
Keesokan Hari.
Aula Istana Kota Wadan.
Di dalam ruangan itu, telah berkumpul para petinggi yang di tunjukkan langsung oleh Long Zhou Yang dan lima Saudaranya, untuk memimpin kota Wadan.
Untuk Walikota sendiri, Yun Yunyue menunjuk Li Housan sebagai pemimpin. Di dalam ruangan itu juga, telah berkumpul Long Zhou Yang, Long Jiang, Hu Bai dan semua orang-orangnya.
"Tuan Long Zhou Yang dan saudara lainnya, apa Nona Muda belum juga keluar?" Tanya Jenderal Zhiang yang terlihat sudah tidak sabar untuk pergi melanjutkan perjalanan.
"Tenanglah, aku rasa sebentar lagi Tuan akan datang." Ucap Hu Bai.
"Tuan Li Housan, bagaimana dengan keadaan para penduduk?" Lanjut Hu Bai, menatap Li Housan yang berada di kursi khusus Walikota.
"Tuan Hu Bai, kami sangat berterima kasih pada kalian semua, terutama pada Nona Muda Yun Yunyue. Berkata kalian semua, kehidupan kami jauh lebih baik." Ucap Li Housan dengan tatapan penuh hormat.
Pada saat mereka sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Yun Yunyue dan Yun Jung bersama Yun Yin memasuki ruangan.
"Nona Muda, Tuan Putri, Tuan Muda." Ucap semua orang bangkit berdiri memberikan hormat.
Kehadiran mereka bertiga, membuat semua orang bahagia. Mereka sangat takjub dengan keluarga kecil itu.
Setelah Yun Yunyue, Yun Jung, dan Yun Yin duduk pada kursi, mereka semua juga ikut duduk pada tempat masing-masing.
"Li Housan, para petinggi, dan Jendral, maaf telah membuat kalian semua menunggu." Ucap Yun Yunyue.
"Pertama-tama aku ingin mengucapkan terima kasih pada kalian semua, karena telah memberikan kami kesempatan untuk berada di kota ini. Dan aku juga mohon maaf karena telah ikut campur dalam masalah kalian-..."
Belum sempat Yun Yunyue menuntaskan kata-katanya, tempat itu tiba-tiba menjadi hening. Li Housan bersama para petinggi kota Wadan, langsung berlutut dengan hormat di lantai.
"Li Housan, apa yang kalian lakukan?"
"Nona Muda, hamba tidak berani menerima permintaan maaf dan terima kasih dari anda. Seharusnya kami yang mengucapkan hal itu. Berkat bantuan Nona Muda dan rombongan, kami semua terbebas dari bayang-bayang sekte Kegelapan.
"Bukan hanya itu saja, bahkan Nona Muda membantu kami untuk memperbaiki kota Wadan, agar para penduduk memiliki kehidupan yang lebih baik. Kota Wadan dapat seperti ini berkat bantuan Nona Muda, jadi sudah seharusnya kami semua penduduk kota Wadan yang mengucapkan rasa terima kasih."
"Baiklah. Jika begitu, bangunlah." Ucap Yun Yunyue dengan tegas.
Mendengar ucapan Yun Yunyue yang terlihat kesal, membuat semua orang segera bangkit berdiri.
"Jangan lakukan hal itu lagi! Aku tidak menyukai orang berlutut di depanku!" Lanjut Yun Yunyue dengan serius.
"Li Housan, aku harap kalian tidak mengecewakanku. Kelak, jika kalian melakukan sesuatu yang tidak seharusnya kalian lakukan, aku akan datang untuk menghancurkan kota ini sendiri. Berhubung urusanku telah selesai, maka aku dan orang-orangku akan kembali melanjutkan perjalanan.
"Aku harap kota Wadan akan menjadi kota yang aman untuk semua orang." Yun Yunyue kemudian menyerahkan Lencana Penginapan Lotus pada Li Housan.
"Nona Muda, ini?"
__ADS_1
"Jika kalian membutuhkan bantuan, kalian dapat memintanya pada Penginapan Lotus. Kalian hanya perlu memperlihatkan lencana itu, maka mereka akan mengetahui apa yang harus di lakukan."
"Nona Muda, terima kasih." Ucap Li Housan dan semua petinggi.
Yun Yunyue menganggukkan kepala, menatap semua orang dengan ramah.
"Li Housan, para petinggi dan Jendral, silahkan lanjutkan perbincangan kalian. Aku dan orang-orangku pamit undur diri." Ucap Yun Yunyue dengan menangkupkan tangan, lalu pergi meninggalkan ruangan itu bersama Long Zhou Yang dan rombongannya.
Li Housan dan semua petinggi menatap kepergian Yun Yunyue dan rombongan dengan penuh hormat.
Setelah kepergian Yun Yunyue, semua orang Kembali melanjutkan obrolan.
Di Tempat Lain.
Yun Yunyue dan rombongan telah melangkahkan kaki meninggalkan kawasan Istana, menuju gerbang kota dengan santai sambil mengawasi tempat di sekitarnya. Sambil berjalan, Yun Yunyue tidak lupa memberikan kabar pada Xian Feng.
Setelah berjalan cukup lama, Yun Yunyue dan rombongan akhirnya tiba di depan gerbang kota. Dengan tenang mereka berjalan keluar.
"Whuss..." Yun Yunyue memimpin rombongan melesat meninggalkan kota Wadan.
Setelah bergerak sejauh lima kilometer dari gerbang kota, Yun Yunyue menghentikan pergerakan dengan membuka gerbang kalung dimensi.
"Kalian semua masuklah."
"Tuan, izinkan aku menemui perjalanan Tuan." Ucap Long Zhou Yang.
Sementara wajah kelima Saudaranya yang mendengar ucapan Long Zhou Yang berubah masam, tapi mereka tidak mengatakan apapun.
Setelah memasukkan semua orang dan menyisakan Long Zhou Yang, Yun Yunyue kemudian langsung bergerak dengan kecepatan tinggi menuju Penginapan Lotus.
Satu jam kemudian, Yun Yunyue melihat sebuah kota besar berbentang berdiri di lembah gunung.
"Tuan." Long Zhou Yang menatapnya.
"Aku sangat penasaran dengan kota itu." Yun Yunyue dengan anggukan kepala.
Dalam waktu singkat, mereka berdua akhirnya tiba di depan gerbang kota itu.
"Whuss... Whuss..." Beberapa prajurit yang merupakan pendekar tingkat Pertapa, menghampiri Yun Yunyue dan Long Zhou Yang untuk melakukan pemeriksaan.
"Nona, tuan, selamat datang di kota Daling. Mohon tunjukkan identitasnya." Ucap prajurit tersebut dengan ramah.
Dengan tenang Yun Yunyue menunjukkan Lencana Penginapan Lotus, dan memperkenalkan diri sebagai murid Penginapan Lotus, serta menjelaskan tujuannya yang ingin beristirahat di kota itu sebelum melanjutkan perjalanan kembali Ke Penginapan Lotus.
"Baik, Nona Muda, tuan. Silahkan menuju gerbang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut." Ucap prajurit itu sekali lagi.
"Baik!" Yun Yunyue dan Long Zhou Yang kemudian bergerak menuju gerbang kota.
__ADS_1
Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Yun Yunyue dan Long Zhou Yang memasuki kota tersebut dengan tenang.
Di dalam kota, Yun Yunyue dan Long Zhou Yang di buat sangat takjub dengan keindahan kota itu. Bahkan para prajurit terlihat berlalu lalang dengan membentuk kelompok kecil.
"Keamanan di kota ini cukup baik." Batin Yun Yunyue yang memang ingin mencoba memastikan keamanan di setiap kota yang di lewati.
Setelah berjalan selama beberapa saat, Yun Yunyue akhirnya menemukan sebuah penginapan sederhana.
Dengan tenang dia berjalan memasuki penginapan tersebut, namun belum juga melakukan pemesanan, seorang pelayan sudah memberitahukan jika kamar di penginapan itu telah terisi penuh.
Mendengar hal itu, Yun Yunyue dan Long Zhou Yang memutuskan untuk mencari penginapan lain.
Di sisi lain, Long Zhou Yang terlihat sangat bingung dengan jalan pemikiran Tuannya.
Mereka berdua terus berjalan ke penginapan satu ke penginapan lain. Tapi tetap saja setiap penginapan itu telah terisi penuh.
"Mohon maaf Nona, tuan, penginapan ini telah terisi penuh." Ucap seorang pelayan dengan ramah.
"Nona, mohon penjelasan anda. Kami sudah berkunjung hampir ke semua penginapan, tapi semua mengatakan jika penginapan telah terisi penuh." Ucap Long Zhou Yang dengan gusar.
"Nona, tuan, apa kalian baru datang beberapa saat yang lalu di kota ini?" Tanya pelayan itu.
"Benar, kami bahkan baru datang beberapa saat yang lalu." Jawab Long Zhou Yang.
Pelayan itu mendesah pelan, lalu menjelaskan jika dua hari yang lalu ada sebuah sekte baru yang akan melakukan perekrutan murid.
Yun Yunyue mengerutkan kening.
"Sekte?"
"Benar Nona, Sekte itu mengatakan jika mereka adalah sekte cabang dari Penginapan Lotus. Hal itu membuat semua orang sangat tertarik untuk bergabung." Jelas pelayan membuat wajah Yun Yunyue langsung menggelap.
"Terima kasih." Yun Yunyue kemudian mengajak Long Zhou Yang pergi meninggalkan tempat itu.
Di perjalanan, Long Zhou Yang dapat melihat wajah sang Tuan yang terlihat kesal.
"Tuan, apa perlu aku menyelidiki hal ini?"
"Tentu saja. Aku tidak mengetahui apa tujuan mereka. Tapi menggunakan nama Penginapan Lotus adalah hal yang tidak seharusnya di lakukan oleh siapa pun itu!"
"Aku mengerti, Tuan." Long Zhou Yang langsung melesat untuk menyelidiki masalah ini.
Yun Yunyue sendiri terus berjalan mencari kedai kecil, untuk beristirahat dan menunggu informasi dari Long Zhou Yang.
****
Bersambung....
__ADS_1
Mulai awal bulan Desember, aku akan up 3 bab/hari, karena persiapan mau menyambut Pesta Natal.
Dan petualangan selanjutnya menuju Benua Barat. Masih ada Alam Immortal, Alam Dewa, Alam Surga. Masih panjang perjalanan DEWI ABADI.