Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 45 - Kekuatan Binatang Iblis.


__ADS_3

Di tempat lain, terlihat puluhan bola kristal yang bergerak ke arah dimana pertempuran sedang terjadi.


"Mereka memiliki racun tingkat tinggi, syukur tadi aku langsung memberikan pil segala jenis racun kepada kakakku kalau tidak habislah sudah."


Di dalam lembah kuno tidak bisa mengeluarkan apa yang ada di dalam kalung dimensi, Yun Yunyue sendiri memiliki persiapan sebelum memasuki lembah kuno, ia mengikat saku kecil di samping bajunya.


"Pedang Seribu Bintang."


Terlihat di ujung Pedang Keabadian, keluar beberapa Siluet sinar keemasan melesat menampar binatang menjijikan itu hingga melemparnya beberapa meter.


Tanpa memberikan kesempatan pada binatang menjijikan itu untuk bangkit, Yun Yunyue bergerak ke arah mereka dengan menebas bagian tubuh ular itu satu persatu.


"Slassh...." Cairan hitam dan merah menyembur keluar dari ular iblis yang terpotong. Dalam sekejap, tanah dan rumput di tempat itu layu dan hancur terbakar.


"Darahnya mengandung racun tingkat tinggi." Yun Yunyue lalu mengeluarkan Api Keabadian dari ujung jarinya untuk membakar mereka satu persatu.


"Benar Nona, untung saja kami kebal terhadap segala jenis racun." Celoteh Xiao Mei dengan senyum manisnya.


Setelah itu, Yun Yunyue dan rombongannya melesat pergi meninggalkan tempat itu untuk memulihkan diri sejenak.


Whuss..."


Setelah kepergian Yun Yunyue dan rombongannya, terlihat puluhan kristal kembali muncul di tempat tersebut.


Yun Yunyue dapat merasakan kehadiran bola kristal itu dengan menggelengkan kepala.


"Seberapa banyak binatang Iblis di lembah kuno ini. Bahkan aku baru bertemu dengan ular menjijikan itu, bagaimana jika ada binatang Iblis yang lebih tinggi kekuatannya." Batin Yun Yunyue, yang kemudian mereka mengambil sikap lotus untuk memulihkan tenaga mereka yang terkuras.


Di Tempat Lain.


Pertarungan juga mulai terjadi di seluruh Lembah kuno dengan kemunculan berbagai jenis binatang Iblis, seperti kucing, kelinci, anjing. Sedangkan untuk binatang Iblis yang memiliki jenis kuat seperti macan dan serigala tidak di temukan.


Hal itu di akibatkan hewan-hewan rendah seperti ular, anjing, kucing, dan kelinci bisa di katakan lebih lemah di bandingkan macan dan beberapa hewan lain. Sehingga membuat resiko mereka untuk menjadi binatang Iblis terbilang lebih besar di bandingkan macan dan sejenisnya.


"Itu binatang Iblis kelinci." Ucap salah satu anggota Keluarga Mu.


Kelompok yang di pimpin Putra Mahkota Qin Zhuyao segera bersiap untuk menghadapi binatang Iblis tersebut.


"Hati-hati kekuatan binatang Iblis itu lebih kuat dibandingkan kita." Ucap Yan Lan memperingati, lalu tubuhnya tiba-tiba di selimuti api.


"Ini!" Batin Putra Mahkota Qin Zhuyao menatap kagum teknik yang digunakan Yan Lan.


Tidak ingin diam, Qin Zhuyao lalu mengeluarkan pedang, senjata tingkat Master.

__ADS_1


Binatang Iblis kelinci yang sudah terbebas itu melompat berpindah tempat dengan sangat cepat.


Terlihat masing-masing dari mereka membawa sebuah pedang kecil sepenjang setengah meter. Bentuk mereka juga berbeda dengan iblis ular, dimana mereka kini memiliki tangan dan kaki hampir menyerupai manusia.


Beberapa kelompok yang berada di dekat tempat itu menatap iblis kelinci dengan ketakutan.


"Kita akan mati konyol jika berdiam diri di tempat ini!" Ucap beberapa dari mereka.


Mereka tidak menyangka bahwa kedatangan mereka di lembah kuno mendapatkan sambutan oleh binatang iblis tersebut. Hal ini juga tidak pernah di ketahui oleh orang-orang terdahulu di Benua Tengah, karena hanya mereka yang ada di bawah umur tiga puluh tahun yang dapat memasuki lembah kuno.


"Jangan ada yang pergi dari tempat ini. Bisa saja di tempat lain terdapat binatang Iblis dengan jumlah dan kekuatan yang lebih besar. Dengan saling bekerja sama, aku yakin kita semua mampu menghadapi mereka." Perintah Qin Zhuyao yang melihat beberapa dari mereka berniat pergi dari tempat tersebut.


"Baik." Ucap mereka kelompok dari sekte aliran putih, dan satu kelompok dari sekte aliran hitam.


"Whuss..." Pedang milik Qin Zhuyao melesat terbang menyerang iblis kelinci yang diikuti oleh semua orang di tempat tersebut.


Ledakan keras terus menggema mengguncang tempat itu, membuat pertempuran antara pendekar dan binatang Iblis terlihat sangat mencekam.


Lesatan energi berbeda warna terus muncul menampilkan cahaya yang membuat itu menerangi langit di sekitar.


Pedang Qin Zhuyao berputar-putar dan terus mendengung mencoba menghancurkan pertahanan Iblis kelinci.


Di Tempat Persembunyian.


Terlihat keenam pria yang terus mengawasi jalannya pertempuran tersebut, mereka seperti sedang menunggu kesempatan untuk menyerang.


"Baik!"


Di Tempat Lain.


Yun Yunyue dan rombongannya yang sedang memulihkan tenaga mereka, tiba-tiba merasakan getaran dari arah timur.


Dengan perlahan mereka membuka mata, lalu memperhatikan tempat di sekitarnya.


"Sepertinya para binatang Iblis mulai memunculan diri dengan menyerang orang-orang yang masuk ke dalam lembah kuno. Aku juga sangat penasaran dengan rahasia yang ada di lembah kuno ini." Batin Yun Yunyue bangkit berdiri diikuti oleh orang-orangnya.


Di Tempat Lain.


"Hais! Para binatang Iblis ini seperti tidak takut mati!" Teriak salah satu pemuda dengan gusar, sambil terus melepaskan serangan terkuat miliknya.


Dentingan suara senjata dan ledakan terus terdengar, membuat tempat di sekitarnya mengalami kehancuran dengan tanah berlubang dan pohon hancur.


Pedang milik Qin Zhuyao terus bergerak melepaskan serangan dan menahan serangan yang di arahkan menuju ke arah kelompoknya.

__ADS_1


Yan Lan dengan brutal bergerak dengan tubuh yang di selimuti api, ia melepaskan pukulan api membuat tubuh iblis kelinci sedikit mengalami luka bakar, namun dengan cepat kembali seperti semula.


"Cih! Kalian benar-benar menyebalkan!" Ucap Yan Lan dengan kesal, karena sejak tadi serangan yang di lepaskan dengan cepat kembali seperti tidak terjadi apa-apa.


"Gelombang Api Pemusnahan!" Yan Lan melepaskan teknik miliknya.


Gelombang api seperti ombak menari, dan melesat ke arah iblis kelinci.


Beberapa dari mereka menatap teknik yang di gunakan Yan Lan dengan kagum.


Tidak ingin hanya berdiam diri, mereka juga melakukan hal yang sama dengan melepaskan teknik untuk memamerkan kemampuan individu.🤭


Hal itu membuat beberapa anggota Keluarga Mu menggelengkan kepala, bagaimana bisa mereka malah lebih fokus untuk saling unjuk gigi memperlihatkan kemampuan mereka masing-masing.


Iblis kelinci yang terus mendapatkan gempuran itupun mulai terpancing emosi. Dengan tatapan penuh kebencian, mereka menyerang dengan brutal.


Keluarga Mu yang memang memiliki teknik pertahanan terkuat diantara mereka segera bergerak membuat formasi. Putri Qin Zhui Ying terlihat sangat kesulitan dengan napas yang tidak beraturan, di minta Putra Mahkota Qin Zhuyao untuk masuk ke dalam formasi yang di buat Keluarga Mu.


"Kakak, aku masih mampu menghadapi mereka!" Ucap Putri Qin Zhui Ying dengan keras kepala.


"Ying'er!" Ucap Putra Mahkota Qin Zhuyao dengan suara meninggi.


Putri Qin Zhui Ying hanya pasrah, dan mengikuti perintah sang kakak.


"Ini semua demi keselamatanmu." Putra Mahkota Qin Zhuyao menatap lembut sang adik, Qin Zhui Ying tersenyum kecil dengan anggukan kepala memahami hal tersebut.


Pertempuran di tempat itu kembali pecah, kini Putra Mahkota Qin Zhuyao memutuskan untuk menyerang secara langsung menggunakan pedangnya.


Whuss....!


Dhuarr....!


Qin Zhuyao menyilangkan pedang di bagian kepala, tapi gerakan iblis kelinci yang lain lebih cepat membantu rekannya itu.


Yan Lan tidak tinggal diam, ia dengan cepat membantu Qin Zhuyao menahan serangan iblis kelinci dari arah lain.


"Berhati-hatilah..." Ucap Yan Lan melepaskan serangan tapak api.


Dhuarr....!


Satu persatu iblis kelinci dapat mereka atasi, namun sayangnya masih banyak iblis kelinci yang masih terlihat sangat brutal bergerak menyerang mereka.


Beberapa orang dari kelompok lain mulai berjatuhan dengan luka yang cukup serius. Iblis kelinci sendiri memiliki pertahanan yang sangat sulit di tembus, hingga membuat mereka sangat kesulitan untuk mengalahkan mereka.

__ADS_1


**********


Bersambung......


__ADS_2