
Penginapan Lotus.
Long Zhou Yang terus berjalan mengikuti penjaga. Hingga tidak lama kemudian, mereka tiba di depan ruangan tetua Lu Wei.
"Silahkan Tuan," Ucap penjaga, mempersilahkan Long Zhou Yang masuk.
Long Zhou Yang menganggukkan kepala, lalu berjalan masuk ke dalam ruangan manager.
Di dalam ruangan, duduk seorang tetua dengan raut wajah sedih. Tapi saat melihat Long Zhou Yang memasuki ruangannya, ia menyambut dengan ramah.
"Ada hubungan apa dia dengan cucuku?" Batin Lu Wei yang telah mendapatkan informasi mengenai kedatangan Long Zhou Yang.
"Tetua, Tuan ini memiliki lencan-.."
"Aku mengerti!" Tetua Lu Wei memotong ucapan penjaga tersebut.
Penjaga itu menganggukkan kepala, lalu pamit meninggalkan ruangan.
"Tuan, aku Lu Wei, manager Penginapan Lotus sekaligus kakek dari Yun Yunyue. Aku telah mendengar laporan dari anggota Fraksi Naga, jika tuan menggunakan lencana milik cucuku, mohon penjelasan tuan."
"Tetua, aku Long Zhou Yang, pelayan baru Tuanku Yun Yunyue. Dan aku rasa Tuan telah mengabari tetua mengenai kedatanganku ke tempat ini."
Lu Wei menganggukkan kepala mengerti. Dia memang sebenarnya sudah mendengar kabar cucunya, hanya saja ia merasa penasaran dengan identitas milik Long Zhou Yang yang baru ia lihat saat ini.
Mereka lalu mulai membahas hal serius mengenai situasi yang sedang terjadi saat ini. Tetua Lu Wei juga mengatakan, jika Putra Mahkota Qin Zhuyao bersama yang lain begitu terpukul, saat tidak dapat menemukan Yun Yunyue. Dan akhirnya Putra Mahkota Qin Zhuyao ikut dalam penyerangan kemarin untuk meluapkan emosinya.
Mereka berfikir, Yun Yunyue telah tewas saat berada di reruntuhan kuno.
"Tuan Long Zhou Yang, aku mohon bantuan anda untuk meminta Cucuku menemui mereka. Aku khawatir mereka akan terus di hantaui rasa bersalah akan kejadian itu." Tetua Lu Wei menatap serius Long Zhou Yang.
"Tentu saja tetua, aku akan mengatakan hal ini pada Tuanku."
Mereka terus melanjutkan obrolan. Hingga satu jam kemudian, Long Zhou Yang berpamitan meninggalkan Penginapan Lotus.
Benua Utara.
Istana Kekaisaran Xe.
Kaisar Xe Luan bersama dengan para petinggi Kekaisaran sedang berkumpul membahas rencana mereka.
"Jenderal, bagaimana persiapan pasukan kita?"
"Yang Mulia, kami sudah mengirimkan seratus enam puluh ribu pasukan bersama dua orang Jenderal, dan sepuluh orang komandan menuju perbatasan." Ucap sang Jenderal.
Kaisar Xe Luan menganggukkan kepala dengan tersenyum senang.
"Lalu bagaimana dengan Jenderal Zhiang?"
"Sekte racun Neraka, dan beberapa Sekte aliran hitam di Benua Tengah telah setuju bekerja sama dengan kita. Namun untuk kekuatan lain masih membutuhkan waktu, bagaimana juga yang mereka hadapi adalah Kekaisaran mereka sendiri."
"Itu sudah lebih dari cukup. Perintahkan mereka untuk mulai bergerak saat semua pasukan kita tiba di perbatasan. Aku ingin mereka membuat kekacauan di sana, hingga hal itu akan menjadi kesempatan untuk kita, karena fokus Kakaisaran Qin akan terbagi menjadi dua."
"Baik, Yang Mulia."
Semua orang di dalam ruangan itu terlihat sangat bahagia, dengan rencana tersebut.
__ADS_1
Bagaimana Kekaisaran Qin akan mendapatkan serangan dari dalam maupun luar, hingga kemenangan akan berpihak pada mereka.
Di Tempat Lain.
Yun Yunyue kini telah berada di dalam kamar penginapan. Setelah membersihkan diri, ia kemudian memasuki kalung dimensi.
"Whuss..." Yun Yunyue muncul di istana Bintang.
Di tempat itu, terlihat kakak dan kelima bawahannya sedang menjaga Jenderal Zhiang bersama dua tetua Sekte racun Neraka.
"Tuan." Ucap mereka memberikan hormat.
"Yue'er, kamu sudah datang." Yun Jung kemudian memeluk sang adik yang super duper sibuk tiap hari.
Yun Yunyue membalas pelukan hangat kakaknya, dengan menatap ketiga orang tersebut.
"Apa mereka membuat masalah?" Tanya Yun Yunyue menatap tajam Jenderal Zhiang dan dua tetua tersebut.
"Tuan, bahkan untuk bergerak saja mereka tidak berani." Jelas Long Jiang dengan tersenyum.
Yun Yunyue menggelengkan kepala dengan tersenyum.
"Tuan, kami hanya memberikan sedikit pelajaran pada mereka." Jelas Hu Bai dengan salah tingkah.
"Lalu meluapkan emosi kami terhadap mereka karena Saudara Zhou Yang yang selalu berada di sisi Tuan." Lanjut Hu Bai dalam hati.
"Aku mengerti." Yun Yunyue kemudian menjetikan jarinya dengan memikirkan sebuah bangunan penjara.
"Whuss..." Tiba-tiba muncul bangunan yang cukup megah.
Selain Long Jiang dan Hu Bai, mereka semua yang melihat hal itu hampir saja menjatuhkan rahangnya tidak percaya.
Yun Yunyue hanya diam, menatap wajah mereka dengan tersenyum geli.
"Bawa mereka menuju penjara, dan ambil setetes kekuatan darah mereka. Aku akan beristirahat." Perintah Yun Yunyue pada kelima bawahannya.
"Baik Tuan." Mereka dengan semangat membawa Jenderal Zhiang dan kedua tetua Sekte racun Neraka menuju penjara yang baru saja Tuan mereka buat.
Setelah kepergian mereka, Yun Yunyue dan kakaknya memasuki Istana Bintang.
Di Dalam Istana Bintang.
Yun Yunyue dengan tenang berjalan menuju kamar, lalu merebahkan tubuh yang sudah lama tidak ia bawa ke dalam dunia mimpi.
Di Tempat Lain.
Penginapan Lotus.
"Whuss... Whuss..." Yuan Shou dan Ling Ling yang sebelumnya mengerjakan misi di luar tiba di halaman belakang Penginapan Lotus.
Kedatangan mereka di sambut dengan tatapan hormat dari para anggota Fraksi Naga dan Bunga.
Apalagi saat mereka mengetahui kedua ketua mereka menjalankan misi yang di berikan oleh Nona mereka, orang penting bagi mereka dan Penginapan Lotus, Yun Yunyue.
Kebanyakan anggota baru Penginapan Lotus sangat penasaran dengan wajah Yun Yunyue, karena mereka bergabung bersama anggota Penginapan Lotus Yun Yunyue telah pergi.
__ADS_1
"Ketua Yuan, Ketua Ling Ling." Anggota kedua Fraksi memberi hormat pada kedua ketua mereka, anggota Penginapan Lotus juga melakukan hal yang sama.
Yuan Shou dan Ling Ling tersenyum ke arah mereka. Bahkan beberapa anggota pria dan wanita terlihat malu-malu saat beradu pandangan dengan kedua ketua tampan dan cantik mereka.
"Kami akan menemui tetua Lu Wei terlebih dahulu, nanti kita akan berlatih bersama." Ucap Yuan Shou, lalu mengajak Ling Ling untuk masuk ke dalam Penginapan Lotus.
Beberapa dari mereka menganggukkan kepala dengan kecewa. Mereka semua lalu pergi dari tempat itu, karena sebentar lagi akan di adakan upacara penghormatan.
Yuan Shou dan Ling Ling terus melangkah memasuki Penginapan Lotus.
Kedatangan mereka berdua di sambut oleh tetua Lu Wei dan Leluhur Han.
"Baik, karena kalian sudah datang, sebentar lagi kita akan segera memulai upacaranya." Ucap tetua Lu Wei.
Tetua Lu Wei kemudian menanyakan perkembangan misi yang sedang mereka berdua kerjakan.
Yuan Shou dan Ling Ling dengan tenang menjelaskan jika mereka sudah mulai melakukan persiapan untuk menghancurkan beberapa Sekte tingkat rendah, yang berada di kendali Sekte kegelapan.
"Dung..."
Mereka terus membicarakan beberapa hal lain, hingga suara lonceng terdengar di seluruh kawasan halaman belakang Penginapan Lotus.
Di halaman belakang, warna hitam dan putih semarak menutupi kawasan tersebut.
Setelah anggota Penginapan Lotus termasuk kedua Fraksi menggunakan jubah hitam, serta mengikat kepala mereka dengan kain putih.
Suasana di tempat itu kini berubah menjadi suasana berkabung, semua anggota terlihat sedih, mengingat rekan mereka yang telah tewas dalam pertempuran besar beberapa hari yang lalu.
Di lapangan bela diri Penginapan Lotus, tepat di halaman belakang, satu persatu murid mulai berdatangan, yang lain juga sudah berkumpul di sana.
Di atas panggung sendiri, terlihat tetua Lu Wei dan Leluhur Han telah berdiri di sana.
Tetua Lu Wei kemudian maju memimpin acara.
"Upacara Niang Cong di mulai." Ucapnya, lalu peti-peti yang berisi anggota Penginapan Lotus yang telah tewas di arahkan menuju tempat pemakaman.
"Dung..." Lonceng kedua bergema.
Lalu di lanjutkan dengan acara Jib Jong, yaitu memasukkan jenazah ke dalam liang kubur.
"Dung..." Lonceng ketiga bergema.
Semua orang lalu menyalakan lampion sambil membaca sajak agung.
"Kebaikan langit dan bumi menghadirkan jiwa, kejahatan jiwa menghadirkan duka, kehadiran duka menghadirkan kehidupan baru."
"Dung..." Lonceng keempat bergema, bersamaan dengan lampion-lampion yang di lepaskan ke arah langit.
Ribuan lampion putih di terbangkan memenuhi Penginapan Lotus.
Setelah acara selesai, semua orang lalu membubarkan diri.
Untuk mengenang mereka, Penginapan Lotus akan mengadakan tujuh hari berkabung, tanpa adanya aktivitas di Penginapan Lotus kecuali kedua Fraksi.
*
__ADS_1
*
Bersambung.......