Dewi Abadi

Dewi Abadi
Bab 68 - Meninggalkan Dunia Keluarga Zhang.


__ADS_3

Yun Yunyue menatap semua orang yang ada di dalam ruangan.


"Kalian semua sudah mengetahui bagaimana awal kalian bisa sampai di tempat ini. Terutama mengenai identitas yang dimiliki Lou Hanzi Rei. Aku harap kalian semua dapat menerima dia sebagai Patrick kalian." Yun Yunyue menghentikan ucapannya.


"Leluhur Zhang Chie, Leluhur Mo, Leluhur Juan dan Leluhur Meng, kalian seharusnya sudah mengetahui dimana situasi di dunia Spirit saat ini!" Lanjut Yun Yunyue.


"Hamba mengerti, Dewi." Ucap keempat Leluhur itu bersamaan.


Yun Yunyue menganggukkan kepala, kemudian mengeluarkan berbagai sumber daya tingkat tinggi, seperti pil, Buah-buahan Abadi, dan beberapa senjata tingkat tinggi.


"Aku harap dengan bantuan ini, kalian dapat mengalami peningkatan lebih cepat."


"Whuss..." Tumpukan Kristal Roh muncul di tempat itu, membuat semua orang terkejut.


Mereka dapat merasakan kekuatan energi spiritual yang cukup padat di dalam kristal tersebut. Apalagi Kristal Roh tersebut memiliki energi spiritual Dewa.


"Kalian dapat menggunakan Kristal Roh ini untuk menopang dunia Spirit. Aku akan mencari cara untuk memperbaiki dunia kecil ini yang sudah di ambang kehancuran. Aku tahu kalian sudah sering menggunakan energi kehidupan kalian sebagai pengganti energi Dewa." Yun Yunyue menatap mereka semua dengan sedih.


"Dewi, Ka-..."


"Maafkan aku, telah membuat kalian semua berada di posisi sulit ini." Yun Yunyue memotong ucapan Leluhur Zhang Chie.


Mereka semua menundukkan kepala. Apa yang di katakan Yun Yunyue memang benar adanya, dimana mereka kesulitan dalam meningkatkan tingkat kultivasi.


Energi spiritual di dunia ini berbeda dengan tempat mereka yang berada di Alam Surga. Hal itu membuat mereka sangat sulit berkembang, bahkan setiap lima tahun sekali, mereka akan menggunakan kekuatan energi kehidupan mereka, untuk memperbaiki pondasi dunia Spirit.


"Untuk saat ini, aku masih belum mampu membuat formasi pengumpulan energi. Aku berjanji pada kalian semua, jika di masa depan aku kembali ke tempat ini, aku akan segera memperbaikinya." Ucap Yun Yunyue kemudian berjalan mendekati keempat Leluhur.


"Whuss..." Empat tetes darah Emas muncul mengambang di udara, yang perlahan melesat ke arah kening keempat Leluhur Keluarga Zhang.


Leluhur Zhang Chie, Leluhur Mo, Leluhur Juan dan Leluhur Meng segera mengambil sikap kultivasi, untuk menyerap kekuatan darah Suci Keabadian tersebut.


Yun Yunyue kemudian menatap para petinggi Keluarga Zhang. "Kalian tidak perlu khawatir, dengan bantuan sumber daya ini, aku yakin dalam waktu beberapa bulan kalian akan mengalami peningkatan hingga berada pada puncak dunia ini, yaitu Pendekar Dewa Surga." Yun Yunyue tersenyum ramah, menatap mereka dengan tatapan hangat.


"Terima kasih, Dewi..." Ucap semua orang sekali lagi. Mereka merasa sangat bahagia, setelah mengalami kesulitan untuk meningkatkan tingkat kultivasi.

__ADS_1


Yun Yunyue menganggukkan kepala, mereka semua dengan tenang menunggu keempat Leluhur menyelesaikan penyerapan darah Suci Keabadian.


"Lou Hanzi Rei, aku sudah lama berada di di dunia Spirit Keluarga Zhang. Bahkan setelah aku baru saja keluar dari lembah kuno, aku sama sekali tidak menemukan makanan maupun minuman yang enak." Ucap Yun Yunyue mencoba mencairkan suasana yang terlalu serius itu.


Tubuh Lou Hanzi Rei membeku, ia lalu menatap tetua Zhang Hu.


Tetua Zhang Hu menggaruk belakang kepalanya, dia kemudian menatap tetua Zhang Luxe.


"Dewi, hamba akan menyiapkan makanan dan minuman terbaik di Benua Tengah ini." Ucap tetua Zhang Luxe dengan serius.


"Hahaha..." Long Zhou Yang dan lainnya tertawa, menatap wajah mereka semua.


Zhang Shan bersaudara yang berada di dekat semua bawahan Yun Yunyue menatap dengan bingung.


"Tidak perlu terlalu serius, aku hanya berniat mencairkan suasana di tempat ini. Dan aku juga minta kepada kalian semua untuk tidak memanggiku dengan sebutan Dewi, kalian dapat memanggiku dengan sebutan Nona seperti sebelumnya."


Semua orang menghela nafas dengan lega, setelah mendengar perkataan Yun Yunyue.


Beberapa saat kemudian, keempat Leluhur sudah menyelesaikan kultivasi mereka.


"Nona Muda, terima kasih." Ucap keempat Leluhur itu dengan bersujud.


"Baik." Keempat Leluhur bangkit berdiri.


"Baiklah, sebelum aku pergi, ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan kepada kalian semua. Pertama, tidak ada yang boleh menceritakan keberadaanku serta identitasku pada dunia luar. Aku ingin kalian merahasiakan itu semua. Kedua, aku harap kalian mulai berinteraksi dan membangun hubungan baik dengan penduduk Benua Tengah. Ingat! Kalian membutuhkan bantuan dari mereka untuk perkembangan kalian di masa depan.


....Yang ketiga, jaga dan kelola dengan baik wilayah kekuasaan kalian. Biarkan semua tetap seperti ini, dan jika perlu tambah lagi penjagaan di dunia luar. Empat, kalian tidak di perbolehkan ikut dalam segala jenis pertempuran tanpa perintah dariku. Dan yang terakhir, jangan mengusik orang dari Fraksi Naga Langit dan Fraksi Bunga, Penginapan Lotus, dan rumah lelang Mutiara Indah, karena mereka semua juga bagian dari kalian." Jelas Yun Yunyue.


"Apa kalian mengerti?"


"Mengerti Nona Muda." Ucap mereka semua dengan patuh.


"Baiklah. Lou Hanzi Rei, aku harap kau tidak mengecewakanku. Untuk keempat Leluhur dan semua orang, aku minta kalian bersama-sama untuk mengembangkan dunia Spirit menjadi lebih kuat, karena suatu saat nanti aku akan memerlukan bantuan kalian."


"Whuss..." Muncul lencana Penginapan Lotus, Yun Yunyue kemudian memberikan kepada Lou Hanzi Rei.

__ADS_1


"Jika kalian memerlukan sesuatu, kalian dapat mendatangi Penginapan Lotus di Benua Tengah ini, aku akan pergi sekarang." Yun Yunyue kemudian menatap semua orang-orangnya.


"Jaga diri kalian baik-baik.." Yun Yunyue kemudian berjalan keluar dari ruangan itu, diikuti Yun Jung dan lainnya.


"Hormat pada Yang Mulia Dewi Keabadian Yang Agung." Mereka sekali lagi memberikan penghormatan.


Yun Yunyue dan kelompoknya terus berjalan, setelah berada di luar Keluarga Utama, mereka semua bergerak menuju pintu gerbang dunia Spirit.


"Whuss..."


Di dalam ruangan, Lou Hanzi Rei menatap keempat Leluhur itu dengan serius.


"Ingat semua perkataan Nona Muda. Bagikan sumber daya yang ada sesuai dengan kebutuhan masing-masing, aku juga ingin kalian mengumpulkan semua orang, untuk membicarakan beberapa hal mengenai perkembangan kita di masa depan." Ucap Patrick Lou Hanzi Rei.


"Baik, Patrick!" Mereka semua membubarkan diri.


"Whuss..." Yun Yunyue muncul di depan pintu gerbang teleportasi bersama Yun Jung dan lainnya.


Terlihat beberapa penjaga di tempat itu segera memberikan hormat pada Yun Yunyue.


Mereka telah mendapatkan kabar dari salah satu tetua untuk menghormati Yun Yunyue, yang akan pergi meninggalkan dunia Spirit.


"Nona Muda!" Ucap salah satu penjaga di tempat itu.


"Untuk kalian." Ucap Yun Yunyue sambil memberikan dua puluh buah Abadi.


"Tap-...."


"Ambillah.." Yun Yunyue kemudian menatap Yun Jung, Long Zhao Yang dan lainnya.


"Whuss..." Mereka semua bergerak meninggalkan tempat itu.


Sepuluh penjaga masih terdiam, menatap kepergian Yun Yunyue dengan penuh tanda tanya. Mereka semua belum mengetahui siapa sebenarnya Yun Yunyue, karena dari sang tetua sendiri hanya meminta mereka untuk tidak mengusik Yun Yunyue.


*

__ADS_1


*


Bersambung....


__ADS_2