Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 67 - Pengakuan Keluarga Zhang.


__ADS_3

Di Tempat Lain.


Yun Yunyue saat ini tengah berkumpul bersama Long Zhou Yang dan lainnya, Leluhur Zhang Chie, Leluhur Mo, Leluhur Juan dan Leluhur Meng.


Mereka semua sudah berada di keluarga utama. Yun Yunyue sendiri akan pamit pada mereka semua, untuk kembali melanjutkan perjalanan.


Di tempat itu juga telah hadir tetua Zhang Luxe, tetua Zhang Hu dan tetua Zhang Loeng, Zhang Shan bersaudara dan para petinggi dari Keluarga Zhang.


Tidak lama kemudian, pintu ruangan terbuka memperlihatkan sosok pria dewasa menggunakan mahkota.


Semua orang bangkit berdiri, lalu memberi hormat pada sosok tersebut.


"Hormat pada Patrick Zhang Chin."


Patrick Zhang Chin tersenyum dan mengangkat tangan kanan, dia terus berjalan menuju tahta utama Keluarga Zhang.


Mereka semua terlihat bahagia, tapi tidak dengan Long Zhou Yang yang menatap semua orang dengan kesal.


"Bajingan! Andai saja Tuan tidak melarangku untuk membuat masalah, aku pasti sudah menghajar kalian semua!" Batin Long Zhou Yang.


Long Zhou Yang terlihat sangat kesal, melihat bagaimana mereka sama sekali tidak menghormati keberadaan Yun Yunyue. Apalagi setelah kehadiran Patrick Zhang Chin, dimana mereka semua memberikan hormat padanya, hingga Yun Yunyue yang berada di tempat itu, mau tidak mau juga harus memberikan hormat.


"Tenangkan dirimu! Aku tidak mau identitasku di ketahui oleh banyak orang." Ucap Yun Yunyue melalui telepati.


Long Zhou Yang yang mendengar suara Yun Yunyue menganggukkan kepala, ia menarik nafas lalu menghembus perlahan, mencoba menenangkan diri.


Patrick Zhang Chin yang kini menempatkan tahtanya membuka suara. "Hormat kalian aku terima."


Secara serempak, semua orang Kembali menegakkan kepala menatap sang Patrick dengan penuh bahagia. Mereka khawatir Zhang Chin tidak akan selamat dari racun yang bersarang di tubuhnya.


Setelah semua terlihat tenang, Yun Yunyue dengan cepat bangkit berdiri.


"Pertama aku ingin mengucapkan permintaan maaf kepada kalian semua, terutama pada Patrick Zhang Chin. Pil yang sebelumnya di dapatkan oleh Zhang Shan bersaudara adalah pil buatanku yang sudah tercampur racun tingkat tinggi di dalamnya." Yun Yunyue menghentikan ucapannya, ia menatap beberapa dari mereka yang mulai melihat ke arahnya dengan pandangan tidak suka.


Di dalam ruangan itu sendiri, hanya keempat Leluhur, ketiga tetua, dan Zhang Shan bersaudara yang mengetahui siapa sosok yang telah menyembuhkan Patrick Zhang Chin.

__ADS_1


Patrick Zhang Chin sendiri bahkan belum mengetahui hal itu. Pada saat itu ia baru saja tersadar, keempat Leluhur memintanya untuk beristirahat.


"Tangkap dia!" Ucap salah satu tetua yang berada di ruangan tersebut dengan marah.


Beberapa penjaga memasuki ruangan. Mereka semua dengan cepat berjalan menghampiri Yun Yunyue.


Yun Yunyue sendiri terlihat masih sangat tenang, bahkan ia melarang Long Zhou Yang untuk melakukan perlawanan.


Patrick Zhang Chin menatap Yun Yunyue dengan pandangan yang sulit di artikan.


Keempat Leluhur, ketiga tetua, dan Zhang Shan bersaudara juga tidak menunjukkan reaksi apapun. Mereka hanya diam menunggu bagaimana tindakan Patrick Zhang Chin selanjutnya.


Saat tiga penjaga ingin menyentuh Yun Yunyue, tiba-tiba mereka terlempar beberapa meter.


"Aku rasa sudah cukup. Leluhur Zhang Chie, Leluhur Zhang Mo, Leluhur Juan dan Leluhur Meng, serta para tetua.." Yun Yunyue menatap mereka satu persatu.


Kemudian Yun Yunyue menatap Zhang Shan bersaudara.


"Nona.." Ucap Zhang Shan dengan raut wajah sedih, begitu juga dengan keempat Saudaranya.


Hingga beberapa saat kemudian, Patrick Zhang Chin turun dari tahtanya. Semua orang mengalihkan pandangan mereka, ke arah Patrick Zhang Chin yang berjalan mendekati Yun Yunyue.


"Lou Hanzi Rei, memberi hormat pada Yang Mulai Dewi Keabadian Yang Agung." Ucap Patrick Zhang Chin berlutut di hadapan Yun Yunyue.


Semua terlihat sangat terkejut, tapi tidak dengan keempat Leluhur mereka yang memang sudah mengetahui hal itu.


Yun Yunyue masih terdiam, dia menatap Lou Hanzi Rei yang selama ini menjadi Patrick Keluarga Zhang menggunakan identitas Zhang Chin.


Leluhur Zhang Chie berjalan mendekati mereka berdua. Lalu menatap Yun Yunyue dengan hormat.


"Sebelumnya kami ingin mengucapkan permintaan maaf kepada Dewi Keabadian Yang Agung. Pertama mengenai identitas milik kami semua Keluarga Zhang yang sebenarnya. Kami adalah salah satu Keluarga terkuat di Alam Surga, atau lebih di kenal sebagai Dunia Surga. Ini semua adalah alasan mengapa kita harus pindah dari Alam Surga, menuju Alam Rendah. Leluhur Zhang Chie menghentikan ucapannya, lalu menatap Lou Hanzi Rei yang masih berlutut.


"Ini semua adalah masalah penting bagi Alam Surga. Dimana beberapa dari Keluarga Lou, mencoba melakukan pemberontakan. Mereka menolak menjadi pelindung wilayah barat, dan menginginkan kekuasaan lebih di bagian lain, yang mengakibatkan konflik besar antara Keluarga Lin dan Keluarga Lou.


"Kejadian besar itu memaksa Yang Mulai Dewi Keabadian Yang Agung turun tangan, dan meminta salah satu Keluarga Zhang yang ada di Alam Surga untuk menolong salah satu penerus tahta pelindung barat. dengan menyembunyikan Lou Hanzi Rei Chin di tempat ini." Leluhur Zhang Chie terus menjelaskan tentang alasan mereka harus pindah ke Alam Rendah.

__ADS_1


Yun Yunyue terdiam, dia benar-benar tidak menyangka hal seperti ini akan menjadi.


"Sekarang, kami semua tidak perlu khawatir. Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung, pasti telah menjanjikan posisi dan kedudukan kami di masa depan, sebagai salah satu penghuni Alam Surga. Hal ini akan membuat keberadaan Dunia Spiritual menjadi lebih berjaya di masa depan." Leluhur Zhang Chie kemudian menatap ketiga Leluhur.


Mereka berempat secara serempak memberikan penghormatan kepada Yun Yunyue.


"Hormat pada Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung."


"Whuss..." Yun Yunyue mengubah tampilannya.


Terlihat armor emas, rambut panjang berwarna emas, Tanda Suci Keabadian yang memancarkan cahaya keemasan, pupil mata biru keemasan, serta aura Dewi Keabadian yang menyebar ke seluruh ruangan.


Kecuali Yun Jung, semua orang yang berada di dalam ruangan juga ikut berlutut.


"Hormat pada Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung."


Yun Yunyue menutup kedua matanya, ini bukan keinginannya. Jika bukan karena paksaan keempat Leluhur untuk membuka identitas miliknya, mungkin Yun Yunyue akan pergi meninggalkan tempat ini tanpa melakukan hal yang merepotkan seperti ini.


Keempat Leluhur juga memiliki alasan, dimana dunia Spirit Keluarga Zhang sangat sulit berkembang di dunia ini. Mereka berharap dengan adanya Yun Yunyue, dapat membantu perkembangan dan kembali membangkitkan kekuatan Keluarga Zhang di Alam Rendah.


"Tidak ada salahnya melakukan hal ini. Dengan adanya mereka, aku akan memiliki pasukan dengan jumlah besar. Aku harap dengan kehadiran mereka, dapat membantuku di masa depan. Aku dan kakakku sudah tidak sabar ingin pergi menuju ke Alam Surga bertemu Sang Ibunda, dan membalaskan penderitaan mereka." Batin Yun Yunyue.


Yun Yunyue membuka matanya kembali, kini kecuali Yun Jung semua orang di dalam ruangan itu telah berlutut di hadapannya.


"Bangunlah! Penghormatan kalian semua aku terima!" Ucap Yun Yunyue dengan suara mendominasi.


Semua orang perlahan bangkit, mereka menatap hormat Yun Yunyue.


"Terima kasih Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung."


*


*


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2