
Setelah memulihkan diri selama satu jam, mereka semua kini sudah membuka mata dan menatap ke arah Yun Yunyue.
Yun Yunyue yang merasakan semua orang sedang memperhatikan dirinya, dia kemudian membuka mata.
"Kalian dapat menjelaskan padaku sekarang!"
Sang pemimpin menganggukkan kepala, kemudian segera menjelaskan pada Yun Yunyue
"Nona Muda, kami sudah terjebak di dalam sini selama ratusan tahun. Karena kami tidak mengetahui bagaimana cara keluar dari tempat ini, jadi kami hanya mampu hidup dengan mengandalkan kemampuan yang dimiliki."
Yun Yunyue mengerutkan kening dengan bingung.
"Nona Muda, tempat ini telah berubah kegunaan, yang awalnya sebuah dunia kecil menjadi sebuah penjara untuk para Penghianat Keluarga."
"Bagaimana kalian mengetahui hal itu?"
"Hampir setiap tahun akan ada anggota Keluarga Mo yang di masukkan ke dalam tempat ini, dan mereka semua menjelaskan bagaimana mereka bisa di tempat ini."
Yun Yunyue menganggukkan kepala mengerti.
Setelah mendengar semua penjelasan dari mereka, Yun Yunyue kemudian mulai menanyakan tentang kedua orang tua Mo Tian.
"Nona Muda, mereka semua berada di bagian barat."
"Bawah aku ke sana sekarang!"
"Baik..." Mereka semua lalu segera pergi meninggalkan tempat itu menuju bagian barat.
Cukup lama mereka berjalan, hingga akhirnya tiba di sebuah celah batu yang terlihat seperti goa kecil.
Dengan segara mereka satu persatu mulai memasuki celah sempit itu.
Yun Yunyue menggelengkan kepala, bagaimana bisa ada pintu masuk yang sangat sempit seperti ini. Dengan mengeluarkan pedang usang, Yun Yunyue kemudian menebas celah itu, sehingga jalan masuk ke dalam tempat itu menjadi lebih lebar dan bisa di masuki oleh tiga orang sekaligus.
Mereka yang melihat hal itu bergedik ngeri, seberapa tajam pedang yang di gunakan Yun Yunyue. Menatap bagaimana batu-batu itu seperti sedang memotong tahu, mereka tidak dapat membayangkan jika pedang itu mengenai tubuh mereka.
Setelah berjalan selama lima belas menit, mereka semua tiba di sebuah ruangan yang sangat luas. Selain itu, dari dalam ruangan itu terdapat lorong-lorong kecil.
"Apakah ini penambangan atau semacamnya?"
"Benar, Nona Muda. Tempat ini dulunya menjadi tambang penghasilan Keluarga Mo.." Jelas salah satu dari mereka.
Yun Yunyue berpikir jika Keluarga Mo adalah Keluarga terkuat, karena memiliki penghasilan dari tambang yang cukup luas.
"Kumpulkan semua orang untuk berkumpul di tempat ini sekarang juga!" Perintah Yun Yunyue dengan tegas.
__ADS_1
Dengan segera, Beberapa dari mereka yang bertindak sebagai pemimpin bergerak dengan melepaskan beberapa cahaya untuk memberikan kabar pada semua orang.
Sepuluh menit kemudian, ruangan yang luas itu tiba-tiba menjadi penuh sesak.
Beberapa dari mereka terlihat sangat kumuh dan kotor, dan sebagian lagi sangat kurus.
Yun Yunyue kemudian memperhatikan mereka satu persatu. Terdapat seorang pria dan wanita, hingga pandangan Yun Yunyue tertuju pada sosok pria dan wanita yang memiliki aura berbeda dibandingkan semua orang.
Terlihat pasangan itu lebih bersih, dan raut wajah mereka masih cukup segar.
"Kalian, majulah..."
Pasangan itu saling menatap satu sama lain dengan raut wajah ketakutan. Mereka berdua berfikir jika Yun Yunyue adalah orang jahat.
Dengan langkah hati-hati, mereka berdua berjalan mendekati Yun Yunyue.
"Siapa nama kalian? Dan apakah kalian mengenal Mo Tian?"
Mendengar pertanyaan Yun Yunyue, membuat tubuh mereka berdua menegang.
"Nona Muda, hamba Mo Bai, dan dia adalah istriku, Ziyi Ni. Dan Mo Tian adalah putra kami."
Yun Yunyue menganggukkan kepala dengan puas. Artinya orang tua Mo Tian masih hidup, jadi setelah menyelesaikan masalah di tempat ini, dia akan segera melanjutkan perjalanan menuju Benua Timur.
Yun Yunyue mengetahui apa yang mereka pikirkan, bagaimana juga mereka berpikir tidak ada cara untuk keluar dari tempat ini, namun berbeda dengan Yun Yunyue. Bagi Yun Yunyue, hal ini sangatlah mudah.
"Ikuti aku, kalian akan mengetahui bagaimana cara aku mengeluarkan kalian semua!" Yun Yunyue kemudian melangkahkan kaki keluar.
Mereka semua menganggukkan kepala, meski mereka belum mempercayai ucapan Yun Yunyue, setidaknya mereka tidak membuat gadis itu marah.
Yun Yunyue membawa semua orang menuju tempat di mana dia pertama kali tiba di tempat itu. Setelah berjalan selama beberapa saat, mereka semua telah tiba.
Semua orang menatap tempat di sekitarnya dengan bingung. Berbeda dengan Yun Yunyue, yang telah menemukan cara dan meninggalkan jejak aura di sumur sebelumnya.
Alasan Yun Yunyue berkultivasi saat semua orang yang menyerangnya memulihkan diri adalah, menciptakan formasi untuk menghancurkan gerbang yang telah di tutupi oleh energi di sekitarnya.
Di bawah tatapan tanda tanya dari semua orang, Yun Yunyue lalu menciptakan berbagai jenis bentuk formasi, dan melemparkan pada gerbang teleportasi di kehampaan.
Setelah itu, Yun Yunyue juga menjelaskan cara dan bagaimana menggunakan gerbang teleportasi itu. Dia juga menjelaskan bagaimana dia dapat merasakan kehadiran gerbang tersebut pada mereka semua.
Mendengar penjelasan dari Yun Yunyue, membuat mereka semua sangat terkejut dan bahagia. Beberapa dari mereka kini mulai menghormati Yun Yunyue dengan tulus, terutama mereka yang sebelumnya telah bertarung melawan Yun Yunyue.
"Nona Muda, terima kasih." Ucap Mo Bai dengan hormat, di ikuti oleh semua orang.
Setelah gerbang teleportasi siap, satu persatu dari mereka segera bergerak memasuki dengan perasaan yang sulit di gambarkan.
__ADS_1
Bahkan beberapa dari mereka telah meneteskan air mata haru, setelah terperangkap selama ratusan tahun akhirnya kini mereka dapat melihat dunia luar kembali.
Di Depan Sumur.
Setitik cahaya muncul yang secara perlahan mulai membesar membentuk sebuah lingkaran.
"Whuss... Whuss..." Beberapa saat kemudian, muncul orang-orang yang sebelumnya berada di dalam dunia kecil.
Terlihat ada sekitar dua ratus orang yang berhasil keluar dari dalam sumur tersebut, dengan sosok Yun Yunyue yang menjadi orang terakhir keluar dari gerbang teleportasi itu.
Beberapa dari mereka segera bersujud mengucapkan syukur, telah berhasil keluar dari dunia kecil yang mereka anggap sebagai penjara. Mo Bai dan Ziyi Ni segera berjalan ke arah Yun Yunyue.
"Nona Muda, Keluarga Mo berhutang pada anda." Ucap mereka berlutut dengan hormat di depan Yun Yunyue.
Yun Yunyue tersenyum kecut, dia kemudian meminta mereka berdua untuk kembali bangkit berdiri.
"Ini! Apa yang sebenarnya terjadi!" Salah satu dari mereka berbicara dengan suara keras, saat melihat situasi di sekitarnya.
Semua orang yang merasa bingung segera melihat situasi di sekitarnya, hingga ekspresi mereka selanjutnya sama-sama terkejut.
"Apa Keluarga Mo baru saja di serang?" Mo Bai tidak mampu menyembunyikan rasa cemasnya.
Hingga beberapa saat kemudian, mereka semua dapat merasakan beberapa aura yang bergerak menuju tempat itu.
"Whuss... Whuss..." Jenderal Zhiang dan Tetua Agung Xi Qiameng serta Mo Tian muncul, dengan Patrick Mo Kang dan tetua Yun Nong yang kini dalam keadaan sangat memprihatikan.
Tidak lama kemudian, muncul juga ribuan murid membawa tubuh para tetua Keluarga Mo yang sudah tidak bernyawa.
Tubuh Mo Tian bergetar saat melihat kedua orang tuanya, dia segera berlari dengan menangis.
"Ayah... Ibu..."
Melihat sang putra yang ternyata baik-baik saja, membuat pasangan suami istri itu bernapas dengan lega.
Keluarga kecil itu kemudian saling memeluk satu sama lain, membuat suasana di tempat itu berubah menjadi haru.
Para murid yang melihat keadaan Patrick mereka baik-baik saja merasa sangat senang.
"Hormat pada Patrick!" Ucap mereka secara serempak.
****
Bersambung.....
~Sampai jumpa besok Guys~🙋🤍
__ADS_1