Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 57 - Keluar Dari Lembah Kuno.


__ADS_3

Semua orang dengan sabar menantikan saat-saat lembah kuno terbuka, sebelum nantinya tertutup kembali.


Hingga kini beberapa jam telah terlewati, hingga tidak lama kemudian, gerbang dimensi mulai muncul.


"Lihat!" Salah satu tetua menunjuk ke arah gerbang dimensi yang perlahan muncul.


Semua orang yang berada di tempat itu langsung bergerak mendekati gerbang dimensi tersebut.


"Whuss..." Satu persatu dari mereka dengan perasaan tidak tenang menatap ke arah gerbang dimensi.


Hingga beberapa menit telah terlewati, tidak ada satu pun yang keluar.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Ucap Leluhur kota Bulan menatap bingung, karena sejak tadi tidak ada yang keluar dari dalam lembah kuno.


"Gawat! Apa mereka semua tewas di dalam?" Ucap salah satu tetua aliran putih.


Di tempat lain, Putra Mahkota Qin Zhuyao, Putri Qin Zhui Ying, Yan Lan, dan anggota Keluarga Mu juga merasa sangat cemas.


"Apa Saudari Yue juga tewas di dalam?" Tanya Yan Lan dengan suara pelan.


Putri Qin Zhui Ying terus menatap ke arah gerbang dimensi dengan penuh harap.


"Kakak Yue." Ucap Putri Qin Zhui Ying dengan bibir bergetar menahan tangis.


Anggota Keluarga Mu sendiri saling menatap satu sama lain. Mereka juga merasa sedih, saat melihat bagaimana Yun Yunyue belum juga muncul.


"Putra Mahkota." Jenderal Tian menatap Qin Zhuyao.


"Jenderal.." Putra Mahkota Qin Zhuyao membalas dengan wajah sedih.


"Tidak mungkin! Mengapa tidak ada satu pun yang keluar selain anggota kelompok Putra Mahkota!" Teriak salah satu tetua aliran hitam, mulai menaruh curiga dengan kelompok Putra Mahkota.


Namun dengan cepat Jenderal Tian dan beberapa komandan menatap tajam ke arah tetua tersebut.


"Hentikan omong kosong mu itu! Apa kamu pikir hanya kamu saja yang merasa terpukul atas situasi yang sedang terjadi saat ini! Lihatlah..!" Ucap salah satu Jenderal dengan marah, menunjuk ke arah Putra Mahkota dan lainnya yang juga merasa sedih.


Bahkan Putri Qin Zhui Ying kini telah meneteskan air mata, dia merasa sangat kehilangan seseorang yang sudah di anggap sebagai kakak kedua baginya.


Di Tempat Lain.


Tidak jauh dari mereka, terlihat anggota Fraksi Naga dan Bunga serta anggota Penginapan Lotus menatap ke arah gerbang dimensi dengan penuh harap.


"Apa Nona benar-benar terbunuh di dalam sana?" Ucap salah satu anggota Penginapan Lotus.


Mereka semua hanya diam, dengan terus menatap ke arah gerbang dimensi.


Hingga tidak lama kemudian, terdengar suara dentuman yang sangat keras.

__ADS_1


"Dhuarr..." Gerbang dimensi tiba-tiba hancur, dan secara perlahan menghilang.


"Apa!" Semua orang terlihat sangat terkejut, bahkan sapuan aura yang sangat mengerikan muncul dari dalam lembah kuno sebelum akhirnya benar-benar tertutup.


"Gawat! Kita harus segera melaporkan masalah ini!" Ucap ketua Fraksi Naga Langit, Yuan Shou.


"Baik ayo, aku tidak percaya jika Nona terbunuh di dalam lembah kuno." Ketua Fraksi Bunga menimpali, Lingling.


"Whuss..." Kelima anggota tersebut lalu segera bergerak pergi.


Sedangkan di depan gerbang dimensi, semua orang masih diam membeku di tempatnya masing-masing.


"Putra Mahkota, sebaiknya kita segera kembali. Aku khawatir sesuatu yang besar akan terjadi." Ucap Jenderal Tian.


Putra Mahkota Qin Zhuyao merasa apa yang dikatakan Jenderal Tian benar, sehingga ia menyetujui dan meminta Putri Qin Zhui Ying dan lainnya untuk kembali ke Istana.


Yan Lan sebenarnya merasa keberatan, tapi dia juga tidak boleh egois.


"Saudari Yue, aku harap kamu tidak mengingkari janjimu." Ucap Yan Lan, begitu juga dengan Putri Qin Zhui Ying.


Mereka semua mulai pergi meninggalkan tempat tersebut. Hal yang sama juga dilakukan oleh para tetua dari berbagai kelompok.


Meski mereka sudah mengetahui dari giok jiwa masing-masing anggota mereka yang masuk ke dalam lembah kuno, tapi mereka mencoba untuk meyakinkan dengan menunggu di gerbang dimensi.


Beberapa tetua dari aliran hitam tidak dapat menerima hal ini, terlebih lagi hanya ada satu kelompok saja yang berhasil selamat keluar dari lembah kuno.


"Kita akan menyelidiki masalah ini!" Ucap beberapa tetua aliran hitam menatap tidak suka rombongan Kekaisaran yang bergerak kembali ke Istana.


Kini di tempat itu hanya tersisa tiga Leluhur kota Bulan.


"Apa yang harus kita lakukan?" Tanya salah satu dari mereka.


"Entahlah.. Aku masih penasaran dengan situasi di dalam sana." Yang lain menimpali.


"Sebaiknya kita pergi ke Istana. Aku yakin mereka akan merencanakan sesuatu yang buruk kepada Putra Mahkota dan lainnya."


Mereka bertiga menganggukkan kepala, kemudian segera pergi untuk mengikuti rombongan Kekaisaran secara sembunyi.


Di Tempat Lain.


Terlihat kilatan cahaya yang terus melesat ke dalam hutan dekat kota Bulan.


"Sepertinya Nona benar-benar kelelahan." Ucap Long Zhou Yang dengan terus membawa Yun Yunyue yang sedang tidak sadarkan diri.


Yun Yunyue dan Long Zhou Yang keluar dari gerbang dimensi secara diam-diam, menggunakan teknik bayangan agar semua orang tidak dapat mengetahui keberadaan mereka saat keluar dari lembah kuno.


Hal itu sengaja di lakukan agar tidak menarik perhatian semua orang. Jika saja sebelumnya mereka semua melihat Yun Yunyue dan Long Zhou Yang yang keluar dari lembah kuno, pasti akan sangat merepotkan.

__ADS_1


"Whuss..." Long Zhou Yang turun saat melihat sebuah gua.


Dengan tenang ia masuk ke dalam.


Saat sudah berada di dalam gua, Long Zhou Yang menurunkan tubuh Tuannya dengan perlahan di salah satu batu besar.


"Whuss..." Long Zhou Yang mencoba mengalirkan kekuatan ke dalam tubuh Yun Yunyue, untuk membantu proses penyembuhan.


Di Tempat Lain.


Penginapan Lotus.


Long Jiang, Hu Bai, Long Qian, Yun Jinling, dan Yun Xia Lin yang sedang makan menghentikan acara makan mereka dengan menatap satu sama lain dengan menganggukkan kepala.


"Whuss..."


"Whuss..,-


Kelima binatang suci itu melesat pergi menuju ke arah hutan terdekat.


Saat mereka makan tadi, kelimanya merasa aura Tuannya yang berada tidak jauh dari kota Bulan.


Yun Jung yang melihat kepergian mereka, secara diam-diam mengikuti dari belakang. Ia sangat penasaran dengan arah tujuan mereka.


Kelima bawahan Yun Yunyue tidak percaya jika Yun Yunyue tewas di dalam lembah kuno, Begitu Juga dengan Yun Jung dan kedua Fraksi tersebut.


Di Tempat Lain.


Long Zhou Yang yang masih menyalurkan energinya ke tubuh Yun Yunyue merasakan lima aura yang sangat kuat menuju ke arah tempat mereka.


"Whuss." Long Zhou Yang langsung membuat formasi bayangan untuk menutupi gua tersebut, tapi sayang, kelima bawahan Yun Yunyue dengan mudah menemukan dan menghancurkannya.


"Dhuarr..."


Booms..."


"Whuss..."


"Whuss..." Kelimanya langsung masuk ke dalam gua dengan Hu Bai melepaskan serangan ke arah Long Zhou Yang.


"Dhuarr..."


"Siapa kamu? berani-beraninya menyentuh Tuan kami dengan tangan kotormu itu!" Bentak Long Jiang dan Hu Bai dengan marah.


*********


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2