
Di Depan Istana Kota.
Yun Yunyue dan rombongannya tiba bersama Walikota So Zhang dan yang lain. Saat baru saja tiba di tempat itu, Yun Yunyue langsung fokus memperhatikan kondisi para penduduk yang terkena racun.
"Walikota So Zhang, apa semua orang yang terkena racun sudah di tempatkan di tempat ini semua?" Tanya Yun Yunyue menatap sang Walikota.
Walikota So Zhang yang mendengar pertanyaan Yun Yunyue, langsung menatap salah satu tetua.
"Nona Muda, semua orang yang terkena racun sudah kami kumpulkan semua. Namun, ada beberapa yang telah tewas, terutama mereka yang tidak memiliki tingkat kultivasi." Jelas salah satu tetua dengan sedih.
Yun Yunyue menganggukkan kepala, lalu mengeluarkan pedang usang dari cincin penyimpanan.
Semua orang mengerutkan kening saat menatap pedang milik Yun Yunyue. Sedangkan Yun Jung dan lainnya hanya tersenyum melihat wajah kebingungan mereka.
Yun Yunyue kemudian melangkahkan kaki mendekati salah satu dari mereka, yang terus merintih kesakitan. Terlihat sebagian tubuh telah menghitam, dan bau yang tidak sedap.
"Jenderal Zhiang dan lainnya bantu aku memberikan mereka pil emas." Perintah Yun Yunyue.
"Baik, Nona Muda. " Kecuali Yun Jung, keempatnya menganggukkan kepala dengan semangat.
Yun Yunyue kemudian menempelkan pedang usang pada mereka yang terkena racun secara bergiliran. Saat pedang usang menyentuh kulit, racun di dalam tubuh Langsung terserap masuk ke dalam pedang, membuat kondisi mereka mulai stabil dan kembali seperti semula.
Jenderal Zhiang dengan ketiga Saudaranya, dengan cepat memberikan pil emas untuk membantu penyembuhan semua orang.
Hingga satu jam kemudian, ratusan orang yang terkena racun kini telah berhasil di sembuhkan. Walikota So Zhang dan penduduk kota Wanyan yang melihat itu, menatap dengan tidak percaya.
"Ini! Bagaimana bisa racun yang sangat ganas itu di sembuhkan hanya dengan pedang usang. Bahkan beberapa bagian di pedang itu telah berkarat." Batin mereka semua.
Di sisi lain, Yun Yunyue terus saja mengerutkan kening saat merasakan keanehan.
"Mengapa aku merasakan aura asing pada tubuh mereka." Batin Yun Yunyue setelah menyembuhkan orang-orang kota Wanyan, dia merasakan adanya aura yang berbeda dengan kultivaltor pada umumnya.
"Nona Muda, Tuan Muda dan tuan-tuan, aku So Zhang mengucapkan terima kasih atas bantuan kalian semua. Tanpa bantuan kalian, kota Wanyan sudah di pastikan hancur." Ucap So Zhang dengan hormat.
Satu persatu penduduk kota Wanyan mengucapkan terima. Yun Yunyue dan yang lain membalas dengan tersenyum dan anggukan kepala.
"Baiklah, karena urusan kami di tempat ini sudah selesai, jadi kami semua akan pamit undur diri." Ucap Yun Yunyue, membuat wajah Walikota menjadi tiba-tiba berubah murung.
Menyadari ada sesuatu yang sedang di sembunyikan, Yun Yunyue pun mencoba menanyakan.
"Tuan Walikota, apa ada yang ingin anda katakan?" Tanya Yun Yunyue menatap dengan serius.
Mendengar pertanyaan Yun Yunyue, membuat So Zhang dan beberapa petinggi kota Wanyan saling menatap.
"Nona Muda, sebaiknya kita membicarakan hal ini di dalam Istana." Ucap Walikota So Zhang.
__ADS_1
Yun Yunyue menganggukkan kepala setuju. Mereka semua kemudian melangkahkan kaki memasuki Istana kota.
Tidak lama kemudian, mereka tiba di Istana kota Wanyan.
"Nona Muda, Tuan Muda, dan tuan-tuan sekalian, silahkan." Walikota So Zhang mempersilahkan Yun Yunyue, Yun Jung dan lainnya untuk duduk.
"Tuan Walikota So Zhang, jelaskan secara rinci pada kami, tentang permasalahan yang sedang kalian hadapi." Ucap Yun Yunyue dengan tenang.
Walikota So Zhang menarik napasnya dalam-dalam. "Nona Muda, kota Wanyan selama hampir satu bulan ini telah di hantui dengan kemunculan kawanan serigala bermata merah. Mereka selalu menyerang saat tengah malam, bahkan banyak anak kecil dan wanita muda yang menghilang secara tiba-tiba."
"Apa!?" Yun Yunyue dan rombongannya sangat terkejut, mendengar informasi tersebut.
"Nona Muda, dan tuan-tuan, serigala ini muncul dan menyerang para penduduk yang berada di pinggiran kota, berdasarkan penyelidikan prajurit dan Keluarga besar di kota Wanyan, mereka akan datang dan menghilang setelah berhasil membawa anak kecil atau wanita muda."
"Kenapa kalian tidak memberitahukan masalah ini kepada pihak Kekaisaran?" Tanya Yun Jung.
"Tuan Muda, kedatangan mereka hampir bersamaan dengan kemunculan orang-orang Sekte aliran hitam. Dan kami juga telah mencoba meminta bantuan, namun hingga saat ini tidak pernah ada bantuan dari pihak lain."
Yun Yunyue mengerutkan kening, merasa aneh dengan semua ini.
"Bagaimana bisa tiga Fraksiku bahkan tidak mengetahui hal ini?" Batin Yun Yunyue.
"Nona Munda, tuan-tuan, prajurit kami telah berhasil mengikuti mereka hingga ke tengah hutan. Hanya saja, saat setelah dia memberitahu lokasi di mana terakhir kali dia melihatnya, prajurit tersebut sudah lebih dulu tewas." Jelas salah satu Jenderal.
Sekali lagi Yun Yunyue dan rombongannya terdiam. Mereka semakin tidak mengerti dengan situasi ini.
"Aku tidak bisa meninggalkan masalah ini." Jawab Yun Yunyue. Dia juga telah beberapa kali bertemu dengan serigala bermata merah.
Sejak pertama kali bertemu dengan kawanan serigala bermata merah itu, Yun Yunyue juga telah memutuskan untuk mencari tahu bagaimana asal usul kemunculan mereka. Dan ini adalah waktu yang tepat.
Ruangan itu menjadi hening. Semua orang sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.
Setelah terdiam selama beberapa saat, Yun Yunyue mulai membuka suara.
"Baiklah. Aku telah memutuskan untuk tetap tinggal dan menyelidiki masalah ini." Yun Yunyue kemudian menatap ke arah Jendral Zhiang, Xi Qiameng, dan kedua ketua Fraksi.
"Kalian berempat masing-masing pergi menuju arah timur, barat, selatan, dan utara. Minta pasukan Phoenix Emas untuk ikut bersama kalian, biar kakakku yang bersamaku!" Perintah Yun Yunyue dengan tegas, tanpa menunggu reaksi dari Walikota So Zhang dan para petinggi kota Wanyan.
"Baik, Nona Muda!"
Setelah mendapatkan perintah dari sang Nona Muda, mereka semua segera pergi meninggalkan Istana kota.
Hari sudah sore, sebentar lagi akan menjelang malam.
Setelah kepergian mereka, Yun Yunyue kemudian menatap ke arah Walikota So Zhang.
__ADS_1
"Aku membutuhkan tempat untuk kakak dan aku beristirahat sebelum memulai rencana, apa kalian memiliki tempat?" Tanya Yun Yunyue.
Tuan Walikota So Zhang dengan cepat menganggukkan kepala.
"Ada Nona Muda. Jenderal Lun akan mengantarkan anda berdua."
Yun Yunyue menganggukkan kepala, kemudian mengikuti Jendral Lun bersama Yun Jung menuju salah satu ruangan di Istana kota Wanyan.
Di dalam ruangan, kini hanya tersisa Walikota So Zhang bersama beberapa petinggi dari Istana dan Keluarga besar.
"Yang Mulia, apa kita akan diam saja?" Tanya salah satu Patrick Klan kota Wanyan.
"Kita akan menunggu hasil penyelidikan dari Nona Muda. Setelah itu, kita hanya dapat menunggu perintah selanjutnya."
"Baik!"
Di Tempat Lain.
Jenderal Zhiang, Xi Qiameng, Yuan Shou dan Ling Ling, segera mengumpulkan semua pasukan Phoenix Emas.
Setelah membagi kelompok, mereka segera pergi menuju ke empat tempat berbeda.
"Whuss... Whuss..." Kilatan cahaya melesat ke berbagai arah dengan kecepatan tinggi.
Di Atas Langit.
Jia Li dan pasukan Phoenix Emas terlihat sangat bingung. Mereka belum sempat menanyakan tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Yuan Shou tertawa kecil saat memperhatikan wajah cantik Jia Li.
"Aku akan menjelaskan padamu nanti. Untuk saat ini, kita percepat tiba di perbatasan kota." Ucap Yuan Shou.
"Baik!" Jawab Jia Li dan Xia Li.
Di Dalam Istana Kota.
Yun Yunyue saat ini sudah berada di dalam kamar bersama sang kakak.
"Kakak, sebaiknya kamu berlatih di dalam kalung dimensi. Bagaimana juga kita akan segera menghadapi perang besar melawan Sekte aliran hitam, dan setelah itu pergi menuju Benua Barat. Aku ingin kakak bisa naik tingkat ke pendekar Dewa Surga Puncak, batas kultivasi di Alam Rendah ini." Ucap Yun Yunyue dengan lembut.
"Baik Yue'er, kakak juga sangat lemah di hadapan adiknya sendiri hehe." Yun Jung dengan patuh, lalu masuk ke dalam kalung dimensi.
Setelah memasukkan Yun Jung ke dalam kalung dimensi, Yun Yunyue mulai mengambil sikap lotus untuk berkultivasi. Dia juga telah mengirimkan pesan pada tetua Lu Wei dan Leluhur Han mengenai hal ini.
****
__ADS_1
Bersambung.....
~Hai Guys, untuk Ch selanjutnya Author menggantikan Keluarga menjadi Klan~