan tanda-tanda hijau.


"Ini!" Leluhur kota Bulan terlihat sangat terkejut, ia juga dapat merasakan organ-organ di dalam tubuhnya seakan mulai di hancurkan.


"Bajingan! Kalian benar-benar licik!" Teriaknya dengan marah, mulai bergerak untuk keluar dari kobaran api yang semakin membesar.


Yun Yunyue sengaja melakukan itu semua, dimana racun iblis ular yang telah berevolusi menjadi racun tingkat tinggi saat tergabung dengan pedang usang, akan lebih mengerikan saat mendapatkan tekanan dari Api Keabadian dan api yang di lepaskan Long Zhou Yang.


Hal itu yang membuat Leluhur kota Bulan mulai kewalahan, dan menahan rasa sakit yang sangat luar biasa.


Yun Yunyue yang melihat Leluhur kota Bulan yang mencoba menghancurkan formasi, segera membuat segel tangan untuk terus menguatkan formasi tersebut, dengan bantuan Long Zhou Yang yang terus melepaskan api dari perubahan wujud Naganya.


"Pengecut!" Teriak Leluhur kota Bulan yang kesulitan untuk menghancurkan formasi. Bahkan wajahnya kini mulai mengeluarkan cairan hijau.


"Arghhhh....." Teriaknya saat tubuhnya benar-benar di hancurkan dari dalam, bahkan tingkat kultivasi miliknya perlahan lenyap.

__ADS_1


"Whuss...." Yun Yunyue menggenggam pedang usang dengan kuat


"Api Suci Keabadian."


Pedang usang mulai di selimuti api berwarna keemasan, Yun Yunyue langsung bergerak masuk untuk melepaskan serangan secara langsung ke tubuh Leluhur kota Bulan.


"Dhuarr...." Ledakan keras menggema di seluruh hutan, membuat sebagian Tempat itu hancur berantakan dengan kawah besar memiliki kedalaman hingga belasan meter.


Di dalam kawah, terlihat tubuh Leluhur kota Bulan telah hancur berkeping-keping, sedangkan Yun Yunyue sendiri masih berdiri dengan bantuan pedang sebagai penopang.


"Berhasil." Ucap Yun Yunyue, yang kemudian jatuh pingsan kehabisan energi.


Bahkan perubahan pada tubuhnya telah lenyap kembali seperti tampilan awal.


Long Zhou Yang dengan cepat bergerak membantu Tuannya.


"Whuss...." Long Zhou Yang membawa tubuh Yun Yunyue pergi meninggalkan tempat tersebut.


Di tempat itu sendiri, kini tidak ada lagi aura kehidupan. hanya ada kehancuran, dan kobaran api yang mulai meredup.


Kedua puluh jenius Benua Tengah sendiri telah tewas terbunuh, saat proses ritual pengorbanan darah.


Di Tempat Lain.


Putra Mahkota Qin Zhuyao dengan tenang menjelaskan tentang situasi yang terjadi di dalam lembah kuno kepada Jenderal Tian.


"Putra Mahkota, lalu apa yang harus kami lakukan?"


"Laporkan saja masalah ini kepada Ayahanda Kaisar.." Perintah Putra Mahkota Qin Zhuyao, ia juga menjelaskan tentang kelompok yang sebelumnya berniat membunuh dia dan rombongannya.


"Baik." Jenderal Tian kemudian mengeluarkan batu komunikasi untuk mengirimkan pesan kepada Kaisar Qin Shan.


Di tempat para tetua, mereka terlihat sangat penasaran. Bahkan beberapa dari mereka telah mendapatkan laporan jika giok jiwa milik jenius mereka telah hancur.


Giok jiwa biasanya digunakan untuk mengetahui keberadaan seseorang. Dimana saat batu giok bersinar, maka orang tersebut dalam keadaan baik-baik saja, tetapi jika giok jiwa hancur, maka orang tersebut artinya telah tewas.


Para tetua yang mulai tidak dapat menahan diri, terutama mereka dari sekte aliran hitam, mulai berjalan ke arah Putra Mahkota Qin Zhuyao untuk menanyakan alasan dia dan kelompoknya keluar lebih cepat di bandingkan yang lain.


"Putra Mahkota, mohon penjelasan anda mengenai situasi ini!'


"Benar Putra Mahkota. Salah satu tetua sekte ku melaporkan jika jenius kami telah terbunuh di dalam lembah kuno."


Satu persatu tetua aliran hitam mulai melemparkan pertanyaan. Leluhur kota Bulan yang sebelumnya membuka gerbang dimensi juga mulai menghampiri Putra Mahkota.


"Harap tenang! Beberapa jam lagi kita akan mengetahui saat lembah kuno tertutup kembali." Ucap salah satu Leluhur kota Bulan.


********

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2