Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 52 - Sosok Misterius.


__ADS_3

Yun Yunyue terdiam setelah mendengar penjelasan Long Zhou Yang. " Apa aku akan memasukan mereka ke dalam kalung dimensi?" Batin Yun Yunyue


Beberapa saat kemudian, Yun Yunyue akhirnya telah memutuskan untuk membawa mereka masuk ke dalam kalung dimensi.


"Kita akan pergi dari sini!" Ucap Yun Yunyue membuyarkan lamunan Long Zhou Yang.


"Tuan, ini sangat beresiko. Meski mereka adalah Ras terkuat setelah Ras Naga, tapi saat pihak luar mengetahui hal ini, mereka akan mulai melakukan pergerakan sehingga kedamaian akan perlahan menghilang karena keserakahan orang-orang tidak bertanggung jawab."


"Aku memiliki cara sendiri. Tidak mungkin aku meninggalkan kalian di tempat ini dalam waktu yang tidak diketahui."Ucap Yun Yunyue, kemudian menggerakkan tangannya memunculkan gerbang kalung dimensi.


Long Zhou Yang menatap dengan terkejut, dia dapat mengetahui dengan pasti gerbang dimensi yang saat ini muncul. Karena hanya kalung Dewi Keabadian yang memilikinya.


"Ini?"


"Benar, ini adalah kalung pemberian Ibuku. Kalian akan berada di dalam kalung dimensi." Yun Yunyue kemudian memasukkan kelima Kristal Putri dari berbagai Ras itu ke dalam kalung dimensi.


Long Zhou Yang masih diam di tempatnya. Hingga Yun Yunyue memintanya untuk ikut masuk ke dalam kalung dimensi.


"Masuklah, kita akan pergi dari tempat ini."


"Tuan, apa kita akan membunuhnya terlebih dahulu?" Ucap Long Zhou Yang dengan menundukkan kepala.


"Tentu saja, bagaimana juga saudaramu adalah saudaraku juga. jadi sudah kewajibanku untuk membalaskan kematian mereka. Meski aku tidak mengetahui banyak dengan identitasku saat ini, tapi aku masih mengerti dengan peraturan di Ras Naga itu sendiri." Yun Yunyue mengucapkan dengan bersungguh-sungguh.


Long Zhou Yang menganggukkan kepala, lalu masuk ke dalam kalung dimensi.


"Whuss..." Di Tempat tersebut hanya tersisa Yun Yunyue, dengan cepat ia memasukkan Kristal Roh yang ada di tempat itu untuk di bagikan kepada yang lainnya.


Mata indah Yun Yunyue membulat sempurna, saat melihat adanya Kristal jiwa di tempat itu. Dimana Kristal jiwa memiliki kegunaan untuk meningkatkan kekuatan jiwa seseorang.


"Bukan hanya bertemu dengan mereka, tapi aku juga mendapatkan Kristal jiwa dan Kristal Roh yang memiliki energi lebih besar dari di bandingkan di perut bukit tersebut." Yun Yunyue lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut.


Sepanjang perjalanan, Yun Yunyue terus melepaskan formasi penghalang dan beberapa formasi jebakan.


Setelah semua urusan di tempat itu selesai, Yun Yunyue langsung melesat ke atas untuk kembali ke luar dari dasar danau.


Di Atas Danau.


Putra Mahkota Qin Zhuyao tiba-tiba merasakan ledakan aura yang sangat kuat, berasal dari dalam hutan yang berada sekitar puluhan kilometer, dari tempat mereka semua.


"Aura ini sangat mengerikan, bahkan aku seperti berhadapan dengan seorang iblis." Ucap Yan Lan dengan waspada, lalu meminta semua orang untuk bergerak lebih menjauh dari tempat awal mereka.


"Apa kita akan meninggalkan adikku bajingan!" Ucap Yun Jung dengan marah. Bukan hanya dia bahkan Xiao Mei dan lainnya sudah siap untuk melepaskan serangannya.


Putra Mahkota Qin Zhuyao dengan cepat menjawab. " Tidak kita akan menunggu Saudari Yue."


Hal yang sama juga di rasakan oleh Yun Yunyue, ia semakin cepat melesat untuk segera tiba di daratan.


"Semoga saja tidak terjadi sesuatu hal yang buruk pada mereka semua." Yun Yunyue terus bergerak seperti kilatan cahaya.


Di Tempat Lain.


Di tengah hutan, terlihat pasukan berjumlah ribuan hewan buas bermata merah sedang berbaris di hadapan seorang pria berpakaian hitam bercorak merah.


Kedua bola mata pria itu sepenuhnya hitam, bahkan wajah dan kulitnya terlihat pucat.


"Cari semua orang yang masuk ke lembah kuno! Kita akan mengadakan pesta untuk Tuan kita!" Ucap pria itu dengan tertawa menyeramkan, membuat ribuan pasukan hewan buas segera bergerak pergi mematuhi perintah pria tersebut.


Yun Yunyue akhirnya tiba di atas, dengan cepat dia menyebarkan persepsinya untuk mengetahui dimana Kakaknya dan yang lainnya berada.


"Mau kemana mereka?" Batin Yun Yunyue, saat merasakan Kakaknya bersama yang lain terus bergerak menuju arah selatan.

__ADS_1


Merasa ada yang tidak beres, Yun Yunyue segera bergerak terbang mengejar mereka.


"Whuss..."


Langit di lembah kuno perlahan mulai menggelap, bersamaan dengan aura yang sangat mengerikan mulai berhembus mengenai kulit dan perasaan semua orang.


Putra Mahkota Qin Zhuyao yang bergerak memimpin jalan, tiba-tiba berhenti saat tiba di sebuah lembah yang memiliki jurang yang sangat dalam dan gelap.


"Apa yang terjadi? Kenapa langit menjadi sangat gelap, bahkan aku merasakan aura kematian yang sangat kuat dari dalam lembah ini?" Ucap Yun Jung, membuat Putra Mahkota Qin Zhuyao dan lainnya mencoba memeriksa jurang lembah di bawahnya.


Hingga beberapa saat kemudian, tiba-tiba muncul ribuan hewan buas dari kehampaan, yang langsung bergerak menyerang mereka semua.


"Menghindar!" Teriak Yun Jung, saat melihat Yan Lan masih fokus pada lembah jurang tersebut.


Whuss...!


Dhuarr..." Belasan hewan buas yang ingin menyerang mereka tiba-tiba terlempar dengan keras ke belakang.


"Yue'er." Ucap Yun Jung dengan senang, saat mengetahui siapa yang menolongnya.


"Kakak lain kali perhatikan sekitar."


"Baik Yue'er."


Yun Yunyue menganggukkan kepala dengan tersenyum. " Bantu aku untuk menghadapi mereka. Buat formasi pertahanan semampu yang kalian bisa. Fokus kalian mengalikan perhatian mereka, dan menyerang saat mereka lengah."


"Baik." Ucap mereka semua dengan bersemangat, lalu mengeluarkan senjata masing-masing.


Yun Yunyue kembali melesat melepaskan serangan ke arah hewan buas bermata merah itu.


Dhuarr...!


Dhuarr...!


Dhuarr...!


Yun Jung yang melihat kesempatan, dengan cepat melepaskan serangan teknik pedang miliknya.


"Pedang Matahari."


"Whuss..." seberkas cahaya putih keluar dari ujung pedang melesat dengan kecepatan tinggi ke arah hewan buas bermata merah yang sebelumnya terlempar akibat serangan Yun Yunyue.


"Angin pedang tornado."


"Whuss..." Pedang Putra Mahkota Qin Zhuyao bergerak terbang membentuk sebuah tornado, yang langsung menghantam tubuh hewan buas ke dalamnya.


Satu persatu dari mereka melepaskan teknik terkuat, untuk menyerang hewan buas yang berjatuhan setelah terkena serangan Yun Yunyue.


Basis kultivasinya sudah melampaui batas, sehingga membuat gerakan Yun Yunyue sangat cepat. Ia berpindah tempat dari satu tempat ke tempat yang lain dengan terus menyerang hewan buas menggunakan serangan kombinasi Pedang Kesunyian dengan seberkas cahaya keemasan yang keluar dari kening indahnya.


Serangan kombinasi yang ditunjukkan oleh mereka terlihat sangat baik. Bahkan dalam waktu singkat pasukan hewan buas bermata merah itu kini hanya tersisa puluhan saja.


Yun Yunyue yang sedang menyerang hewan buas, tiba-tiba menghentikan saat merasa ada yang aneh.


"Oh, tidak!" Yun Yunyue terlihat sangat terkejut, saat darah hewan buas tiba-tiba masuk ke dalam tanah, dan perlahan bergerak ke arah sang kakak dan lainnya.


Meski pergerakan darah itu sangat lambat, tapi dalam setiap tempat yang terlewati akan membuat tanah di sekitarnya mengikis.


Yun Yunyue yang menyadari keanehan itu, segera bergerak mundur dengan melepaskan tekanan Aura Dewi Keabadian.


"Jangan ada yang menyentuh tanah di bawah kita, atau sesuatu yang mengerikan terjadi!" Ucap Yun Yunyue saat berada di dekat kakaknya.

__ADS_1


Tanpa banyak bertanya, mereka segera terbang melayang di udara.


"Yue'er, apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Yun Jung dengan penasaran yang tinggi.


"Darah hewan buas bermata merah akan menghancurkan tubuh seseorang secara perlahan. Lihatlah!" Ucap Yun Yunyue sambil menunjuk tanah yang perlahan menjadi warna hitam dan memiliki lubang seperti sebuah jalur.


"Ini!" Mereka semua sangat terkejut, lalu memperhatikan tempat di sekitarnya.


"Kalian sudah melihatnya, jadi berhati-hatilah." Ucap Yun Yunyue, memandangi tumbuhan dan pepohonan yang perlahan mulai layu, bahkan batang pohon besar di sekitarnya mulai hancur.


"Aura kematian yang sangat kuat." Batin Yun Yunyue yang sangat penasaran, mengapa aura di lembah kuno ini di selimuti aura kematian yang sangat pekat.


"Tuan, ini adalah salah satu teknik Iblis di dunia neraka. Salah satu Leluhur kota Bulan telah bekerja sama dengan mereka, dan sepertinya ini juga ulah dari penghianat itu!" Suara Long Zhou Yang terdengar di dalam pikiran Yun Yunyue.


Long Zhou Yang yang berada di kalung dimensi juga melihat semua hal yang ada di dunia luar. Hingga ia mampu mengetahui keberadaan Yun Yunyue dan situasi di tempat tersebut.


Di Tempat Lain.


Terlihat pertarungan juga terjadi di seluruh Lembah Kuno. Bahkan kini semua kelompok-kelompok yang ada di Benua Tengah, perlahan hancur terbunuh.


Mereka memang mampu mengalahkan pasukan hewan buas bermata merah, namun hal itu menjadi bomerang bagi mereka yang tidak mengetahui jika ini semua memang rencana seseorang yang telah memberikan perintah pada pasukan hewan buas bermata merah itu sendiri.


Perlahan darah dan energi dari masing-masing anggota kelompok itu masuk terserap ke dalam tanah, lalu bergerak seperti air menuju suatu tempat.


Yun Yunyue terlihat semakin marah, setelah mendengar penjelasan dari Long Zhou Yang, yang mengatakan jika orang-orang yang masuk ke lembah kuno sebenarnya hanya menjadi tumbal kebangkitan.


"Apa ada cara agar aku dapat menghentikan ini semua? Setidaknya aku masih dapat menahan darah dan energi kehidupan mereka agar tidak di jadikan tumbal kebangkitan?" Tanya Yun Yunyue pada Long Zhou Yang.


"Tentu saja ada Tuan. Darah Keabadian milik Tuan adalah eksistensi atau keberadaan tertinggi di Alam Semesta setelah Sang Pencipta. Tuan hanya perlu meneteskan darah ke tanah, untuk menghancurkan jalur tersebut." Jelas Long Zhou Yang kepada Tuannya.


Yun Yunyue menganggukkan kepala mengerti, dengan cepat ia menggoreskan jari telunjuknya.


"Whuss..." Darah berwarna emas muncul, lalu melesat ke tanah.


Yun Jung dan lainnya menatap dengan kaget, mereka dapat melihat dengan jelas darah Emas yang muncul dari jari telunjuk Yun Yunyue.


"Tuan tidak perlu khawatir, Darah Keabadian mampu menghilangkan ingatan seseorang yang melihatnya dalam jarak waktu sepuluh detik." Jelas Long Zhou Yang menenangkan.


Yun Yunyue menghela nafas panjang, lalu kembali melesat untuk menghabisi satu persatu hewan buas bermata merah.


Setelah menghabisi hewan buas yang ada di tempat itu, Yun Yunyue berniat untuk mencari pasukan hewan buas bermata merah yang lain, tetapi Long Zhou Yang tiba-tiba menghentikan, dan mengatakan jika ada hal yang lebih menarik ia rasakan dari dalam lembah jurang yang gelap di tempat itu.


"Apa kamu mengetahui apa yang ada di dalam sana?"


"Hamba tidak mengetahuinya Tuan. Hanya saja aku merasakan ada kekuatan tersembunyi di dalam sana." Ucap Long Zhou Yang.


Yunyue kemudian menatap sang kakak dan lainnya.


"Mereka hanya sedang dalam pengaruh ilusi ketenangan setelah ingatan selama sepuluh detik di hilangkan secara paksa." Long Zhou Yang sekali lagi menjelaskan kepada Tuannya dengan sabar.


Setelah menunggu mereka tersadar sepenuhnya, Yun Yunyue kemudian menjelaskan tentang apa yang ia rasakan dari dalam lembah jurang.


"Yue'er, kita keluar saja dari sini Yue'er!" Ucap Yun Jung penuh penekanan, terlihat wajah tampannya menunjukkan kekhawatiran kepada adiknya.


"Di setiap bahaya, akan ada juga keberuntungan. Kakak tenang saja." Ucap Yun Yunyue lalu melesat turun.


Yun Jung, dan lainnya menatap satu sama lain, kemudian menganggukkan kepala ikut masuk ke dalam lembah jurang.


**********


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2